Zou Bantah Disebut Ingkar Janji

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Zou membantah pernyataan yang dilontarkan manajemen PERSIH kalau dirinya mengingkari kontrak kesepakatan yang sudah di tandatangani. Ketidakhadirannya untuk kembali memperkuat PERSIH sejak putaran kedua di solo, diakuinya semata karena rasa kekecewaan dirinya akan janji yang tidak dipenuhi manajemen PERSIH. Kamis (26/7) malam.

Sanggahan ini disampaikan Zou ketika dipertanyakan wartawan terkait tudingan manajemen melalui Manajer PERSIH, RM Sudinoto yang menyebutkan bahwa seharusnya Zou tidak bisa menuntut hak-haknya dikarenakan telah ingkar janji. “Zou sudah ingkar janji, seharusnya ia yang malah dikenakan denda kepada PERSIH. Tetapi karena PERSIH peduli kepada pemainnya, kita akan coba cari jalan yang adil untuk menyelesaikan persoalan ini,” Jawab Sudinoto ketika ditemui wartawan belum lama ini di Kantor Camat Tembilahan.

Menurut pemain asal Kamerun yang bernama lengkap Zoubairou Garba Mountala, apa yang ditudingkan manajemen PERSIH kepada dirinya dinilai sebagai sebuah tindakan pemutarbalikan fakta. Di dalam perjanjian kontrak, seharusnya pembayaran gaji kepada pemain harus dibayarkan setiap bulannya. Namun selama putaran pertama, Zou mengaku hanya dibayar pihak manajemen sebesar RP. 10 juta. “saya baru mendapatkan pembayaran pada bulan ke empat. Itu juga hanya Rp. 10 juta. Ketika saya meminta pembayaran hak saya secara penuh, manajemen saat itu bersedia dan menjanjikan akan menyelesaikan semua hak saya diawal putaran kedua di solo,” Ujar Zou.

Ditambahkan Zou, di solo, ternyata manajemen kembali ingkar janji. Dari total sisa haknya sebesar Rp. 71.200.000, manajemen hanya memberikan sebesar Rp. 15 juta dan sisanya kembali dijanjikan dengan waktu yang tidak jelas.”Ini yang membuat saya sangat kecewa. Bola adalah satu-satunya mata pencaharian saya. Dari hasil bola saya menghidupi anak dan istri. Kalau hasil keringat satu-satunya ini tidak diberikan, bagaimana saya bisa bekerja secara total? Alasan ini yang membuat saya merasa sudah tidak nyaman lagi di PERSIH.”Ungkap Zou dengan bahasa Indonesia dengan cukup fasih sambil mempertanyakan dirinya atau PERSIH yang terlebih dahulu mengingkari janji.(fsl)




Jalin Silaturhmi Dengan Masyarakat, Pemkab Inhil Lakukan Safari Ramadhan

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Memasuki  malam ke tujuh (7) bulan Ramadhan 1433 H, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengadakan Safari Ramadan di Kecamatan Tempuling, tepatnya Kamis (26/7), di Masjid Nurul Iman, Kelurahan Pangkalan Tujuh.  Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten(Pemkab) Inhil ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Inhil, H Rosman Malomo bersama jajaran Sekretariat Daerah kabupaten (Setdakab) Inhil.

Dalam sambutannya, Wabup, H Rosman Malomo mengatakan, tujuan dari safari ramdhan adalah untuk menjalin silaturrahmi antara pemerintah dengan masyarakat Kabupaten Inhil khusunya. “Kegiatan yang merupakan agenda Pemerintah Kabupaten Inhil setiap tahunnya ini dilakukan guna mempererat jalinan silaturahmi antara Pemerintah dengan masyarakat,” ujar Wabub.

Selain itu, pada kesempatan yang sama, Wabup juga menyinggung mengenai Provinsi Riau akan menjadi tuan rumah PON XVIII 2012 pada September 2012 mendatang. “Pada pelaksanaan PON XVIII 2012 pada September mendatang Riau dipercaya sebagai tuan rumah, dan Inhil dipercaya menjadi tuan rumah Cabang Olahraga (Cabor) Futsal. Oleh karena itu, atas nama pemerintah, saya berharap kita sama-sama untuk mensukseskan event Nasional tersebut,” himbau Wabup.

 

‎​ H Akhmad Khusairi Lc. ‎​Dalam tausiyahnya menyampaikan bahwa bulan ramadhan adalah bulan yang mulia, yang penuh dengan rahmat, tetapi tergantung bagaimana cara menyambut bulan ramadan tersebut. “Persiapan dalam menyambut bulan Ramadhan dapat dilakukan dengan berbagai cara , diantaranya persiapan fisik dengan cara melakukan latihan puasa pada bulan syakban, persiapan rohani dengan memperbanyak zikir dan doa, persiapan materi karena pada bulan Ramadhan banyak keperluan dan dianjurkan perbanyak sedekah, terakhir persiapan ilmu, terutama tentang ilmu ibadah puasa,” jelasnya.

 

Pada kesempatan itu, Wabup juga menyerahkan bantuan Pemerintah Daerah Kabupaten Inhil kepada Masjid Nurul Iman.  ‎​Acara syafari Ramadhan yang di hadiri oleh para pejabat di lingkungan Pemkab Inhil tersebut, ditutup dengan shalat Dzuhur berjamaah di Masjid Nurul Iman. (Am)




Operasi Pekat Ramadhan, Polisi Amankan 4 Orang Warga

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Polsek Kempas dan Polsek Enok Polres Indragiri Hilir berhasil mengamankan 2 bilah Senjata Tajam (Sajam) serta 20 kotak petasan jenis jumbo merk Rambo dari pedagang petasan di dua tempat berbeda, yakni di Kempas, Rabu (25/7), sekitar pukul 22.00 WIB, dan di Pasar Baru Kelurahan Enok, Kamis (25/7), sekitar pukul 10,00 WIB, kemarin. Selain menyita sajam dan petasan, aparat juga mengamankan 4 orang warga.

Dari 4 orang warga yang berhasil diamankan, 2 orang warga pemilik sajam yakni bernama Maskur (44) dan M Aprizal (17) masih berstatus pelajar, keduanya merupakan warga Parit Kandas, Lorong Benteng barat, Kelurahan Benteng, Kecamatan Kempas. Serta  2 orang warga lainnya bernama Toni (32)  beralamat di Sungai Salak, Kecamatan Tempuling,  dan Ali Mukson (21) warga Blok B Pasar Baru, Kelurahan Enok, Kecamatan Enok,  yang merupakan penjual petasan tersebut.

Kapolres Inhil, AKBP Dedi Rahman Dayan SIK MSi melalui Paur Humas Ipda Agus Sihombing menyampaikan, operasi yang dilakukan jajaran Polres Inhil tersebut merupakan operasi Pekat Ramdhan dalam rangka untuk menciptakan suasana yang nyaman di wilayah hukumnya terutama pada bulan suci Ramadhan ini saat umat islam sedang melaksanakan ibadahnya. “Ke depan kami akan terus melakukan operasi serupa guna menciptakan suasana yang nyaman bagi masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, memang telah dianjurkan sebelumnya, untuk membersihkan bulan Ramadhan kali ini dari suara ledakan petasan. “Ini juga merupakan perintah langsung dari pimpinan untuk menekan peredaran petasan di tengah masyarakat yang dinilai mengganggu warga yang berada di sekitarnya,” pungkasnya. (Am)




HARI INI PANITIA DESK PILKADA DPC PKB INHIL AKAN SURATI BALON

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Hari ini, jum’at (27/7) panitia Desk Pilkada DPC PKB Inhil akan mengirimi surat pemberitahuan kepada kepada Bakal Calon yang belum melengkapi administrasi. Proses ini dilakukan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan dalam aturan partai.

Pernyataan ini disampaikan oleh Ketua Panitia Desk Pilkada DPC PKB Inhil, M. Taufan saat dikomfirmasi detikriau.org di kantor DPC PKB Inhil, Kamis (26/7) malam.

“Dua dari Lima Balon terdaftar yang sampai hari ini belum melengkapi seluruh administrasi adalah saudara Dani M Nursalam dan Abdul Wahid. Sesuai aturan, kedua balon ini masih memiliki waktu sampai tanggal 31 Juli 2012 mendatang,” Ujar M. Taufan.

Ditambahkan M. Taufan, jika seluruh berkas administrasi Balon sudah lengkap, maka panitia akan menyerahkan ke DPP untuk dilanjutkan ke tahap survey yang nantinya akan dilakukan oleh Tim Survey Independent yang dipilih oleh DPP. Pelaksanaan Survey dilakukan selama dua bulan terhitung dari tanggal 1 Agustus hingga akhir September 2012 mendatang.

“Namun Balon yang akan dilakukan survey adalah balon yang telah memenuhi kewajibannya dengan menyetorkan biaya pelaksanaan survey yang besarannya akan ditanggung renten oleh semua balon. Hasil survey akan dipublikasikan jika memang diminta oleh Balon,” Terang M. Taufan. (fsl)




DESK PILKADA DPC PKB INHIL BUKAN DAGELAN POLITIK

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Ketua Dewan Tanfizh DPC PKB Kabupaten Indragiri Hilir, Dani M Nursalam, S.Pi membantah  bermunculannya spanduk bergambarkan salah seorang Balon dengan Lukman Edy adalah sebuah keberpihakan yang menjadi penyebab timbulnya isu Desk Pilkada sebagai sebuah dagelan politik. Proses Desk Pilkada dipastikan dilakukan secara adil dan tanpa adanya rekayasa.

Dani M Nursalam yang saat ini juga terdaftar sebagai salah satu Balon yang ikut mendaftarkan diri pada Desk Pilkada DPC PKB Inhil juga menyatakan bahwa dirinya sama sekali tidak memahami maksud dan tujuan pemasangan spanduk-spanduk tersebut.” Sampai saat ini proses Desk Pilkada masih terus berjalan sesuai aturan dan mekanisme yang ditetapkan Partai. Artinya, sesuai mekanisme, DPP PKB tidak akan pernah menyatakan untuk memberikan dukungan kepada siapapun tanpa melalui seluruh proses dalam tahapan Desk Pilkada. Kita tidak akan pernah bermain-main dalam menegakkan aturan partai,” Tegas Dani M Nursalam memberikan komfirmasi.

Kembali dipertegas Dani panggilan akrab Wakil Ketua DPRD Inhil ini, kalau saat ini ada yang berani mengklaim telah mendapatkan dukungan, itu pasti diluar pengetahuan PKB. Sesuai mekanisme, dijelaskan Dani, tanggal 25 hingga 31 Juli adalah tahapan pemeriksaan berkas, pemberitahuan kepada bakal calon yang masih belum melengkapi berkas serta proses verifikasi administrasi Balon. Kemudian masih ada pelaksanaan survey dilanjutkan pelaksanaan  konvensi dan kemudian atas hasil itu, barulah Panitia Desk Pilkada DPC PKB Inhil membuatkan surat usulan permohonan penetapan Balon kepada DPP. Sebelum menetapkan, DPP masih melanjutkan ke tahapan Fit and Proper Test, Kontra Politik dan Kontribusi. Hasil semua itu barulan DPP akan menetapkan serta Penerbitan SK bagi Balon yang terseleksi . “Jadi apa mungkin saat ini kami sudah menyatakan keberpihakan kepada salah seorang Balon? Sekali lagi, Desk Pilkada DPC PKB bukanlah sebuah dagelan politik.” Pungkas Dani M Nursalam, S.Pi mengakhiri. (fsl)




INHIL TERPANTAU DUA TITIK API

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Sampai saat ini masalah Karhutla di Kabupaten Inhil masih belum selesai, buktinya dari hasil pantauan satelit NOAA 18, yang sudah dilakukan oleh Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Indragiri Hilir, pada Rabu (25/7) kemarin, untuk di Kabupaten Inhil masih terpantau adanya 3 titik api (Hotspot).

Menurut Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Indragiri Hilir Drs.Darussalam MM, untuk jumlah titik api yang sudah terpantau oleh satelit, sesuai dengan data ada 2 titik api

Dari jumlah 2 Hotspot yang dimaksud Kepala BLH Inhil, terjadi untuk satu titik api terpantau di Desa Simpang Kateman Kecamatan Pelangiran, kemudian satu titik api lagi terpantau di Desa Pelanduk Kecamatan Mandah

“Dari hasil data pantauan satelit NOAA. Pada Rabu (25/7) kemarin, untukKabupaten Indragiri Hilir terpantau adanya 2 titik api, yang tersebar pada dua desa di dua Kecamatan. Yaitu Kecamatan Pelangiran dan Kecamatan Mandah” kata Drs.Darussalam MM

Lebih jauh dikatakan Kepala BLH   bahwa sampai sejauh ini, petugas BLH dilapangan masih turun kelokasi untuk mencari sumber titik api tersebut, jika memang nanti terdapat sumber api yang ditimbulkan secara sengaja oleh perusahaan misalnya, tentu akan diberikan sanksi yang tegas

“ Kita masih belum tahu asal sumber api, sebab petugas kita masih mendatangi lokasi, yang jelas jika memang api itu berasal dari lahan perusahaan dan sengaja dibakar tentu akan kita tindak tegas” ujarnya

Meskipun demikian pihaknya mengaku akan terus konsisten untuk melakukan pemantauan secara intensif, untuk menghindari jangan sampai ada kabut asap di Kota Tembilahan, seperti kejadian-kejadian sebelumnya

Pada kesempatan ini, Darussalam juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir, terutama yang mempunya lahan kebun untuk tidak melakukan secara sengaja melakukan pembakaran lahannya, yang nantinya bisa berakibat fatal dan menggganggu kesehatan lingkungan,  akibat kabut asap yang timbul adanya kebakaran seperti yang terjadi belum lama ini, pungkasnya. (Tn)