Camat Tembilahan Kukuhkan Kepengurusan RT Lorong Siak Masa Bhakti 2012 – 2016

Tembilahan (www.detikriau.org) – Camat Kecamatan Tembilahan, Sudinoto secara resmi melakukan pengukuhan kepengurusan RT 01 RW 06 Jalan H Sadri Lr Siak Kelurahan Tembilahan Kota Kecamatan Tembilahan. Acara ini turut dihadiri oleh Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Indragiri Hilir, H Edy Syafwannur.

Dalam kata sambutannya, Camat berpesan kepada seluruh kepengurusan RT 01 RW 06 terpilih agar dapat bekerja lebih maksimal dalam rangka memberikan pengayoman kepada masyarakat. Dalam kesempatan ini, Camat juga mengucapkan terimakasih kepada kepengurusan RT sebelumnya yang dinilai telah mampu menunjukkan kerjasama yang baik dengan pemerintah khususnya pemerintah Kecamatan.”Saya berpesan, agar kepengurusan RT yang hari ini baru dilantik dapat meneruskan dan meningkatkan kegiatan gotong royong dan berbagai macam bentuk kegiatan sosial lainnya khususnya dilingkungan RT setempat.” Pesan Camat Tembilahan, Sudinoto.

Kepala BPMPD kab Inhil, H Edy Syafwannur dalam penyampaian kata sambutannya memberikan apresiasi tinggi kepada warga Lr Siak yang dinilai telah mampu menjalankan pesta Demokrasi dengan sukses dan lancar walau demokrasi dalam skala kecil. Menurut  Iwan, panggilan akrab kepala BPMPD yang sekira tahun 70 an pernah bertempat tinggal di jalan H Sadri dan mengaku sangat mengenal lingkungan lr siak, RT menurutnya bukanlah ujung tombak dari pemerintahan tetapi RT adalah sosok yang berperan sebagai pemegang tombak.

Sebagai pemegang tombak, RT lah yang memegang peranan untuk memberikan pengarahan dan pembinaan kepada warganya. Dalam kesempatan ini, Iwan juga berpesan kepada masyarakat yang telah memberikan kepercayaan kepada RT Terpilih (H Ali Imran. Red) untuk terus memberikan dukungan dan mematuhi semua arahan yang diberikan. “Pembangunan bisa dilaksanaka dengan baik jika disertai dengan adanya kebersamaan.” Ungkap Iwan.

Dalam penyampaian amarannya, iwan juga sempat menyampaikan sebuah Puisi Idris Tintin.” Kalau seluruh laut bersatu, alangkah besarnya laut. Kalau seluruh pepohonan bersatu, alangkah besarnya pohon. Kalau pohon yang bersatu tumbang ke dalam laut yang bersatu, alangkah besarnya gelombang”. Puisi ini menurut Iwan mampu menggambarkan betapa hebat dan dahsyatnya jika apapun dikerjakan dengan jalinan kebersamaan. (dro)




Merasa Terancam dan Dirugikan, Kuasa Direktur CV Surya Indragiri Akhirnya Polisikan Kades Sungai Bela

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Merasa terancam dan dirugikan, Kuasa Direktur CV Surya Indragiri, Yudhi Artha akhirnya melaporkan Kepala Desa Sungai Bela, Hasanuddin, SH ke pihak kepolisian.

Dijelaskan Yudhi, laporan ini terpaksa harus disampaikannya disebabkan ia merasa pengerjaan pembangunan SD 018 Desa Sungai Bela Kecamatan Kuindra terancam tidak bisa diteruskan dan gagal dikarenakan pekerja tidak merasa aman disebabkan adanya ancaman dari Kepala Desa.

“Setelah berbagai macam tingkah polah yang menyebabkan beberapa kali tertundanya pekerjaan. Belakangan Kades dengan terang-terangan telah melarang pekerja saya untuk meneruskan pekerjaan. Bahkan ia mengatakan siapa saja yang berani melanjutkan pekerjaan nantinya akan berhadapan dengannya. Karena tidak mau mengambil resiko, pekerja saya memilih untuk pulang dan menghentikan pekerjaan. ”Ungkap Yudhi Artha

Ditambahkan Yudhi, keputusan Kades untuk melarang melanjutkan pekerjaan dengan alasan tidak cukupnya waktu disertai ancaman, dinilainya sebagai tindakan berlebihan dan sebuah bentuk pelanggaran hukum. “Ini yang menjadi sebab saya merasa harus melaporkan kepada pihak kepolisian. disamping merasa tidak aman dikarenakan adanya ancaman, tindakan Kades juga telah menimbulkan kerugian buat saya.” Kesal  Yudhi.

Dari pantauan detikriau.org, kehadiran Yudhi Artha di Mapolres Inhil, Senin (27/11) sekira pukul 20.15 Wib didampingi oleh Kuasa Hukumnya, Zainudin Acang, SH dan laporan diterima oleh petugas SPKT Polres Inhil, Bripka Dasril. (dro/*0)




Operasi Zebra 2012, Kapolres Himbau Petugas Tetap Jaga Citra POLRI

TEMBILAHAN (www.detikriau.org)– Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Dedi Rahman  Dayan, SIK, M.Si menegaskan kepada anggotanya agar dalam melakukan Operasi Zebra 2012 agar menghindari berbuat tindakan yang tidak terpuji.

Selain itu, kata Kapolres, dalam menjalankan kegiatan Operasi Zebra agar menghindari melakukan pungutan liar (Pungli) dan tindakan arogansi yang tentunya akan menyebabkan citra Polri menjadi tidak baik, khususnya bagi petugas satuan lalulintas (Satlantas).

“Operasi ini untuk menekan pelanggaran lalulintas dan meningkatkan kedisiplinan, berkendaraan,” ungkap Kapolres dalam sambutan gelar pasukan Operasi Zebra di Mapolres Inhil, Selasa (27/11)

Ditambahkan Kapolres, petugas juga tidak dibenarkan melakukan tindakan diluar koridor dan ketentuan berlaku. Target Operasi menindak semua pengendara baik itu motor, mobil maupun angkutan umum. “Penindakan dilakukan terhadap lalulintas yang berpotensi menyebabkan kecelakaan,”katanya.

Target operasi adalah meningkatkan disiplin masyarakat baik itu yang terorganisir maupun yang tidak terorganisir. Pada kesempatan itu, Kapolres juga menyampaikan razia akan dilakukan di sejumlah titik yang berpotensi terjadinya pelanggaran.

Sementara itu Kasat Lantas Polres Inhil, AKP Karyono menyatakan bahwa Operasi Zebra dilakukan mulai tanggal 28 November hingga 11 Desember 2012 mendatang. jumlah petugas yang dilibatkan sebanyak 50 personil.

“Operasi ini akan dilakukan dengan cara terbuka yakni melalui pendidikan masyarakat terkait berlalu lintas dan juga penindakan tegas di lapangan. Penindakan dilapangan yaitu dengan memberikan sanksi tilang bagi pengguna kendaraan yang melanggar aturan. Sanksi tilang diberikan tergantung jenis pelanggaran.” jelas mantan Kasat Lantas Polres Inhu ini.(dro/*1)




Wabup Inhil Buka Kegiatan Gelar Pengawasan Daerah

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Selasa (27/11), Wakil Bupati Inhil H. Rosman Malomo membuka acara Gelar Pengawasan  Daerah Kab. Inhil Tahun 2012 yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Inhil Jalan Akasia No.01 Tembilahan.

Dalam sambutannya Wabup menyampaikan bahwa Gelar Pengawasan Daerah yang tengah diselenggarakan ini, bertujuan untuk menciptakan transparansi dalam penyelenggaraan Pemerintah Daerah khususnya pada Bidang Pengawasan. Dari hasil Pengawasan Aparat Pengawas Intern Pemerintah TERSEBUT, SKPD diminta untuk terlibat langsung dalam menciptakan langkah-langkah strategis guna menyelesaikan tindak lanjut hasil pengawasan sampai selesai, dalam batas waktu yang telah ditentukan sesuai peraturan perundang-undangan.

“Saya berharap, kegiatan ini dapat menjadi bagian dalam upaya untuk meningkatkan pembinaan kepada seluruh Perangkat Daerah, supaya lebih mengerti, memahami dan menghayati akan pentingnya pengawasan, dalam suatu kegiatan manajemen pemerintahan dan pembangunan.” Terang Wabup
Kedepannya, ditambahkan Wabup,  diharapkan seluruh SKPD dapat lebih memperhatikan setiap program atau kegiatan yang dilakukan dengan senantiasa berhati-hati dan lebih bertanggung jawab atas tugas pekerjaan, guna mengurangi berbagai pelanggaran pada
masa mendatang.

Dalam kesempatan itu, Wabup juga nyatakan sangat menyambut baik atas dilaksanakannya Gelar Pengawasan Daerah ini karena ini merupakan salah satu upaya untuk memperbaiki pola dan metode pengawasan internal pemerintahan daerah.(dro/*0)




TS Suhandri Ungguli Perolehan Suara 4 Kandidat Balon Bupati Inhil

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) — Hasil perolehan jajak pendapat Bakal Calon Bupati Inhil periode 2013 – 2018 yang dilaksanakan di detikriau.org, minggu ke lima atau awal bulan kedua sejak diluncurkan pada 23 oktober 2012 yang lalu, nama kandidat TS Suhandri mendapat dukungan suara yang cukup besar. Dari total 238 pemilih atau 9,23 persen yang menjatuhkan pilihan pada calon lain selain 8 nama terlampir, TS Suhandri memperoleh 234 suara. 4 suara lainnya tercatat atas nama, H Joni Ahmad, H.M Yusuf SE MP MM dan Nurkozin S Hadi.

Secara keseluruhan, dari total 2.553 suara, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, HM Wardan kembali menduduki perolehan suara terbanyak dengan 404 orang pemilih atau sebanyak 15,82 persen. Wakil Bupati Inhil, H Rosman Malomo yang sebelumnya selama dua minggu terakhir bertengger diurutan teratas, turun pada posisi kedua dengan perolehan sebanyak 349 suara atau 13,67 persen disusul ditempat ketiga H Edy Syafwannur dengan 338 suara atau 13,24 persen.

Diposisi ke empat diduduki oleh Direktur PDAM Tirta Indragiri, Kemas Yusfery dengan dukungan sebanyak 245 suara atau 9,6 persen. Dengan perolehan dukungan sebanyak 234 suara atau kurang 9,10 persen, TS Suhandri berhasil mengalahkan posisi 4 kandidat balon lainnya, Agus Salim dengan 232 suara atau 9.09 persen, Abdul Wahid dengan 215 suara atau 8,42 persen, Syamsuddin Uti dengan 208 suara atau 8,15 persen dan Ramli Walid dengan 138 suara atau 5,41 persen. Sementara sebanyak 186 responden tidak menjatuhkan pilihan kepada satu calonpun dan juga tidak memberikan nama calon alternatif.

Secara keseluruhan hasil perolehan klik disini. (dro/*0)




Peringatan HKTP 2012 Ratusan Orang Antusias Ikuti Senam Massal dan Kampanye

Pekanbaru-Ratusan orang yang didominasi kaum perempuan hadir memeriahkan acara Peringatan 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (HKTP) di Arena Car Free Day (CFD), Minggu (25/11). Acara yang didahului dengan senam massal dan orasi tersebut, cukup menarik minat pengunjung CFD dan merupakan acara perdana dari rangkaian peringatan 16 HKTP.
Tema yang diusung dalam HAKTP kali ini secara nasional adalah “Kekerasan Seksual, Kenali dan Tangani”. Walaupun di Pekanbaru hal ini adalah kali pertama diadakan, namun secara nasional sudah dilakukan sejak lima tahun terakhir. Demikian diungkapkan Koordinator kegiatan Herlia Santi, Minggu (25/11) di sela-sela acara.
Kegiatan pagi ini, lanjut Santi, selain diisi dengan senam massal, juga kampanye melalui orasi yang disampaikan sejumlah penggiat sosial dari sejumlah lembaga, seperti Helda Kasmy dari Rupari, Priyo Anggoro dari Siklus, Yuliantony dari Yayasan KAPPHA dan Winahyu Dwi Utami dari AJI.
“Peserta cukup antusias mengikuti acara pagi ini karena kami juga menyuguhkan acara pembacaan puisi dan kuis berhadiah. Acara semakin semarak dengan panduan MC Marisa, alumni AFI dari Pekanbaru,” kata Santi.
Kegiatan ini, terang Santi, adalah kegiatan perdana. Setelah ini masih ada kegiatan lain dalam rangkaian 16 HKTP.
“Rangkaian kegiatan peringatan 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan selain senam masal yang dilakukan tepat di Hari Internasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan, 25 November ini, pada 27 November mendatang, kita juga akan melakukan kampanye HKTP di sejumlah SLTA di Pekanbaru. Dan pada 29 November, kita akan melakukan diskusi terbatas dengan sejumlah organisasi perempuan di Pekanbaru. Kemudian tepat pada 1 Desember kita akan memperingati Hari AIDS Sedunia dengan melakukan kampanye di pasar-pasar tradisional,” unagkap Santi.
Kesemua kegiatan tersebut, lanjutnya, merupakan gawean bersama dengan kepanitian bersama. Mereka adalah sejumlah LSm di Riau seperti Bunga Bangsa, Siklus, ISEC, Transparansi Internasional dan organisasi profesi wartawan Aliansi Jurnalis Independen Pekanbaru (AJI) serta organisasi Perempuan daerah, BKOW, Pusdatin Puanri serta Komnas Perempuan Jakarta. Turut mensupport agenda ini secara individu adalah Anggota DPRD Pekanbaru Ade Hartati dari Fraksi PAN.
“Kami berencana akan melakukan agenda ini secara rutin setiap tahunnya, agar tidak lagi ada kekerasan terhadap perempuan di dunia ini, khususnya di Riau,” tambah Helda, sekretaris paniti. (rls)