Lanjutkan 3 Paket multiyears, Pemkab Inhil Kembali Gelontorkan Rp. 100 M Lebih

Serapan APBD 2012 Baru Capai 90 persen —

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – tahun 2013 mendatang, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Pemkab Inhil) kembali menganggarkan 100 miliar lebih bagi kelanjutan pembangunan tiga proyek multi years di Inhil.

Pernyataan ini disampaikan oleh Sekdakab Inhil, Alimuddin RM kepada wartawan dalam konfrensi pers ahir pekan kemaren. adapun anggaran sebesar 100 miliar lebih tersebut diperuntukkan bagi pembangunan Jalan Bandara Tempuling -Mandah, pembangunan Kampus UNISI dan Islamic Center.

Ditambahkan Sekda, Perda multi years akan berakhir pada akhir tahun anggaran 2013 mendatang. Kalau dilihat dari kemampuan anggaran yang dialokasikan Pemkab Inhil tentunya masih jauh untuk  merampungkan seluruh pengerjaan tiga paket proyek tersebut.

 

“Untuk itu, kita akan terus berupaya untuk melobi dana APBD Provinsi Riau dalam untuk menopang penyelesaian tiga paket proyek tersebut,” tambah mantan Kadis Perhubungan dan Distamben tersebut.

 

Saat disinggung dengan kelanjutan tiga proyek multi years kedepan, Sekda mengungkapkan itu tergantung dengan kebijakan Bupati pengganti Indra nantinya. “Sesuai dengan Perda, proyek multi years, penganggaran akan selesai pada tahun 2013. Kalau dilihat dari dana yang sudah dialokasikan, tentunya tidak akan rampung. Makanya saya katakan, kelanjutan proyek ini tergantung pada tangan pemimpin Inhil selanjutnya,” tambahnya.

 

Dalam kesempatan itu, Sekda juga sempat mengungkapkan bahwa sampai saat ini, Serapan APBD Inhil baru mencapai kurang lebih 1,2 Triliyun dari toal Rp, 1,4 Triliyun lebih. “berapa persentase totalnya belum kita pastikan karena masih ada SKPD yang belum menyerahkan laporan tertulis. Namun yang jelas, realisasi APBD sudah diatas 90 persen,” Ungkap Sekda.

Masih menurut Sekda, kendala utama yang menyebabkan keterlambatan serapan APBD masih disebabkan keterlambatan juknis dan lambannya proses pelelangan.” Mengantisipasi berulangnya persoalan serupa ini, salah satu upaya yang telah berhasil kita lakukan adalah dengan melakukan penganggaran sebelum bulan januari. Untuk APBD Inhil 2013 mendatang saat ini sudah rampung. Besarannya sekitar Rp 1,5 Triliyun lebih. Kita berharap dengan ini penyerapan APBD tahun mendatang bisa tepat waktu.” Pungkas Sekda. (dro/*3)

 




Dilarang Tanam Bambu di Pekarangan Rumah. Mengapa?

bambuDetikriau.org — Bambu adalah tanaman modern yang sedang digalakkan berbagai pemerintah di negara-negara dunia sebagai tanaman ramah lingkungan. Bambu juga bisa diolah menjadi bahan furnitur, barang kerajinan, hingga bahan lantai.

Namun, tahukah anda? bambu sebaiknya tidak ditanam sembarangan. Apalagi, jika anda berencana menanamnya di pekarangan rumah. Itu dilarang. Mengapa? Ini alasannya, dikutip dari The Guardian, Selasa (25/12).

1. Bambu adalah tanaman invansif

Bambu termasuk jenis tanaman yang penyebaran pertumbuhannya sangat cepat atau invasif. Penulis ‘Bamboo for Gardens,’ Ted Jordan Meredith mendata bahwa beberapa jenis bambu mampu tumbuh menyebar lebih dari tiga kaki per hari.

Hal itu akan sangat membahayakan sekiranya bambu yang anda tanam menginvasif ke pekarangan tetangga. Bambu anda bisa menyebabkan kerusakan pada rumput tetangga. Pasalnya, bambu sangat rakus menyerap air. Hal ini salah satunya yang menyebabkan jenis tanaman lain akan kalah bersaing jika tumbuh bersama bambu. Beberapa jenis bambu bahkan dikategorikan sebagai tanaman penganggu (gulma) berbahaya.

2. Bambu mematikan tanaman lain

Bambu mengandung zat alelopati, yaitu zat yang memungkinkan tanaman lain tak akan bisa tumbuh, kecuali bambu itu sendiri. Artinya, bambu akan membunuh kehadiran tanaman lainnya yang mungkin anda tanam di pekarangan anda. Tanah anda akan kering dan tak bisa ditumbuhi jenis apapun.

Artinya, kehadiran bambu akan mengancam keanekaragaman hayati lain di pekarangan anda. Cara terbaik untuk memelihara bambu adalah menanamnya di areal kebun khusus dan benar-benar berfungsi komersial.

Ahli bambu dari Universitas Georgia, Morgan Judy, merekomendasikan untuk menanam plastik polypropylene sekitar tiga meter di dalam tanah sebelum anda menanam bibit bambu. Ini untuk memperlambat pertumbuhan anakan bambu di permukaan tanah.

Cara lainnya adalah menanamkan beton bambu yang terbuat dari logam setidaknya 18 inci di sekitar bambu. Ini akan menghambat tumbuhnya rimpang bambu. Judy menyarankan agar pemilik memantau terus pertumbuhan tunas bambu dan menyarankan membunuh tunas itu sebelum beranak lebih banyak lagi.

 
3. Menyingkirkan bambu butuh waktu bertahun-tahun

Bambu adalah tanaman berumur panjang. Mungkin butuh waktu bertahun-tahun dan usaha kuat jika anda ingin memusnahkan tanaman bambu dari pekarangan anda. Langkah pertama untuk memusnahkan bambu adalah menyingkirkan semua akar dan rimpangnya. Hal ini lebih mudah dikatakan daripada dipraktikkan.

Banyak pemilik rumah yang menanam bambu di pekarangannya menyesal pada akhirnya. Sebab, mereka tak mampu menyingkirkan tanaman yang satu ini. Tak perduli, seberapa banyak mereka menggali dan menyingkirkan akar dan rimpang bambu, namun kenyataannya tunasnya akan tumbuh kembali. Ahli bambu dari Universitas Georgia, Morgan Judy, mengatakan setidaknya butuh waktu dua tahun untuk menyingkirkan akar dan rimpang bambu secara teratur, hingga mereka benar-benar mati.

4. Memusnahkan bambu butuh herbisida khusus

Judy menambahkan herbisida kimia diperlukan jika ingin mengendalikan pertumbuhan bambu. Ini tentunya akan menjadi masalah bagi orang yang mencoba mengelola kebun organik di pekarangan rumahnya

Judy merekomendasikan menggunakan herbisida jenis Roundup Original, Quick Kill Grass, Weed Killer, dan herbisida lainnya yang mengandung glisofat untuk membunuh bambu. Awalnya, herbisida itu disemprotkan ke luas tanah tertentu yang menjadi media tumbuhnya bambu.

Berikutnya, anda disarankan memotong bambu tersebut. Kemudian, biarkan bambu itu tumbuh sampai berdaun, dan kembali menyemprotnya, terutama menyemprotkan herbisida pada daun bambu tersebut. Tindakan ini, kata Judy, juga membutuhkan waktu bertahun-tahun.(dro/Repbulika ol)




Sekolah tanpa NPSN Dilarang Ikut SNM PTN

JAKARTA – Panitia seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) membuat kebijakan tegas. Sekolah yang tidak memiliki nomor pokok sekolah nasional (NPSN), tidak bisa mengikutkan siswanya dalam penyaringan masuk perguruan tinggi negeri.

Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) Idrus Paturusi mengatakan, persyaratan SNM PTN 2013 sudah baku. ’’Tidak bisa diotak-atik lagi,’’ katanya.

Idrus mengatakan jika panitia SNM PTN 2013 menyusun persyaratan dengan kondisi yang normatif. Yakni dengan asumsi bahwa seluruh sekolah di seluruh Indonesia yang resmi sudah memiliki NPSN. Jika akhirnya ada sekolah yang belum atau tidak memiliki NPSN, dia mempersilahkan siswanya masuk ke PTS saja.
Menurut Idrus, NPSN tidak hanya untuk kepentingan mendaftar SNM PTN saja. Tetapi juga untuk masuk PTN melalui dua jalur lainnya, yakni ujian tulis bersama dan ujian mandiri.

Sebagai gantinya, Idrus mempersilahkan sekolah-sekolah tanpa NPSN itu mengarahkan siswanya masuk PTS. Menurut rector Unhas Makassar itu, sekolah yang bisa mendaftar SNM PTN 2013 belum tentu seluruh siswanya diterima.

’’Kuota SNM PTN terbatas. Bagi sekolah tanpa NPSN bisa masuk ke PTS yang jumlahnya jauh lebih besar dari PTN,’’ kata dia. Idrus mengatakan saat ini jumlah PTN hanya 90. Sedangkan jumlah PTS mencapai 3.100 lebih. Apalagi, kualitas PTS juga banyak yang bagus atau setara dengan PTN.

Lantas bagaimana jika PTN dinilai pilih kasih terhadap sekolah tanpa NPSN? Idrus menolak hal itu. ’’Kita hanya konsisten menjalankan pesyaratan yang kami tentukan sendiri,’’ tandasnya.

Dengan tidak memberikan toleransi, Idrus mengatakan ada hikmah yang bisa diambil. Yakni akan melecut semangat sekolah-sekolah yang tidak terdaftar untuk segera mengurus NPSN. Menurutnya, jika persyaratan itu ditoleransi, maka sekolah akan menyepelekan pengurusan NPSN. Padahal NPSN adalah syarat paling minimal legalitas sebuah satuan pendidikan.

’’Pengelola sekolah jangan hanya memikirkan mendirikan sekolah dan menjaring siswa saja,’’ kata dia. Tetapi juga harus memenuhi persyaratan-persyaratan minimal dan ketentuan legalitasnya. Jangan sampai karena kelalaian pihak sekolah, justeru siswa yang dirugikan.

Kepada para orangtua siswa di sekolah tanpa NPSN, diharapkan tidak menyalahkan panitia SNM PTN. Sebaliknya, para orang tua siswa diminta ikut berperan aktif untuk mendorong pihak sekolah untuk segera mengurus NPSN.

Idrus mengatakan sekolah-sekolah yang tidak terdaftar atau tanpa NPSN ini masih berpeluang ikut SNM PTN periode 2014. Setahun ke depan diharapkan pihak sekolah lebih intensif mengurus NPSN itu. ’’Kalau sekarang ditoleransi, mereka tidak akan mendaftarkan sekolahnya di pusat data NPSN Kemendikbud,’’ pungkas Idrus.

Sebagaimana diketahui, alur pendaftaran SNM PTN 2013 dimulai dengan entry data rapor siswa di Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) SNM PTN 2013. Syarat sekolah yang bisa meng-entry data ini harus sudah memiliki NPSN.

Setelah meng-entry data sekolah, pihak sekolah selanjutnya meng-entry data siswa. Proses entry data siswa ini memerlukan syarat Nomor Induk Siswa Nasional (NISN). Bisa dipastikan siswa yang belajar di sekolah tanpa NPSN, tidak memiliki NISN. Artinya peluang mereka untuk masuk PTN tertutup.(jpnn)




Bermain Sampan, 3 Warga parit 8 Tenggelam,

Gambar Ilustrasi
Gambar Ilustrasi

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Peristiwa naas dialami oleh 3 orang warga Parit 8 Kecamatan Tembilahan Hulu, senin (24/12) sekira pukul 09.00 Wib. Sedang asik bermain disungai, ketiga korban yang masih berusia anak-anak tersebut tenggelam. 1 korban selamat, 1 meninggal dan 1 orang lainnya masih belum diketemukan.

Berdasarkan informasi sementara yang diperoleh detikriau.org dari pihak kepolisian, sebelum peristiwa tragis itu terjadi, kakak beradik, Dian Bin Lasno (11), Tia Bin Lasno (12) dan temannya Sulas bin Dapit (14) sedang asik bermain sampan (perahu dayung. Red) sambil berenang dibantaran sungai parit 8 Kecamatan Tembilahan Hulu. Belum diketahui secara pasti penyebabnya, ketiga anak ini terseret arus dan tenggelam.

“Benar, akibat kejadian itu, 2 orang korban sudah kita ketemukan yakni Tia bin Lasno (12) dalam keadaan hidup dan Sulas bin Dapit (14) sudah dalam keadaan meninggal dunia. Sementara 1 orang korban lainnya, Dian bin Lasno (11) sampai saat ini masih dilakukan pencarian oleh anggota Kapal 006 Dir Polda Riau beserta anggota Satpol Air Polres Inhil, Badan SAR Nasional Daerah (Basarnasda) Inhil bersama masyarakat setempat,” Jawab Kapolres Inhil, AKBP Dedi Rahman Dayan SIK, M.Si melalui Kasad Reskrim AKP Kurnia kepada wartawan, senin (24/12).(dro/*0)




Komunitas Emak Sehat Peringati Hari Ibu Ke 84 dengan Kegiatan Senam dan Berbagai Perlombaan

Ratusan Kaum Ibu Tembilahan Restui Iwan—

Peringati Hari Ibu ke 84, Ratusan Ibu-ibu yang tergabung dalam Komunitas Emak Sehat melakukan senam osteoporosis di jalan Veteran, Tembilahan, ahad 23 des 2012
Peringati Hari Ibu ke 84, Ratusan Ibu-ibu yang tergabung dalam Komunitas Emak Sehat melakukan senam osteoporosis di jalan Veteran, Tembilahan, ahad 23 des 2012

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Musim liburan akhir tahun 2012, bersempena peringatan Hari Ibu ke 84, Ratusan kaum Ibu di Tembilahan yang tergabung dalam Komunitas Emak Sehat melaksanakan senam osteoporosis dan berbagai perlombaan.

Kegiatan yang diselenggaran di Jalan Veteran, Ahad (23/12) tepatnya berada di halaman Kantor Camat Tembilahan ini selain dihadiri oleh ratusan anggota komunitas juga dihadiri oleh Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD), H Edy Syafwannur,Camat Tembilahan, RM Sudinoto dan Kepala Dinas Kesehatan, Rasul Alim

Camat Tembilahan, RM Sudinoto dalam sambutannya memberikan apresiasi yang tinggi. Dengan kegiatan ini ia menilai bahwa telah tumbuhnya kesadaran masyarakat khususnya kaum ibu untuk selalu menjaga kesehatan Jasmani.” Sehat Jasmani tentunya akan menjadikan hidup lebih baik terutama akan semakin melancarkan aktifitas keseharian,” Sebut Camat.

Peringati Hari Ibu ke 84, Ratusan Ibu-ibu yang tergabung dalam Komunitas Emak Sehat melakukan senam osteoporosis di jalan Veteran, Tembilahan, ahad 23 des 2012
Peringati Hari Ibu ke 84, Ratusan Ibu-ibu yang tergabung dalam Komunitas Emak Sehat melakukan senam osteoporosis di jalan Veteran, Tembilahan, ahad 23 des 2012

Kadiskes Inhil Rasul Alim juga menyatakan sambutan baiknya akan kegiatan yang dilaksanakan Komunitas Emak Sehat ini. Menurut Rasul, dengan adanya komunitas seperti ini tentunya akan semakin meringankan tugas instansi yang berada dibawah pimpinannya. Ia juga berpesan, terutama kepada ibu-ibu yang tergabung dalam komunitas ini untuk juga selalu menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal masing-masing seperti dengan selalu menguras bak mandi dan tempat penampungan air lainnya untuk menghindari berkembangbiaknya jentik nyamuk DBD dan penyebab penyakit filariasis.

Kepala BPMPD Inhil, H Edy Syafwannur berharap Komunitas Emak Sehat ini kedepannya akan semakin berkembang termasuk ke Kecamatan lainnya di kab Inhil.”Tentunya kegiatan ini sangat sejalan dengan program kesehatan nasional. Dengan kreatifitas komunitas seperti ini saya harap tidak hanya sesaat. Dengan semakin berkembangnya komunitas ini tentunya tingkat kesehatan masyarakat akan semakin meningkat,” Puji Edy Syafwannur.

dalam kesempatan tersebut edy syafwannur juga mensosialisasikan akan bahaya filariasis atau penyakit kaki gajah. Untuk menghindari terjangkitnya penyakit ini maka harus meminum obat anti filariasis sebanyak satu kali dalam satu tahun selama 5 Tahun berturut-turut.

Disamping melaksanakan kegiatan senam osteoporosis, Komunitas Emak Sehat ini juga melaksanakan berbagai perlombaan yakni lomba memasak nasi goreng, membuat sambal terasi, lomba berjoget, lomba bernyanyi dan lomba tebak lagu serta beberapa fun game lainnya.

Pada kesempatan acara tersebut, komunitas emak sehat memberikan cendera mata kepada Kepala BPMPD Inhil, H Edy Syawannur berupa baju koko dan peci. Pemberiaan ini menurut kaum ibu-ibu Komunitas Emak Sehat Tembilahan adalah sebagai tanda restu Ibu kepada anaknya (H Edy Syafwannur) untuk maju pada Pilkada Inhil 2013 mendatang. (dro/0)




Bang Iwan Kembalikan Formulir Pendaftaran ke DPC Partai Hanura Inhil

Pengembalian berkas pendaftaranTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Kandidat Bakal Calon (Balon) Bupati Inhil periode 2013-2018, H Edy Syafwannur mengembalikan berkas pendaftaran ke Kantor DPC Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Jalan Cendrawasih II No 69 Tembilahan, sabtu (22/12) kemaren. Pengembalian berkas pendaftaran ini merupakan salah satu langkah yang harus dipenuhi untuk mendapatkan dukungan Partai Hanura.

“Benar, hari ini teman-teman dari Tim e-one mewakili H Edy Syafwannur mengembalikan berkas pendaftaran. Sekaligus beliau titip salam dan memohon maaf karena tidak bisa hadir secara langsung dikarenakan sedang berada diluar daerah,” Ujar salah seoran Tim e-one, Aaf yang saat itu didampingi oleh ratusan anggota lainnya kepad detikriau.org.

Kedatangan Tim e-one di Kantor Partai Hanura sekira pukul 11.00 Wib ini disambut secara langsung oleh Ketua DPC Hanura Inhil, Gusti Deseriansyah, Wakil Ketua sekaligus Ketua Panitia Penjaringan, RM Ario Suryo Hidayat, Sekretaris, As’ad beserta beberapa orang anggota pengurus lainnya.

Ketua Panitia Penjaringan, RM Ario Suryo Hidayat menyebutkan bahwa H Edy Syafwannur merupakan satu dari empat kandidat lainnya (Andi Dharma Taufiq, Kemas Yusfery, H Ramli Walid dan Husni Hasan. Red)  yang sudah mendaftarakan diri untuk mendapatkan dukungan dari Partai Hanura. Menurutnya, proses pemilihan balon yang akan diusung nantinya dijalankan sesuai dengan aturan dari DPP Partai hanura dan ketentuan proses penjaringan. “Insyaallah tanggal 27 Desember mendatang kita akan undang kembali semua Bakal calon untuk melakukan komunikasi politik,” Sebutnya.(dro/*0)