Pengangkatan Honorer Mundur, Alokasi Gaji Kembali Ke Kas Negara


JAKARTA (www.detikriau.org)– Sejatinya, pemerintah telah menganggarkan gaji untuk 72 ribu calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang diangkat dari tenaga honorer kategori 1 (K1). Namun, karena pengangkatan mereka diundur dan direncanakan baru akan dilakukan akhir tahun ini, maka seluruh anggaran tersebut dikembalikan ke kas negara.

Kepala Biro Humas dan Protokol BKN (Badan Kepegawaian Negara) Aris Windiyanto di Jakarta kemarin (22/8) mengatakan, anggaran untuk gaji pokok bagi 72 ribu CPNS dari perekrutan honorer K1 sudah dialokasikan dan siap dicairkan. “Ini untuk jaga-jaga jika pengangkatan dijalankan di awal atau di pertengahan tahun ini,” kata dia.

Tetapi setelah ada kabar dari Kementerian Pendagayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB) jika pengangkatan tenaga honorer K1 ditunda hingga akhir tahun, maka alokasi anggaran itu kembali ke kas negara. Pejabat asal Wonogiri, Jawa Tengah itu mengatakan, pemberian gaji CPNS dari tenaga honorer K1 tidak berlaku surut.

“Misalnya mereka diangkat November atau Desember nanti, bukan berarti mereka akan mendapatkan rapelan gaji mulai Januari,” kata dia. Gaji mereka dihitung sejak resmi diangkat.

Sayangnya, Aris mengaku tidak mendapatkan informasi berapa besar anggaran untuk 72 ribu orang tersebut. Dia mengatakan jika alokasi gaji ini sudah dimasukkan dalam postur anggaran di masing-masing instansi tempat para honorer K1 itu bekerja. Mulai dari kementerian, lembaga, pemerintah provinsi, hingga pemerintah kabupaten dan kota.

Aris juga mengatakan, secara administrasi kepegawaian, tidak ada perbedaan antara CPNS yang masuk melalui honorer K1 maupun jalur umum. “Semuanya berlaku sama. Sama seperti CPNS dari pelamar umum,” kata dia.

Alur tenaga honorer K1 untuk menjadi CPNS dimulai dari surat keputusan atau kebijakan resmi dari Kemen PAN-RB. Setelah keluar kebijakan itu, masing-masing kepala instansi tempat tenaga honorer K1 bekerja, mengajukan permohonan penerbitan Nomor Induk Pegawai (NIP) kepada BKN.

Setelah melalui sejumlah verifikasi, BKN lantas menerbitkan NIP dan dilayangkan kembali ke kepala instansi pengusul. “Berbekal NIP dari BKN inilah, kepala instansi baik pusat maupun daerah bisa menerbitkan SK (Surat Keputusan) pengangkatan CPNS,” ujar Aris.

Secara umum, penerbitan SK pengangkatan CPNS sekaligus dengan turunnya surat perintah untuk mulai bertugas. Nah, surat inilah yang dijadikan pedoman penyaluran gaji bagi seluruh CPNS. Termasuk CPNS dari rombongan tenaga honorer K1.

Menurut Aris, bisa jadi surat perintah mulai bekerja keluar belakangan ketimbang SK pengangkatan CPNS. Misalnya SK pengangkatan keluar 1 Januari 2013, tetapi surat tugas mulai bekerja baru keluar 1 Maret 2013. “Jika kondisinya seperti ini, kami tetap berpedoman pada surat perintah mulai bekerja sebagai acuan pembayaran gaji,” katanya.(jpnn)




BUPATI INHIL KHATIB SHOLAT IDUL FITRI 1433 H

Pengumuman Pemenang Flower Festival  

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Bupati Inhil, H. Indra Muchlis Adnan kembali tampil sebagai khatifb dalam pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1433 H yang dipusatkan dilapangan Upacara jalan Gadjah Mada Tembilahan. Meskipun sempat dibasahi hujan gerimis pelaksanaanya sholat tetap berjalan dengan tertib dan penuh khidmat.

Wakil Bupati Inhil, H. Rosman malomo dalam penyampaian kata sambutannya menghimbau agar seluruh masyarakat inhil khususnya jujur, amanah, disiplin serta selalu menjaga hubungan silaturahmi dalam kehidupan sehari-hari. “Disamping itu semua, kita tentunya juga mengajak segenap lapisan masyarakat untuk tetap meningkatkan semangat gotong royong, menjauhkan diri dari fitnah, hiri dan dengki yang dapat berakibat memecahkan persatuan dan kesatuan serta dapat berakibat menjauhkan dari kehidupan damai dan harmonis dalam menjalankan kehidupan kemasyarakatan.” Pesan Wabub.

Dalam penyampaian selaku khatib, Bupati Inhil, H. Indra Muchlis Adnan mengemukakan tentang hakekat taqwa.”tanda manusia bertaqwa adalah selalu takut terhadap Allah, Selalu menjalankan amal shalih, selalu mempersiapkan diri untuk kehidupan akhirat serta ridho meskipun dalam kehidupan seadanya.” Ujar Bupati sambil berdoa agar semua umat islam selalu dilimpahi Allah SWT dengan tetap istiqomah dalam ketaqwaa.

Pembacaan pemenang malam Flower Festival

Sebelum dimulainya rangkaian pelaksanaan sholat idul fitri 1433 H, panitia menyempatkan untuk membacakan peserta yang keluar sebagai pemenang dalam pelaksanaan Flower Festival yang dirangkai dengan pawai Takbir Idul Fitri sebagai berikut;

Kategori Kantor, Dinas dan Badan se Kabupaten Indragiri Hilir, keluar sebagai juara pertama adalah peserta dari Sekretariat Daerah Kabupaten Inhil, ditempat kedua, Kantor Kementrian Agama Kabupaten Inhil, dan ditempat ketiga adalah Dinas Pekerjaan Umum.

Untuk kategori Masjid, Surau dan Mushola, keluar sebagai juara pertama adalah, Masjid Raudhatul Musilimin Jalan Trimas Tembilahan. Juara kedua, Masjid Muawarah Jalan Tanjung Harapan Tembilahan dan Juara ketiga adalah Masjid Miftahul Huda Jalan Prof M. Yamin Tembilahan.

Untuk peserta setingkat SLTP sederajat, keluar sebagai juara pertama adalah, Madrasyah Tsanawiyah Negeri (MTsN 049) Jalan Batang Tuaka Tembilahan, SMPN 2 Jalan Pelajar Kecamatan Tembilahan Hulu dan juara ketiga adalah SMPN 1 Indra Praja Jalan Prof M. Yamin Tembilahan.

Terakhir, untuk peserta setingkat SLTA sederajat, keluar sebagai juara pertama adalah Madrasyah Aliyah Negeri (MAN) Jalan Pelajar Kecamatan Tembilahan Hulu, juara kedua SMAN 01 Jalan Sapta Marga Kecamatan Tembilahan Hulu dan Juara ketiga adalah SMKN 01 Jalan Baharuddin Jusuf, Tembilahan (fsl)




Kata Pihak Manjemen, Kasus PT PNB di Tembilahan Murni Ulah Oknum

Manajemen PT PNB Cabang Pekanbaru berkilah kasus yang terjadi di Tembilahan merupakan ulah dari oknum marketing mereka. Ditegaskannya, mereka tak punya kantor cabang di luar Pekanbaru, dan oknum tersebut sudah menjadi DPO polisi.

PEKANBARU (www.detikriau.org) – Deddy Rahmat Siregar, Manajemen PT Platon Niaga Berjangka (PNB) Deddy Rahmat Siregar menegaskan, kasus yang terjadi di Tembilahan, ibukota Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), murni akibat ulang oknum marketing mereka.

Saat ini oknum pemasaran itu sudah dilaporkan ke pihak kepolisian dan telah ditetapkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). “Itu adalah oknum marketing kita, tindakannya sudah mencemarkan nama baik perusahaan dan tindakannya yang melakukan transaksi pada nasabah jelas-jelas tidak sesuai prosedur standar perusahaan,” katanya kepada riauterkini.com, Sabtu(18/8/12).

Seperti diberitakan sebelumnya, Kamis (2/8/12) lalu, puluhan nasabah mendatangi kantor cabang PNB di Tembilahan. Para nasabah ini mengaku tertipu karena tidak dapat menarik uang yang telah mereka investasikan di perusahaan itu. Padahal dalam perjanjian uang dapat ditarik kapan pun.

“Saya telah bergabung dengan perusahaan ini sekitar satu tahun, dengan nilai investasi mencapai Rp 700 juta. Namun ketika akan menarik sebagian dana tersebut untuk keperluan lebaran tidak dapat dicairkan,” ungkap salah seorang nasabah yang enggan menyebutkan namanya ketika ditemui di halaman kantor PT PNB.

Menanggapi hal itu, Manajer PT PNB Cabang Pekanbaru Deddy Rahmat Siregar kembali menegaskan pihaknya tak punya kantor di luar Pekanbaru. “Kalau ada di luar itu di Riau ini berarti itu pandai-pandai oknum saja,” tukasnya.

Dia mengaku sangat menyesalkan ulah oknum marketingnya yang beroperasi di Tembilahan, hingga perusahaan yang berkantor di lantai 3 Gedung Surya Dumai Kota Pekanbaru itu merasa dirugikan. PT PNB menindak tegas marketing yang mengaku sebagai manager kantor unit PT PNB Tembilahan itu dengan melaporkan ke pihak berwajib.

Dijelaskan Deddy, di PT PNB transaksi dilakukan oleh nasabah itu sendiri secara online melalui sistem dengan menggunakan User ID dan password yang bersifat rahasia hanya bisa diubah oleh pemiliknya sendiri.

PT PNB melarang dengan jelas seluruh marketing maupun pihak yang terkait PT PNB menjanjikan keuntungan yang tidak wajar kepada calon nasabah dan masyarakat.

PT PNB juga secara jelas melarang seluruh marketing maupun pihak terkait PT PNB menerima dana secara tunai dari nasabah, calon nasabah maupun masyarakat. Karena hal ini kata Deddy, melanggar ketentuan perusahaan dan juga melanggar Undang-undang pedagangan berjangka.

PT PNB sendiri merupakan perusahaan pialang yang bergerak di bidang perdagangan berjangka komiditi. PT PNB adalah perantara atau penyalur amanat nasabah hingga PT PNB tidak bertransaksi melainkan hanya sebagai perantara saja.(rtc)




Tiga Puluhribuan Peserta Ramaikan Malam Festival Flower 2012

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Bupati Inhil, H. Indra Muchlis Adnan melepas secara langsung peserta Festival Flowers yang dirangkai dengan pawai takbir Idul Fitri 1433 H. Bupati berharap dengan datangnya Idul Fitri, seluruh umat islam disucikan kembali setelah menjalani satu bulan penuh ibadah puasa ramadhan.

“Dengan datangnya Idul Fitri ini semoga kita semua diberikan hidayah dan barokah dari Allah Swt,” Do’a Bupati dalam sekelumit kata sambutannya.

Sebelum pelepasan peserta pawai, ratusan ribu masyarakat Inhil disuguhi pementasan seni kolaborasi, nyanyian dan tarian   bernuansakan sufi. Setelah penyalaan obor, Bupati didampingi Ketua DPRD Inhil, H. Ramli Walid, Wakil Bupati Inhil, H. Rosman Malomo, Setdakab Inhil, H. Alimuddin RM dan segenap pejabat dilingkungan Setdakab Inhil melepas pawai menyambut kemenangan umat islam.

Berdasarkan penjelasan Ketua panitia Festival Flower yang dirangkai dengan Pawai Takbir Idul Fitri 1433 H, RM. Sudinoto, pawai ini diikuti sebanyak 112 kendaraan roda empat dan tiga puluh ribuan peserta.

Dari pantauan detikriau.org, ribuan peserta pawai dengan ratusan kendaraan hias roda empat yang berbaris sepanjang puluhan kilo meter ini terdiri dari perwakilan pelajar dari hampir seluruh sekolah setingkat SLTP dan SLTA sekota Tembilah dan Tembilahan Hulu, utusan Mushola, Surau dan Masjid se Kecamatan Tembilahan Kota dan Kecamatan Tembilahan Hulu, Dinas, Kantor dan Badan se Kab. Inhil, serta peserta kategori umum.

Semarak peserta malam takbiran yang bertaburan bunga ini disaksikan oleh ratusan ribu masyarakat inhil yang berjejer penuh sesak  disepanjang jalan. (fsl)

 




WAKAPOLRES INHIL: WARGA HARUS PASTIKAN KEAMANAN RUMAH SEBELUM DITINGGALKAN

 Polres Inhil Terjunkan 164 Personil pengamanan

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Guna menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan sehubungan dengan perayaan Idul Fitri, Wakapolres Inhil mengingatkan agar seluruh masyarakat tetap menjaga sikap kehati-hatian.

Himbauan Wakapolres Inhil, Kompol Yuniar Ari Darmawan, Sik disampaikan saat ditemui detikriau.org diruang kerjanya, sabtu (18/8).” Pastikan terlebih dahulu apakah pintu rumah sudah terkunci dengan benar, sumber-sumber listrik yang tidak terpakai agar dipastikan aman, serta kompor harus benar-benar dipastikan dalam keadaan tidak menyala. Kehati-hatian tentunya akan dapat meminimalisir kejadian yang sama-sama tidak diingini,” Himbau Wakapores.

Sebelum pelaksanaan pawai takbiran yang dipadukan dengan pelaksanaan festival flower, untuk menjaga keamanan dan  kelancaran, Polres Inhil bersama Instansi terkait, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo), Satuan Polisi pamong Praja serta personil dari militer akan melaksanakan apel terpadu. “Pelaksanaannya akan dilakukan dihalaman Mapolres Inhil nanti malam (sabtu 18/8 .red) ” Sebut Wakapolres.

Untuk mengamankan malam festival flower, Polres Inhil menurunkan sebanyak 164 personil yang dibagi dalam 18 titik pengamanan yang tersebar di dalam kota Tembilahan yakni  jalan sudirman di bundaran Bank Riau, depan apotik ganda farma, depan Lr Gelatik, depan SD 003, Jl. Abd Manaf, Jl. Kartini, Jl. Padupai, Jl Telaga Biru di perempatan traffic light, Depan Jl Gunung Daek, Bundaran depan Pasar Pagi, Trafic Light jl M. Boya, Jl Gadjah Mada, Prof M. Yamin, Jl Pangeran Hidayat, Jl Veteran dan Jl Suntung Ardi. (fsl)




FPI INHIL BUKA PUASA BERSAMA ANAK PANTI ASUHAN PURI KASIH

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Front Pembela Islam (FPI) Kabupaten Indragiri Hilir, jum’at (17/8) melaksanakan acara buka bersama bertempat di Panti Asuhan Puri Kasih Jalan Subrantas Tembilahan. Dalam kesempatan ini, FPI juga berkesempatan memberikan santunan yang pemberiannya diwakili oleh Ketua Dewan Tanfizs FPI Inhil, Asmadi Dubli didampingi Ketua laskar FPI Inhil, Margono serta Ketua Panitia, Comel Suhandri.

Menurut Ketua Dewan Syuro FPI Inhil, Ustadz Ali Azhar yang saat itu  didampingi oleh beberapa jajaran pengurus dan anggota FPI Inhil menyatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian dan rasa ingin berbagi FPI khususnya kepada anak-anak yatim.

Dalam tausiyahnya, Ketua Dewan Syuro FPI Inhil, Ustadz Ali Azhar menyatakan bahwa salah satu makna kewajiban ibadah puasa adalah sebagai bentuk pengakuan bahwa semua kaum muslim mendapat kedudukan yang sama dihadapan Allah.” Saat berpuasa, baik si kaya ataupun miskin, Orang berpangkat maupun melarat diharuskan untuk bersama-sama menahan diri dari segala yang membatalkan terutama makan dan minum.

Salah seorang pengurus panti asuhan puri kasih, Syafriadi mendo’akan semoga apa yang diberikan FPI Inhil hari ini mendapatkan balasan yang setimpal dari Allah SWT.”Kita ucapkan terimakasih atas bentuk kepedulian yang diwujudkan FPI Inhil. Kami mendo’akan semoga FPI selalu mendapatkan perlindungan dari Allah SWT dalam menjalankan missi amar makruf nahi mungkar,” Ungkap Syafriadi.

Menurut Ketua Panitia, seluruh dana yang terkumpul merupakan sumbangan dari seluruh anggota FPI Inhil.”Saya mengucapkan rasa terimakasih yang takterhingga kepada seluruh anggota FPI inhil yang telah secara iklas menyisihkan sedikit rezkynya untuk berbagai termasuk ucapan terimakasih atas kesediaan meluangkan waktu, tenaga serta pikiran demi terselenggaranya kegiatan ini,” Ungkap Comel panggilan akrab Ketua panitia Buka bersama FPI Inhil ini. (fsl)