Antisipasi Membludaknya Penonton di Laga Final, Polres Inhil Siagakan Tambahan Personil Pengamanan

Cabang Olahraga Futsal PON XVIII Riau  —

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Kepolisian Resort Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir menerjunkan sebanyak 142 personil guna lakukan pengamanan PON XVIII Riau Cabang Olahraga Futsal di Tembilahan. Memasuki babak final, Sabtu (15/9), siang ini, Kepolisian kembali akan menambah jumlah personil pengamanan.

“Kita turunkan sebanyak 142 orang personil yang ditugaskan untuk pengamanan pondokan kontingen, Venue Futsal dan termasuk pengaturan lalu lintas di jalan. Mengantisipasi membludaknya jumlah penonton, kita juga sudah menyiagakan tambahan personil,” Jawab Kapolres Inhil AKBP Dedi Rahman Dayan, SIK.

Dalam laga final siang ini akan dilangsungkan dua pertandingan. Laga perebutan medali perunggu, Tim Futsal Kalimantan Selatan akan berhadapan dengan Tim Jawa barat. Kemudian di pertandingan bergengsi, perebutan medali emas, Tim unggulan Sumatra Barat akan menghadapi Tim DKI Jakarta.

Sebagaiman diketahui, sehari sebelumnya, Jum’at (14/9), DKI berhasil lolos ke babak final setelah menyingkirkan Kalsel dengan kemenangan tipis, 1-0. Sedangkan Sumatra Barat, yang tercatat sebagai Tim tanpa kekalahan melaju ke Babak Final setelah berhasil menggulung Tim Jawa Barat dalam drama adu finalty dengan skor 9-6. (dro)




Kec. Kateman, Inhil Targetkan penyelesaian e-KTP Tepat Waktu

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Kecamatan Kateman menargetkan program e-KTP dapat diselesaikan sesua batas waktu yang telah ditentukan. Untuk mencapai target, diharapkan kerjasama pihak Kecamatan, Desa, RW dan RT dapat terus terjalin dengan baik terutama dalam memberikan sosialisasi akan pentingnya program e-KTP kepada masyarakat.

Pernyataan ini disampaikan Camat Kecamatan Kateman,Yuliargo melalui telepon selularnya kepada wartawan kemaren.”Meski cukup banyak kendala dilapangan,  saya tetap optimis, program ini akan dapat terselesaikan dalam batas waktu yang telah ditetapkan. Dengan catatan, kerjasama harus tetap terjalin dengan baik antar semua pihak terkait.” Ungkap Yuliargo.

Beberapa kendala yang selama ini dinilai Yuliargo cukup menghambat pelaksanaan e-KTP dilapangan terkait kondisi geografis Kecamatan Kateman serta keterbatasan peralatan e-KTP. Kecamatan Kateman dengan tiga kelurahan dan delapan desa sebahagian besar masih sangat minim dengan berbagai sarana terutama ketersediaan listrik yang memadai dan cukup sulitnya jalur penghubung.

“Namun yang jelas, dengan berbagai hambatan ini kita tidak akan menyerah. kita akan tetap upayakan bekerja secara maksimal.” Harap Yuliargo.

Diakhir kalimat, Yuliargo juga berharap agar seluruh msayrakat Kec.kateman dapat memberikan kerjsama yang baik dengan memenuhi undangan perekaman data e-KTP.(am)




Kemenag Inhil: Batas Pengembalian Koper Haji Tgl 20 Sept 2012

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Kantor Kementrian Agama memberikan batas akhir pengembalian koper Jamaah calon haji (JCH) tanggal 20 September 2012 mendatang. JCH diharapkan mengisi koper dengan perlengkapan sesuai dengan petunjuk yang telah ditetapkan.

“Beberapa barang yang sangat kita larang untuk diisikan ke dalam koper seperti senjata tajam maupun berbagai benda yang mengandung unsur besi juga termasuk benda cair,” Jelas Kepala Kementrian agama (Kemenang) Inhil melalui Kasi Urusan Haji, Harun kepada wartawan, Jum’at (14/9) sambil mengatakan bahwa sejauh ini belum ditemukan kendala terkait pengambilan maupun pengembalian koper.

Dalam kesempatan ini juga, Harun menyatakan bahwa hari ini, Sabtu (15/9) Kemenag Kab. Inhil juga mengagendakan kegiatan manasik haji. “Kegitan ini dimaksudkan untuk memberikan penjelasan secara khusus kepada JCH tentang tata cara melakukan berbagai kegiatan yang wajib dilakukan termasuk berbagai larangan yang harus dihindari selama berada di tanah suci.”Ujar Harun.(dro/1*)




Tim Futsal DKI Jakarta dan Sumbar Melaju ke Final

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Tim Futsal Sumatra Barat (Sumbar) kembali mengukuhkan record sebagi tim tanpa kekalahan setelah kembali berhasil menumbangkan lawan tandinganya, Jawa barat  (Jabar) dengan skor 9-6 melalui adu finalty di babak Semi Final Cabang Olahraga (Cabor) Futsal PON XVIII Riau di Tembilahan. Dengan kemenangan ini, Sumbar berhak melaju ke Babak Final mendampingi DKI Jakarta yang lolos sebelumnya setelah  mengalahkan Tim Futsal Kalimantan Selatan (Kalsel) dengn skor tipis 1-0.

Dimenit-menit awal babak pertama, Jabar langsung melakukan tekanan, sehingga cukup merepotkan barisan belakang Sumbar. Namun, empat menit berjalan, melalui serangan balik, tim Sumbar melalui kaki kanan Randy, mampu memperdaya kipper Jabar hingga kedudukan berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan duta Pulau Sumatra
tersebut.
9 menit setelah gol pertama, Randy, yang saat itu bertindak selaku kapten di lapangan, kembali menambah pundi-pundi gol dengan memaksa penjaga gawang Jabar memungut bola untuk kali keduanya. Merasa diatas angin, anak-anak Sumbar terlena. Akibatnya Sumbar harus menelan pil pahit dengan  kecolongan gol dimenit ke 15. Sepakan keras Andry, pemain tengah Jabar tak mampu diantisipasi A. Lesmana sehingga dia harus memungut bola untuk kali pertama dan
kedudukan berbuah menjadi 2-1.

Berhasil melesakkan kulit bundar ke jala Sumbar membuat Andry semakin bersemangat. Satu menit setelah gol pertamanya, Andry kembali mencetak gol ke dua dan kedudukan  imbang menjadi 2-2.

Setelah kedudukam imbang, kedua tim sama-sama menunjukan permainan cepat, alhasil Sumbar kembali memimpin
3-2 melalui gol kaki Ade. Hingga babak pertama usai, Sumbar masih memimpin.
Setelah bel tanda jeda babak pertama usai, diawal babak kedua ini tim futsal Jabar tetap melakukan penitrasi dari berbagi lini. Bebarapa kali sepakan anak-anak Pasundan menghantam mistar gawang Sumbar. Asik menyerang, barisan belakang Jabar sedikit lengah dan tepatnya pada menit ke 3 babak ke dua, Ismail, yang lepas dari kawalan pemain
bertahan Jabar, mampu menambah gol sehingga skor kembali berubah 4-2 untuk keunggulan Sumbar.
Berkat ketenagan anak-anak Jabar, akhirnya mereka mampu menyamakan ke dudukan menjadi 4-4. Masing-masing gol tercipta pada menit 7 dan menit 15 dari kaki Andry dan kaki Andry Yudi.

Melalui perpanjangan waktu dua kali 5 menit, tim Jabar mampu mengembalikan keadaan, denganh skor 5-4 untuk keunggulan Jabar. Namun sayangnya, 30 detik menjelang laga perpajangan waktu di babak kedua usai tim Sumbar juga mampu mencetak
gol ke lima, dan kedudukan kembali berubah menjadi seri, 5-5.
Lewat drama adu finalti, Sumbar mampu mengalahkan Jabar. Dari 5 orang eksekutor, Sumbar mampu menciptakan 4 gol. Sedangkan Jabar, hanya mampu mencetak 1 gol. Sehinggga pada babak final Sabtu (15/9) esok, Sumbar akan berhadapan dengan DKI Jakarta.
“Sumbar merupakan tim tangguh, saya salut dengan Sumbar. Tapi anak-anak saya telah berjuang maksimal. Pertandingan ini berjalan
lancar, wasit  bagus,” ujar Oce Permana, pelatih tim Jabar usai pertandingan.
Sementara itu tim Sumbar menyampaikan rasa syukur atas kemenangan ini, menurutnya timnya telah bekerja dengan baik di lapangan. Ia mengakui kedua tim sama-sama menunjukkan semangat tarung yang hebat.

“Saya menjaga kondisi anak-anak dan mereka tampil all out, kami ikhlas berjuang untuk futsal bagi mengharumkan Sumbar,” sebut Syafrianto Rusli menanggapi kemenangan timnya.(*1)




Hasil Pantauan, Inhil Ditemukan 24 Titik Api

TEMBILAHAN (www.detikriau.org)- Hasil pantauan udara yang dilakukan BPBD yang berkerjasama dengan BMKG dan BLH Kabupaten dan Pusat, di Kabupaten Inhil terpantau 24 titik api. Jumlah tersebut tersebar dalam tiga Kecamatan yakni, Keritang, Kemuning dan  Kecamatan Kempas.

“Hasil pantauan, kita temukan 24 titik api yang tersebar di Kabupaten Inhil khususnya di Kecamatan Keritang, Kemuning dan Kempas. Untuk mengatisipasi meluasnya titik api tersebut, kita telah melakukan koordinasi kepada Setiap Camat agar dapat diteruskan kepada kepala desa dan perusahaan,” jelas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kab. Inhil, Anwar Nawang, Kamis (13/0)

Selain itu, saat ini BPBD Kabupaten Inhil juga telah membentuk Tim Masyarakat Peduli Api (MPA) yang natinya akan diterjunkan kesetiap desa desa yang dinilai menjadi tempat bermula munculnya titik api tersebut. BPBD Inhil telah melakukan koordinasi dengan pihak Provinsi terkait pembentukan MPA ini.

“Untuk mencegah bencana terburuk, kini kita  menugaskan petugas yang ada untuk tetap siaga 24 jam penuh.(fsl)




Disbun dan Disperindag Inhil Dapat Giliran Pertama Pemanggilan DPRD

Bahas Masalah Harga Kelapa

TEMBILAHAN (www.detikriau.org)– Dinas Perkebunan dan Dinas perindustrian dan perdagangan Kabupaten Inhil menjadi Intasi pertama yang akan dipanggil pihak DPRD untuk mencari jalan keluar permasalahan yang menyangkut Nasip Petani Kelapa.

Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua Komisi II DPRD Inhil, Junaidi kepada wartawan, Kamis (13/9). Dinilanya permasalahan harga kelapa tersebut benar-benar harus dihitung dengan jelas, mulai dari hasil produksi hingga harga jual yang layak bagi produksi itu sendiri.

“Sekarang ini Timnya mana, siapa siapa saja anggotanya, apa yang akan dipantau dan bagaimana cara kerjanya ini yang akan kita tanyakan kepada pemerintah agar permasalahan ini benar benar dapat selesai dengan solusi yang tidak merugikan pihak manapun,” ujarnya.

Menurut Junaidi, saat ini harga kelapa hanya disesuaikan dengan naik turunnya harga minyak, padahal dari sebutir kelapa secara utuh. perusahan mendapatkan bermacam macam bahan dasar yang diolah lagi untuk produk lainya.

“Ini yang akan kita kaji ulang, mengapa selama ini perusahaan hanya membeli kelapa dengan melihat satu produk kelapa itu sendiri, padahal dari satu kelapa itu perusahaan mendapatkan bahan mentah untuk produk lainya mulai dari isi hingga kulitnya. Maka dari itu perusahan harus dapat memberikan harga yang layak untuk itu,” jelasnya.(fsl)