Sekolah tanpa NPSN Dilarang Ikut SNM PTN

JAKARTA – Panitia seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) membuat kebijakan tegas. Sekolah yang tidak memiliki nomor pokok sekolah nasional (NPSN), tidak bisa mengikutkan siswanya dalam penyaringan masuk perguruan tinggi negeri.

Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) Idrus Paturusi mengatakan, persyaratan SNM PTN 2013 sudah baku. ’’Tidak bisa diotak-atik lagi,’’ katanya.

Idrus mengatakan jika panitia SNM PTN 2013 menyusun persyaratan dengan kondisi yang normatif. Yakni dengan asumsi bahwa seluruh sekolah di seluruh Indonesia yang resmi sudah memiliki NPSN. Jika akhirnya ada sekolah yang belum atau tidak memiliki NPSN, dia mempersilahkan siswanya masuk ke PTS saja.
Menurut Idrus, NPSN tidak hanya untuk kepentingan mendaftar SNM PTN saja. Tetapi juga untuk masuk PTN melalui dua jalur lainnya, yakni ujian tulis bersama dan ujian mandiri.

Sebagai gantinya, Idrus mempersilahkan sekolah-sekolah tanpa NPSN itu mengarahkan siswanya masuk PTS. Menurut rector Unhas Makassar itu, sekolah yang bisa mendaftar SNM PTN 2013 belum tentu seluruh siswanya diterima.

’’Kuota SNM PTN terbatas. Bagi sekolah tanpa NPSN bisa masuk ke PTS yang jumlahnya jauh lebih besar dari PTN,’’ kata dia. Idrus mengatakan saat ini jumlah PTN hanya 90. Sedangkan jumlah PTS mencapai 3.100 lebih. Apalagi, kualitas PTS juga banyak yang bagus atau setara dengan PTN.

Lantas bagaimana jika PTN dinilai pilih kasih terhadap sekolah tanpa NPSN? Idrus menolak hal itu. ’’Kita hanya konsisten menjalankan pesyaratan yang kami tentukan sendiri,’’ tandasnya.

Dengan tidak memberikan toleransi, Idrus mengatakan ada hikmah yang bisa diambil. Yakni akan melecut semangat sekolah-sekolah yang tidak terdaftar untuk segera mengurus NPSN. Menurutnya, jika persyaratan itu ditoleransi, maka sekolah akan menyepelekan pengurusan NPSN. Padahal NPSN adalah syarat paling minimal legalitas sebuah satuan pendidikan.

’’Pengelola sekolah jangan hanya memikirkan mendirikan sekolah dan menjaring siswa saja,’’ kata dia. Tetapi juga harus memenuhi persyaratan-persyaratan minimal dan ketentuan legalitasnya. Jangan sampai karena kelalaian pihak sekolah, justeru siswa yang dirugikan.

Kepada para orangtua siswa di sekolah tanpa NPSN, diharapkan tidak menyalahkan panitia SNM PTN. Sebaliknya, para orang tua siswa diminta ikut berperan aktif untuk mendorong pihak sekolah untuk segera mengurus NPSN.

Idrus mengatakan sekolah-sekolah yang tidak terdaftar atau tanpa NPSN ini masih berpeluang ikut SNM PTN periode 2014. Setahun ke depan diharapkan pihak sekolah lebih intensif mengurus NPSN itu. ’’Kalau sekarang ditoleransi, mereka tidak akan mendaftarkan sekolahnya di pusat data NPSN Kemendikbud,’’ pungkas Idrus.

Sebagaimana diketahui, alur pendaftaran SNM PTN 2013 dimulai dengan entry data rapor siswa di Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) SNM PTN 2013. Syarat sekolah yang bisa meng-entry data ini harus sudah memiliki NPSN.

Setelah meng-entry data sekolah, pihak sekolah selanjutnya meng-entry data siswa. Proses entry data siswa ini memerlukan syarat Nomor Induk Siswa Nasional (NISN). Bisa dipastikan siswa yang belajar di sekolah tanpa NPSN, tidak memiliki NISN. Artinya peluang mereka untuk masuk PTN tertutup.(jpnn)




Bermain Sampan, 3 Warga parit 8 Tenggelam,

Gambar Ilustrasi
Gambar Ilustrasi

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Peristiwa naas dialami oleh 3 orang warga Parit 8 Kecamatan Tembilahan Hulu, senin (24/12) sekira pukul 09.00 Wib. Sedang asik bermain disungai, ketiga korban yang masih berusia anak-anak tersebut tenggelam. 1 korban selamat, 1 meninggal dan 1 orang lainnya masih belum diketemukan.

Berdasarkan informasi sementara yang diperoleh detikriau.org dari pihak kepolisian, sebelum peristiwa tragis itu terjadi, kakak beradik, Dian Bin Lasno (11), Tia Bin Lasno (12) dan temannya Sulas bin Dapit (14) sedang asik bermain sampan (perahu dayung. Red) sambil berenang dibantaran sungai parit 8 Kecamatan Tembilahan Hulu. Belum diketahui secara pasti penyebabnya, ketiga anak ini terseret arus dan tenggelam.

“Benar, akibat kejadian itu, 2 orang korban sudah kita ketemukan yakni Tia bin Lasno (12) dalam keadaan hidup dan Sulas bin Dapit (14) sudah dalam keadaan meninggal dunia. Sementara 1 orang korban lainnya, Dian bin Lasno (11) sampai saat ini masih dilakukan pencarian oleh anggota Kapal 006 Dir Polda Riau beserta anggota Satpol Air Polres Inhil, Badan SAR Nasional Daerah (Basarnasda) Inhil bersama masyarakat setempat,” Jawab Kapolres Inhil, AKBP Dedi Rahman Dayan SIK, M.Si melalui Kasad Reskrim AKP Kurnia kepada wartawan, senin (24/12).(dro/*0)




Komunitas Emak Sehat Peringati Hari Ibu Ke 84 dengan Kegiatan Senam dan Berbagai Perlombaan

Ratusan Kaum Ibu Tembilahan Restui Iwan—

Peringati Hari Ibu ke 84, Ratusan Ibu-ibu yang tergabung dalam Komunitas Emak Sehat melakukan senam osteoporosis di jalan Veteran, Tembilahan, ahad 23 des 2012
Peringati Hari Ibu ke 84, Ratusan Ibu-ibu yang tergabung dalam Komunitas Emak Sehat melakukan senam osteoporosis di jalan Veteran, Tembilahan, ahad 23 des 2012

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Musim liburan akhir tahun 2012, bersempena peringatan Hari Ibu ke 84, Ratusan kaum Ibu di Tembilahan yang tergabung dalam Komunitas Emak Sehat melaksanakan senam osteoporosis dan berbagai perlombaan.

Kegiatan yang diselenggaran di Jalan Veteran, Ahad (23/12) tepatnya berada di halaman Kantor Camat Tembilahan ini selain dihadiri oleh ratusan anggota komunitas juga dihadiri oleh Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD), H Edy Syafwannur,Camat Tembilahan, RM Sudinoto dan Kepala Dinas Kesehatan, Rasul Alim

Camat Tembilahan, RM Sudinoto dalam sambutannya memberikan apresiasi yang tinggi. Dengan kegiatan ini ia menilai bahwa telah tumbuhnya kesadaran masyarakat khususnya kaum ibu untuk selalu menjaga kesehatan Jasmani.” Sehat Jasmani tentunya akan menjadikan hidup lebih baik terutama akan semakin melancarkan aktifitas keseharian,” Sebut Camat.

Peringati Hari Ibu ke 84, Ratusan Ibu-ibu yang tergabung dalam Komunitas Emak Sehat melakukan senam osteoporosis di jalan Veteran, Tembilahan, ahad 23 des 2012
Peringati Hari Ibu ke 84, Ratusan Ibu-ibu yang tergabung dalam Komunitas Emak Sehat melakukan senam osteoporosis di jalan Veteran, Tembilahan, ahad 23 des 2012

Kadiskes Inhil Rasul Alim juga menyatakan sambutan baiknya akan kegiatan yang dilaksanakan Komunitas Emak Sehat ini. Menurut Rasul, dengan adanya komunitas seperti ini tentunya akan semakin meringankan tugas instansi yang berada dibawah pimpinannya. Ia juga berpesan, terutama kepada ibu-ibu yang tergabung dalam komunitas ini untuk juga selalu menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal masing-masing seperti dengan selalu menguras bak mandi dan tempat penampungan air lainnya untuk menghindari berkembangbiaknya jentik nyamuk DBD dan penyebab penyakit filariasis.

Kepala BPMPD Inhil, H Edy Syafwannur berharap Komunitas Emak Sehat ini kedepannya akan semakin berkembang termasuk ke Kecamatan lainnya di kab Inhil.”Tentunya kegiatan ini sangat sejalan dengan program kesehatan nasional. Dengan kreatifitas komunitas seperti ini saya harap tidak hanya sesaat. Dengan semakin berkembangnya komunitas ini tentunya tingkat kesehatan masyarakat akan semakin meningkat,” Puji Edy Syafwannur.

dalam kesempatan tersebut edy syafwannur juga mensosialisasikan akan bahaya filariasis atau penyakit kaki gajah. Untuk menghindari terjangkitnya penyakit ini maka harus meminum obat anti filariasis sebanyak satu kali dalam satu tahun selama 5 Tahun berturut-turut.

Disamping melaksanakan kegiatan senam osteoporosis, Komunitas Emak Sehat ini juga melaksanakan berbagai perlombaan yakni lomba memasak nasi goreng, membuat sambal terasi, lomba berjoget, lomba bernyanyi dan lomba tebak lagu serta beberapa fun game lainnya.

Pada kesempatan acara tersebut, komunitas emak sehat memberikan cendera mata kepada Kepala BPMPD Inhil, H Edy Syawannur berupa baju koko dan peci. Pemberiaan ini menurut kaum ibu-ibu Komunitas Emak Sehat Tembilahan adalah sebagai tanda restu Ibu kepada anaknya (H Edy Syafwannur) untuk maju pada Pilkada Inhil 2013 mendatang. (dro/0)




Bang Iwan Kembalikan Formulir Pendaftaran ke DPC Partai Hanura Inhil

Pengembalian berkas pendaftaranTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Kandidat Bakal Calon (Balon) Bupati Inhil periode 2013-2018, H Edy Syafwannur mengembalikan berkas pendaftaran ke Kantor DPC Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Jalan Cendrawasih II No 69 Tembilahan, sabtu (22/12) kemaren. Pengembalian berkas pendaftaran ini merupakan salah satu langkah yang harus dipenuhi untuk mendapatkan dukungan Partai Hanura.

“Benar, hari ini teman-teman dari Tim e-one mewakili H Edy Syafwannur mengembalikan berkas pendaftaran. Sekaligus beliau titip salam dan memohon maaf karena tidak bisa hadir secara langsung dikarenakan sedang berada diluar daerah,” Ujar salah seoran Tim e-one, Aaf yang saat itu didampingi oleh ratusan anggota lainnya kepad detikriau.org.

Kedatangan Tim e-one di Kantor Partai Hanura sekira pukul 11.00 Wib ini disambut secara langsung oleh Ketua DPC Hanura Inhil, Gusti Deseriansyah, Wakil Ketua sekaligus Ketua Panitia Penjaringan, RM Ario Suryo Hidayat, Sekretaris, As’ad beserta beberapa orang anggota pengurus lainnya.

Ketua Panitia Penjaringan, RM Ario Suryo Hidayat menyebutkan bahwa H Edy Syafwannur merupakan satu dari empat kandidat lainnya (Andi Dharma Taufiq, Kemas Yusfery, H Ramli Walid dan Husni Hasan. Red)  yang sudah mendaftarakan diri untuk mendapatkan dukungan dari Partai Hanura. Menurutnya, proses pemilihan balon yang akan diusung nantinya dijalankan sesuai dengan aturan dari DPP Partai hanura dan ketentuan proses penjaringan. “Insyaallah tanggal 27 Desember mendatang kita akan undang kembali semua Bakal calon untuk melakukan komunikasi politik,” Sebutnya.(dro/*0)




Mubes Ke II Fokus Ornop; Indra Dipercaya Sebagai Sekjend Gantikan Mulyadi

Sekjend Fokus Ornop Periode 2012-2014, Indra Gunawan
Sekjend Fokus Ornop Periode 2012-2014, Indra Gunawan

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Ketua LSM Gemilang Serumpun, Indra Gunawan terpilih sebagai Sekjend Forum Komunikasi Organisasi Non Pemerintah (Fokus Ornop) Kabupaten Indragiri Hilir periode 2012 – 2014 setelah 4 kandidat lainnya mengundurkan diri. Indra dipercayakan selaku ujung tombak organisasi yang kini memayungi 44 LSM, Ormas dan Organisasi Pers menggantikan Sekjed sebelumnya, Ketua LSM Huanyadia, Mulyadi.

Pantauan detikriau.org, jalannya proses pemilihan Mubes Ke II Fokus Ornop yang berlangsung di Aula Wisma Aulia Tembilahan, Sabtu (22/12/2012) dinilai berlangsung cukup Demokratis. Disamping nama Sekjend terpilih, Indra Gunawan, awalnya, empat nama lainnya, Januar jaya, Lumban Gaol, Arifin (Gayus) dan Wahyu Yudistira juga masuk dalam bursa kandidat namun dengan berbagai sebab, ke empat kandidat ini mengundurkan diri untuk dicalonkan.

Sekjend dan Dewan Presidium berfose bersama usai pemilihan.. dari kiri, Kemas Ibnu Sanjaya, Mulyadi, Indra Gunawan, Zulkifli, Malian Ghazali dan Zainal Arifin
Sekjend dan Dewan Presidium berfose bersama usai pemilihan.. dari kiri, Kemas Ibnu Sanjaya, Mulyadi, Indra Gunawan, Zulkifli, Malian Ghazali dan Zainal Arifin

Usainya, juga dilakukan penjaringan untuk mengisi 5 Kursi Dewan Presidium. Dari 5 nama terpilih, 3 orang merupakan pengurus lama yakni, Sekjend dimisionir, Mulyadi, kemudian, Kemas Ibnu Sanjaya dan Julkifli sedangkan 2 nama baru adalah, Zainal Arifin dan Malian Ghazali.

Pelaksanaan Mubes Ke II Fokus Ornop ini disamping dihadiri oleh LSM, Ormas dan Pers juga tampak dihadiri oleh Kapolres Inhil, AKBP Dedi Rahman Dayan, SIK M.Si yang diwakili oleh Kasad Intel, AKP Suprapto, Kesbangpol Inhil, yang diwakili oleh Kabid Organisasi, Amran, KPA dan perwakilan Mahasiswa. (dro/*0)




Indra Ikut Fit & Proper Test di DPP PDIP

Kesepakatan PDIP-PKB mengusung Lukman Edy-Suryadi Kusaini ternyata belum final. DPP PDIP menggelar fit and proper test untuk bakal calon Gubernur Riau.——-


indexTembilahan (www.detikriau.org) – Indra Muchlis Adnan telah selesai mengikuti fit and propert test calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau dari PDIP. Fit and proper test digelar di DPP PDIP Jakarta, Jumat (21/12/12).

“Alhamdulillah saya sudah ikut fit and propert test calon gubernur dan wakil gubernur dari PDIP. Selain saya, ada tiga bakal calon gubernur dan wakil gubernur Riau lainnya yang ikutn” kata Indra kepada wartawan, Jumat (21/12).

Dikatakan Indra, dalam fit and propert test tersebut dirinya ditanyai tentang visi dan misinya menjadi Gubernur Riau mendatang.

“Saya katakan bahwa saya sudah menyiapkan master plan untuk Riau mendatang, antara lain memperkuat desa dan pendidikan bagi anak negeri ini,” katanya.

Namun diakui oleh Indra, pada saat berada di DPP PDIP tersebut, dirinya ditanyai soal majunya Lukman Edy yang juga mendaftar sebagai bakal calon Gubernur Riau dari PDIP.

“Bagi saya, masuknya Lukman Edy dalam bursa calon Gubernur Riau dari PDIP, tak ada masalah. Karena keputusan siapa yang didukung itu adalah keputusan DPP PDIP berdasarkan asumsi dan alasan DPP PDIP,” katanya.

Dan diakuinya, tidak mungkin antara dia dan Lukman Edy maju secara bersamaan dalam Pilgubri mendatang melalui satu perahu PDIP. “Tak mungkinlah kami berdua maju bersama-sama di Pilgubri mendatang lewat PDIP. Salah satu harus ada yang tak dimajukan,” jelasnya.

Ketika ditanya apakah dirinya optimis akan dipilih PDIP untuk menjadi calon gubernur, Indra diplomatis menjawab bahwa dalam berjuang optimisme harus terus ada. “Optimis itu penting dalam berjuang. Dan semua kita serahkan kepada Yang Maha Kuasa,” singkatnya.

Indra mengatakan, fit and propert test yang digelar tersebut diikuti 4 calon gubernur dan 1 calon wakil gubernur. Keempat calon gubernur tersebut adalah Indra Muchlis Adnan, Lukman Edy, Herman Abdullah dan Suryadi Khusaini. Sedangkan 1 calon wakil gubernur yang dimaksud adalah Susilo, Ketua Ikatan Keluarga Jawa Riau (IKJR).***(rtc/rls)