Progress Terus Dipertanyakan, PT.WIKA Gerah

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) — H-1 menjelang uji coba pertandingan, Senin (3/9/2012). Progress Venue PON XVIII Futsal diakui sudah mencapai 78 persen.

Pernyataan ini disampaikan oleh Manajer Proyek PT. WIKA Venue Futsal PON XVIII Riau, Ikhsan Sabri.”Kemajuan pekerjaan 1 hingga 1,5 persen setiap harinya. Saat ini progress sekira 78 atau 79 persen,” Akuinya kepada wartawan ketika ditemui dilokasi Venue Futsal, Ahad (2/8).

Ditambahkannya, jika hanya sekedar fungsional, Venue Futsal sudah bisa dipergunakan.”Ya kalau hanya fungsional, hari ini pun sudah bisa dipergunakan.”Kata Ikhsan dengan nada suara sedikit kesal kepada rekan wartawan karena disebutnya setiap hari dipertanyakan masalah progress pengerjaan.

Dari pantauan, puluhan pekerja tampak sibuk mengerjakan beberapa bagian pekerjaan yang ditargetkan harus terselesaikan. Seperti pemasangan karpet arena dan bagian atap yang terlihat sudah hampir rampung. Di barisan kursi tribun penonton, beberapa pekerja terlihat sedang sibuk memasang pagar tribun, pengecatan dan pemasangan beberapa peralatan listrik dan pengeras suara. Untuk WC Atlit dan penonton juga terlihat sudah hampir selesai dan dinyatkan akan dirampungkan sebelum dilangsungkan pertandingan perdana tanggal 6 september 2012 mendatang.

Diakui Iksan, selama pertandingan kurang lebih 10 hari, pekerjan Venue Futsal akan tetap dilanjutkan.” Tapi tentunya hanya dibagian-bagian yang secara umum tidak akan mengganggu jalannya pertandingan seperti bagian sisi luar. Kalau harus istirahat, dimana akan kita poskan berbagai keperluan biaya untuk seluruh pekerja kita,”Pungkas Ikhsan. (fsl)




Hindari Peserta PON dari DBD, Diskes Inhil Lakukan Fogging.

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Mengantisipasi terjangkitnya Kontingen PON Futsal dari penyakit DBD. Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Indragiri Hilir melakukan fogging. Kegiatan ini mulai dilaksanakan, Ahad (2/8).

“Kita akan lakukan fogging di pemondokan kontingen, Venue PON juga termasuk arena Futsal tempat latihan kontingen,” Jawab Kadiskes Inhil, Rasul Alim ketika dikomfirmasi melalui telepon selularnya, Ahad (2/8).

Untuk diketahui, Kabupaten Inhil adalah salah satu Kabupaten Endemis penyakit DBD. Apalagi dua hari sebelumnnya, Jum’at (31/8) dua orang warga Kecamatan Tembilahan Hulu terserang penyakit DBD dan harus mendapatkan perawatan di RSUD Puri Husada, Tembilahan.

Pantauan, Hari ini, Ahad (2/8), Diskes melakukan fogging di pemondokan kontingen Kalsel, Hotel Arrahman I, Tempat latihan futsal kontingen di Arena Futsal Jalan SKB, Arena Futsal Jalan Sungai Beringin dan Arena Futsal Jalan Tanjung Harapan juga termasuk Venue PON Futsal dilokasi Indragiri Sport Center, Tembilahan. (fsl)




Kepolisian Sampaikan Permohonan Ma’af. Janji Akan Tindak Sesuai Ketentuan Hukum.

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Pihak Kepolisian Polres Inhil menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban Nurfikri dan menyatakan bahwa kasus ini tetap akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Kepolisian juga menghimbau agar masyarakat tidak terpancing dengan isu yang tidak jelas sumbernya.

Pernyataan ini disampaikan oleh Wakapolres Inhil, Kompol Yuniar Ari Darmawan SIK kepada Wartawan saat ditemui di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada (PH) di Tembilahan. Sabtu (1/8).

“Kedua tersangka sudah kita jemput dan kini diamankan di Mapolres Inhil untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Kita tentunya menghimbau kepada masyarakat agar jangan terpancing dengan berita-berita yang tidak jelas sumbernya. Permasalahan ini kini sudah dalam penanganan pihak kepolisian. Artinya bukan clear. Kita akan tangani secara professional dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” Jelas Wakapolres Inhil.

Kepada korban ditambahkan Wakapolres, Pihak kepolisian memberikan atensi setinggi-tingginya dan telah menurunkan personil kepolisian untuk mendampingi korban dan pihak keluarga korban jika membutuhkan bantuan.”Untuk pengamanan, Kita juga sudah menurunkan tambahan personil dari Mapolres Inhil ke Mapolsek Kuindra .” Ujar Wakapolres.

Ketika disinggung terkait kronologis kejadian, Wakapolres  belum bersedia memberikan komfirmasi.”Kedua tersangka kini masih kita lakukan proses pemeriksaan,”Pungkas Wakapolres Inhil, Kompol Yuniar Ari Darmawan SIK.

Camat Kecamatan Kuindra, Izmi ketika dikomfirmasi detikriau.org melalui sambungan telepon selularnya membenarkan adanya kejadian ini. Menurutnya, terkait persoalan ini, kini sedang dilakukan pertemuan antara masyarakat, tokoh agama dan pihak aparat keamanan untuk mencarikan penyelesaian terbaik.

“Tentunya saya menghimbau kepada masyarakat untuk dapat menahan diri. Yang jelas kejadian ini tetap akan diproses sesuai ketentuan hukum,” Jawab Camat.

Dan ketika dipertanyakan mengenai kabar tentang sempat terjadinya peristiwa pelemparan dan pembakaran motor milik anggota Mapolsek Kuindra, Camat juga membenarkan.” Ya. Tapi sekali lagi saya himbau masyakat dapat menahan diri dan jangan sampai terpropokator dan melakukan pelanggaran hukum. Ini sebuah pengalaman dan saya berharapa agar peristiwa serupa kedepannya tidak akan berulang kembali,”Tutup  Camat. (fsl)




Tegak Miras. Satu Warga dan Dua Oknum Polisi Terlibat Adu Jotos

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Sabtu (1/8) sekira pukul 14.00 Wib terjadi peristiwa kericuhan antara seorang warga dengan dua orang petugas kepolisian Mapolsek Kuindra berinisiap Ek dan Jun. Akibat perkelahian ini, korban dilarikan ke Rumah Sakit Puri Husada (RSUD PH) di Tembilahan untuk mendapatkan perawatan.

Berdasarkan informasi yang diterima detikriau.org dari sumber masyarakat, kronologis kejadian berawal dari ketiga pelaku yang dalam keseharian sudah terjalin pertemanan kehilangan kendali setelah menegak minuman keras. Akibat cekcok mulut yang masih belum didapat kepastian sebabnya, berakibat, warga, Nurfikri (38) dikeroyok dan korban rubuh dengan rusuk kiri patah.

Peristiwa pemukulan yang cepat tersebar ini membuat keluarga korban merasa tidak senang dan secara spontan bergerak ke Mapolsek Kuindra untuk membalas aksi pengroyokan ini dengan jumlah massa ratusan. Dalam aksi balas ini, masyarakat sempat membakar hangus sebuah kendaraan roda dua milik anggota kepolisian Mapolsek Kuindra.

Beruntung sekira pukul 03.00 Wib, Kabag Ops Kompol Sugeng Hariyanto, SH dengan disertai puluhan anggota Mapolres Inhil datang ke TKP untuk memberikan pengamanan guna menghindari bentrokan berlanjut.

Selesai Magrib, korban langsung dilarikan ke RSUD PH untuk mendapatkan perawatan. Kini korban mendapatkan perawatan intensif dan kedua pelaku (oknum anggota kepolisian) diamankan di Mapolres Inhil untuk penanganan lebih lanjut.

Berdasarkan inforamsi terkini di TKP, situasi kini sudah dalam keadaan kondusif. Pihak keluarga, tokoh masyarakat dan pihak kemanan sudah berdialog untuk mengatasi perselisihan berlanjut.

Sampai berita ini dirilis, belum didapat keterangan resmi dari pihak kepolisian.(fsl)




Kirim Kuasa, H.M. Ramli Walid Daftar di Gerindra

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Kandidat Bakal Calon Bupati Inhil, H.M.Ramli Walid secara resmi ikut melakukan pendaftaran pada Panitia Penjaringan dan Pendaftaran Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Inhil periode 2013-2018. Pengambilan Formulir pendaftaran ini dikuasakan H. Ramli Walid kepada Tim Sukses (Timses)-nya, Ibrahim didampingi 3 orang anggota Timses lainnya.

Pantauan, kedatangan Timses di Kantor DPC Partai Gerindra sekira pukul 10.20 Wib langsung disambut Ketua panitia, H. Hamid yang saat itu didampingi Sekretaris panitia, Roni dan beberapa pengurus partai teras DPC Partai Gerindra Lainnya. Usai beramah tamah sejenak, Ibrahim langsung melakukan pendaftaran dan menerima Formulir dari Panitia.

‘Benar, melalui surat kuasa ini, Pak Ramli menunjuk saya untuk mendaftar dan mengambil formulir. Beliau hari ini berada di Pekanbaru karena ada tugas yang tidak bisa ditinggal,” Jawab Ibrahim kepada wartawan.

Kedatangan Timses H. Ramli Walid tercata sebagai kandidat Balon Bupati Inhil Periode 2013 – 2018 ke-empat yang melakukan pendaftaran untuk memintakan dukungan DPC Partai Gerindra Inhil setelah, H. Syamsuddin Uti, H.M. Wardan dan Tengku Suhandri. (fsl)




Forum Pengabdian Iptek untuk Masyarakat Riau Kepri Disosialisasikan

PEKANBARU (www.detikriau.org) –Guna mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan teknologi yang ada di perguruan tinggi kepada masyarakat luas, sejumlah dosen di Riau dan Kepulauan Riau membentuk forum khusus. Wadah yang bernama Forum Layanan Ipteks  bagi Masyarakat (FLIpMas) Batobo ini adalah yang kedua berdiri di Sumatera, dan berpusat di Yogyakarta. 

Dalam acara yang dihadiri sejumlah ketua dan perwakilan dari Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) Universitas Lancang Kuning, Universitas Riau , Universitas Islam Riau, Politeknis Caltex Riau (PCR), UIN Suska Riau dan dosen dari berbagai disiplin ilmu ini, Ketua FLIpMas Batobo Padil ST, MT mengatakan bahwa nama FLIpMas Riau Kepri ini adalah Batobo. Nama ini, katanya, diambil dari tradisi gotong royong dalam mengerjakan sawah yang berkembang luas di wilayah di Riau, terutama Kabupaten Kampar dan Kuansing.

“Batobo memiliki filosopi bahwa kegiatan  yang berat akan mudah untuk diselesaikan bila kerjakan secara bersama-sama. Selain ada unsur kebersamaan, dalam kegiatan ini juga mengandung unsur kedisiplinan karena tiap anggota Batobo harus menunggu jadwal pengerjaan sawahnya secara bergiliran. Tidak mungkin mengerjakan satu perkerjaan besar dalam waktu bersamaan,” kata Dosen Teladan Universitas Riau ini.

Dalam acara yang diselenggarakan di ruang rapat Dewan Pimpinan Harian Fakultas Teknik Universitas Riau, Kamis, (30/8), Pembantu Dekan I Bidang Akademik  ini juga menyampaikan bahwa FLIpMas didirikan oleh dosen lintas universitas dan lintas bidang ilmu di Riau dan Kepulauan Riau. Melalui forum ini diharapkan dapat mempererat tali silaturahim antara dosen antar berbagai perguruan tinggi yang ada di kedua wilayah ini.

Dikatakan Padil, UU Sisdiknas 2003 mengamanahkan agar dosen melakukan Tri Dharma Perguruan Tinggi, salah saatunya adalah pengabdian kepada masyarakat. “Memang sudah ada LPM dan LPPM di tiap perguruan tinggi untuk pengabdian masyarakat. FLIpMas bukan untuk menyaingi lembaga tersebut. Ini bukan mengambil lahan lembaga yang sudah ada, tapi mensinergikan kegiatan masyarakat, karena antarperguruan tinggi memiliki kegiatan sama namun kemajuannya berbeda-beda. Padahal mungkin tempatnya sama. Untuk itu dapat dilakukan kompilasi kegiatan di suatu tempat secara bersama.”

FLIpMas Indonesia terbentuk di Makassar, jelas Padil, diketuai  Prof Sundani, PhD (dosen Fakultas Farmasi ITB dan Ketua Dewan Pakar Pengabdian Masyarakat DP2M Dikti. Sedangkan Wakilnya adalah Dr Gatot Murjito, dosen UGM yang juga pakar pengabdian Dikti. Berdasarkan akte notaris berpusat di Yogya. Saat ini sudah ada belasan FlIpMas di Indonesia, dan di Riau Kepri kedua setelah Sumatera Utara.

Dalam waktu dekat, kata Padil, diupayakan menyelenggarakan kegiatan pengabdian di Kabupaten Tanjung Balai Karimun dan Kabupaten Natuna bersama BUMN untuk pembinaan desa. Fokus kegiatannya ini di bidang pendidikan, kesehatan dan ekonomi masyarakat, ungkap Padil  .

“Semboyan FLIpMas adalah kewilayahan yang bermakna mengembangkan daerah, kebhinekaan berasal dari keberagaman yang ada di daerah dan perguruan tinggi, serta keikhlasan. Kegiatan pengabdian ini harus didasari oleh keikhlasan,” tegasnya lagi.

Ditambahkannya pula bahwa dalam jangka waktu cepat akan ada roadshow, ke berbagai perguruan tinggi untuk membawa dosen-dosen terlibat dalam kegiatan ini untuk menjadi profesional pendidik masyarakat (Prodik Mas).

UIR akan Dukung

Pengurus Lembaga Pengabdian Masyarakat Universitas Islam Riau (UIR) Suyadi dalam kesempatan tersebut menyatakan dukungan keberadaan forum ini.  Ia berharap kegiatan pengabdian antara perguruan tinggi dapat bersinergi, memberi nilai lebih dan manfaat kepada masyarakat.

“Bagaimana manfaat keilmuan terasa oleh masyarakat karena universitas terkendala oleh dana, karena itu dalam forum ini yang dituntut semangat keikhlasan diharapkan jadi payung yang menaungi semua kepentingan pengabdian kepada masyarakat lebih nyata dan terasa. Keterbatasan jangkauan diharapkan akan teratasi melalui forum lintas perguruan tinggi  ini.  Ia juga berjanji akan membantu mensosialisasikan forum ini di kampus UIR. (*)

Untuk informasi lebih lanjut, sila hubungi:

Ketua         FLIpMas Batobo Padil, ST, MT                 081378866920

Sekretaris FLIpMas Batobo Ahmad Fadli, Ph.D       081364339795

Bendahara FLIpMas Batobo Ahmad Jamaan, M.Si   08127520933