Antisipasi Banjir, PU Benahi dan Bangun Drainase Secara Bertahap

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Antisipasi banjir yang datang pada saat musim hujan, Dinas Perkerjaan Umum Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) membangun drainase jalan Ki Hajar Dewantara.

“Drainase yang ada kita buat ini, diluruskan denga drainase yang ada di dekat Kedaton, sehingga jika pada musim hujan airnya bisa lancar dan tidak mampet lagi, “kata Kepala Dinas PU Inhil, H Tengku Edy, Rabu (26/9).

Disebutkannya, PU akan melakukan perbaikan maupun pembangunan drainase di seputar jalan dalam kota. Namun, mengingat keterbatasan anggran yang dimilki Pemkab Inhil saat ini, pekerjaan tidak dilakukan secara serentak.

“Bagi daerah yang sudah masuk dalam perencanaan kerja, ya pada tahun ini akan kita laksanakan semua pembangunannya. Salah satunya jalan Ki Hajar Dewantara tersebut,”tuturnya.  (dro/*1)




Ratusan Hektar Hutan dibiarkan Gundul, PT.BDL Masih Ngotot Pingin Caplok Lahan Rakyat

Warga Desa Sungai Empat Kecamatan GAS Ancam Adukan ke Dewan

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Warga Desa Sungai Empat Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS) meminta pihak PT. Bina Duta Laksana (BDL) untuk tidak lagi merambah lahan yang dimiliki masyarakat. Minta Perlindungan, warga berencana akan mengadukan ke Dewan.

Menurut pengakuan tokoh pemuda masyarakat Desa Sungai Empat, Suharman (35), awal beroperasionalnya PT. BDL (sekira tahun 2006), pemilik lahan di tujuh batang parit terbuai oleh janji manis akhirnya rela menyerahkan sebahagian lahan mereka kepada perusahaan. Kompensasinya, masyarakat pemilik lahan menerima sagu hati Rp. 5 juta per batang parit yang diistilahkan sebagai uang pembinaan.

Kemudian perusahaan membatasi sebahagian lahan dari 7 batang parit (1 batang parit, 500 x 3500 m, lebih kurang 175 Ha. red) dengan parit kecil. Namun sayangnya, 6 tahun berlalu dan setelah hutan alam itu ludes, ratusan hektar lahan masyarakat itu dibiarkan gundul.

“Dulu masyarakat kita berencana ingin menanam tanaman  produktif seperti pohon sagu. Tapi begitu perusahaan masuk, kita diimiing-imingi dengan berbagai janji. Masyarakat kita tertarik dan menitipkan surat kepemilikan lahan mereka kepada perusahaan dengan imbalan uang pembinaan. Tapi kita heran, setelah hutan alam itu ludes, mereka tidak pernah menanaminya kembali. sekarang, mereka malah kembali ingin menggarap sisa lahan yang kita miliki,” Ungkap Suharman kepada wartawan, Senin (24/9) kemaren.

Ditambahkan Suharman, sisa lahan masyarakat (sekira 500 x 2000 m / batang parit) itu dikatakan perusahaan akan dijadikan hutan lindung dan hutan tanaman kehidupan. Masyarakat merasa keberatan, karena sisa areal lahan yang dulunya sudah digarap masyarakat itu sama sekali tidak layak lagi dijadikan hutan lindung karena memang sudah tidak bisa dikatakan hutan.”Ratusan hektar areal yang diserahkan masyarakat saja tidak mereka Tanami. Sekarang mereka malah ingin menggarap sisa lahan kita. Inikan tidak masuk akal. Kalaulah kami setuju. Lantas dimana lagi masyarakat desa  kami yang notabenenya sebagai petani bisa mendapatkan nafkah hidup?” Tanya Suharman.

Dalam kesempatan itu, Suharman yang didampingi dua orang temannya,  juga nyatakan bahwa selama ini keberadaan perusahaan sama sekali tidak ada memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat. Tenaga kerja tempatan yang bekerja di PT. BDL hanya ada satu dua orang. Sementara berbagai janji seperti pembangunan tempat pendidikan, rumah ibadah dan berbagai fasilitas umum lainnya juga hanya bualan kosong. “Sebahagian areal yang sudah mereka garap, biarlah, kami rela saja walaupun cukup sedih dengan kondisi hutan yang sudah luluh lantak. Tolong sisa lahan yang kini dimiliki masyarakat jangan diganggu gugat lagi. Masyarakat juga ingin hidup” Pinta Suharman

Diakhir pembicaraan. Suharman menyatakan akan tetap memperjuangkan nasib masyarakat desanya. ia bersama masyarakat desa Sungai empat lainnya berencana akan mengadukan persoalan ini ke pihak DPRD Inhil.

Hingga berita ini dirilis, detikriau.org belumberhasil melakukan komfirmasi dengan manajemen perusahaan PT. Bina Duta Laksana (BDL).(dro/0*)




LSM PINTA PEMKAB INHIL AWASI KETAT PENGERJAAN PROYEK SEMENISASI JALAN

Kepala DInas Diminta Jangan Hanya Duduk Manis Terima Laporan

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Ketua LSM Gemilang Serumpun meminta Pemkab Inhil melalui Dinas terkait untuk mengawasi secara ketat pengerjaan proyek semenisasi jalan terutama yang berada di pedesaan. Ia menduga banyak proyek yang tidak dikerjakan sesuai bestek.

“Kalaulah pengerjaan dikerjakan sesuai aturan, bisa dipastikan kualitas paling tidak cukup baik dan bisa bertahan lama. Kenyataannya, bukan satu dua kita temui proyek semenisasi jalan, didesa bahkan didepan hidung kita sendiri, belum diserahterimakan sudah rusak disana-sini. Ini ada apa?”Ungkap Indra kepada detikriau.org, Selasa (25/9)

Dikisahkan Indra, Kemaren saat ia melintas di jalan Desa Sungai Luar Menuju Desa Rambaian ia sempat menyaksikan pelaksanaan pengerjaan proyek semenisasi jalan. Secara kasat mata indra mengaku menyaksikan adukan semen sangat jelas terlihat masih berwarna coklat pertanda campuran semen yang tidak mencukupi.”saya yakin adukan itu paling banyak pasirnya. Sedangkan semen dan batu,hiasan doang. Tolong ini dijadikan perhatian serius. Proyek yang notabenenya didanai dari uang saku rakyat harusnya bermanfaat maksimal untuk rakyat. Saya menduga, tangan-tanagan jahil bermain dengan mengejar keuntungan pribadi dan mengabaikan kualitas pekerjaan.

Diakhir pembicaraan, Indra meminta dinas terkait untuk memeriksa dan turun sendiri melakukan pantauan.”Mbok itu pimpinan dinas terkait jangan hanya duduk menunggu laporan. Kalau tidak punya waktu,  lakukan kunjungan secara acak dibeberapa lokasi. Tapi kunjungannya jangan ungumpet-ngumpet. Bawa wartawan. Saya jamin kesalahan yang ditemui akan seabrek-abrek.”Pungkas Indra (dro/0*)




Wabup Lepas 445 JCH Kloter 09

Tembilahan (www.detikriau.org) — Selasa, 25 September 2012 Wakil Bupati Indragiri Hilir H. Rosman Malomo melepas Jema’ah Calon Haji (JCH) Kab. Inhil Kloter 09 Tembilahan yang dilaksanakan di Mesjid Agung Al-Huda Jln Jend.Sudirman Tembilahan.

Wabup dalam sambutannya menyampaikan bahwa sebagaimana yang  diketahui bersama , Ibadah Haji adalah satu rukun Islam yang tentunya memiliki nilai yang sangat luhur dan mulia. Allah SWT menjanjikan pahala surga bagi mereka yang menunaikan ibadah haji
dengan sempurna, yakni haji yang mabrur.

“Saya juga memohon, ditengah-tengah do’a saudara untuk diri pribadi, untuk keluarga, dan untuk handai taulan, jangan lupa mendo’akan keselamatan dan masa depan bangsa dan Negara kita, wabil khusus untuk Kabupaten Indragiri Hilir, semoga didalam menjawab tantangan yang tidak ringan di masa depan ini, mendapatkan jalan dan kemudahan dari Allah SWT, sehingga masa depan kita lebih baik dari sekarang, dan dapat membangun hari esok yang lebih baik.” Kata Wabup

Kepala Staf Haji Kab. Inhil Drs.H. Azhari , MA dalam laporannnya menyampaikan bahwa jumlah JCH Kloter 09 berjumlah  445 orang, Jamaah calon Haji tertua atas nama Abd,Gafur Bin H. Sidik 90 Tahun, sedangkan Jamaah Calon Haji termuda atas nama Liansyah Bin
masran yang berusia 18 Tahun. (fsl)




Sepuluh Jam Setelah Kejadian, Polres Inhil Berhasil Ringkus Pementung Kepala Gaek

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Selang 10 jam setelah terjadinya aksi tindak kekerasan yang menyebabkan korban, syafril warga jalan M.Siap Lorong Merak Tembilahan meninggalkan dunia, Sat Reskrim Polres Inhil berhasil menciduk pelaku di rumah kediamannya di Pekan Kamis Kecamatan Tembilahan.

Menurut Kapolres Inhil, AKBP Dedi Rahman Dayan SIK melalui Paur Humas Ipda Agus Sihombing kepada wartawan, selasa (25/9), pelaku berhasil ditangkap setelah sat Reskrim melakukan penyidikan dan mencari informasi  terhadap kejadian tersebut. Akhirnya, pada pukul 13:30 wib di hari yang sama, tim Sat Reskrim yang telah memiliki informasi dan identitas, pelaku berhasil diringkus  dikediamannya di Desa Pekan Kemis Kecamatan Tembilahan.

“Dengan penyidikan yang dilakukan dan informasi yang kita dapat, Pelaku berhasil kita tanggkap 10 jam setelah kejadian terjadi,” Ujarnya.

Agus Sihombing menjelaskan, dari pengakuan pelaku, insiden tersebut bermula saat pelaku yang mendatangi warung korban untuk membeli minuman kemasan, saat itu korban keluar warung dan diikuti oleh pelaku. kemudian korban kembali masuk kedalam warung, pelaku juga kembali memasuki warung korban dengan membawa kayu broti dan langsung memukul kepala korban dengan keras sehingga korban langsung terjatuh. Korban yang sempat menangkis pukulan itu dengan tanganya langsung dicekik sambil dipukuli sebanyak Tiga kali hingga korban bersimbah darah dalamposisi tertelentang dilantai.

Mengetahui korbanya tak berdaya, pelaku langsung mengambil uang di laci meja korban senilai kurang lebih Rp 3.398.000 dan langsung melarikan diri kekediamannya.(dro/0*)




Turut Berduka Cita

Innalillahi wainnailaihirhojiun. Keluarga Besar www.detikriau.org mengucapkan belasungkawa yang amat mendalam atas berpulangnya ke Rahmatullah orang tua tercinta kami, Burhanuddin (lahir di Perigi Raja 19 Sept 1927) pada Hari: Selasa, 25 September 2012 pukul 08.30Wib di rumah duka jalan Sri Gemilang Lr. Taman Husada No. 14 Tembilahan. Almarhum meninggalkan 1 orang istri (Ibunda Hj. Kamsidah) dan 9 orang anak (Muhammad Yahya, Umi Kalsum, Rosyidah, Kamaluddin, Siti Syaroh, Abdul Malik, Siti Rahmawati, Siti Hafsyah dan Siti Fauzah)

Jenajah di kebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) jalan Tanjung Harapan, Tembilahan. Semoga Allah SWT menerima semua amal ibadah dan menempatkannya di tempat yang terbaik di sisi-Nya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan keikhlasan, ketabahan dan kesabaran.  Amin.

Hormat Kami

Pemimpin Umum

Muhammad Faisal, SE

Galeri Prosesi Pemakaman: