PLN KERAP BYAR PET, WARGA MENGELUH

imagesTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Pasokan listrik PLN Rayon Tembilahan dalam beberapa hari belakangan ini sering mengalami putus secara mendadak. Kondisi seperti ini sempat menjadi keluhan warga. Mereka berharap agar pihak PLN dapat melakukan pemberitahuan sebelum melakukan pemadaman.

“Kondisi seperti ini terang saja membuat kita was-was. Bayangkan kalau listrik sering mati hidup seperti ini, kita khawatir akan berdampak tidak baik untuk berbagai peralatan kerja yang kita gunakan. Kita berharap, kalau memang ada pemadaman, sebaiknya pihak PLN dapat memberitahukan terlebih dahulu kepada masyarakat,” Sebut Andi salah seorang pengusaha fhoto copy di kota Tembilahan menyampaikan keluahan kepada detikriau.org, rabu (26/12).

Rini, warga Tembilahan lainnya juga menyampaikan keluhan yang hampir senada. Ia juga membenarkan pasokan listrik dirumahnya sering terputus secara mendadak. “Sudah puluhan kali bang. Bahkan dalam satu hari bisa dua bahkan lebih. yang kesalnya putusnya pasokan listrik sering terjadi di malam hari. Karena tidak ada persiapan tentunya kondisi seperti ini cukup merepotkan. Kita tentunya berharap agar pihak PLN dapat segera melakukan perbaikan jika memang ada kerusakan,” Pinta Rini.

Terkait persoalan ini, Manajer PLN Rayon Tembilahan, Husnul ketika dikomfirmasi melalui sambungan telepon nyatakan padamnya listrik diakibatkan adanya beberapa kerusakan di mesin pembangit dan jaringan distribusi serta adanya pekerjaan pemeliharaan jaringan. Diakuinya, pihak PLN sudah mengupayakan melakukan perbaikan untuk menghindari kejadian serupa kembali terulang.

“ Ada gangguan di sitem pembangkit dan jaringan termasuk kita juga sedang melakukan pemeliharaan jaringan distribusi. Untuk pemadaman ‘mendadak’, itu diluar kuasa kami dan tentunya kami tidak sempat mengumumkan atau memberitahukan terlebih dahulu. Untuk pekerjaan pemeliharaan yang sudah direncanakan, sebelumnya kami memberitahukan secara tersurat kepada instansi serta mengumumkan secara terbuka kepada masyarakat seperti pengumuman melalui masjid-masjid. Untuk pemeliharaan, kita selalu agendakan disaat hari-hari libur seperti sabtu dan minggu.” Jawab Husnul.

Terputusnya pasokan listrik selama lebih kurang 2 jam hari ini (jam 11 hingga 13.00 Wib, rabu, 26/12/2012) menurut Husnul dikarenakan adanya pekerjaan mendesak. Untuk melakukan pekerjaan, pihak PLN terpaksa melepas penyulang #2 arah kota Tembilahan (Jalan Gadjah Mada, Jalan Jendral Sudirman dan seputaran kota Tembilahan. red).”Kita mohon maaf  dan pengertian pelanggan atas terganggunya pelayanan kami. Kita melakukan pekerjaan yang mendesak di PLTD parit IV. Alhamdulillah saat ini sudah kembali normal.” Ujar Husnul. (dro/*0)




ANTISPASI BENCANA, BPBD INHIL SIAGA 24 JAM PENUH

BPBDTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Guna mengantisipasi timbulnya berbagai bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indragiri Hilir menyiagakan personil dan peralatan 24 jam penuh.

Pernyataan ini disampaikan oleh Kepala BPBD Kab Inhil, Anwar Nawang kepada detikriau.org melalui sambungan telepon selular, rabu (26/12). Menurut Anwar, kesiapsiagaan personil dan peralatan selam 24 jam penuh ini untuk mengantisipasi kerawanan timbulnya bencana akibat situasi cuaca yang tidak menentu termasuk antisipasi dalam menghadapi tibanya malam pergantian tahun.

“Kita akui sehubungan dengan kondisi cuaca yang tidak menentu, bisa saja akan cendrung meningkatkan kerawanan terjadinya bencana baik itu di darat, laut maupun udara. Untuk mengantisipasi terutama dalam hal memberikan bantuan kepada korban, kita sudah mensiagakan petugas dan peralatan kita selama 24 jam penuh. Insyaallah kita siap kapan saja dibutuhkan.” Jawab Anwar Nawang.

Terkaitnya tingginya pasang akibat intensitas curah hujan yang juga relatif tinggi disetiap penghujung tahun disebut Anwar sebagai kejadian yang cukup lumrah khususnya untuk Kab Inhil. Namun Anwar nyatakan untuk mengantisipasi kejadian terburuk, Badan yang berada dibawah pimpinannya juga terus melakukan pantauan dan mempersiapakan seluruh sumberdaya jika memang nantinya diperlukan.

“menghadapai malam pergantian tahun, kini kita juga sudah menyiagakan satu unit mobil damkar yang kita poskan di lokasi pasar Jalan Jendral Sudirman. Sekali lagi saya nyatakan kita siap namun tentunya kita berharap dan sama-sama berdo’a semoga musibah itu tidak menimpa kita,” Harap Mantan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Inhil ini mengakhiri. (dro/*0)




Bupati Inhil Buka Kegiatan Pemilihan Putra dan Puteri Inhil Ke IV Tahun 2012

TEMBILAHAN (www.detikriau.org)– Bupati Indragiri Hilir, secara resmi membuka rangkaian  kegiatan pemilihan Putra dan Puteri Inhil ke IV tahun 2012, Rabu (26/12) di Gedung Tasik Gemilang, Tembilahan. Tidak kurang dari 60 orang putra dan puteri berusia antara 17 hingga 20 tahun mendaftar pada ajang itu.

Iven tahunan tersebut berlangsung selama dua hari ke depan,  lebih lama dibanding biasanya. Penambahan waktu tersebut berkaitan dengan adanya seminar Puteri Inhil serta kegiatan pembekalan lainnya.

Bupati Inhil disela sambutannya juga kembali mensosialisasikan akan bahaya penyakit filariasis. Semua peserta menurut Indra wajib mengetahui akan penyakit berbahaya tersebut.

“Jangan sampai terjadi pada 2012 terpilih sebagai Puteri Inhil namun pada 2013 terkena penyakit filariasis. ” ujar Bupati.

Bupati juga meminta kepada semua peserta untuk turut berperan  mensosialisasikan kepada keluarga dan lingkungannya. Dengan demikian target pencanangan Inhil bebas filariasis 2013 diharapkan akan dapat tercapai.

 

Sementara itu Kepala Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) Kab Inhil, H Muktar T, menambahkan iven ini diselenggarakan dalam rangka mencari putra dan putri Inhil yang memiliki prestasi dan talenta, baik secara intlektual maupun keterampilan.(dro/*1)




Aktivitas Judi Jackpot di Kateman di Kabarkan Marak

Camat Kateman Bantah Mengetahui

Mesin Judi Jackpot
Mesin Judi Jackpot

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Warga Sungai Guntung Kecamatan Kateman mengaku resah dengan aktivitas judi jackpot yang belakangan ini mulai marak. Mereka mengaku sudah pernah menyampaikan persoalan ini ke pihak Kecamatan agar aktifitas judi ini ditutup tapi tidak pernah mendapatkan tanggapan.

Laporan ini disampaikan oleh salah seorang warga Guntung  H.Udin kepada detikriau.org. menurutnya, perjudian jackpot telah banyak memakan korban dengan berantakannya rumah tangga warga. Bagaimana tidak, terkadang seorang suami yang sudah ketagihan bermain judi tersebut sampai lupa dengan anak dan istri mereka.

“Terus terang saya terkadang sedih melihat ada rumah tangga warga yang berantakan karena persoalan judi ini. Sebab seorang yang gila main jackpot sudah tidak peduli dengan anak istri. Bahkan harta yang ada mereka jual hanya untuk bermain jackpot,” Ujarnya, senin (25/12)

Udin mengaku sudah pernah melaporkan dengan pihak kecamatan untuk menutup aktivitas judi yang semakin meresahkan itu. Sayangnya, bukan menutup, Camat malah memanggil para tokoh masyarakat untuk berunding.

“Kita sudah melaporkan persoalan ini kepada Camat, bukannya mengambil tindakan tegas, Camat malah menyuruh kita datang ke kantor untuk berunding. Hal itu tentunya menimbulkan tanda tanya besar dibenak kita, ada apa dengan orang nomor satu di Kecamatan Kateman ini,” Sebutnya.

Terkait persoalan ini, Camat Kecamatan Kateman, Yuliargo ketika dikomfirmasi membantah mengetahui adanya permainan judi Jackpot.”Tentunya kalau judi Jackpot marak dan banyak, pastinya sudah ditangkap pihak kepolisian pak.” Jawab Yuliargo melalui pesan singkat. Senin (25/12).  (dro/*3)




Lanjutkan 3 Paket multiyears, Pemkab Inhil Kembali Gelontorkan Rp. 100 M Lebih

Serapan APBD 2012 Baru Capai 90 persen —

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – tahun 2013 mendatang, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Pemkab Inhil) kembali menganggarkan 100 miliar lebih bagi kelanjutan pembangunan tiga proyek multi years di Inhil.

Pernyataan ini disampaikan oleh Sekdakab Inhil, Alimuddin RM kepada wartawan dalam konfrensi pers ahir pekan kemaren. adapun anggaran sebesar 100 miliar lebih tersebut diperuntukkan bagi pembangunan Jalan Bandara Tempuling -Mandah, pembangunan Kampus UNISI dan Islamic Center.

Ditambahkan Sekda, Perda multi years akan berakhir pada akhir tahun anggaran 2013 mendatang. Kalau dilihat dari kemampuan anggaran yang dialokasikan Pemkab Inhil tentunya masih jauh untuk  merampungkan seluruh pengerjaan tiga paket proyek tersebut.

 

“Untuk itu, kita akan terus berupaya untuk melobi dana APBD Provinsi Riau dalam untuk menopang penyelesaian tiga paket proyek tersebut,” tambah mantan Kadis Perhubungan dan Distamben tersebut.

 

Saat disinggung dengan kelanjutan tiga proyek multi years kedepan, Sekda mengungkapkan itu tergantung dengan kebijakan Bupati pengganti Indra nantinya. “Sesuai dengan Perda, proyek multi years, penganggaran akan selesai pada tahun 2013. Kalau dilihat dari dana yang sudah dialokasikan, tentunya tidak akan rampung. Makanya saya katakan, kelanjutan proyek ini tergantung pada tangan pemimpin Inhil selanjutnya,” tambahnya.

 

Dalam kesempatan itu, Sekda juga sempat mengungkapkan bahwa sampai saat ini, Serapan APBD Inhil baru mencapai kurang lebih 1,2 Triliyun dari toal Rp, 1,4 Triliyun lebih. “berapa persentase totalnya belum kita pastikan karena masih ada SKPD yang belum menyerahkan laporan tertulis. Namun yang jelas, realisasi APBD sudah diatas 90 persen,” Ungkap Sekda.

Masih menurut Sekda, kendala utama yang menyebabkan keterlambatan serapan APBD masih disebabkan keterlambatan juknis dan lambannya proses pelelangan.” Mengantisipasi berulangnya persoalan serupa ini, salah satu upaya yang telah berhasil kita lakukan adalah dengan melakukan penganggaran sebelum bulan januari. Untuk APBD Inhil 2013 mendatang saat ini sudah rampung. Besarannya sekitar Rp 1,5 Triliyun lebih. Kita berharap dengan ini penyerapan APBD tahun mendatang bisa tepat waktu.” Pungkas Sekda. (dro/*3)

 




Dilarang Tanam Bambu di Pekarangan Rumah. Mengapa?

bambuDetikriau.org — Bambu adalah tanaman modern yang sedang digalakkan berbagai pemerintah di negara-negara dunia sebagai tanaman ramah lingkungan. Bambu juga bisa diolah menjadi bahan furnitur, barang kerajinan, hingga bahan lantai.

Namun, tahukah anda? bambu sebaiknya tidak ditanam sembarangan. Apalagi, jika anda berencana menanamnya di pekarangan rumah. Itu dilarang. Mengapa? Ini alasannya, dikutip dari The Guardian, Selasa (25/12).

1. Bambu adalah tanaman invansif

Bambu termasuk jenis tanaman yang penyebaran pertumbuhannya sangat cepat atau invasif. Penulis ‘Bamboo for Gardens,’ Ted Jordan Meredith mendata bahwa beberapa jenis bambu mampu tumbuh menyebar lebih dari tiga kaki per hari.

Hal itu akan sangat membahayakan sekiranya bambu yang anda tanam menginvasif ke pekarangan tetangga. Bambu anda bisa menyebabkan kerusakan pada rumput tetangga. Pasalnya, bambu sangat rakus menyerap air. Hal ini salah satunya yang menyebabkan jenis tanaman lain akan kalah bersaing jika tumbuh bersama bambu. Beberapa jenis bambu bahkan dikategorikan sebagai tanaman penganggu (gulma) berbahaya.

2. Bambu mematikan tanaman lain

Bambu mengandung zat alelopati, yaitu zat yang memungkinkan tanaman lain tak akan bisa tumbuh, kecuali bambu itu sendiri. Artinya, bambu akan membunuh kehadiran tanaman lainnya yang mungkin anda tanam di pekarangan anda. Tanah anda akan kering dan tak bisa ditumbuhi jenis apapun.

Artinya, kehadiran bambu akan mengancam keanekaragaman hayati lain di pekarangan anda. Cara terbaik untuk memelihara bambu adalah menanamnya di areal kebun khusus dan benar-benar berfungsi komersial.

Ahli bambu dari Universitas Georgia, Morgan Judy, merekomendasikan untuk menanam plastik polypropylene sekitar tiga meter di dalam tanah sebelum anda menanam bibit bambu. Ini untuk memperlambat pertumbuhan anakan bambu di permukaan tanah.

Cara lainnya adalah menanamkan beton bambu yang terbuat dari logam setidaknya 18 inci di sekitar bambu. Ini akan menghambat tumbuhnya rimpang bambu. Judy menyarankan agar pemilik memantau terus pertumbuhan tunas bambu dan menyarankan membunuh tunas itu sebelum beranak lebih banyak lagi.

 
3. Menyingkirkan bambu butuh waktu bertahun-tahun

Bambu adalah tanaman berumur panjang. Mungkin butuh waktu bertahun-tahun dan usaha kuat jika anda ingin memusnahkan tanaman bambu dari pekarangan anda. Langkah pertama untuk memusnahkan bambu adalah menyingkirkan semua akar dan rimpangnya. Hal ini lebih mudah dikatakan daripada dipraktikkan.

Banyak pemilik rumah yang menanam bambu di pekarangannya menyesal pada akhirnya. Sebab, mereka tak mampu menyingkirkan tanaman yang satu ini. Tak perduli, seberapa banyak mereka menggali dan menyingkirkan akar dan rimpang bambu, namun kenyataannya tunasnya akan tumbuh kembali. Ahli bambu dari Universitas Georgia, Morgan Judy, mengatakan setidaknya butuh waktu dua tahun untuk menyingkirkan akar dan rimpang bambu secara teratur, hingga mereka benar-benar mati.

4. Memusnahkan bambu butuh herbisida khusus

Judy menambahkan herbisida kimia diperlukan jika ingin mengendalikan pertumbuhan bambu. Ini tentunya akan menjadi masalah bagi orang yang mencoba mengelola kebun organik di pekarangan rumahnya

Judy merekomendasikan menggunakan herbisida jenis Roundup Original, Quick Kill Grass, Weed Killer, dan herbisida lainnya yang mengandung glisofat untuk membunuh bambu. Awalnya, herbisida itu disemprotkan ke luas tanah tertentu yang menjadi media tumbuhnya bambu.

Berikutnya, anda disarankan memotong bambu tersebut. Kemudian, biarkan bambu itu tumbuh sampai berdaun, dan kembali menyemprotnya, terutama menyemprotkan herbisida pada daun bambu tersebut. Tindakan ini, kata Judy, juga membutuhkan waktu bertahun-tahun.(dro/Repbulika ol)