Perbaikan Kerusakan Dermaga parit 21 Sudah Mulai Dikerjakan
TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Kerusakan Dermaga Pelabuhan parit 21 akibat terserempet kapal pembawa material kini sudah mulai diperbaiki. Seluruh biaya perbaikan ditanggung oleh pihak pemilik kapal.
Pernyataan ini disampaikan oleh Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Indragiri Hilir, H Fahrolrozy kepada wartawan, rabu (12/12).
“Pihak yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut telah berkomitmen untuk memperbaiki kerusakannya. Saat ini sudah mulai dikerjakan,” Jawab Fahrolrozy.
Dermaga parit 21 Tembilahan-Inhil-Riau
Kejadian yang mengakibatkan kerusakan Dermaga Pelabuhan Parit 21 Tembilahan terjadi pada Kamis (29/11) yang lalu. Dimana, saat itu dermaga terserempet oleh kapal dari Tanjung Balai Karimun, Provinsi Kepri, yang membawa bahan material berupa pasir dan kerikil untuk pengerjaan perbaikan jalan dari Desa Sungai Luar menuju Sungai Piring, Kelurahan Batang Tuaka.
Sebelum kejadian, Kapal sedang berlabuh disekitar lokasi pelabuhan. Entah apa sebabnya, pancang yang dipergunakan sebagai tempat tambatan tali kapal tiba-tiba saja tumbang dan tali terlepas. Akibatnya, kapal hanyut terseret arus dan menyerempet dermaga.
Akibat kejadian itu, 1 tiang pancang di sebelah ujung kanan Dermaga patah serta bagian lantai mengalami kerusakan sepanjang kurang lebih 3 meter.(dro)
Rosman Malomo Hadiri Malam Pisah Sambut Kajati Prov Riau
Wakil Bupati Inhil, H Rosman Malomo (kiri) saat memberikan cinderamata dari Pemkab Inhil pada Malam Pisah Sambut Kepala Kejaksaan Tinggi Provinsi Riau, H. Babul Khoir di Pekanbaru
Tembilahan (www.detikriau.org ) –Wakil Bupati Kabupaten Indragiri Hilir, H. Rosman Malomo saat menghadiri acara Malam Pisah Sambut Kepala Kejaksaan Tinggi Provinsi Riau, H. Babul Khoir, dengan Pemerintah Provinsi Riau, Selasa 11 Desember 2012, di Balai Serindit, Kediaman Gubernur Riau, Pekanbaru.
Terlihat pada foto, Wabup Inhil memberikan cinderamata kepada mantan Kepala Kejaksaan Tinggi Provinsi Riau yang kini bertugas di Kejaksaan Agung, H. Babul Khoir, sebagai kenang-kenangan dari Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir.(rls Humas Pemkab Inhil)
Warga Trimas Tembilahan Mengeluh, Satu Bulan Air Ledeng Keruh
TEMBILAHAN (www.detikriau.org)- Warga jalan Trimas, Tembilahan, mengeluhkan keruhnya air Ledeng di rumah mereka selama satu bulan terakhir, akibatnya warga kesulitan untuk menggunakan air tersebut untuk keperluan pekerjaan rumah tangga seperti mencuci dan mandi.
Keluhan tersebut disampaikan oleh salah seorang warga Trimas, Bu Dini melalui pesan singkat ke Handphone detikriau.org, selasa (11/12). Dia menyampaikan, sejak satu bulan terkahir ini air ledeng dirumahnya keruh dan tidak bisa digunakan untuk mencuci karena meninggalkan warna kuning pada pakaian.
“Sebelumnya airnya bagus tapi satu bulan terkahir ini keruh dan tidak bisa digunakan untuk mencuci, pernah kita gunakan tapi baju kita jadi kuning,” ungkapnya.
Ditambahkannya, hal ini juga dialami oleh beberapa tetanganya yang tinggal di sekitar rumahnya di Jalan Trimas tersebut. Bahkan beberapa tetangganya ada yang mengeluhkan tidak lancarnya pasokan air ledeng wwalaupun sudah disedot dengan mesin pompa air.
Mewakili para tetangga, ia mengaku telah mencoba menanyakan hal tersebut kepada petugas PDAM namun hingga saat ini belum ada hasil, pihaknya berharap agar masalah ini dapat ditangani sehingga dia dan warga lainya dapat menikmati air bersih lagi.
“Kalau untuk minum kita memang menggunakan air galon, karena air ledeng hanya kita gunakan untuk mencuci dan mandi saja, tapi jika keadaan nya sepeti ini kita juga khawatir menggunakanya,” ungkap Bu Dini.
Sampai berita ini di rilis, Direktur PDAM belum dapat dilakukan komfirmasi.(dro)
KPPBC Tipe Madya Pabean C Tembilahan Musnahkan Ratusan Juta Rupiah Barang Hasil Penegahan 2011-2012
Sekaligus Hibahkan 60 Unit Drum Plastik Bekas untuk Keperluan Pengumpulan Sampah Organik Rumah Tangga
Prosesi pemusnahan barang yang menjadi miliki negara hasil penegahan 2011-2012. rabu (12 Des 2012).
TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C, melaksanakan kegiatan pemberian Hibah dan pemusnahan barang yang menjadi miliki Negara hasil penegahan tahun 2011 dan 2012. Kegiatan ini dilaksanakan di lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) jalan Sungai Beringin, Tembilahan, rabu (12/12).
Dalam sambutannya, Kepala Seksi P2 (Penindakan dan Penyidikan) M Arfah menyatakan bahwa barang-barang tersebut merupakan hasil penindakan di bidang import baik yang berasal dari barang bawaan ABK yang tidak sesuai dengan ketentuan Undang-Undang termasuk barang import lainnya yang terkena ketentuan larangan atau pembatasan termasuk hasil pengawasan dari peredaran barang kena cukai berupa minuman mengandul etil alcohol yang tidak dilekati pita cukai sebagaimana seharusnya dan hasil tembakau berupa rokok yang juga tidak dilakati pita cukai yang sesuai peruntukan.
‘Pemusnahan dan Hibah yang kita lakukan hari ini adalah Sebagai tindak lanjut hasil penegahan terhadap barang-barang penindakan yang telah ditetapkan sebagai barang yang menjadi milik Negara dan telah mendapatkan persetujuan penhapusan dari Mentri Keuangan,” Ujar M Arfah.
Kepala Seksi P2 (Penindakan dan Penyidikan) M Arfah saat menyampaikan laporan sesaat sebelum prosesi pelaksanaan hibah dan pemusnahan.
Prosesi pemusnahan barang yang menjadi miliki negara hasil penegahan 2011-2012.
Prosesi pemusnahan barang yang menjadi miliki negara hasil penegahan 2011-2012.
Prosesi pemusnahan barang yang menjadi miliki negara hasil penegahan 2011-2012.
Kepala KPPBC Madya Pabean C Tembilahan, Zaky Firmansyah dan Wakil Ketua DPRD Inhil, H Muslimim menandatangani berkas Hibah dan Pemusnahan barang.
Kepala pengadilan Negeri Tembilahan, Djoni Witanto,SH saat menandatangani berkas Hibah dan Pemusnahan barang.
Masih menurut M Arfah, disamping dilakukan pemusnahan, atas dasar persetujuan dari Mentri Keuangan Nomor S-603/MK.6/2012 tertanggal 7 November 2012, sebanyak 60 pcs drum plastik kosong bekas senilai Rp. 9 juta hasil penegahan pada tanggal 25 April 2011 yang lalu dihibahkan kepada Dinas Pekerjaan Umum, bidang kebersihan dan pertamanan. Barang-barang hibah ini akan dipergunakan sebagai pengumpulan sampah-sampah rumah tangga (organik) dari masyrakat disekitar kota Tembilahan.
“Untuk pemusnahan barang hasil penegahan didasarkan kepada dua surat persetujuan Mentri Keuangan, masing-masing bernomor S-381/MK.6/2012 tertanggak 3 Juli 2012 dan S-486/MK.6/2012 tertanggal 15 agustus 2012,”Urai M Arfah.
Barang-barang yang menjadi miliki Negara yang dilaksanakan pemusnahannya hari ini berupa, mainan anak-anak sebanyak 95 ctns atau sebanyak 9.356 pcs, Alas Kaki sebanyak 10 ctns atau sebanyak 210 pasang, Produk kosmetik sebanyak 10 ctns atau sejumlah 296 pcs. Sedangkan barang kena cukai berupa rokok sebanyak 514.920 batang serta minuman mengandung alcohol sebanyak 10.056 kaleng.
Secara keseluruhan barang-barang hasil penegahan ini bernilai sebesar Rp. 358.110 ribu serta nilai kerugian Negara sebesar Rp. 1,736 milyar.
Dalam kegiatan pemberian hibah dan pemusnahan barang hasil penegahan periode 2011-2012 ini selain dihadiri secara langsung oleh Kepala KPPBC Madya Tipe Pabean C Tembilahan, Zaky Firmansyah, perwakilan dari Polres Inhil, Kodim 0314 Inhil dan Kantor Kesehatan Pelabuhan, juga tampak dihadiran secara langsung oleh Kepala Pengadilan Negri Tembilahan, Djoni Witanto, SH dan Wakil Ketua DPRD Inhil, H Muslimin.
BP2KP dan Tim Penggerak PKK Taja Lomba Cipta Menu
Sekdakab Inhil, Alimuddin (berkacamata) saat meninjau beberapa peserta perlombaan.
TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Badan Pelaksana Penyuluhan dan Ketahanan Pangan (BP2KP) Kabupaten Inhil, berkerja sama dengan tim penggerak PKK Kabupaten Inhil, menggelar lomba cipta menu beragam, bergizi, seimbang dan aman (B2SA) berbasis sumber daya local tingkat Kabupaten tahun anggaran 2012. Senin (10/12) kemaren.
Perlombaan yang berlangsung di gedung Dharma Wanita Kabupaten Inhil tersebut, di ikuti oleh 20 Kecamatan yang ada di Kabupaten Inhil dengan jumlah peserta sebanyak 60 orang, yang di wakili 3 orang per Kecamatan nya.
Kepala Badan BP2KP Indra Jaya melalui Sekretaris panitia acara Rosmawati menjelasakan, perlombaan tersebut mencoba menguji kreatifitas para ibu-ibu pengerak PKK dalam mengolah makanan dengan menggunakan pangan lokal yang ada dan menjadi ciri khas Kabupaten Inhil.
“Perlombaan ini adalah perlombaan menu makan sehari serta selingan, yaitu makan pagi, siang dan malam serta makanan selingan diantaranya. Dengan menggunakan pangan lokal kita mencoba menguji kreatifitas ibu ibu pkk kita dalam menciptakan menu yang beragam, sehat, bergizi, seimbang dan yang paling penting aman,” jelas Rosmawati yang di temui di sela sela acara.
Perlombaan tersebut menghadirkan juri dari Dinas Kesehatan, PKK dan 2 orang anggota dari BP2KP, dengan kriteria penilaian dari rasa, bahan pangan lokal yang digunakan, dan kreatifitas.
Dengan diadakannya perlombaan ini, diharapkan Kabupaten Inhil yang menjadi salah satu juara lomba cipta menu tingkat provinsi beberapa waktu lalu ini, kembali dapat memunculkan menu makanan baru yang khas dari Kabupaten Inhil.(dro)
Donasi untuk Ponpes ‘Yasin” Cabang Tembilahan – Riau
Bagi siapa saja yang ingin berpartisipasi dalam pembangunan Pondok Pesantren “Yasin” cabang Tembilahan Jalan Suhada II, Dusun Suhada, Parit VII Kelurahan Pekan Arba Kecamatan Tembilahan, bisa menyalurkan Zakat, Infaq dan Sadaqahnya melalui Rek BNI No. 0262600022, a.n Ponpes Yasin Cabang Tembilahan Riau. atau Telp No. 0821 7254 2116/ 0853 7442 5116