Jangan Takut MakanDaging Kambing

Tak ada bukti bahwa makan daging kambing mempunyai kandungan kolesterol yang tinggi. Popularitas daging kambing sudah tak diagukan lagi negeri kita. Demikian juga bagi kebanyakan orang doi Asia, Timur Tengah, Amerika  Latin dan Afrika.  Daging kambing merupakan makanan yang dipercaya mempunyai khasiat yang lebih tiggi dibanding daging sapi atau domba. Hampir diseluruh jkelompok dari berbagai daerah  di tanah air percaya bahwa daging kambing dapat meningkatkan potensi seksual, terutama seksual pria.Di Taiwan, daging kambing juga dipercaya mempunyai khasiat menghangatkan badan (heaty) sehingga merupakan menu yang digemari di musim dingin.

Bukan cuma itu, daging kambing juga sering diasosiakan dengan kolesterol dan tekanan darah tinggi. Ketika mantan Presiden  Indonsesia Suharto, masuk rumah sakit, orang lalu mengkaitkannya  dengan kebiasaaan penyebabnya adalah dengan nasi kebuli dan daging kambing kegemarannya. Orang boleh saja percaya pada mitos. Yang pasti kambing menghasilkan daging yg digemari oleh seluruh lapisan masyarakat dan memberikan kontribusi yg tidak sedikit terhadap kehidupan banyak petani peternak di Indonesia.

Kandangan lemak dan kolesterol

Tidak ada bukti bahwa daging kambing mempunyai kandungan lemak terutama lemak jenuh yang lebih tinggi dibandingakan dengan jenis daging merah lainnya. Sebaliknya penelitian membuktikan bahwa daging (karkas)  kambing memounyai kandungan lemak yang lebih rendah dibandingkan dengan karkas domba atau sapi jika dibandingakan pada kondisi yang sama.

Dari data tabel dibawah ini jelas terlihat bahwa komposisi karkas sangat bervariasi. Variasi tersebut ditentukan oleh banyak faktor, misalnya fase pertumbuhan dan pakan yang diberikan. Sebagai contoh kambing muda mempunyai kandungan lemak yang lebih rendah dibandingkan kambing dewasa/tua. Demikian juga kambing yang   diberi akan hijauan dan konsetrat akan menghasilkan karkas dengan jumlah lemak lebih banyak dibandingkan dengan yang hanya diberikan pakan hijauan saja.

Sate kambing bisa diduga memunai kandungan lemak yang lebih tinggi karena dalam satu tusuk sate biasanya diselipi potongan lemak untuk menambah cita rasa. Demikian juga giula ikambing karena bahan untuk membuat gulai biasanya daging tetelan, tulang bersumsum dan ditambah santan.

Capreto dan Chevon

Kambing sering diasosiakan sebagai ternak kepunyaan yang miskin  (Poer mans’s goat) kaena lebih dari 90% populasi kambing dunia berada dinegara berkembang dan dimiliki oleh kelompok msyarakat ekonomi lemah.
Di beberapa negara Eropa seperti Perancis dan Itali, kambing lebih banyak diproses untuk menghasilkan susu. Namun demikian daging cempe jantan yang sangat disukai karena dagingnya lembut, empuk, dan kandungan lemaknya sangat rendah.Cempe jantan tersebut bila dipotong pada saat umurnya masih sangat muda (1-2 bulan) dengan bobot kurang dari 10 kg. Sedangkan di negara-negara lain yg industri pertaniannya maju sperti Australia dan New Zealand daging kambing seringkali masih disatukan dengan kelompok game meat.

Game meat adalah daging yang berasal dari beraneka hewan yang belum secara intensif dperllihara untuk menghasilkan daging atau daging hewan yang diperlukan dengan diperoleh melalui  cara berbutru, misalnya kanguru, babi dan kelinci liar., rusa, dll.
Tidak heran jika istilah untuk kambing yaitu chevon dan capretto popularitasnya kalah jauh dibandingkan beef, veal, mutton, dan lamb.

Istilah beef pada industri sapi potong menunjuk pada daging sapi secara umum dan veal pada daging sapi muda (pedet) yang belum disapih. istilah mutton, menunjuk pada daging domba secara umum, sedang daging domba muda dibeli istilah lamb. Daging kambing secara umum disebut istilah  chevon, sedangkan daging kambing  muda (cempe) diberi istilah Capretto (cabrito).

Pada kurun waktu   terakhir ini, industri peternakan kambing potong baik di beberapa negara seperti Australia, New Zaealand, Amerika Serikat meningkat dengan pesat. Negara lain yang sedang menyusul adalah China dan Malaysia.

Kecenderungan tersebut tidak terlepas dari besarnya permintaan pasar untuk ternak kambing baik dalam bentuk hidup maupun bentuk daging//karkas. Sasaran utamanya adalah konsumen yang memounyai tradisi mengkonsumsi daging kambing baik yg berada di Asia, Timur Tengah, Amerika Selatan dan Afrika maupun konsumen lokal yang sebagian besar adalah imigran.

Sasaran lainnya adalah konsumen yang sedang mencari daging alternatif dengan alasan rendah kandungan lemaknya. Konsumen kelompok kedua walaupun dari segi jumlah jauh lebih rendah dibandingkan kelompok pertama, cukup menjanjikan karena berani membayar dengan harga tinggi asalkan dagingnya mengandung kemak yang rendah tetapi tetap enak rasanya. Untuk memenuhi permintaan pasar  peternakan kambing potong semakin diintensifkan   meningkatkan kapsitas  juga kualitas produknya.

Memasarkan kambing potong maupun dagingnya hanya dengan sebutan kambing atau daging/karkas kambing dipandang merugikan produsen/eksporter. Hal ini karena seringkali kambing potong dari sebuah peternakan dihargai sama dengan kambing liar yang ditangkap   dari hutan/padang.Demikian juga dengan kambing jantan peranakan Boer atau Kalahari Merah yang masih sangat muda dengan berat bagadan 30 kg dihargai sama dengan kambing feral dewasa dengan bobot badan yang sama.Selain itu, hanya dengan sebutan daging kambing, banyak konsumen masih mengasosiakan dengan harga kambing liar yang hanya cocok untuk makanan hewan piaraan (pet food). Oleh jarena itu istilah chevon dan capretto semakin dipopulerkan di Autralia, chevon dan capretto diberi batasan yang jelas.

Di Indonesia daging kambing nuda  digemari untuk buat sate. Tidak heran kalau semua pejual sate memasang tulisan didepan warungnya” sate kambing muda’. Sate kambing nuda diasosiakan dengan sate yang enak rasanya dan empuk.
Daging kambing dewasa/tua lebih cocok dimasak gulai atau masakan berkuah (kari). Tapi bagaimana penjual dan konsumen tahu kalau kambignya  masih muda padahal asal usul dan umur kambing yang dipotong tidak jelas?

Tanpa kriteria yang dapat diukur secara obyektif pengelompokan karkas kambing berdsarkan kualitas sulit diterapkan dan diterima akurasinya. Gencarnya China dan Malaysia untuk meningkatan industri kambing potong dengan mengimpor kambing Boer dari Australia dan New Zealand baik dalam bentuk hidup, semen maupun embryo beku, menyisakan sebuah pertanyaan. Kalau sementra ini petani kambing lokal sudah tersaingi oleh kambing impor dari Australia New Zealand apakah dalam kurun waktu 10 tahun mendatang Indonesia juga akan dibanjiri dengan kambing made in China.

Tabel. PERBANDINGAN KANDUNGAN LEMAK, TULANG DAN KOLESTEROL KARKAS
KAMBING, DOBA SAPI DAN BABI.


Proporsi daging lemak dan tulang didasarkan pada berat karkas. Angka dalam kurung  adalah rata-rata.
Sumber: Procedings Nutrition Society of Australia, Desember 1997.

Dari tabel di atas terlihat bahwa secara umum dan proporsional bahwa kandungan lemak dan kolesterol kambing jauh lebih rendah dibandingkan dengan daging domba, sapi dan babi. Biila dengan pembatasan dan pola makan yang standar sama, dan khasiat manfaat daging kambing yang baik untuk kesehatan mengapakah kita harus takut mengkonsumsi daging kambing?

Dikutip utama dari tulisan Juni Sumarmono,  dosen fakultas Peternakan Unsud Purwokerto    dalam majalah   Infovet edisi 112 November 2003(dro/ddlivestock.or.id)




FLipMAS BATOBO dan Pertamina Terjunkan Tenaga Pendamping Desa

PEKANBARU —  Forum Layanan Ipteks bagi Masyarakat (FLipMAS) BATOBO Wilayah Riau – Kepulauan Riau bersama PT Pertamina (Persero) mengirimkan sebanyak 16 tenaga pendamping desa ke tiga kabupaten di Riau dan Kepulauan Riau, yaitu Kabupaten Indragiri Hilir terdiri lima desa, Kepulauan Riau yaitu Kabupaten Natuna  lima desa dan Kabupaten Karimun yang terdiri dari enam desa. Sebelumnya tenaga pendamping desa ini mendapat pembekalan selama dua hari, dimulai sejak Selasa 23 Oktober 2012.

 

Menurut Hermanto Sinanga, Small and Medium Enterprise  & Social Responsiblity Partnership Programe Region I Manager PT Pertamina kegiatan pendampingan desa ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk membangun 1.000 desa di seluruh Indonesia. “Pertamina mendapat tanggungjawab untuk memfasilitasi 204 desa terutama desa terpencil dan terdepan dari seluruh provinsi di Indonesia,” katanya belum lama ini.

 

Lebih lanjut  Hermanto menjelaskan bahwa kegiatan ini terselenggara atas kerjasama PT Pertamina dengan FLipMAS BATOBO wilayah Riau- Kepulauan Riau dengan fokus pada peningkatan kualitas kesehatan seperti Puskesmas, program Posyandu dan sanitasi, perbaikan fasilitas dan kualitas pendidikan, serta menaikkan taraf ekonomi masyarakat setempat melalui pengembangan dan peningkatan kualitas produk-produk yang ada di tengah masyarakat.  Melalui tiga fokus kegiatan ini ditargetkan pada masyarakat desa sasaran tercapai berbaikan kualitas dan jenjang pendidikan lebih tinggi, tingkat harapan hidup yang lebih baik serta pertumbuhan ekonomi dengan indikator Indeks Pembangunan Manusia (IBM) yang baik, ulasnya.

 

Sebagai perpanjangan tangan BUMN yang menyisihkan labanya untuk menggerakkan pembangunan di seluruh pelosok Indonesia, kata Hermanto lagi, PT Pertamina mendapat anggaran sebesar Rp 1,2 triliun untuk tahun 2012. Sebagai partner kegiatan saat ini PT Pertamina bekerjasama dengan sejumlah FLipMAS yang ada di provinsi lain, diantaranya adalah dengan FLipMAS Mammiri Sulawesi Selatan.

 

“Tenaga pendamping desa berfungsi sebagai ujung tombak yang akan mensosialisasikan  program pemerintah ini sembari melakukan mapping permasalahan yang ada dimasyarakat dan dari permasalahan itu akan ditentukan kegiatan yang menjadi perioritas keperluan masyarakat desa. Selain itu mereka diharapkan bekerja sebagai agent of change bagi masyarakat, apa lagi banyak dari pendamping desa berasal dari masyarakat tempatan sehingga proses sosialisasi dan beradaptasi dengan masyarakat diharapkan lebih mudah.”

 

Ditambahkan Hermanto bahwa pendamping desa juga akan bertindak sebagai pengawas langsung terhadap kegiatan-kegiatan yang sifatnya fisik maupun nonfisik. Dijelaskannya pula bahwa Pertamina juga telah mengembangkan berbagai program peningkatan kualitas sumber daya manusia dan peningkatan ekonomi masyarakat dengan program lain. Misalnya membangun perguruan tinggi, meningkatkan kualitas guru di Natuna, Kepulauan Riau dan Sangihe Talaut, Sulawesi Utara dalam bentuk Teacher Quality Improvement Programe,  serta sinergi berbagai program peningkatan ekonomi mikro.

 

 

16 Pendamping

 

Sementara itu Ketua FLipMAS BATOBO Wilayah Riau Kepulauan Riau Padil, MT menjelaskan bahwa tahun 2012 organisasi yang dipimpinnya telah melatih sebanyak 16 tenaga pendamping desa yang akan bertugas minimal selama setahun di Kebupaten Natuna, Kabupaten Karimun dan Kabupaten Indragiri Hilir, masing-masing kabupaten ditempatkan lima pendamping desa, kecuali kabupaten Karimun enam desa.

 

“Mereka akan ditempatkan di desa tersebut dan berbaur bersama masyarakat untuk menggali berbagai potensi yang dapat dikembangkan  di desa tersebut, sembari mencari persoalan yang dapat dicarikan solusi sehingga masyarakat di desa tersebut dapat meningkatkan kualitas dan taraf hidupnya.”

 

Dikatakan Padil bahwa pihaknya akan melakukan monitoring setiap saat agar kegiatan yang telah dipercayakan oleh Pertamina ini dapat berlangsung dengan tepat sasaran dan mencapai tujuan. Oleh karena itu, jelasnya, pendamping desa dibekali dengan seperangkat laptop, modem, kartu komunikasi, serta bekal teknis untuk mendampingi masyarakat.

 

Pembantu Dekan I Fakultas Teknik Universitas Riau ini juga  menjelaskan bahwa saat ini pihaknya juga mendapatkan penawaran serupa dari sejumlah BUMN lain, akan tetapi masih dalam proses penyesuaian dengan kegiatan yang tengah dijalankan saat ini. (*rls).

 

 




28 Ribu Peserta Ramaikan Malam Pawai Takbir Idul Adha 1433 H

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Bupati Inhil mengajak segenap lapisan masyarakat untuk merayakan Hari Raya Qurban 1433 H dengan sederhana serta dalam bingkai silaturahmi.

Pernyataan ini disampaikan Bupati Inhil, H Indra Muchlis Adnan dalam kata pengantarnya menjelang pelepasan Pawai Takbir Idul Adha 1433 H, bertempat di Panggung Utama Jalan Jendral Sudirman Tembilahan, Kamis (25/10) malam.

“Hakikat Idul Adha pada dasarnya adalah perwujudan dari bagaimana cara kita melihat kesusahan orang lain, rela berkorban atas apa yang kita miliki tanpa mengharap imbalan apapun selain ridho dari Allah swt,” Ujar Bupati

Dalam kesempatan ini, Bupati juga mengajak segenap masyarakat untuk merayakan hari raya qurban 1433 H ini dengan cara sederhana dalam bingkai silaturhami. Ia juga mengajak untuk saling memberikan maaf, meningkatkan kepedulian terutama kepada kaun du’afa, Fakir Miskin dan Anak-anak terlantar dengan cara memberi infaq dan shadaqah sehingga mereka juga dapat merasa gembira menyambut datangnya Idul Adha.

Ketua Panitia Pelaksana, RM Sudinoto menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahunnya. Festival Gema Takbir Hari Raya Idul Adha bertemakan “Dengan semangat Gema Takbir Hari Raya Idul Qurban 1433 H, Kita Tingkatkan Solidaritas Sekaligus Menghapus Kesenjangan Sosial. ”peserta pawai malam ini terdiri dari pelajar Siswa dan Siswi SMP dan SMA sederajat di Kota Tembilahan, Perwakilan Masjid, Mushola dan Surau. Secara keseluruhan peserta berjumlah lebih kurang 28 ribu jiwa.” Terang RM Sudinoto yang juga menjabat sebagai Camat Tembilahan ini menyampaikan laporannya. (dro/*0)
Pengutipan berita dan gambar harus mencantumkan detikriau.org atau kami akan tuntut sesuai ketentuan UU yang berlaku




Bersempena Peringatan Idul Adha 1433H/2012M, DPC PKB Inhil Potong 3 Ekor Sapi

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Bersempena peringatan Hari Raya Idul Adha 1433 H/2012 M, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Fraksi PKB DPRD Inhil melaksanakan kegiatan pemotongan Hewan Kurban. Kegiatan ini akan dilaksanakan di Kantor DPC PKB Inhil Jalan KH Dewantara No 2 Tembilahan, sabtu 27 oktober 2012 / 11 Zulhijah 1433 H mendatang.

“Pemotongan hewan kurban ini sebagai wujud kita untuk saling berbagai dalam keadaan apapun. Kegiatan ini semata demi mengharapkan Ridho Allah swt,” Ujar Sekretaris DPC PKB Inhil, Herwanissitas kepada detikriau.org di Tembilahan, Kamis (25/10)

Ditambahkan Herwanissitas, dengan pemotongan 3 ekor sapi ini selanjutnya dagingnya akan diberikan kepada masyarakat, terutama yang keberadaannya berdekatan dengan lingkungan kantor DPC PKB Inhil serta masyarakat lainnya di Kota Tembilahan. Pembagian daging hewan kurban ini dilakukan dengan membagikan sebanyak kurang lebih 450 buah kupon.”Untuk setiap kupon nantinya akan diberikan 1 Kg Daging. Masyarakat penerima sudah bisa melakukan pengambilan pada hari sabtu itu juga mulai pukul 12.00 hingga 15.00 Wib. Sekaligus dalam kesempatan ini saya mewakili seluruh pengurus dan Anggota DPC PKB Inhil mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1433 H.”Pungkas Herwanissitas mengakhiri. (dro/*0)




Bupati Kabupaten Indragiri Hilir, DR.H.INDRA MUCHLIS ADNAN,SH,MH,MM menerima Ijazah tanda kelulusan dari Gubernur Lemhanas RI,  Prof. Dr. Ir. Budi Susilo Soepandji, DEA pada wisuda  PPRA XLVII Lemhannas RI 2012 baru-baru ini di Jakarta.




Dari 941 Responden, Dua Kandidat Bersaing Ketat

Hasil Sementara Jajak Pendapat 24 Jam Pertama di www.detikriau.org

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Dalam 1×24 jam pertama, Terhitung sejak tanggal 23 hingga 24 okt 2012 pukul 00.00 Wib, hasil sementara jajak pendapat kandidat Bakal Calon Bupati Inhil yang dijaring detikriau.org, terdata sebanyak 941 responden dengan dukungan terkuat kepada dua kandidat Balon M Wardan dan Edy Syafwannur dengan selisih persentase dukungan tipis.
Secara keseluruhan, Kepala Dinas Pendidikan Pekanbaru, M Wardan mampu bertengger dirangking teratas dengan perolehan sebesar 20,62% berpaut tipis dengan Edy Syafwannur dengan dukungan sebesar 19,59%. Kemudian di posisi ke tiga, politikus dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang kini masih menjabat sebagai Wakil Bupati Kabupaten Indragiri Hilir, Rosman Malomo masih terlihat memiliki kans besar untuk tetap menjadi pemimpin Inhil kedepan dengan dukungan suara sebanyak 12,37%.
Perolehan suara sementara kandidat Balon lainnya yang menduduki posisi di rangking berikutnya secara berturut-turut juga diperoleh oleh Politisi Muda dari PPP Kab. Inhil yang kini menjabat sebagai Ketua DPC PPP Kab. Inhil Agussalim dengan perolehan suara sebesar 9,28% disusul nama pemain baru yang kini masih dipercaya untuk memimpin Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Indragiri, Tembilahan, Kemas Yusferi dengan perolehan suara sebesar 8,25%.
Kemudian diposisi berikutnya disusul Mantan Ketua DPC Partai Bintang Reformasi (PBR) Kab. Inhil yang saat ini berpindah perahu dan menjabat sebagai Ketua DPC Partai Demokrat H.Syamsuddin Uti dengan perolehan sebesar 7,22% disusul Politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang kini menduduki posisi sebagai Ketua DPW PKB Riau, Abdul Wahid dengan dukungan sebesar 5,15%. Untuk sementara, kandidat Balon yang menempati posisi dukungan terendah dalam 24 jam pertama ini adalah Kepala Bappeda Provinsi Riau, Ramli Walid yang juga saudara kandung Ketua DPD II Partai Golkar Kab. Inhil, Raus Walid dengan perolehan suara hanya sebesar 4,12%.
Dari total 941 responden, yang tidak memberikan suara atau Golput terdata sebesar 11,34% dan memberikan pilihan kepada nama lainnya sebesar 2,06%.(dro/*0)