PON XVIII RIAU TAK SETENAR PEMILUKADA

Panitia Sub PON XVIII di Inhil Siapkan 12 Penginapan

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Meskipun Ibu Kota Kabupatan Indragiri Hilir, Tembilahan menjadi pelaksana pertandingan olahraga cabang futsal Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII namun hingga hari ini suasana kesemarakan sebagai tuan rumah masih belum terasa. ironisnya, pelaksanaan yang hanya tinggal hitungan hari, dikota Tembilahan sendiri, belum ada satupun Baliho, Spanduk ataupun umbul-umbul PON yang terpasang. Sementara itu Baliho dan berbagai atribut Pemilukada Inhil dan Pilgubri sudah begitu semarak kendati agenda pelaksanaannya baru akan dilaksanakan pada tahun 2013 mendatang.

Pantauan detikriau.org di beberapa jalan protokol, kantor-kantor instansi pemerintah, sekolah dan perumahan penduduk satupun tidak ada yang menunjukkan tanda bahwa kota Tembilahan sebagai tuan rumah salah satu cabang olahraga bertaraf nasional ini.

Menurut Bastian Yunus, Anggota Bidang Teknologi Informasi Komunikasi dan Penyiaran Media Sub PON Inhil, atribut PON masih dalam proses pencetakan.

“Kita akui memang sampai hari ini kita belum memasang Baliho, spanduk dan umbul-umbul PON di dalam kota Tembilahan. Keterlambatan ini, disamping dikarenakan bulan ramdhan dan lebaran  juga terkait dengan lambatnya penyaluran dana dari panitia PON Riau di Pekanbaru,” Jelas Bastian Yunus sambil menjelaskan bahwa dana baru mereka terima satu hari menjelang hari raya Idul Fitri 1433 H kemaren.

Namun di tambahkan Bastian Yunus yang saat itu juga di damping Ketua Bidang 3 SDM/LO Sub Pon Inhil, Syafrinal Hedy, atribut PON sudah mereka pasang di beberapa Kecamatan di luar kota Tembilahan. “Insyaallah dalam 2 atau tiga hari ini kita akan pasang di dalam kota Tembilahan,” Tutup Bastian yunus.

Panitia Sub PON Inhil Siapkan 12 Penginapan

Panitia Sub PON XVIII Cabang Futsal mempersiapkan 12 penginapan di kota Tembilahan untuk menampung sebanyak lebih kurang 275 atlit, official, dan pelatih dari 12 Provinsi yang akan mengikuti pertandingan setingkat Nasional di Kota Tembilahan yang akan berlangsung sejak tanggal 6 hingga 15 September 2012 mendatang.

Menurut Panitia Sub PB PON Riau di Inhil, penginapan yang telah dipersiapkan tersebut sudah masuk standar pelayanan PON.”Nantinya di setiap penginapan ada yang kita tempatkan untuk peserta dari dua Provinsi dan ada juga yang hanya satu Provinsi. Yang jelas kita sesuaikan dengan jumlah peserta dengan ketersediaan kamar,” Jelas Ketua Tiga Bidang SDM/LO antar Daerah, Syafrinal Hedy. (fsl)




Syarat Melamar Guru PNS Kian Rumit, Sarjana FKIP Akan Bersaing dengan Sarjana Lainnya

JAKARTA – Pemerintah prihatin dengan kemampuan sebagian besar guru saat ini yang jeblok. Kedepan mereka berupaya merekrut guru pegawai negeri sipil (PNS) berkualitas jempolan. Diantaranya mereka sedang menggodok persyaratan baru pendaftaran guru PNS, untuk diterapkan tahun depan.

Diantara persyaratan yang akan diterapkan tahun depan adalah dokumen atau ijazah kelulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG). “Dengan skema baru ini, untuk menjadi guru, baik PNS maupun non-PNS tidak cukup hanya dengan ijazah S.Pd (sarjana pendidikan, red),” tutur Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh.

Menteri asal Surabaya itu mengatakan, prinsip ini mengadopsi rekrutmen dokter PNS. Dia mengatakan untuk bisa menjadi dokter PNS, pelamar atau pendaftar tes CPNS tidak bisa hanya berbekal ijazah sarjana kedokteran (S.Ked). Tetapi mereka juga wajib mengikuti pendidikan profesi dokter selama satu tahun.

“Guru juga begitu, harus mengikuti PPG dulu,” ucap dia. Aturan baru soal persyaratan menjadi guru PNS ini, sedang dimatangkan dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB) selaku pelaksana teknis rekrutmen CPNS baru.

Menurut Nuh, PPG ini ditempuh ketika seseorang sudah menamatkan program sarjana di FKIP (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan) atau sejenisnya. Jika ingin jadi guru PNS, para sarjana itu harus mendaftar ikut PPG yang diselenggarakan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK).

Mantan rektor ITS itu mengatakan, tidak semua sarjana FKIP yang mendaftar di LPTK pasti diterima dan berhak ikut PPG. Dia mengatakan jika LPTK tetap akan menjalankan seleksi secara ketat karena daya tampungnya dibatasi.

Selain itu, para sarjana FKIP ini nantinya juga bakal bersaing secara terbuka dengan sarjana-sarjana fakultas lainnya untuk masuk LPTK. Misalnya untuk menjadi guru matematika, para sarjana FKIP ini akan bertarung dengan sarjana fakultas MIPA (Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alama). Begitu pula untuk guru ekonomi, sarjana FKIP juga akan bersaing dengan sarjana fakultas ekonomi (FE).

“Sekarang apakah ada perbedaan antara matematika UPI (mewakili FKIP, red) dengan ITB (mewakili FMIPA, red),” terang Nuh. Dia mengatakan, posisi guru memang idealnya dihuni para sarjana FKIP. Tetapi jika kemampuan sarjana FKIP jauh di bawah sarjana fakultas lainnya, tentu tidak bisa dipaksakan mengajar.

Setelah mengikuti proses PPG selama satu tahun, Nuh mengatakan calon guru itu akan mendapatkan sertifikat sebagai guru profesional. Nah, sertifikat ini nantinya yang harus dilampirkan saat bersangkutan akan melamar menjadi guru CPNS. Melalui sertifikat ini dan ditambah mengajar selama 24 jam pelajaran per pekan, guru bersangkutan berhak mendapatkan tunjangan profesi pendidik (TPP).

Nuh mengatakan, jika scenario perekrutan guru profesional ini berjalan secara sistematis dan lancar, dia yakin kualitas guru-guru Indonesia bisa meningkat. Nuh juga mengingatkan posisi PPG ini strategis, karena menggantikan program sertifikasi guru yang sekarang sedang berjalan.(jpnn)




Uji Coba Tinggal Hitungan Hari, Progress Venue PON Futsal Baru Capai 60 persen

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Menjelang berakhirnya bulan agustus 2012, Progress Venue PON XVIII Cabang Futsal baru mencapai 60 persen. Padahal uji coba pertandingan sudah akan dilakukan pada tanggal 3 September 2012 mendatang dan pertandingan perdana akan dilaksanakan pada tanggal 6 September 2012.

“Progress pengerjaan baru mencapai 60 persen. Kalau bagian atap dan lantai sudah selesai itu artinya 75 persen. Kita sedang gesa pekerjaan pada bagian lantai. Sehabis masa cuti lebaran, sekarang pekerja kita semua sudah berada di Tembilahan. Insyaallah hari senin, 27/8/2012 kita kembali sudah mulai bekerja,” Jelas Adrianto, Safety officer proyek venue PON XVIII cabang futsal kepada wartawan ketika ditemui di lokasi proyek Venue futsal akhir pekan kemaren.

Sebelumnya, selasa (10/7) saat kunjungan Wakil Bupati Inhil, H. Rosman Malomo ke lokasi proyek Venue Futsal, Manajer PT. WIKA, Ikhsan Sabri optimis awal September 2012 Venue Futsal sudah bisa difungsikan.

” September 2012 mendatang kita yakin progress pekerjaan bisa kita capai sebesar 75 hingga 80 persen. Saat ini kita sedang kejar untuk selesaikan pekerjaan dibagian dalam seperti arena tempat duduk penonton dan fasilitas pendukung seperti kamar mandi,” Ujar Ikhsan Sabri saat itu.

Saat itu juga, Iksan Sabri menyatakan bahwa progress pekerjaan sudah mencapai 55 persen.  Padahal diawal bulan Juni 2012 saat dikomfirmasi wartawan, dengan penuh keyakinan Iksan Sabri menargetkan awal Juli 2012 progress sudah mencapai 65 persen.

Progress pekerjaan di awal Juli 2012 sebesar 55 persen meleset dari target sebesar 65 persen. Sekarang, diakhir Agustus progress baru mencapai 60 persen. Artinya progress pekerjaan mengalami peningkatan sebanyak 5 persen selama lebih kurang 1 bulan masa kerja. Kita hanya berharap semoga menjelang masa uji coba tanggal 3 september 2012 mendatang target PT. WIKA tidak kembali melenceng untuk mencapai progress minimal 75 persen. (fsl)




Korban Kebakaran Pulau Kijang Terima Bantuan dari Pemkab Inhil

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Akhir pekan kemaren, sabtu (25/8/2012), Bupati Kabupaten Indragiri Hilir, H. Indra MAdnan diwakili oleh Sekda Kab. Inhil, H. Alimuddin RM didampingi Kepala BPMPD, H. Edy Syafwannur, Kadispora, Muchtar T dan Kabag Humas Setdakab Inhil, Ridwan Ahim melakukan peninjauan ke lokasi kebakaran di Kelurahan Pulau Kijang Kecamatan Reteh. Dalam kesempatan itu, Sekda juga berkesempatan menyerahkan bantuan dari Pemkab Inhil kepada korban kebakaran berupa sembako dan beberapa kebutuhan lainnya.

Dalam kata sambutannya, Sekda menyampaikan ucapan turut prihatin atas terjadinya musibah kebakaran ini. “saya berdo’a semoga kita semua diberikan ketabahan dan tetap tawakal menerima semua cobaan. Saya minta agar pihak Kecamatan terus mengkoordinir bantuan dari masyarakat untuk korban kebakaran,” Ujar Sekda.

Dalam kesempatan itu juga, sejalan dengan perayaan Idul Fitri 1433 H sekda juga tidak lupa mengucapkan selamat hari raya dan memohon maaf atas semua khilaf dan salah kepada segenap warga Pulau Kijang.(rls)




Jum’at, 7 Sept 2012, Api PON Tiba di Tembilahan

 

Tembilahan (www.detikriau.org) – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir, H. Indra Muchlis Adnan akan menerima Api PON XVIII pada Kamis tanggal 6 Septembar 2012 bertempat di Lapangan Bola Kaki Chevron Kecamatan Minas. Diperkirakan Api PON  tiba di Ibu Kota Kabupaten Indragiri Hilir, Tembilahan pada Jum’at tanggal 7 September 2012.

Pernyataan ini disampaikan oleh Asisten dua Setdakab Inhil, H. Syafrinal Hedy yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua tiga Bidang Sumber Daya Manusia/LO antar daerah panitia Sub PB PON XVIII Riau ketika  dikomfirmasi detikriau.org di kantor KONI Kab Inhil jalan Pendidikan Tembilahan, Sabtu (25/8).

Dari penjelasan Syafrinal Hedy, Tim Pembawa Api PON Kab. Inhil sudah bertolak ke Pekanbaru tanggal 3 september 2012 mendatang. Kemudian, gladi bersih akan dilaksanakan keesokan harinya, selasa (4/9/2012). Selanjutnya pada tanggal 6/9/2012 rombongan akan berangkat menuju Minas.

“Bupati dijadwalkan sudah menerima api PON pada Kamis tanggal 6/9 sekira pukul 10.30 Wib selanjutnya sekira pukul 12.00 akan diserahkan kepada tim pembawa Api PON dan langsung diberangkatkan menuju Kab. Inhil.” Jelas Syafrinal Hedy.

Ditambahkan Syafrinal Hedy, diperkirakan pada hari yang sama sekira pukul 19.30 Wib Api PON sudah tiba di Kecamatan Kempas dan malam itu diinapkan di Kantor Lurah Kec Kempas Jaya.

Esok harinya, Jum’at (7/9), Api PON dimulai pukul 07.30 hingga 08.15 akan dikirab dengan jarak tempuh lebih kurang sejauh 3 Km yang akan diikuti oleh 10 orang pelajar pengawal kirab beserta seluruh upika kecamatan. Selanjutnya Tim Api PON kembali menaiki kendaraan untuk menuju Kecamatan Tempuling dan Kecamatan Tembilahan Hulu kemudian meneruskan perjalanan ke Kota Tembilahan.

“Disetiap ibu kota Kecamatan yang disinggahi, seperti di Kecamatan Kempas, Api PON juga akan dikirab. Kita berharap pihak Kecamatan, disamping 10 orang pelajar pengawal kirab juga dapat mengikutsertakan peserta sebanyak-banyaknya.,” Urai Syafrinal Hedy.

Tim Pembawa Api PON diperkirakan akan memasuki kota Tembilahan sekira pukul 10.15 Wib dan dilanjutkan dengan kirab di dalam kota Tembilahan dan sudah harus tiba di Halaman kantor Bupati Inhil sebelum pelaksanaan sholat Jum,at. Api PON akan disemayamkan di Kantor Bupati Inhil sampai acara pembukaan PON XVIII yang akan dilakukan secara serentak pada tanggal 11 September 2012.

“Selasa, 11 Sept 2012 malam sekira pukul 19.30 Wib, Api PON akan di kirab menuju Venue futsal di Komplek Indragiri Sport Center untuk selanjutnya dilaksanakan upacara pembukaan distadion futsal Indragiri dan disemayamkan di stadion futsal sampai dengan akhir pelaksanaan PON XVIII di Provinsi Riau.” Pungkas Syafrinal Hedy.(fsl)




Hasil Sidak Hari Pertama, Jumlah PNS Mangkir Libur Lebaran Naik 1,22 Persen

TEMBILAHAN (www.detikriau.org)–  Hasil Inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan oleh Sekdakab Inhil bersama Kepala BKD Kabupaten Indragiri Hilir kemarin,  didapati  jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang mangkir masuk kerja hari pertama setelah libur lebaran tercatat sebanyak 2,77 persen, jumlah tersebut mengalami peningkatan sebesar  1,22 persen jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Pernyataan itu disampaikan oleh Kepala BKD Drs.Afrizal MP, Jum’at (24/8), dikatakannya bahwa sesuai dengan  laporan yang sudah masuk dari seluruh Dinas instansi baik yang dilingkungan Pemkab maupun tingkat Kecamatan. Jumlah PNS yang tidak masuk kerja terjadi kenaikan, sebab pada tahun sebelumnya untuk tingkat kehadiran PNS yang hadir setelah liburan lebaran sebesar 98,45% namun pada lebaran 1433 H ternyata hanya 97,23%

“Untuk mereka yang kedapatan mangkir tidak masuk kerja tanpa ada alasan yang jelas, tentu akan dikenakan sanksi sesuai mekanisme kebijakan pimpinan yang berlaku ” tegas Kepala BKD Drs.Afrizal MP

Bahkan untuk membuat efek jera bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang tidak disiplin sesuai dengan himbauan yang sudah disampaikan, maka selain sanksi sesuai dengan PP 53 juga akan diberikan sanksi lainnya sesuai dengan perintah dari atasan, tambahnya

Menurut Drs.Afrizal MP, pemberian sanksi diberikan tidak pandang bulu serta tidak memandang golongan. siapapun yang tidak masuk kerja setelah liburan panjang lebaran, tentu akan terkena sanksi

Lebih jauh, saat disinggung mengapa jumlahnya PNS yang mangkir terjadi kenaikan dibandingkan dengan tahun sebelumnya, Afrizal masih belum bisa menjelaskan secara rinci, tetapi pihaknya jauh hari sudah memberikan edaran sebelum memasuki hari liburan, tapi pada kenyataannya masih ada sebagian PNS yang tidak disiplin

“sebelum liburan kita sudah memberikan edaran terkait dengan batas waktu liburan, namun pada kenyataannya masih banyak PNS yang tidak disiplin. Kita tidak bisa pastikan penyebabnya. Namun yang jelas kepada mereka yang mangkir akan diberikan sanksi yang tegas” Pungkasnya. (fsl)