Pecatan Marinir Merampok, Hendro Akhirnya Tewas dalam Perjalanan ke Pekanbaru

Berakhir sudah catatat kelam Hendro. Bukan karena tobat, namun pecatan Marinir yang sesat dan jadi rampok sadis tersebut tewas saat dalam perjalanan dari Tembilahan ke Pekanbaru.

PEKANBARU -Hendro (45), disertir Marinir Angkatan Laut yang menjadi tersangka perampokan toko emas di Kecamatan Air Molek Kabupaten Indragiri Hulu akhirnya meninggal dunia.

Pria yang diduga terlibat dalam aksi puluhan perampokan toko emas di Pulau Sumatera dan Pulau Jawa ini menghembuskan napas terakhirnya di mobil ambulan ketika hampir sampai ke Pekanbaru, Sabtu (17/11) sekitar pukul 03.15 WIB.

Sebelumnya diketahui, Hendro berusaha melarikan diri saat penangkapan dilakukan oleh Kanit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Polda Riau, Kompol Sapta Maulana Marpaung SIK di rumahnya di Jalan Suhada, Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir.

Selain melarikan diri, dengan dua pistol di tangan yaitu FN 45 dan Colt 38, Hendro terlibat baku tembak dengan petugas sehingga salah seorang dari tim polisi yaitu Brigadir Aulia Harahap tertembak di bagian pelipis. Namun Aulia berhasil diselamatkan dan sedang menjalani perawatan di RS Puri Husada Tembilahan. Kasubdit III Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau, AKBP Onny Trimurti membenarkan hal ini.

‘’Tersangka meninggal dunia dalam perjalanan dari Tembilahan ke Pekanbaru setelah baku tembak dengan anggota Polisi. Tersangka roboh setelah tertembak,’’ kata Onny.

Ditanya apa dugaan sementara penyebab kematiannya, Onny mengatakan kehabisan darah. ‘’Dan tembakan mengenai syaraf-syaraf vital,’’ ujar Onny.

Sementara berdasarkan cerita Kanit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Polda Riau, sebelum dibawa ke Pekanbaru, dokter dari Rumah Sakit Puri Husada Tembilahan sempat memberi pertolongan pertama terhadap tersangka. Dalam perjalanan, penyidik polisi sempat memberi beberapa pertanyaan terkait beberapa aksi rampok yang pernah dilakukannya. Namun beberapa jawaban dari tersangka dinilai tidak jujur. ‘’Sudah hampir mati begini tidak mungkin saya bohong,’’ ujar Sapta menirukan pembicaraan terakhir dengan tersangka.

Bahkan menurut Sapta, dalam perjalanan tersebut tersangka sempat bergurau dan tertawa dengan tim polisi yang menangkapnya. ‘’Waktu itu semua sudah lelah. Saat kami sampai di Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru, dokter yang memeriksa mengatakan tersangka sudah meninggal, diduga belum lama,’’ kata Sapta.

Mayat Hendro saat ini masih berada di RS Bhayangkara Polda Riau. Sebelum nantinya diizinkan diambil pihak keluarga, aparat perlu melakukan pemeriksaan terlebih dahulu.

Tiga Tersangka Masih Diburu

Sementara itu, polisi masih memburu tiga tersangka lainnya yang ikut terlibat dalam aksi perampokan di Kecamatan Air Molek dan diduga sudah melarikan diri berpencar. Mereka ditengarai juga ikut dalam beberapa kali perampokan bersama-sama dengan tersangka.

‘’Hasil kerja keras saya dan tim selama hampir dua bulan ada hasilnya. Walaupun kami memburu tersangka sampai ke Lampung, Palembang dan Jambi, akhirnya pemimpin perampok di Air Molek itu tertangkap,’’ kata Sapta.***rtc

 




6 Perampok Tewas Diterjang Peluru Polisi di Inhu

Perang terhadap kawanan rampok juga dilakukan jajaran Polres Inhu. Dalam sebuah baku tembak, enam perampok tewas diterjang peluru aparat.

RENGAT–Jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu) dibawah pimpinan Kasat Reskrim Polres Inhu AKP Dody M Kusuma, berhasil menembak mati enam pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas) di Desa Gumanti Kecamatan Peranap.

Keenam perampok tersebut, ED (38) , SD (40) , JM (42) , IS (37) AR (34) dan SR (38) ditembak mati pada Ahad (18/11/12) disaat akan merampok salah satu pengusaha kelapa sawit. Dimana sebelumnya sempat terjadi baku tembak antara pelaku dengan personil Polri sejak pukul 03.00 Wib hingga pukul 07.30 WIB dalam operasi penggerebekan yang dilakukan jajaran Polres Inhu.

Kepada wartawan, Kapolres Inhu AKBP. Hermansyah didampingi Wakapolres Inhu Kompol. Rommel Hutagaol dan Kapolsek Peranap AKP. Ben Hardi mengungkapkan, keberadaan enam pelaku curas ini sudah di intai dan diikuti polisi sejak seminggu yang lalu. Pada saat penggerebekan yang berlangsung subuh, para pelaku melepaskan tembakan kearah petugas. “Dua kali letusan senjata api ditembakan terlebih dahulu kearah petugas yang akan melakukan penggerebekan, dalam baku tembak itu akhirnya enam pelaku berhasil ditembak mati, “ ujarnya.

Dalam penggrebekan ini, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa dua unit senjata api rakitan, dua unit senjata api jenis air Softgun, 13 butir amunisi, beberapa buah sebo, lakban, plastik serta dua unit sepeda motor.

Ditambahkanya, dalam operasi penggerebekan ini tidak ada korban dari personil Polri dan masyarakat setempat. Hal ini disebakan lokasi TKP jaraknya jauh dengan rumah penduduk. “Hasil pengembangan sebelumnya, para pelaku sudah dua minggu bertempat tinggal di daerah tersebut,“ tandasnya. Pihak Polres Inhu masih mendalami ada tidaknya keterlibatan komplotan ini dengan perampok toko emas di air Molek, “ kita akan terus dalami hal tersebut,” tegasnya.

Hingga saat ini keenam jenazah pelaku perampokan ini, sudah berada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Indrasari Rengat, Pematang Reba. Guna dilakukan visum et repertum.(rtc)




Cara Beternak Burung Puyuh Untuk Peluang Usaha

Sebagian besar masyarakat Indonesia pasti sudah menikmati sedapnya telur puyuh. Jenis unggas yang dikenal sebagai Gemak merupakan jenis burung yang tidak dapat terbang, ukuran tubuh relatif kecil, berkaki pendek dan dapat diadu. Sedangkan di Indonesia puyuh mulai dikenal, dan diternak semenjak akhir tahun 1979. Burung puyuh cukup mudah dibudidayakan. Dengan tingkat kebutuhan pasar yang tinggi menjadikan budidaya burung puyuh ini sebagai peluang usaha yang menjanjikan.

Berikut ini adalah serba-serbi budidaya burung puyuh dimulai dengan sejarah singkat burung puyuh, sentra  budidaya burung puyuh, jenis-jenis burung puyuh, manfaat burung puyuh, persyaratan lokasi budidaya burung puyuh,  pedoman teknis budidaya burung puyuh, hama dan penyakit burung puyuh dan lain-lain.

SEJARAH SINGKAT

Puyuh merupakan jenis burung yang tidak dapat terbang, ukuran tubuh relatif kecil, berkaki pendek dan dapat diadu. Burung puyuh disebut juga Gemak (Bhs. Jawa-Indonesia). Bahasa asingnya disebut “Quail”, merupakan bangsa burung (liar) yang pertama kali diternakan di Amerika Serikat, tahun 1870. Dan terus dikembangkan ke penjuru dunia. Sedangkan di Indonesia puyuh mulai dikenal, dan diternak semenjak akhir tahun 1979. Kini mulai bermunculan di kandang-kandang ternak yang ada di Indonesia.

SENTRA PETERNAKAN

Sentra Peternakan burung puyuh banyak terdapat di Sumatera, Jawa Barat, Jawa Timur dan Jawa Tengah

JENIS

Kelas : Aves (Bangsa Burung)
Ordo : Galiformes
Sub Ordo : Phasianoidae
Famili : Phasianidae
Sub Famili : Phasianinae
Genus : Coturnix
Species : Coturnix-coturnix Japonica

MANFAAT

  1. Telur dan dagingnya mempunyai nilai gizi dan rasa yang lezat
  2. Bulunya sebagai bahan aneka kerajinan atau perabot rumah tangga lainnya
  3. Kotorannya sebagai pupuk kandang ataupun kompos yang baik dapat digunakan sebagai pupuk tanaman

PERSYARATAN LOKASI

  1. Lokasi jauh dari keramaian dan pemukiman penduduk
  2. Lokasi mempunyai strategi transportasi, terutama jalur sapronak dan jalur-jalur pemasaran
  3. Lokasi terpilih bebas dari wabah penyakit
  4. Bukan merupakan daerah sering banjir
  5. Merupakan daerah yang selalu mendapatkan sirkulasi udara yang baik.

TEKNIS BUDIDAYA BURUNG PUYUH

Yang perlu diperhatikan oleh peternak sebelum memulai usahanya, adalah memahami 3 (tiga) unsur produksi usaha perternakan yaitu bibit/pembibitan, pakan (ransum) dan pengelolaan usaha peternakan. Secara rinci akan kita bahan lebih lanjut satu persatu.

PENYEDIAAN SARANA DAN PERALATAN

1. Persiapan kandang

Untuk budidaya burung puyuh, persyaratan kandang yang baik perlu diperhatikan adalah temperatur kandang yang ideal atau normal berkisar 20-25 derajat C; kelembaban kandang berkisar 30-80%; penerangan kandang pada siang hari cukup 25- 40 watt, sedangkan malam hari 40-60 watt (hal ini berlaku untuk cuaca mendung/musim hujan). Tata letak kandang sebaiknya diatur agar sinar matahari pagi dapat masuk kedalam kandang. Sehingga kondisi kandang tidak lembab.

Dalam mempersipkan kandang burung puyuh ini, kita mempunyai 2 alternatif yang biasa diterapkan peternak puyuh, yaitu sistem litter (lantai sekam) dan sistem sangkar (batere). Sedangkan ukuran kandang yang digunakanumumnya untuk 1 m2 dapat diisi 90-100 ekor anak puyuh, selanjutnya menjadi 60 ekor untuk umur 10 hari sampai lepas masa anakan. Terakhir menjadi 40 ekor/m2 sampai masa bertelur.

Ada beberapa tahapan dalam budidaya burung puyuh. Masing-masing tahapan idealnya memerlukan persiapan kandang yang sesuai, yaitu :

  • Kandang untuk induk pembibitan

Kandang ini berpegaruh langsung terhadap produktifitas dan kemampuan menghasilkan telur yang berkualitas. Besar atau ukuran kandang yang akan digunakan harus sesuai dengan jumlah puyuh yang akan dipelihara. Idealnya satu ekor puyuh dewasa membutuhkan luas kandang 200 m2.

  • Kandang untuk induk petelur

Kandang ini berfungsi sebagai kandang untuk induk pembibit. Kandang ini mempunyai bentuk, ukuran, dan keperluan peralatan yang sama. Kepadatan kandang lebih besar tetapi bisa juga sama.

  • Kandang untuk anak puyuh/umur stater(kandang indukan)

Jenis kandang ini merupakan kandang bagi anak puyuh pada umur starter, yaitu mulai umur satu hari sampai dengan dua sampai tiga minggu. Kandang ini berfungsi untuk menjaga agar anak puyuh yang masih memerlukan pemanasan itu tetap terlindung dan mendapat panas yang sesuai dengan kebutuhan. Sebaiknya kandang ini perlu dilengkapi alat pemanas. Biasanya ukuran yang sering digunakan adalah lebar 100 cm, panjang 100 cm, tinggi 40 cm, dan tinggi kaki 50 cm. (ukuran ini cukup memuat 90-100 ekor anak puyuh).

  • Kandang untuk puyuh umur grower (3-6 minggu) dan layer (lebih dari 6 minggu)

Jenis kandang berikutnya, bentuk, ukuran maupun peralatannya sama dengan kandang untuk induk petelur. Alas kandang biasanya berupa kawat ram.

2. Kelengkapan kandang

Perlengkapan yang diperlukan dalam kandang berupa tempat makan, tempat minum, tempat bertelur dan tempat obat-obatan.

PENYEDIAAN BIBIT

Seperti sudah diainggung diatas, penyediaan bibitmerupakan tahapan yang penting dalam budidaya burung puyuh. Pemilihan bibit burung puyuh disesuaikan dengan tujuan pemeliharaan, ada 3 (tiga) macam tujuan pemeliharaan burung puyuh, yaitu:

  1. Untuk produksi telur konsumsi, dipilih bibit puyuh jenis ketam betina yang sehat atau bebas dari kerier penyakit.
  2. Untuk produksi daging puyuh, dipilih bibit puyuh jantan dan puyuh petelur afkiran.
  3. Untuk pembibitan atau produksi telur tetas, dipilih bibit puyuh betina yang baik produksi telurnya dan puyuh jantan yang sehat yang siap membuahi puyuh betina agar dapat menjamin telur tetas yang baik.

PEMELIHARAAN

Setelah kita dapatkan bibit yang baik, selanjutnya yang perlu mendapatkan perhatian adalah pemeliharaan puyuh, meliputi :

  • Kebersihan/Sanitasi dan Tindakan Preventif

Untuk menjaga timbulnya penyakit pada pemeliharaan puyuh kebersihan lingkungan kandang dan vaksinasi terhadap puyuh perlu dilakukan sedini mungkin.

  • Pengontrolan Penyakit

Pengontrolan penyakit dilakukan setiap saat dan apabila ada tanda-tanda yang kurang sehat terhadap puyuh harus segera dilakukan pengobatan sesuai dengan petunjuk dokter hewan atau dinas peternakan setempat atau petunjuk dari Poultry Shoup.

  • Pemberian Pakan

Pemberian pakan merupakan faktor yang penting dalam keberhasilan beternak burung puyuh dengan hasil yang maksimal. Ransum (pakan) yang dapat diberikan untuk puyuh terdiri dari beberapa bentuk, yaitu: bentuk pallet, remah-remah dan tepung. Karena puyuh yang suka usil memtuk temannya akan mempunyai kesibukan dengan mematukmatuk pakannya. Pemberian ransum puyuh anakan diberikan 2 (dua) kali sehari pagi dan siang. Sedangkan puyuh remaja/dewasa diberikan ransum hanya satu kali sehari yaitu di pagi hari. Untuk pemberian minum pada anak puyuh pada bibitan diberikan terus-menerus.

  • Pemberian Vaksinasi

Pada umur 4-7 hari puyuh di vaksinasi dengan dosis separo dari dosis untuk ayam. Vaksin dapat diberikan melalui tetes mata (intra okuler) atau air minum (peroral).

HAMA DAN PENYAKIT

Seperti usaha pada umumnya, budidaya burung puyuh ini mengalami beberapa hambatan, umumnya serangan hama maupun penyakit. Untuk pencegahan ada baiknya kita mengetahui jenis-jenis hama ataupun penyakit yang sering menyerang unggas ini.

1. Radang usus (Quail enteritis)

Penyebab: bakteri anerobik yang membentuk spora dan menyerang usus, sehingga timbul pearadangan pada usus.

Gejala: puyuh tampak lesu, mata tertutup, bulu kelihatan kusam, kotoran berair dan mengandung asam urat.

Pengendalian: memperbaiki tata laksana pemeliharaan, serta memisashkan burung puyuh yang sehat dari yang telah terinfeksi.

2. Tetelo (NCD/New Casstle Diseae)

Gejala: puyuh sulit bernafas, batuk-batuk, bersin, timbul bunyi ngorok, lesu, mata ngantuk, sayap terkulasi, kadang berdarah, tinja encer kehijauan yangspesifik adanya gejala “tortikolis”yaitu kepala memutar-mutar tidak menentu dan lumpuh.

Pengendalian:

  • menjaga kebersihan lingkungan dan peralatan yang tercemar virus, binatang vektor penyakit tetelo, ayam yang mati segera dibakar/dibuang
  • pisahkan ayam yang sakit, mencegah tamu masuk areal peternakan tanpa baju yang mensucihamakan/ steril serta melakukan vaksinasi NCD. Sampai sekarang belum ada obatnya.

3. Berak putih (Pullorum)

Penyebab: Kuman Salmonella pullorum dan merupakan penyakit menular.

Gejala: kotoran berwarna putih, nafsu makan hilang, sesak nafas, bulu-bulu mengerut dan sayap lemah menggantung.

Pengendalian: sama dengan pengendalian penyakit tetelo.

4. Berak darah (Coccidiosis)

Gejala: tinja berdarah dan mencret, nafsu makan kurang, sayap terkulasi, bulu kusam menggigil kedinginan.

Pengendalian:

menjaga kebersihan lingkungaan, menjaga litter tetap kering; dengan Tetra Chloine Capsule diberikan melalui mulut; Noxal, Trisula Zuco tablet dilarutkan dalam air minum atau sulfaqui moxaline, amprolium, cxaldayoco

5. Cacar Unggas (Fowl Pox)

Penyebab: Poxvirus, menyerang bangsa unggas dari semua umur dan jenis kelamin.

Gejala: imbulnya keropeng-keropeng pada kulit yang tidak berbulu, seperti pial, kaki, mulut dan farink yang apabila dilepaskan akan mengeluarkan darah.

Pengendalian: vaksin dipteria dan mengisolasi kandang atau puyuh yang terinfksi.

6. Quail Bronchitis

Penyebab: Quail bronchitis virus (adenovirus) yang bersifat sangat menular.

Gejala: puyuh kelihatan lesu, bulu kusam, gemetar, sulit bernafas, batuk dan bersi, mata dan hidung kadang-kadang mengeluarkan lendir serta kadangkala kepala dan leher agak terpuntir.

Pengendalian: pemberian pakan yang bergizi dengan sanitasi yang memadai.

7. Aspergillosis

Penyebab: cendawan Aspergillus fumigatus.

Gejala: Puyuh mengalami

gangguan pernafasan, mata terbentuk lapisan putih menyerupai keju, mengantuk, nafsu makan berkurang.

Pengendalian: memperbaiki sanitasi kandang dan lingkungan sekitarnya.

8. Cacingan

Penyebab: sanitasi yang buruk.

Gejala: puyuh tampak kurus, lesu dan lemah.

Pengendalian: menjaga kebersihan kandang dan pemberian pakan yang terjaga kebersihannya.

PEMANENAN

Tahapan yang paling ditunggu oleh seorang pengusaha adalah saat pemanenan. Seperti telah didisinggung diatas, ada beberapa manfaat yang dapat diambil dari budidaya burung puyuh ini, yaitu :

  • Hasil Utama

Pada usaha pemeliharaan puyuh petelur, yang menjadi hasil utamanya adalah produksi telurnya yang dipanen setiap hari selama masa produksi berlangsung.

  • Hasil Tambahan

Sedangkan yang merupakan hasil tambahan antara lain berupa daging afkiran, tinja untuk pupuk kandang serta bulu puyuh sebagai bahan baku kerajinan tangan.

Sumber: duniapustaka.com




Serangan Udara Israel Hancurkan Kantor Pemerintahan Hamas di Gaza

Gaza City, – Militer Israel terus melancarkan serangan udara ke wilayah Gaza. Salah satu serangan tersebut dilaporkan mengenai kantor pemerintahan Hamas yang ada di wilayah tersebut.

“Markas kabinet terkena tembakan 4 roket dan pemerintah menekankan tetap pada posisinya dan berdiri bersama rakyat,” demikian pernyataan pemerintah Hamas seperti dilansir AFP, Sabtu (17/11/2012).

Serangan tersebut menimbulkan kerusakaan parah pada gedung pemerintah. Sejumlah saksi mata dan pejabat setempat bahkan menyatakan, gedung yang terletak di kawasan Nasser, Gaza City, tersebut nyaris rata dengan tanah akibat serangan Israel.

“Gedung tersebut benar-benar hancur dan rumah-rumah yang ada di sekitarnya ikut rusak akibat pengeboman brutal Israel,” jelas seorang pejabat setempat kepada AFP.

Secara terpisah, militer Israel membenarkan serangan udara ke wilayah Gaza. Serangan tersebut merupakan bagian dari serangan terbaru Israel, yang mentargetkan markas besar Kepolisian Hamas di wilayah barat Gaza City dan markas aparat keamanan di wilayah utara Gaza.

“IDF (Israeli Defense Forces) mentargetkan kediaman Ismail Haniya (Perdana Menteri Hamas) di Gaza. Selama 6 jam terakhir, IDF mentargetkan 85 titik teror,” ujar juru bicara militer Israel.

Pada Jumat (16/11) pagi, PM Haniya dan sejumlah pejabat tinggi Hamas lainnya sibuk menyambut kedatangan Perdana Menteri Mesir Hisham Qandil. Mereka bahkan berbaris tepat di depan gedung pemerintahan yang diserang oleh Israel pada malam harinya.

Sementara itu, serangan juga dilakukan di kediaman seorang pejabat Hamas yang terletak di wilayah pengungsi Jabalia di bagian utara Gaza. Serangan ini melukai sedikitnya 35 orang.

Serangan udara terus dilancarkan oleh militer Israel sejak Rabu (14/11), ke wilayah Gaza. Nahas, serangan ini menewaskan sedikitnya 30 warga Palestina dan melukai 280 orang lainnya. Sedangkan serangan militan Hamas ke wilayah Israel menewaskan 3 orang dan melukai 16 orang lainnya.(detiknews)




Biaya Operasional Bakal Naik, BOS Tetap

Setelah Pemerintah Memastikan Jumlah Jam Belajar Ditambah
JAKARTA – Pada kurikulum 2013 nanti sudah dipastikan jam belajar akan ditambah untuk semua jenjang. Dengan penambahan jam belajar itu, biaya operasional di setiap sekolah bakal naik. Namun pemerintah belum merencanakan menaikkan unit cost dana bantuan operasional sekolah (BOS).Kepastian penambahan jam belajar tidak akan mempengaruhi unit cost dana BOS ini disampaikan Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Wamendikbud) Bidang Pendidikan Musliar Kasim.

“Penambahannya kan tidak signifikan, jadi belum sampai mempengarui biaya operasional secara signifikan juga,” ujarnya kemarin (16/11).

Musliar mencontohkan, untuk kelas I, IV, V, dan VI SD lama jam belajar bertambah empat jam pelajaran per pekan (1 jam pelajaran setara 35 menit). Sedangkan untuk jenjang SMP jam  belajar naik 6 jam pelajaran per pekan (1 jam pelajaran setara 40 menit). Sementara untuk tingkat SMA masih digodok.

“Dari data tadi, penambahannya kan tidak lama,” tegas mantan rektor Universitas Andalas (Unand), Padang itu. Dengan catatan itu, Musliar berharap pihak sekolah tidak mempersoalkan potensi kenaikan biaya operasional sekolah yang tidak diikuti kenaikan unit cost dana BOS.

Musliar menegaskan unit cost dana BOS 2013 sudah ditetapkan dan tidak dirubah. Unit cost dana BOS jenjang SD ditetapkan sebesar Rp 580 ribu per siswa per tahun. Sedangkan untuk jenjang SMP dipatok senilai Rp 710 ribu per siswa per tahun.

Musliar mengatakan seluruh pengelola sekolah harus memahami bahwa penambahan jam pelajaran ini cukup penting.

Diantaranya adalah peningkatan kualitas pendidikan tidak bisa dilepaskan dengan lamanya siswa belajar di sekolah. Alasan berikutnya adalah, pada kurikulum 2013 nanti terjadi perbuahan konsep pembelajaran.

“Jam belajarnya diperpanjang karena proses pembelajaran berubah dari siswa diberi tahu ke siswa mencari tahu,” tutur Musliar. Penambahan jam belajar ini juga sudah melalui pembahasan dengan pakar psikologi pendidikan.

Dengan demikian, tudingan jika penambahan jam belajar ini akan membuat siswa menjadi stres sudah tidak relevan.

Menurutnya jika guru mampu menerapkan kurikulum 2013 dengan tepat, pembelajaran akan terasa menyenangkan walau jamnya ditambah. Saking menyenangkannya, Musliar menjamin nanti bakal ada siswa yang betah berlama-lama di sekolah. “Bisa jadi ada anak SD yang menangis kalau diajak pulang pulang,” pungkas dia.

Selain dua alasan tadi, penambahan jam belajar ini diputuskan karena pemerintah mengikuti kecenderungan negara-negara lain. “Negara-negara lain juga menambah jam pelajaran akhir-akhir ini. Seperti di AS dan Korea Selatan,” papar Musliar.

Jika dibandingkan dengan negara-negara lain, lama jam belajar di Indonesia sangat singkat (lihat grafis). Organisasi kerjasama ekonomi dan pembangunan (OECD) melansir ranking lama jam belajar di sekolah untuk anak umur 7-14 tahun (SD-SMP).

Dari 35 negara yang di-ranking, Indonesia menempati posisi 27 dengan lama jam belajar 6.000 jam/tahun. Dengan penambahan jam tadi, Musliar berharap posisi Indonesia bisa terkerek. (wan)

Lama Jam Belajar Sekolah Di Sejumlah Negara

Peringkat Lima Besar

1. Chili : 8.600 jam/tahun
2. Australia : 7.900 jam/tahun
3. Israel : 7.600 jam/tahun
4. Belgia dan Belanda : 7.500 jam/tahun
5. Italia : 7.400 jam/tahun

27. Indonesia : 6.000 jam/tahun

Keterangan:
– Lama jam belajar di sekolah untuk anak usia 7 sampai 14 tahun (SD-SMP).
– Rata-rata lama belajar di negara-negara anggota OECD (organisasi kerjasama ekonomi dan pembangunan) adalah 6.900 jam/tahun.
– Indonesia harus meningkatkan 15 persen jam belajar untuk mengejar rata-rata OECD.

Sumber: Kemendikbud,JPNN




DPO Dikenal Pendiam dan Berjiwa Sosial

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – “Hendro Alias Suryadi (HD)” DPO yang berhasil dilumpuhkan petugas dalam aksi baku tembak di Jalan Suhada II Kecamatan Tembilahan Hulu diketahui warga sudah menempati rumah kontrakannya sejak 6 bulan yang lalu. Warga mengaku tidak mengetahui siapa HD karena memang jarang terlihat ditempat.

“setahu kami HD sudah menempati rumah itu sejak 6 bulan yang lalu. Tapi kami tidak mengetahui secara pasti siapa dia. Kita pernah melihat saat awal akan menempati rumah dan terakhir 2 hari sebelum peristiwa hari ini,” Ujar seorang tetangga HD, Pilay ketika sempat dimintai keterangan oleh detikriau.org, Jum’at (16/11)

Menurut keterangan sorang tetangga korban lainnya, H Ardiyanto yang tempat tinggalnya hanya berjarak satu rumah dari rumah kontrakan TSK, “HD” menempati rumah miliki adik iparnya bersama seorang istri. Namun ia juga mengaku tidak mengetahui secara persis sosok HD dikarenakan memang jarang berada di tempat.” Saya juga tidak tau secara pasti siapa HD karena ia jarang berada di rumah. Selama 6 bulan dilingkungan kami, saya pernah melihat 2 atau tiga 3 kali saja,” Ungkap H Ardiyanto yang juga seorang anggota DPRD Inhil.

Berdasarkan informasi yang diperoleh detikriau.org dari beberapa sumber, HD juga terlibat dalam kasus perampokan toko emas di Air Molek Kabupaten Inhu yang menyebabkan satu nyawa melayang beberapa waktu lalu serta beberapa kasus perampokan di beberapa lokasi lainnya di Provinsi Riau. HD juga pernah menjalani masa hukuman kurungan di LP Kelas II A Tembilahan untuk kasus yang sama.

Berdasarkan pengakuan seorang mantan napi yang enggan menyebutkan namanya dan mengaku sempat mengenal dekat HD saat di LP Tembilahan, HD terkenal sebagai sosok pendiam dan memiliki jiwa sosial.”makanya saat ditahanan dulu ia cukup disegani dan memiliki banyak kawan.” Ungkapnya singkat. (dro/*0)
Pengutipan berita dan gambar harus mencantumkan detikriau.org atau kami akan tuntut sesuai ketentuan UU yang berlaku