Bupati: Kedepan Inhil Akan Lebih Maju dibanding Kabupaten Lainnya di Riau

Bupati InhilTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Bupati Inhil, H Indra M Adnan berkeyakinan kedepan Kab Inhil akan lebih mengalami kemajuan dibandingkan Kabupaten lainnya di Tanah Riau.

Pernyataan ini disampaikan Indra disela-sela penyampaian kata sambutannya saat melakukan peresmian pemakaian Dermaga bongkar muat  Parit 21 yang kini dinamai Port of Indragiri sekaligus pencanangan gerakan penanaman 1 milyar pohon bertempat di Parit 21 Kelurahan Sungai Beringin Kecamatan Tembilahan, Kamis (20/12)

Bupati Inhil, H Indra M Adnan saat menandatangani Prasasti Peresmian Port of Indragiri Tembilahan, Kamis, 20 Desember 2012
Bupati Inhil, H Indra M Adnan saat menandatangani Prasasti Peresmian Port of Indragiri Tembilahan, Kamis, 20 Desember 2012

Menurut penilaian Indra, Setiap negri maju, indikatornya bisa dilihat dengan ketersediaan pelabuhan-pelabuhan, baik itu pelabuhan udara, darat dan laut serta Masyarakat yang heterogen.”Tanda itu dimiliki Inhil, Inhil kini sudah memiliki pelabuhan udara, Terminal Darat serta Pelabuhan Laut yang representative plus keheterogenan masyarakatnya yang akan mendukung kemajuan. Oleh karena Inhil ini akan maju, dengan kondisi-kondisi relatifpun harus saya lakukan untuk mempersiapkan kemajuan itu,” Yakini Indra.

Ditambahkan Indra, dengan dana pembangunan yang relatif kecil, kurang lebih 1,4 Triliyun includ  untuk membiayai pemerintahan seperti gaji pegawai, untuk pembangunan, Inhil hanya memiliki dana sekita 600 hingga 700 milyar setiap tahunnya. Agar dapat melakukan pembangunan lebih baik, Indra mengambil langkah dengan melakukan pembangunan dengan system multiyears serta mengupayakan pendanaan pembangunan dari sumber-sumber  lain.

Dalam kesempatan ini, Indra juga sempat mengucapkan terimakasih atas dukungan semua SKPD di Kabupaten Indragiri Hilir yang legowo menerima bagian dana seadanya dan tidak menuntut dana tinggi kepada dirinya. Semua ini menurut Indra semakin memberikan kemudahan bagi dirinya untuk mempersiapkan kemajuan yang akan terjadi di tanah kelahirannya ini dimasa-masa yang akan datang.

Sehubungan dengan pencanangan penanaman 1 milyar pohon, dalam kesempatan ini Indra juga menyerahkan secara simbolis beberapa pohon kepada masyarakat sekaligus melakukan penanaman pohon di areal Port Indragiri yang diikuti oleh Unsur Muspida lainnya.

Kegiatan ini disamping dihadiri oleh Pejabat dilingkungan Pemkab Inhil, Unsur Muspida juga tampak dihadiri pihak Pelindo, Bea dan Cukai, Kantor Kesehatan Pelabuhan, pengusaha dan masyarakat.(dro/*0)




Istighosah 1434, Indra Kembali Sosialisasikan Filariasis

-Tembilahan (www.detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir, H Indra Muchlis Adnan, Kamis (20/12) kembali menyampaikan peringatan akan bahaya  penyakit filariasis. Penyakit yang oleh sebagian orang dianggap kutukan nabi itu bisa dicegah, namun tidak bisa diobati begitu sudah terinfeksi.

Peringatan itu disampaikan mantan Ketua DPD Golkar Riau tersebut saat menghadiri acara Istighosah 1434 Hijriah di gedung venue futsal, Sei Beringin, Tembilahan. Menurut Bupati, Jika selama ini banyak pihak  beranggapan penyakit yang dikenal sebagai kaki gajah itu hanya menyerang bagian kaki saja. Dalam kenyataan di lapangan penyakit itu bisa menyerah bagian tubuh mana saja.

Ketika memaparkan penyakit filariasis, Indra Muchlis Adnan juga menyertakan photo pendukung. Karuan saja suasana istghosah menjadi semarak. Menurut dia, sampai saat ini masih terdapat warga yang terinfeksi penyakit yang disebabkan oleh cacing itu.

“Kalau penyakit itu sudah parah dan bagian tubuh susah untuk digerakan, ya terpaksa diamputasi. Penyakit ini bisa dicegah, tapi jika telah terinfeksi tidak dapat lagi diobati” ucap Indra Muchlis Adnan.

Pada saat bersamaan dilakukan juga penyerahan secara simbolis  E KTP. Penyerahan ini menandai segera didistribusikannya dokumen kewarganegaraan yang sudah selesai diterbitkan.

Kepada warga yang sudah melakukan perekaman E KTP diminta untuk bersabar sebelum dokumennya dapat langsung diambil. Sedangkan bagi warga yang belum melakukan perekaman, diminta juga selekasnya melakukan perekaman.

Bertindak sebagai pemberi ceramah pada istighosah, Ustadz H Aby Albar , seorang mubaligh yang berasal dari Pulau Jawa. Penceramah ini mengupas hal yang berkaitan dengan kondisi kehidupan  terkini masyarakat, termasuk bagaimana orang tua menyikapi kehidupan anak yang sudah mulai beranjak remaja.

“Kita harus mengambil refleksi atas apa yang sudah terjadi, dan kemudian berusaha sebaik mungkin untuk menjadi insan yang taat kepada perintah serta larangan Allah” sebut Aby Albar.(dro/rls)




Muatan Tranportasi Batu Bara Capai Kelebihan 90% dari Ambang Batas

nanda 018TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Indragiri Hilir, Dinas Perhubungan Provinsi Riau beserta jajaran kepolisian dan POM TNI melaksanakan kegiatan penertiban terhadap kendaraan angkutan barang. Dalam operasi gabungan yang dilaksanakan di Desa Petalongan Kecamatan Keritang ini, didapati sebahagian besar angkutan barang terutama yang bermuatan batubara melebihi tonase jalan.

 

Pernyataan ini disampaikan oleh Kadishubkominfo Kab Inhil, H Fahrolrozy kepada detikriau.org, rabu (19/12) dinihari. Menurut pengakuan Fahrolrozy, keikutsertaan Dishubkominfo Inhil dalam operasi gabungan ini dikarenakan panggilan tugas akibat banyaknya informasi yang disampaikan oleh masyarakat akan kerusakan badan jalan dari Simpang Rumbai Jaya Kecamatan Kempas menuju Simpang Granit Kecamatan Kemuning.

 

Petugas Dinas Perhubungan Provinsi Riau saat memberikan sanksi tilang kepada sopir angkutan batubata yang melakukan muatan melebihi tonase jalan
Petugas Dinas Perhubungan Provinsi Riau saat memberikan sanksi tilang kepada sopir angkutan batubara yang mengisi muatan melebihi tonase jalan

“Kita menduga kerusakan jalan ini diakibatkan adanya pengguna angkutan yang melakukan mobilisasi barang dengan muatan yang melebihi tonase jalan. Buktinya, dalam operasi gabungan yang kita gelar malam ini, kita dapati hampir seluruh kendaraan angkutan barang, terutama yang bermuatan batubara mengangkut muatan melebihi tonase jalan. Kelebihan seluruhnya rata-rata diatas 10 ton.”Ungkap Fahrolrozy.

 

Dijelaskan Fahrolrozy, dengan klasifikasi jalan kelas 3,  beban jalan berkisar antara 10 hingga 12 ton atau 21 ton jika termasuk beban kendaraan. Sementara sebahagian besar angkutan yang terjaring dalam razia ini berbobot 35 hingga 40 Ton.

 

“Karena jalan ini merupakan jalan Provinsi, Dishubkominfo Inhil hanya berwenang untuk melakukan pengawasan bukan melakukan tindakan. Oleh sebab itulah operasi ini kita lakukan secara gabungan dengan pihak Provinsi. Untuk mengatasi persoalan serupa ini kedepannya, beberapa solusinya bisa dilakukan salah satunya dengan meningkatkan klasifikasi jalan,” Ujar Fahrolrozy.

 

Dalam kesempatan ini, Fahrolrozy juga sempat meminta jika memang ada sharing budget dana antara perusahaan dengan pihak Provinsi untuk perbaikan jalan sebaiknya benar-benar dikaji secara benar untung dan ruginya. Untungnya menurut penilaian mantan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Inhil ini, pemerintah diringankan dengan adanya sharing dana dari perusahaan. Ruginya, karena merasa telah melakukan perbaikan jalan, perusahaan merasa akan bebas untuk mepergunakan badan jalan seenaknya.

 

“Saya juga meminta agar kegiatan serupa ini tidak hanya dilakukan di Inhil tetapi juga dikabupaten lainnya. Karena secara klasifikasi jalan, sama-sama kelas 3. Kalau hanya kita yang melakukan, kita tidak ingin nantinya timbul kesan seolah-olah Inhil menghalang-halangi masuknya investor,” Pungkas Fahrolrozy.

 

Diwaktu yang sama, Kepala Seksi Pengawasan Teknis Bidang Perhubungan Darat Dinas Perhubungan Provinsi Riau, Budi Febrian mengungkapkan bahwa sebahagian besar kendaraan kelebihan muatan mencapai 90% dari ambang batas sesuai yang tertera pada buku KIR kendaraan. Sebagai sanksinya, Dinas perhubungan melakukan denda tilang kepada seluruh kendaraan yang melakukan pelanggaran.

“Fokus operasi kita adalah berat kendaraan. Makanya kita sengaja membawa timbangan fortable untuk melakukan kegiatan ini. Dari

75 kendaraan yang sudah terjaring sampai saat inni, mereka melakukan mobilisi barang melebihi ambang batas yang diijinkan yang hanya  seberat 21 ton. Kita dapati bahkan ada yang mencapai 40 ton. Artinya kelebihan melebihi 90 persen dari yang tertera pada buku KIR,” Jelas Budi Febrian.

Disamping fokus melakukan pengawasan terhadap pelanggaran terhadap berat kendaraan, diakui juga dalam operasi ini didapati beberapa pelanggaran lain, seperti sopir yang tidak membawa buku kir, SIM mati termasuk adanya angkutan umum yang beroperasional tidak sesuai trayek. “Terhadap pelanggar ini, kita sudah memberikan surat tilang yang kita tetapkan pada tanggal 11 januari 2013 mendatang di Pengadilan Tembilahan. Nantinya pihak pengadilan yang akan menentukan besaran denda yang harus mereka bayarkan ke kas Negara,” Pungkas Budi Febrian.

Kegiatan operasi razia gabungan ini direncanakan akan dilaksanakan selama tiga hari, dimulai selasa tanggal 18  hingga Kamis tanggal 20 Desember 2012 mendatang.(dro/*0)




Pelantikan Dua Kepala Desa di Kecamatan Mandah

IMG_7505Bupati Inhil yang diwakili Kepala BPMPD Kab. Inhil, H. Edy Syafwannur melantik 2 Kepala Desa terpilih di Kecamatan Mandah, Selasa 18 Desember 2012, di masing-masing Desa.

Bupati Inhil yang diwakili Kepala BPMPD, H. Edy Syafwannur saat melantik  Kepala Desa Surayya Mandiri, H Muhadar dan Kepala Desa Sepakat Jaya, Rudi Hartono di Kecamatan Mandah, kemaren, Selasa 18 Desember 2012 kemaren.
Bupati Inhil yang diwakili Kepala BPMPD, H. Edy Syafwannur saat melantik Kepala Desa Surayya Mandiri, H Muhadar dan Kepala Desa Sepakat Jaya, Rudi Hartono di Kecamatan Mandah, Selasa 18 Desember 2012 kemaren.




4 dari 11 parpol Tidak Penuhi 30% Keterwakilan Perempuan

gbr ilustrasi desakan tentang keterwakilan perempuanTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – dari 11 (sebelas) parpol yang memenuhi syarat Administrasi dan Faktual Kepengurusan dan Keanggotaan di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), 4 Parpol dinyatakan tidak memenuhi syarat minimal 30 % keterwakilan perempuan.

Data ini terungkap dari hasil rapat pleno Partai Politik (Parpol) Peserta Pemilu Legislatif tahun 2014 Kabupaten Indragiri Hilir, yang dilaksanakan di Kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Inhil, jalan Ki Hajar Dewantara No. 2 Tembilahan kemaren, Selasa (18/12)

Keempat parpol itu yakni, Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Hati Nurani Rakyat (HANURA).” Benar keempat Parpol ini tidak memenuhi syarat 30% keterwakilan perempuan namun mereka sudah melampirkan surat pernyataan model F13 Parpol,” Jelas Ketua KPUD Inhil, Joni Suhaidi kepada wartawan ketika dikomfirmasi usai pelaksanaan rapat pleno.

Sementara itu 7 dari 11 Parpol yang memenuhi syarat Administrasi dan Faktual Kepengurusan dan Keanggotaan di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) termasuk memenuhi syarat 30% keterwakilan perempuan yakni Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan(PDIP), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Persatuan Nasional (PPN), Partai Gerakan Indonesia Raya (GERINDRA), Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Demokrat.(dro/*0)




11 Parpol Penuhi Syarat Verifikasi Faktual Tingkat Kab Inhil

indexTEMBILAHAN (www.detikriau.org) –  Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) kabupaten Indragiri Hilir menyatakan 11 Partai Politik memenuhi syarat Verifikasi Administrasi dan Verifikasi Faktual kepengurusan dan keanggotaan Parpol tingkat Kabupaten Indragiri Hilir.

Pernyataan ini disampaikan oleh Ketua KPUD Inhil, Joni Suhaidi usai acara penyerahan  berita acara Verifikasi Faktual hasil perbaikan pengurus dan keanggotaan parpol di Kantor KPUD Inhil jalan Ki Hajar Dewantara Tembilahan, kemaren, Selasa (18/12)

“Secara keseluruhan, dari 16 Parpol yang lolos syarat administrasi, 3 Parpol diyatakan tidak lolos Verifikasi dan 2 Parpol tidak dilakukan verifikasi karena KPUD Inhil tidak menerima dokumen partai politik dari KPU R.I serta tidak menerima Hard Copy dan Fotocopy KTA dari Partai Politik’”Ungkap Joni Suhaidi.

Dua Parpol yang tidak diverifikasi dijelaskan Joni Suhaidi adalah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI). Sedangkan Tiga parpol yang dinyatakan tidak lolos verifikasi secara berurutan adalah, pertama adalah Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN). PPRN  memenuhi syarat Verifikasi Administrasi Keanggotaan namun tidak memenuhi syarat Verifikasi Administrasi Kepengurusan (bukti kepemilikan kantor), tidak memiliki dokumen pernyataan tidak memenuhi 30 % syarat minimal keterwakilan perempuan (formulir F13), serta tidak memenuhi syarat minimal Verifikasi Faktual Keanggotaan. ”kita juga sudah berikan kesempatan untuk melakukan perbaikan tetapi sampai batas akhir masa perbaikan (27 Nov – 3 Desember 2012. Red) tidak juga melakukan perbaikan,” Jelas Joni.

Parpol berikutnya yang tidak lolos verifikasi faktual adalah Partai Kebangkitan Bangsa Indonesia Baru (PKBIB). PKBIB memenuhi syarat Verifikasi Administrasi Kepengurusan dan Kantor namun menyerahkan Hard Copy dan Fotocopy KTA melalui POS telah melewati jadwal waktu penyerahan.  Berdasarkan Surat KPU Nomor 588/KPU/XII/2012 angka 6 (enam) untuk parpol yang melakukan hal ini tidak dilakukan Verifikasi Keanggotaan.

Terakhir partai yang tidak lolos Verifikasi adalah Partai Demokrasi Pembaharuan (PDP). PDP memenuhi syarat Verifikasi Administrasi Kepengurusan dan Kantor namun tidak memenuhi syarat 30% keterwakilan perempuan serta tidak menyerahkan Hard Copy dan Fotocopy KTA.

Secara keseluruhan, 11 Parpol yang lolos adalah Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan(PDIP), Partai Persatuan Pembangunan(PPP), Partai Golongan Karya(GOLKAR), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Persatuan Nasional (PPN), Partai Gerakan Indonesia Raya (GERINDRA), Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Hati Nurani Rakyat (HANURA). (dro/*0)