Dandim 0314 Inhil Pimpin Upacara 17 Hari Bulan

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Senin, 17 September 2012 bertempat dihalaman kantor Bupati Inhil dilaksanakan upacara 17 hari Bulan. Dandim 0314 Inhil, Kol Inf RTS Manoppo bertindak selaku pemimpin upacara. Kegiatan ini diikuti oleh segenap PNS dan Honorer setdakab Inhil, Anggota Kepolisian Polres Inhil dan Prajurit TNI.

Peringatan 17 hari bulan yang dilaksanakan hari ini disejalnkan dengan perayaan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke XXIX yang jatuh pada tanggal 9 september yang lalu. Dalam upacara ini, Dandim sekaligus membacakan sambutan tertulis dari Menpora RI, Andi Malarangeng.

Dalam sambutannya, Menpora mengajak dengan peringatan Hari Olahraga Nasional ini untuk wujudkan olahraga sebagai gaya hidup manusia Indonesia modern. Menpora juga meminta kepada seluruh instansi pemerintah maupun swasta, para orang tua dan anak-anak untuk ikut berolahraga. Karena dengan berolahraga, hidup menjadi lebih sehat, gembira, dan kerja lebih produktif. Bila anak-anak sehat dan gembira kita akan mendapatkan jutaan bibit-bibit unggul sumber daya manusia Indonesia serta juga olahragawan yang nantinya menjadi tulang punggung tim nasional Indonesia untuk berbagai cabang olahraga.(dro/0*)




Dewan Minta Dinkes Inhil Penuhi Kebutuhan RSUD Raja Musa Guntung

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Indragiri Hilir, Surya Lesmana SE meminta kepada Dinas Kesehatan untuk segera memenuhi kekurangan tenaga medis terutama untuk dokter spesialis di RSUD Raja Musa Guntung Kecamatan Kateman. Karena persoalan tersebut menyangkut dengan status RSUD sesuai dengan persaratan yang berlaku selama ini.

“Intinya kita meminta Dinkes Inhil untuk sesegera mungkin memenuhi kekurangan tenaga dokter spesialis. Sebab kalau tidak kita kawatir nantinya status RSUD akan dicabut otoritas kesehatan dan nantinya hanya menjadi Puskesmas biasa,” kata Surya saat dimintai tanggapan oleh Vokal, (17/9) di ruangan kerjanya.

Ia menambahkan, tentunya dewan sangat tidak ingin karena ketidakmampuan dalam menyediakan tenaga kesehatan yang dibutuhkan sampai memberikan dampak seperti itu. Sebab selama ini sudah berapa banyak anggaran yang sudah kita sediakan dalam pembangunan RSUD di Kecamatan tersebut.

Ketika disinggung tenaga dokter spesialis apa yang sangat dibutuhkan di RSUD tersebut menurut Surya adalah dokter spesialis kandungan dan juga penyakit dalam. Bahkan mungkin juga untuk spesialis bedah. “Sekali lagi kita berharap Dinkes dapat memenuhi kebutuhan tersebut,” ulangnya.

Sebelumnya  Direktur RSUD Raja Musa Sungai Guntung Kecamatan Kateman dr. H. Afrizal belum lama ini kepada wartawan mengaku hingga kini pihaknya masih membutuhkan tenaga dokter spesialis untuk penyakit dalam dan kebidanan serta penyakit kandungan

“Kebutuhan akan adanya dokter spesialis di RSUD ini sangat penting, karena disamping untuk memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal kepada pasien, juga menjadi persyaratan penting di sebuah rumah sakit. Termasuk ketersediaan fasilitas pendukung seperti ambulance” tutur dr.H.Afrizal Darmawan.(dro/2*)




Kemenag Inhil Rilis Jadwal Haji 2012

TEMBILAHAN (www.detikriau.org)– Kantor Kementrian Agama (Kemeneg) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) merilis jadwal keberangkatan dan kepulangan Jemaah Calon Haji (JCH) Inhil, musim haji 2012

Sebanyak 786 JCH Inhil, akan diberangkatkan melalui 3 keloter yakni, keloter 9, 13 dan keloter 14 yang nantinya masing-masing keloter diberangkatkan dengan tanggal yang berbeda. Untuk keloter 9, sebanyak 445 JCH akan diterbangkan melalui Embarkasi Batam ke Jedah pada tanggal 27 September 2012 sekitar pukul 22.00 WIB.

Sedangkan untuk Keloter 13, sebanyak 134 JCH Inhil, akan diterbangkan pada tanggal 1 Oktober 2012, sekitar pukul 22.00 WIB,bergabung dengan JCH Kota Dumai. Demikian pula untuk Keloter 14, sebanyak 207 JCH Inhil, akan bergabung dengan JCH Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) dan Kabupaten Kepulauan Meranti, pada tanggal 2 Oktober 2012 dengan jam yang sama.

Kepala Seksi (Kasi) Haji, Kantor Kementrian Agama Inhil, Harun, saat ditemui menyatakan pada tanggal 24 September 2012, sebanyak 145 JCH Inhil, akan diberangkatakan dari Bandara Indragiri menuju Batam dengan dua kali penerbangan menggunakan pesawat yang sudah ditetapkan.

“Sebelum memberangkatakan JCH tersebut, terlebih dahulu kita akan mebagikan buku petunjuk kesehatan, menyusun regu Karu dan
Karom,”jelasnya akhir pekan kemarin.

Kemudian, lanjut Harun,  sebelum diberangkatkan, JCH akan dikumpulkan untuk dilakukan upacara pelepasan sehari sebelum keberangkatan yang tempatnya  direncanakan di Masjid Al-Huda Jalan Jendral Sudirman atau Gedung Engku Kelana, jalan Baharuddin Yusuf Tembilahan, pada pukul 7.30 WIB. Semua JCH harus mengenakan seragam batik.

Sebanyak 145 JCH yang diterbangkan lebih awal tersebut, masing-masing berasal dari 7 Kecamatan, seperti Kecamatan, Pulau Burung, Kateman, Pelanggiran, Enok, Mandah, Teluk Belengkong dan terakhir Kecamatan Concong.

“Sebelum di terbangkan ke Tanah Suci, seperti tahun-tahun sebelumnya mereka akan kita inapkan terlebih dahulu di Asrama Haji Batam,”jelasnya.

Sedangkan jadwal kepulangan Jemaah, ke Tanah Air, yang tergabung dalam Keloter 9, pada tanggal 8 November 2012, Keloter 13, pada tanggal 12 November dan Keloter 14, dijadwalkan pada tanggal 13 November 2012
mendatang.

“Insya Allah, sesua jadwal kita, mereka tiba ke Tanah Air, pada jam yang sama, yakni pukul 11.30 WIB,”imbuhnya(dro/1*)




Wabup Ajak Generasi Muda Harumkan Nama Daerah Melalui Olahraga

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Wakil Bupati Inhil, H. Rosman Malomo mengajak segenap generasi muda untuk mengambil kesempatan mengharumkan nama daerah dengan berprestasi dibidang olahraga khususnya futsal. Menurut wabub, dengan ketersedian Venue Futsal bertaraf semi Internasional di Kota Tembilahan saat ini tentunya menjadi sebuah kesempatan emas.

“ketersedian fasilitas olahraga seperti Venue Futsal yang kini dimiliki Kabupaten Indragiri Hilir tentunya akan membuka luas kesempatan untuk menggali potensi generasi muda khususnya dibidang olahraga. Kita harapkan kedepannya, generasi-generasi muda daerah ini akan mampu mengharumkan nama daerah,” Harap Wabup.

Venue Futsal yang kini masih dalam tahap pengerjaan memiliki kualitas lapangan sesuai dengan standar semi internasional. Venue ini memiliki daya tampung lebih kurang 2500 penonton.”Usainya pelaksanaan Cabor Futsal yang baru kali pertama diadakan dalam ajang PON ini menandakan bahwa prestasi bertaraf Nasional bahkan Internasional sudah dapat diukir dan digelar di Kota Tembilahan.” Pungkas Wabup. (dro/2*)a




Sumbar Pecundangi DKI Jakarta Dengan Skor Kemenangan Telak 6 -2

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Ambisi tim futsal asal ibukota DKI Jakarta, untuk membalas dedam atas kekalahanya melwan tim futsal Sumatra Barat (Sumbar) pada laga penyisihan PON XVIII Riau di Tembilahan tampaknya tidak tercapai. Kali ini di laga final, Sumbar yang hanya bermaterikan pemain lokal berhasil mempecundangi DKI Jakarta dengan skor telak 6-2.

Babak awal, Sumbar unggul 3 gol tanpa balas, masing-masing tercipta melalui kaki Yudhi, dimenit ke sepuluh, sebelas dan satu menit
menjelang laga babak pertama usai. Berkat ketenangan anak-anak Sumbar, gol demi gol berhasil mereka sarangkan ke gawang DKI Jakarta. Padahal, tim futsal asal ibukota ini di huni oleh pemain yang memiliki nama besar, seperti Bernat Hutabarat, Matulessy dan C. Silitonga serta pemain lainya.

Terlihat diawal babak pertama, Jakarta hanya menurunkan pemain lapis keduanya, namun ketika laga baru berjalan 7 menit, karena merasa tertekan mereka memasukan pemain stater yang sarat dengan pengalaman. Tapi apalah daya, Jakarta memang harus mengakui ketangguhan tim urang awak.

Usai turun minum, kedua tim kembali memperlihatkan permainan cantik yang penuh talenta tinggi. Terlihat beberapa kali peluang tercipta, baik dari kubu Sumbar maupun anak-anak Jakarta. Kemudian empat menit laga babak kedua berjalan, tim futsal Sumbar kembali menambah gol, sehingga penjaga gawang Jakarta harus memungut sikulit bundar untuk ke
empat kalinya.

Merasa tertinggal, Jakarta, terus menambah daya gedor, dengan memasukan pemain pengganti dan akhirnya mereka mampu membuat gol balasan melalui kaki Ohorela dimenit ke 16 babak kedua, kedudukan berubah menjadi 4-1 untuk keunggulan tim tim Sumbar.

Tidak lama setelah gol pertama, Jakarta kembali membuat gol. Kali ini melalui kaki pemain gelandang Jakarta, Matulessy, sehingga kedudukan kembali berubah menjadi 4-2. merasa terkejar, tim Sumbar semakin merapatkan barisan belakang dan menciptakan serangan melalui umpan-umpan lambung dari lini belakang.

Tepatnya dimenit 19 laga itu, Randy, kapten Sumbar mampu memperdaya kipper Jakarta, dengan meciptakan gol ke lima untuk Sumbar. Lengah, akibat melakukan tekanan Jakarta kembali kecolongan kala itu laga masih tersisa 13 detik, Randy yang lepas dari kawalan kembali menciptakan gol ke enam untuk kemenangan Sumbar. Skor 6-2 bertahan hingga peluit akhir berbunyi.

“Ini berkat keyakinan anak-anak, mereka mau bekerja sejak dua tahun lalu. Kami selama ini maintanance di tempat sendiri saja, tidak keluar negeri seperti tim lainnya. Kami bertekad untuk timnas,” ujar Syafrianto Rusli didampingi manajer, Yasman Yanusar.

Manajer Yasman Yanusar menyatakan bahwa atas kemenangan ini anak asuh akan diganjar bonus, termasuk dari warga Minang perantauan.

Pengalungan medali emas kepada tim Sumbar dilakukan Wakil Bupati Inhil, Rosman Malomo, pada kesempatan ini pengalungan medali perunggu kepada tim Kalsel juga dilakukan Wabup. Sedangkan medali perak dikalungkan Sekdakab Inhil, Alimuddin RM kepada tim DKI Jakarta.

Adapun top scor cabor futsal PON XVIII Riau, yakni Randi Satria (Sumbar) dengan sebelas gol dan Andri Kustiawan (Jabar) juga dengan sebelas gol.(dro/*1)




Gagal Sabet Perunggu, Jabar Tuding Wasit Tidak Adil

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Tim futsal Jawa Barat (Jabar) menilai kepemimpinan wasit dalam laga tanding perebutan medali perunggu PON XVIII Riau, Sabtu (15/9) tidak adil.

Pernyataan ini disampaikan pelatih Tim Futsal Jabar, Oce dalam konfrensi Pers diruang Media Center usai laga tanding mereka menghadapi Kalimantan Selatan dengan skor 2-4. “Saya tak perlu komentar banyak, yang jelas semua juga melihat dan menilai kepemimpinan wasit. Sungguh sangat mengecewakan” Ujar Oce

Ketika kembali dipertanyakan wartawan terkait kepemimpinan wasit yang dinilai tidak adil ini, Oce menolak melanjutkan. Yang jelas menurutnya cukup dengan kata “Tidak adil.

Laga hidup mati perebutan medali perunggu Tim Futsal Jabar Vs Kalimantan Selatan hari ini sempat memukau ribuan mata penonton. Jual beli serangan silih berganti. Kedua tim saling ngotot untuk melesakkan kulit bundar ke jala gawang lawan.

Dimenit-menit awa babak pertama, pemain Jabar , Gustian memanfaatkan dengan baik overan bola dari lini tengah dan gol perdanapun tercipta.

Kebobolan satu Gol, Kalsel seakan naik temberang,l seluruh personil Tim Kalsel ngotot mengerahkan semua kemampuan, dimenit ke 19, pemain Kalsel, Fahrolrozy berhasil menyamakan kedudukan. Tidak berpaut jauh, memanfaatkan overan bola dari pojok kiri, pemain Kalsel bernomor punggung 5, Dwi Ari Setiadi  kembali menambahkan gol. Skor sementara 2-1 bertahan hingga babak pertama usai.

Memasuki babak kedua, pemain Jabar nomor punggung 14, Abdul Azizi berhasil menyamakan skor 2-2 dengan memanfaatkan kemelut dimuka gawang Kalsel. Dalam babak kedua ini, Kalsel 3 kali secara berturut-turut mendapatkan kesempatan melakukan tendangan pinalty. Sayangnya, tiga eksekusi langsung ini sama sekali tidak mendulang gol.

Kegagalan ini membuat anak-anak kalsel tidak patah semangat, mereka semankin gencar membangun serangan. Kemudian pemain kalsel, Fahruruzy berhasil mengecoh kiper Jabar dan Golllll….

Ketinggalan 1 gol, Jabar berusaha membalas. Menerapkan strategi kekuatan penuh, Kiper Jabar maju membantu serangan. Sayangnya, strategi ini justru menguntungkan Kalsel, lewat bola lepas di tengah lapangan, pemain kalsel, Afif Tammy berhasil menambah kemenangan dan skor berubah 4-2 dan tetap bertahan hingga peluit panjang tanda usai pertandingan berbunyi.(fsl)