Mengetahui Kondisi Bagunan SDN 002 di Sungai Teritip yang Memprihatinkan, Pj Bupati Langsung Ambil Tindakan

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Pejabat (Pj) Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H Herman merespon langsung atas kabar yang baru diketahuinya mengenai kondisi bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 002 di Sungai Teritip, Kecamatan Kateman yang sangat memprihatinkan.

Pj Bupati Inhil, H Herman mengaku mendapat kabar tersebut setelah membaca postingan masyarakat melalui media sosial (Facebook).

Mendapat informasi itu, lantas Pj Bupati Inhil langsung mengambil tindakan dengan memerintahkan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Inhil untuk turun langsung mengecek keberadaan SDN 002 Sungai Tertitip, Kecamatan Kateman.

“Kita telah perintahkan Kepala Dinas Pendidikan Inhil untuk turun langsung untuk memastikan Realita nya di lapangan seperti apa,” tutur Pj Bupati Herman kepada Wartawan.

“Jika memang demikian adanya, akan segera kita ditindak lanjuti dengan program,” tambahnya.

Terakhir, H Herman yang memiliki latar belakang sangat perduli terhadap dunia pendidikan ini mengaku merasa sangat prihatin atas kondisi sekolah tempat anak bangsa belajar menuntut ilmu.

“Kalau memang demikian, tentu kita semua merasa prihatin karena itu tempat anak bangsa belajar menuntut ilmu agar menjadi insan yang cerdas beriman dan berilmu. Jika tidak di fasilitasi dengan baik bagaiman keadaan dan nasib generasi kedepannya,” tutup Pj Bupati Inhil, H Herman. (Arb)




Dampingi Pj Bupati, Kaban Kesbangpol Hadiri Malam Puncak Haul Syekh Abdurrahman Siddiq Ke-87

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Pj Bupati Kabupaten Indragiri Hilir, H Herman di dampingi Kaban Kesbangpol Inhil H Arifin, S.Sos., MM menghadiri acara malam puncak haul Syekh Abdurrahman Siddiq ke 87 di kampung Hidayat Desa Teluk Dalam Kecamatan Kuala Indragiri, Sabtu (17/2/2024) malam.

Bertepatan dengan 8 Sya’ban 1445 H, Pj Bupati Inhil H.Herman menghadiri juga sebagai salah satu yang memimpin pembacaan Maulid Habsyi/Simtutuddurror pada malam puncak Haul Syekh Abdurrahman Siddiq Bin Syekh Muhammad Afif Al-Banjari Ke-87.

Pada malam puncak Haul Syekh Abdurrahman Siddiq ini yang dihadiri Tuan Guru H. Ahmad Sufian Al-Banjari dari Banjarmasin Kalimantan Selatan, Pj.Bupati H.Herman mengawali kegiatan dengan sholat Magrib dan Isya’ Berjamaah dan dilanjutkan dengan ziarah ke makam tuan guru Syekh Abdurrahman Siddiq dan sekaligus pembacaan Maulid Habsyi.

Pj Bupati Inhil dalam uraiannya mengatakan, semoga dengan pembacaan Maulid habsyi ini Masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir mendapatkan keberkahan dari Allah SWT.

“Dengan selalu berziarah ke makam Syekh Abdurrahman Siddiq ini kita selalu mengingat peninggalan beliau berupa karya-karya bagi generasi mendatang dalam belajar ilmu tentang islam,” tutur H Herman.

Untuk diketahui, selain Kaban Kesbangpol Inhil yang hadir mendampingi Pj Bupati, hadir juga Kadisparporabud, Kadis P2KBP3A, Kabag Kesra dan Kabag Prokopim serta Para Ulama dan diikuti oleh masyarakat yang datang dari daerah. (Adv)




Tahukah Kamu, Siapa Tim Sepak Bola Tertua di Indragiri Hilir dan Apa Saja Prestasinya

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Sepak bola di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) memiliki sejarah yang cukup panjang dan menarik.

Menurut dari berbagai sumber-sumber yang ditemukan, sepak bola di Inhil mulai berkembang di daerah ini sejak awal abad ke-20, ketika para pedagang dan pekerja dari berbagai etnis, seperti Melayu, Banjar, Jawa, Bugis, dan Tionghoa, membawa olahraga ini dari tanah air mereka.

Salah satu tim sepak bola tertua di Indragiri Hilir adalah PSIR (Persatuan Sepak Bola Indragiri Raya), yang didirikan pada tahun 1928 oleh para pemuda dari Kecamatan Reteh. Tim ini kemudian berganti nama menjadi PSIR Tembilahan pada tahun 1950, dan menjadi salah satu tim terkuat di Riau.

PSIR Tembilahan pernah menjuarai Piala Gubernur Riau pada tahun 1974, 1975, dan 1976, serta menjadi runner-up pada tahun 1977 dan 1978.

Selain PSIR Tembilahan, ada juga tim-tim sepak bola lain yang berkiprah di Indragiri Hilir, seperti PSIP (Persatuan Sepak Bola Indragiri Pesisir), PSIK (Persatuan Sepak Bola Indragiri Kuindra), PSIKAS (Persatuan Sepak Bola Indragiri Keritang Anak Serka), dan PSIT (Persatuan Sepak Bola Indragiri Tembilahan Hulu).

Tim-tim ini sering bertanding di berbagai kompetisi lokal, regional, maupun nasional, seperti Liga Nusantara, Liga 3, Liga 2, dan Piala Indonesia.

Sepak bola di Indragiri Hilir juga memiliki potensi yang besar untuk berkembang lebih maju, karena banyaknya bakat-bakat muda yang berasal dari daerah ini. (Arb)




Bersama Pj Bupati, Kaban Kesbangpol Inhil Salurkan Hak Suara di TPS 12 Tembilahan

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Pejabat (Pj) Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), H Herman bersama istri dan di dampingi Kepala Badan Kesbangpol Inhil, H Arifin, S.Sos., MM menyalurkan hak suaranya di TPS 12 Tembilahan, Rabu (14/02/2024).

Kaban Kesbangpol Inhil usai melakukan pencoblosan, H Arifin mengatakan bahwa pemilu merupakan hari bersejarah bagi Bangsa Indonesia, dimana seluruh rakyat menyampaikan hak suaranya melalui pemilu yang demokrasi.

“Allhamdulillah, di pemilu kali ini saya berkesempatan mendampingi Pj Bupati Inhil untuk menyalurkan hak suara,” tuturnya.

Selain itu, Mantan Kabag Kesra itu juga mengaku bangga melihat antusias dan peran serta masyarakat pada pemilu kali untuk menyalurkan hak suaranya masing-masing.

“Cukup baik dan saya berharap semoga dari 2252 TPS yang tersebar di Kabupaten Indragiri Hilir pelaksanaannya berjalan rancar serta keadaannya tetap kondusif,” tutup H Arifin kepada Arbindonesia.com.

Untuk diketahui Pj Bupati Inhil merupakan pemilih yang pindahan dari pekanbaru. (Adv)




Dampingi Pj Bupati, Kaban Kesbangpol Inhil Hadiri Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1445 H di Masjid Pancasila

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Mendampingi Penjabat (Pj) Bupati Indragiri Hilir yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia H. Muamar Gaddafi, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kaban Kesbangpol) H Arifin, S.Sos., MM menghadiri Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1445H / 2024M, di Masjid Pancasila, Jln. Baharudin Yusuf, Senin (12/02/2024) malam.

Selain Kaban Kesbangpol Inhil, pada acara tersebut turut dihadiri oleh Alim Ulama, Tokoh Masyarakat, Sekcam Tembilahan, serta undangan dari masyarakat.

Pj Bupati Inhil, H. Herman dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Staf Ahli Bupati H. Muamar Gaddafi, menyampaikan apresiasinya dan menyambut baik atas digelarnya peringatan Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW di Mesjid Pancasila ini.

“Peringatan Isra dan Mi’raj memberikan kita pesan yang sangat penting dan relevan, termasuk ditengah persiapan kita menuju pemilihan umum 2024,” ujar Pj Bupati.

Mengakhiri sambutannya Pj Bupati H. Herman juga menghimbau kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga kondusifitas menjelang pemilu dan tidak golput.

“Saya mengajak kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusifitas daerah kita menjelang pemilu mendatang. Jangan Golput, gunakan hak pilih pada tanggal 14 mendatang dengan bijak dan sesuai hari nurani,” tutup Pj Bupati.

Peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1445H / 2024M ini juga diisi dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Ustadz Fachrudin Noor dari Kuala Tungkal. (Adv)




Sejarah Singkat Kabupaten Indragiri Hilir Dari Zaman Kerajaan

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Kabupaten Indragiri Hilir adalah salah satu kabupaten yang terletak di Provinsi Riau, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 12.614,78 km2 dan jumlah penduduk sekitar 695.571 jiwa pada akhir tahun 2023. Ibu kota kabupaten ini adalah Tembilahan, yang terletak di Kecamatan Tembilahan.

Sejarah Kabupaten Indragiri Hilir tidak lepas dari sejarah kerajaan-kerajaan yang pernah berdiri di wilayah ini, seperti Kerajaan Keritang, Kerajaan Indragiri, dan Kerajaan Siak. Kerajaan Keritang didirikan sekitar awal abad ke-6 di wilayah Kecamatan Keritang sekarang. Kerajaan ini merupakan kerajaan tertua di Riau dan berhubungan dengan Kerajaan Sriwijaya dan Kerajaan Majapahit.

Kerajaan Indragiri didirikan pada akhir abad ke-13 oleh Raja Indra Sakti, yang merupakan keturunan dari Kerajaan Keritang. Kerajaan ini berpusat di Muara Indragiri dan beragama Hindu-Buddha. Pada abad ke-15, Kerajaan Indragiri menerima pengaruh Islam dari Kerajaan Malaka dan Kerajaan Aceh. Kerajaan ini kemudian terbagi menjadi dua, yaitu Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir.

Kerajaan Siak adalah kerajaan Islam yang didirikan pada tahun 1723 oleh Sultan Abdul Jalil Rahmat Syah, yang merupakan keturunan dari Kerajaan Aceh. Kerajaan ini menguasai wilayah Riau, Kepulauan Riau, dan sebagian Sumatera Barat. Kerajaan Siak menjalin hubungan baik dengan Kerajaan Indragiri Hilir dan memberikan perlindungan kepada mereka.

Pada masa penjajahan Belanda, wilayah Indragiri Hilir menjadi bagian dari Residen Riau. Pada masa penjajahan Jepang, wilayah ini menjadi bagian dari Shu Sangi Kai Riau. Setelah kemerdekaan Indonesia, wilayah ini menjadi bagian dari Provinsi Sumatera Tengah. Pada tahun 1957, Provinsi Sumatera Tengah dibubarkan dan wilayah ini menjadi bagian dari Provinsi Riau.

Pada tahun 1965, berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1965, Kabupaten Indragiri Hilir resmi dimekarkan dari Kabupaten Indragiri. Kabupaten ini menjadi kabupaten otonom yang berdiri sendiri dengan ibu kota di Tembilahan. Kabupaten ini dikenal dengan sebutan “Kabupaten Seribu Parit” karena memiliki banyak parit atau saluran air yang menghubungkan desa-desa di wilayah ini, selain itu kabupaten ini juga sering disebut dengan “Negeri Hamparan Kelapa Dunia” karena memiliki banyak pohon kelapakelapa.

Kabupaten Indragiri Hilir memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah, seperti minyak bumi, gas alam, batu bara, emas, perikanan, pertanian, dan perkebunan. Kabupaten ini juga memiliki kekayaan budaya yang beragam, seperti adat istiadat, bahasa, seni, dan tradisi. Salah satu tradisi yang terkenal adalah manongkah.

Untuk diketahui, artikel sejarah singkat kabupaten Indragiri Hilir ini dimuat dari berbagai sumber. (Redaksi Arb)

.