Tehnik Pembuatan Kompos Cair dan Pupuk Bioorganik dari Sabut Kelapa

Pembuatan Kompos Cair

Selama ini kompos banyak dikenal dalam bentuk padat. Kini ada kompos berbentuk cair yang lebih praktis dan mudah dalam penggunaanya.

Pembuatan pupuk kompos adalah pengolahan limbah paling populer, juga paling mudah. Sisa-sisa sampah rumah tangga organik hampir semua dapat dijadikan penyubur tanaman ini. Sederhananya, sampah di timbun dan di balik-balik secara berkala, Lalu tinggal menunggu jadi. Berikut Cara pembuatan pupuk Kompos Cair.

Pembuatan Pupuk Kompos Cair sangat sederahana. Pertam-tama siapkan alat dan bahan sebagai berikut :

* Sabut Kelapa ( 3 Bagian )
* Kotoran Kambing ( 1 Bagian )
* Air Tanah atau Sumur
* Golok
* Karung Plastik berpori-pori besar atau kasa nyamuk
* Ember dengan tutupnya

Cara Pembuatan :

1. Cacahlah sabut kelapa sampai menjadi potongan-potongan kecil, dengan ukuran kira-kira 3 x 3 cm. Pencacahan tersebut dilakukan untuk merangsang sabut untuk mengeluarkan lebih banyak lagi getah. Ini ditandai dengan munculnya aroma khas kelapa dari cacahan serabut tadi.
2. Masukkan potongan serabut tadi ke dalam karung. Ikat bagian atas karung. Langkah ini dilakukan karena sabut dan karung masih digunakan untuk pembuatan pupuk kompos cair sekali lagi.
3. Rendamlah karung tersebut kedalam ember berisi air. Tingginya air disesuaikan dengan banyaknya sabut. Usahakan semua bagian sabut terendam air. Tambahkan kotoran kambing ke dalam ember.
4. Tutup rapat ember tersebut, dan diamkan selama seminggu. Pada umur dua minggu cairan kompos dalam ember dapat digunakan.

Kompos cair yang dihasilkan konsentrasinya masih tinggi. karena itu, sebelum disiramkan ke tanaman, terlebih dulu kompos cair 1 bagian, dan air 3-4 bagian. Pemakainya cukup satu kali seminggu, disiramkan langsung ke media tanaman.

Sumber: http://smastpaulussurakarta.blogspot.com/2010/03/pembuatan-kompos-cair.html

 

Pembuatan Pupuk Bioorganik

Pupuk bioorganik adalah kompos hasil inokulasi bahan-bahan organik dengan pembusukan (dkomposisi).cepat oleh penggunaan inokulasi mikroba yang homogen.salah satu bahan organik yang bagus dan potensial dijadikan pupuk bioorganik adalah debu sabut kelapa yang merupakan limbah industri perkelapaan. cara membuatnya:

Perbandingan berat bahan debu sabut kelapa dengan kotoran hewan bisa, 1:1, 1:2, atau 2:1. Kotoran hewan bisa terdiri dari jenis hewan sesuai ketersediaannya secara lokal. Di filipina mereka menggunakan gabungan kotoran ayam dan babi dalam takaran yang sama. Sedangkan penggunaan inokulan adalah 1% dari bahan yang diinokulasi. Tempat pengomposan yang dinilai ideal adalah yang terlindung, drainasenya baik dan dekat dengan sumber air. Kalau terpaksa bisa juga dilahan terbuka. Pengomposan dimulai degan pengumpulan bahan debu sabut kelapa dan kotoran ternak serta memebersihkannya dari benda-benda pengganggu sepeerti batu, bahan-bahan plastik dan bahan lainnya yang tidak bisa membusuk secara hayati.

Sepertiga dari debu sabut kelapa ditaburkan sebagai lapisan pertama lalu diairi hingga kelembaban 60%, indikasi tingkat kelembaban demikian ialah bila ditaruh ditelapak tangan dan digenggam, air tidak menetes jatuh dengan bebas. Diatas lapisan pertama ini ditaburkan secara merata inokulan  sejumlah 0,5% dari yang disediakan.

Diatas lapisan yang sudah ada ditebarkan merata kotoran ayam yang disediakan, diairi lalu ditaburi pula dengan inokulan.

Diatas hasil langkah kedua dilakukan pengulangan langkah pertama dan kedua, tetapi kotoran hewan yang digunakan  adalah kotoran babi.

Abu sabut kelapa tersisa ditebarkan merata sebagai lapisan paling atas tumpukan bahan yang akan dikomposkan. Lapisan terakhir  ini tidak diberi bahan inokulan karena berfungsi sebagai penyangga menahan bau tumpukan  dibawahnya.

Menumpuk tumpukan dengan lembaran plastik  sehingga bisa menjaga kelembaban dan mencegah air hujan tidak memasuki tumpukan bahan. Tumpukan dibiarkan selama 4-7 hari.

Sesudah 4-7 hari tumpukan diaduk menyeluruh, kalau perlu sambil diairi. Perlakukan seperti ini dilakukan sekali dalam satu minggu.

Setelah inokulasi selama 3-4 minggu adalah pemanenan. Kompos yang dipanen adalah yang sudah matang yang ditandai warna coklat gelap sehingga hitam, tidak berbau menyengat, suhu sama sekitar tingkat kelembaban  35% atau lebih rendah. Lalu dilakukan pengayakan secara manual atau dengan mesin.

Bahan hasil ayakan diinokulasi menggunakan 0,5% inkulasi tersisa, dibiarkan selama 3 hari ditempat terlindung.

Pupuk bioorganik yang diperoleh dikemas kedalam kantong-kantong plastik ukuran 50 kg dan ditutup rapat, disimpan dalam ruangan yang dengan landasan kayu,cegah kontak langsung dengan lantai beton. Tumpukan jangan lebih dari 10 karung bertingkat. Penyimpanan dilingkungan kering dan berareasi jangan lebih dari 6 bulan.

Ada beberapa catatan yang perlu diperhatikan. Diantaranya dalam 24 jam setelah penumpukan bahan untuk inokulas, suhu tumpukan harus mencapai lebih dari 40

Pupuk bioorganik dinilai memenuhi standar mutu bila kandungan total NPK mencapai 5-7% dengan N paling sedikit 1,5%, C Paling sedikit 10%, bahan organik paling sedikit 10% dan pH antara netral dan alkali. Aplikasinya paada tanaman berbuah seperti kelapa pada tahap awal adalah 2-6 kg/pohon dikombinasikan dengan pupuk anorganik sebanyak 50% dari rekomendasi biasa

Sumber: http://oemahmatematika.com/blog/agritechno/cara-membuat-pupuk-bioorganik-dari-debu-sabut-kelapa




Khasiat Buah dan Daun Jambu Biji

Khasiat Jambu Biji– Jambu biji atau dalam bahasa latinnya Psidium guajava L hanya populer ketika penyakit demam berdarah merebak. Padahal, buah jambu biji yang kaya akan vitamin C ini memiliki banyak khasiat kesehatan yang belum banyak diketahui orang.

1. Mencegah kanker

Jambu biji mengandung antioksidan pelawan kanker, likopen. Likopen dalam jambu biji lebih mudah diserap tubuh dibanding yang berasal dari tomat karena perbedaan dalam struktur selnya. Konsumsi likopen yang cukup sangat berpengaruh pada penurunan risiko kanker prostat pada pria. Semua jenis jambu biji mengandung antioksidan yang tinggi, terutama pada jambu biji berdaging merah.

2. Menurunkan hipertensi

Jambu biji adalah buah yang sebaiknya rutin dikonsumsi jika Anda ingin menghindar dari serangan jantung. Buah ini menjadi hipoglikemik di alam dan kaya akan serat yang bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol. Selain itu, jambu biji berukuran sedang bisa mencukupi 20 persen kebutuhan harian tubuh akan potasium. Penelitian juga menunjukkan rutin mengonsumsi potasium bisa menurunkan tekanan darah.

3. Mengobati diare

Tanaman jambu biji memiliki astringen, zat kimia yang akan menyusutkan jaringan tubuh. Ini sebabnya gusi akan terasa lebih keras dan segar setelah kita mengunyah jambu biji. Selain itu daun jambu biji juga mengandung zat antibakteri sehingga bisa mencegah pertumbuhan bakteri saat terkena disentri. Pembunuh bakteri lain dalam buah ini adalah karetinoid, vitamin C dan potasium.

4. Batuk dan flu

Daun jambu biji yang dimakan mentah atau buah yang masih mentah yang dibuat jus dipercaya secara turun temurun sebagai obat mengatasi batuk dan flu. Ramuan ini bekerja dengan cara mengurangi pembentukan lendir serta membuat saluran pernapasan bebas infeksi. Buah jambu biji juga kaya akan vitamin C dan zat besi yang efektif untuk menghambat infeksi virus flu.

5. Merawat kulit

Kandungan astringet dalam jambu biji akan meningkatkan tekstur kulit dan mengencangkan kulit yang mulai kendur. Bukan hanya itu jambu biji juga mengandung vitamin A, C dan potasium yang memiliki fungsi sebagai antioksidan. Nutrisi ini akan membantu proses detoksifikasi dan menjaga kulit tetap sehat serta bebas keriput.

6. Mencegah sembelit

Kandungan serat yang tinggi dalam jambu biji efektif untuk mencegah sembelit atau konstipasi. Buah jambu biji ukuran sedang mengandung 36 persen kebutuhan serat yang direkomendasikan. Selain itu biji buah ini juga menjadi laksatif yang ampuh yang berfungsi untuk membantu membersihkan sistem pembuangan usus.

7. Diabetes

Menurut penelitian yang dilakukan pada tikus, baik buah dan daun jambu biji bisa membantu menurunkan kadar gula darah.

8. Menurunkan berat badan

Buah ini memiliki komponen yang diperlukan untuk menurunkan berat badan, misalnya serat, protein dan vitamin. Buah ini juga membuat perut terasa lebih kenyang. Jambu biji berukuran sedang yang diasup saat makan siang sudah cukup untuk mengganjal perut sampai makan malam.

9. Sariawan perut

Vitamin C yang terkandung dalam jambu biji empat kali lebih tinggi dibanding dengan vitamin C yang terdapat dalam jeruk. Selain itu, buah ini juga menjadi obat yang ampuh untuk sariawan perut, penyakit yang ditandai dengan gusi bengkak dan berdarah.

10. Merawat gigi

Konsumsi jus jambu biji untuk merawat gusi, mengatasi gusi bengkak dan berdarah.

 




Disnaker Taja Diklat Teknisi Handpone

TEMBILAHAN (detikriau.org)– Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar pendidikan dan pelatihan (Diklat) teknisi hand pon.

Kepala Disnakertrans Inhil, H Hafitsyah, mengharapkan usai mendapatkan pendidikan, para peserta mampu menciptakan peluang dan lapangan kerja. Sebab, diklat itu merupakan program pihaknya antara lain bertujuan meningkatkan sumber daya manusia (SDM), sehingga para pencari kerja (Pencaker) mampu mengimplemintasikanya.

“Dilat ini salah satu program kita dalam rangka menciptkan lapangan pekerjaan dan meminimalisir tingkat pengangguran khusunya di Inhil,” katanya Jumat (12/10)

Namun hal yang paling penting, lanjut Hafitsyah bagaimana nantinya perserta mampu mengimplemintasikan dilapangan. Sehingga, mampu menciptakan lapangan pekerjaan dan meningkatkan penghasilan secara berkelanjutan. Kegiatan yang direncanakan berlangsung selama 30 hari kalender tersebut diharapkan benar-benar memberikan kontribusi besar bagi calon pencaker.

“Setidaknya, mereka mampu berkarya dengan baik. Dan mempraktekkan transfer ilmu yang sudah didapat selama mengikuti pelatihan,”harap Hafitsyah.

Selain mengadakan diklat teknisi HP, pada tahun ini Disnakertrans juga menggelar diklat service sepeda motor. Dimana setelah itu, peserta akan diberikan alat perangkat kerja dan sertifikat yang nantinya mampu membawa mereka ke dunia usaha serta lapangan pekerjaan.(*1)




Dua Kepala Dinas Hadiri Pembukaan Sepakbola Pelajar

TEMBILAHAN (detikriau.org)– Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Indragiri Hilir (Inhil) H Fauzar, yang didampingi Kepala Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) Inhil, H Muktar T, Kamis (11/10) sore membuka Kejuaraan Sepakbola Tingkat SLTA sederajat di Stadion Sungai Beringin Tembilahan. 

Dalam sambutanya, Fauzar menyatakan apresiasi setingi-tingginya, karena para pengagas telah mampu menggelar kegiatan positif. Sebab, melalui kegiatan positif, dia optimis para pelajar tidak akan melakukan berbagai kegiatan negatif, sebagai mana yang terdapat di kota-kota besar lainya.

“Kami saja belum pernah memikirkan hal semacam ini. ini merupakan hal yang sangat positif dan perlu mendapat dukungan penih dari pemerintah,” katanya.

Dia juga berpesan, seandainya Inhil dimasa mendatang memiliki klub-klub sepakbola yang mampu bertarung diajang nasional, sekiranya tetap meperhatikan anak-anak lokal yang memilki sekil dan kemampuan sepak bola yang cukup baik.

“Bisa kita buktikan, bahwa daerah kita juga banyak memilki atllet muda yang beprestasi. Bisa kita lihat dari antusias masyarakat yang berpartisipasi dalam kegiatan ini,”tutur mantan kepala Bappeda Inhil itu.

Sementara itu Ketua Panitia Ujang Razak, pada kesempatan serupa menyatakan peyelenggaraan sepakbola pelajar setingkat SLTP pertama kalinya di Kota Tembilahan itu, digagas dalam rangka meningkatkan motifasi masyarakat Inhil, khusnya di dunia dibidang persepakbolaan.

Sebelum laga pertama antara SMP Muhamaddiyah melawan SMPN 1 Tembilahan, trelebih dahulu dilakukan penendangan bola pertama oleh Kepala Disporabudpar Inhil, H Muktar T. Kemudian pertandingan terseburt dimenangkan oleh SMPN 1 Tembilahan dengan skor 6-1.

Adapun sekolah-sekolah yang terlibat dalam kejuaran tersebut, antara lain SLTP sederajad yang ikut serta. Diantaranya, SMP PGRI Tembilahan, MTsN Tembilahan, SMPN 3 Tembilahan, SMPN 3 Tembilahan Hulu, SMPN 1 Tembilahan Kota, SMP Muhamaddiyah, SMPN 1 Tembilahan Hulu, SMPN 2 Tembilahan Hulu dan SMP Budi Daya Tembilahan. (dro/*1)




KPUD Inhil Tandatangani Fakta Integritas

TEMBILAHAN (detikriau.org)– Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Jumat (12/10)  pagi, melakukan penandatanganan pakta integritas di Kantor KPUD Inhil, jalan Ki Hajar Dewantara, Tembilahan.

Menurut Ketua KPUD Inhil, Joni, penandatanganan fakta integritas tersebut Sebagai wujud kesiapan pihaknya untuk meningkatkan kualitas kinerja, layanan publik, dan integritas dalam mengemban tugas-tugas saat penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2013 maupun Pemilihan Umum (Pemilu)  2014 mendatang.

“Penandatanganan ini juga merupakan sebuah pernyataan atau janji kepada diri sendiri tentang komitmen untuk melaksanakan seluruh tugas, fungsi, tanggungjawab, wewenang dan peran, sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Serta komitmen kita untuk tidak melakukan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN),”jelasnya.

Selain berkomitmen, lanjut Joni, pihaknya juga minta kepada kalangan  elemen masyarakat untuk melakukan pengawasan kinerja KPUD Inhil, baik pada saat pilkada maupun pemilu llegeslatif dan sebagainya,”pinta Joni sambil  mengatakan KPUD akan menciptakan pemilu yang berkualitas.

Para undangan yang hadir dan betindak baik sebagai saksi maupun sebagai tamu undangan pada kesempatan itu antara lain adalah Kepala Kantor Kesbangpol Inhil, H Tantowi Jauhari, anggota DPRD Inhil, MUI, pimpinan Partai, perwakilan LSM, organisasi wartawanan dan tokoh masyarakat.(dro/*1)




PLH Disdukcapil Kab. Inhil Pertegas, E-KTP Gratis !!!

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Pelaksana Harian (PLH) Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) kabupaten Indragiri Hilir (Kab. Inhil) menyayangkan adanya pungutan terkait pelaksanaan program e-KTP. Menurutnya, program pusat ini seluruhnya dibiayai melalui dana pemerintah. Oleh karenya tidak dibenarkan adanya pungutan biaya kepada masyarakat.

Dikatan PLH Disdukcapil Kab. Inhil, Djamilah, Pihak Kabupaten hanya sebagai perpanjangan tanngan untuk mensukseskan program pemerintah pusat ini tanpa adanya embel-embel pungutan dalam bentuk apapun.

“Menyangkut permasalahan adanya pungutan dibeberapa daerah yang santer dalampemberitaan beberapa waktu belakangan ini, saya belum mau berkomentar apa-apa, tapi perlu saya tegaskan dari pihak Disdukcapil sendiri, Perekaman Data dalam program e-ktp tersebut semuanya gratis karena ini adalah program pemerintah pusat. Dan bagi saya kasus ini juga perlu di cek lagi tentang kebenaran dan seperti apa pemungutan yang dilakukan,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya. Jum’at (12/10).

Dalam pemberitaan sebelumnya, warga desa Kuala Selat Kecamatan Kateman memprotes kebijakan pihak desa dengan melakukan pungutan sebesar Rp. 10 ribu per wajib KTP untuk melakukan perekaman e-KTP di desa mereka.

Kritikan ini langsung dibantah sang Kepala Desa, Masnur. Menurut keterangannya, pungutan biaya ini diperuntukkan guna membiaya petugas perekam e-KTP selama satu minggu di Desa Kuala Selat.”Kita tentunya perlu membiaya paling tidak untuk transport, makan dan minum termasuk uang rokok petugas,” Ujar Kades saat dikomfirmasi detikriau.org kemaren.

Menurut sang Kades saat itu, kebijakan ini dilakukan hanya untuk meringankan masyarakat. Perekaman e-KTP menurutnya dilaksanakan di Kantor Kecamatan. Dari Desa Kuala Selat ke Kantor Kecamatan di Guntung setidaknya masyarakat perlu mengeluarkan biaya Rp. 50 ribu untuk tranportasi dan biaya makan dan minum. Dengan langsung didatangkan ke Desa, masyarakat menurutnya bisa menghemat biaya dan waktu.

Menurut keterangan sumber detikriau.org, jumlah wajib e-KTP di Kuala Selat setidaknya ada 1000 wajib KTP. Dengan pungutan Rp. 10 ribu per orang, artinya ada dana yang terkumpul sebesar Rp. 10 jt?. Bukankan jumlah ini terbilang cukup besar untuk membiaya petugas perekam e-KTP yang sebenarnya sudah diberikan gaji dan tranportasi untuk program ini dari pemerintah?

Berdasarkan keterangan pihak Disdukcapil Inhil, untuk menjangkau desa-desa yang cukup jauh, pemerintah sudah menyediakan peralatan rekam e-ktp system mobile. Kenapa perekaman e-KTP untuk kasus desa Kuala Selat katanya hanya dilakukan di Kecamatan? (dro/*0)