Samsurizal Awi Pantas Pimpin NU Inhil

NUTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Pelaksanaan Konferensi Cabang (Kofercab) PC NU Kabupaten Indragiri Hilir yang rencananya akan dilaksanakan pada 12-13 Januari mendatang, memunculkan banyak kandidat. Salah satunya adalah nama H Samsurizal Awi, salah seorang tokoh masyarakat yang low profil dan selama ini kenyang dalam memimpin berbagai organisasi di daerah ini.Pernyataan ini disampaikan oleh seorang tokoh pemuda Inhil yang juga mantan Ketua Ikatan Pemuda Nahdatul Ulama periode 2005-2007, Hidayat Hamid SPdI, kepada Vokal, Ahad, (6/1) di Tembilahan.

Menurut Hidayat, salah satu hal yang sangat menarik dari kepribadian  Samsurizal Awi adalah sikap keseharian yang dekenal sangat low profil. “Tentunya sebagai organisasi kemasyarakatan yang sangat berpengaruh di Inhil, dibutuhkan tokoh seperti itu. Sehingga kedepan organisasi NU semakin mampu memberikan kontribusi positif bagi umat dan juga Inhil,” ujar Hidayat Hamid yang juga diketahui sebagai Ketua Ikatan Alumni (IKA) STAI Auliaurrasyidin Tembilahan.

Dikatakannya lebih jauh, pengalaman yang bersangkutan dalam memimpin berbagai organisasi seperti Ketua Bazda Kabupaten saat ini, pernah aktif dalam kepengurusan IPNU serta juga menjabat sebagai Sekretaris Mabicab Pramuka Inhil tentu menjadi nilai tambah. Harus diakui, peranan seseorang yang mengerti dalam sebuah organisasi sangat penting bagi perkembangan organisasi.

Katanya lagi, di dalam menjalankan sebuah organisasi tentunya tidak mudah. Jangan sampai sebuah organisasi malah dipimpin oleh orang yang tidak punya latar belakang organisasi yang baik. Akibat yang timbul, berapa banyak organisasi yang hanya punya nama, tapi tidak jelas visi dan misi yang mereka emban.

“Salah satu penyebab kenapa ada organisasi yang tidak jelas program dan apa kontribusi mereka selama ini bagi kemajuan daerah, dikarenakan kelemahan pemimpin mereka yang tidak punya latar belakang organisasi yang baik. Tentunya NU sebagai organisasi umat yang sangat berpengaruh, jangan sampai terjadi seperti yang saya sebutkan di atas tadi,” tukasnya.

Selain itu nilai tambah dari Samsurizal Awi, yang bersangkutan punya kemapanan ekonomi. Tidak bisa dipungkiri, persoalan finansial sering menjadi persoalan yang cukup mengganggu roda organisasi. Jalannya sebuah organisasi, sangat berpengaruh dengan persoalan pendanaan yang dimiliki.

“Kita tidak bisa pungkiri, roda organisasi akan berjalan sesuai dengan harapan kalau memang dipimpin oleh orang yang secara finansial memadai. Bukan berarti, finansial menjadi landasan utama. Tapi itulah fakta yang ada di lapangan selama ini,” pungkas Hidayat.(dro/*2)




Anti Korupsi Bukan Sekedar Slogan, Bupati Inhil Pinta Seluruh Satker Sampaikan laporan

Bupati Inhil, DR. H. Indra Muchlis Adnan
Bupati Inhil, DR. H. Indra Muchlis Adnan

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Bupati kabupaten Indragiri Hilir, DR H Indra muchlis Adnan memerintahkan kepada semua Satker untuk menyampaikan laporan kegiatan yang dilakukan terkait tindaklanjut penandatanganan Fakta Integritas Anti Korupsi. Menurut Bupati, kesepakatan itu bukan hanya sekedar slogan.

Inspektorat dan BKD adalah dua lembaga yang diminta berperan dalam memantau apa yang sudah dilakukan oleh Satker. Khusus Inspektorat, petugas Intel yang ditunjuk diperintahkan agar bertugas dengan baik. Apabila menemukan ada indikasi tindakan korupsi yang dilakukan oleh pejabat maupun non pejabat diinstruksikan cepat bertindak.

” Penilaian berhasil tidaknya usaha kita mencegah tindakan korupsi bukan diukur dengan seberapa banyak mereka yang terhukum. Melainkan seberapa banyak kita berhasil melakukan pencegahan. ” jelas H Indra Muchlis Adnan SH belum lama ini di tembilahan.

Bupati juga melakukan himbauan kepada seluruh masyarakat Negeri Seribu Jembatan untuk berperan aktif. Misalnya, apabila mengurus sesuatu dan tidak terdapat aturan yang mengharuskan melakukan pembayaran, harus berani untuk tidak melakukan pemberian. Terkecuali memang ada aturan jelas adanya pungutan.

“Misalnya waktu ngurus KTP, supaya cepat lalu memberikan uang sepuluh ribu rupiah. Walau itu kecil nilainya, tetapi kalau sudah dibiasakan, ini jelas bentuk pelanggaran aturan. Jadi seminimal mungkin harus dijauhkan suap menyuap. Itu awal dari tindakan melanggar hukum”ungkap Bupati Inhil.

Apabila tindakan kecil ilegal itu dianggap sudah biasa. Lama kelamaan menurut dia bakal mengarah pada hal yang lebih besar. Oleh sebab itu seorang PNS harus istiqomah dalam bertugas Tidak berusaha mendapatkan honor yang tidak ada dasar hukumnya .

Rambu berupa aturan yang dibuat disebut Indra Muchlis Adnan untuk dipatuhi, bukan sebaliknya. Kebahagiaan menurut dia tidak akan dicapai apabila materi diperoleh dengan cara tidak halal. Apabila seorang PNS dalam bertugas senantiasa berada pada relnya, saat sudah tidak lagi bertugas, ketenangan yang sesungguhnya dinyatakan bakal dapat diraih.(dro/*1)




2012, PN Tembilahan Putus 237 Kasus Narkotika

indexTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Sepanjang tahun 2012, sebanyak 328 kasus masuk ke Pengadilan Negeri (PN) Tembilahan. 237 kasus diantaranya merupakan kasus Narkotika.

“Sebanyak 237 kasus narkotika itu sudah kita putus sedangkan 91 sisanya merupakan kasus tindak pidana kriminal biasa, seperti pencurian dan toto gelap (togel)”Sebut Ketua PN Tembilahan, Djoni Witanto, SH akhir pekan kemaren

Sedangkan untuk kasus Tilang, terdata sebanyak 2.348 kasus dan perkara perdata sebanyak 406 kasus. “Untuk kasus tilang memang ada penurunan dibandingkan tahun 2011 yang mencapai sebanyak 3.405 tilang. “ Pungkasnya. (dro/*1)




Sepanjang 2012, 20 Nyawa Melayang di Jalan Raya

Kecelakaan lalu lintas
Kecelakaan lalu lintas

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Terhitung sejak januari hingga desember 2012, Polres Inhil mencatat sebanyak 45 kasus Kecelakaan lalu lintas (Laka lalin) dan 20 korbannya meninggal dunia.

Selain korban meninggal, 24 korban lainnya mengalami luka berat dan 34 mengalami luka ringan dengan total kerugian materil diperkirakan mencapai Rp 64 juta lebih. Kedepan untuk meminimalisir terjadinya laka lalin, Satlantas Polres Inhil akan lebih menggitakan sosialisasi dan impelmintasi UU No.2 tahun 2009.

“Agar tumbuhnya kesadaran pengguna jalan untuk mematuhi aturan, Kita akan terus melakukan sosialisasi undang-undang lalu lintas dan angkutan jalan. Kita yakin, kalau kesadaran masyarakat sudah tumbuh sejak dini maka hasilnya angka kecelakaan dan pelanggaran lalin akan menurun dengan sendirinya,” ujar Kasat Lantas Polres Inhil, AKP Karyono.(dro/*1)




MENJODOHKAN MURAI BATU

indexwww.detikriau.org — Memilih Calon Indukan

Hal pertama yang perlu dipersiapkan adalah memilih indukan Jantan dan Betina yang berkualitas. Ukuran tentang kualitas dapat bermacam-macam alasan dan motivasi serta tujuan mengembang-biakan burung tersebut. Tapi sebagai dasar utama pemilihan indukan yang berkualitas adalah melihat dari gen indukan tersebut. Oleh karena itu dapat dipertimbangkan tujuan dan motivasi penangkaran sbb:
1. Tujuan Untuk Kompetisi (Lomba) Burung Berkicau.

Cari gen indukan jantan yang punya prospek juara. Biasanya burung yang telah mendapat predikat juara disuatu perlombaan besar merupakan acuan calon indukan yang berkualitas. Walaupun acuan ini tidak mutlak dilakukan, tetapi paling tidak sudah mempunyai modal sebagai indukan yang baik, kendalanya barangkali adalah masalah harganya yang cukup tinggi.

Untuk mengatasi hal tersebut di atas, cari alternatif lain yang relatif lebih mudah. Caranya dengan mencari calon indukan yang mempunyai prospek yang baik, walaupun belum pernah juara atau diperlombakan. Umumnya indukan yang baik adalah yang bertipe suara keras, pintar menirukan suara burung lain, mempunyai tonjolan-tonjolan suara yang khas, misalnya tembakan-tembakan, ngerol dan variasi suara. Serta performa dan penampilan yang baik saat membawakan irama lagu. (Mengenai ciri-ciri burung yang berkualitas dan mempunyai prospek juara akan dibahas dalam artikel terpisah).

Setelah menentukan indukan Jantan, langkah selanjutnya adalah mencari indukan Betina yang berkualitas. Ciri-ciri fisiknya kurang lebih sama dengan indukan Jantan. Indukan Betina juga harus dicari yang suaranya merdu dan berpostur baik, mempunyai ekor yang cukup panjang untuk ukuran murai batu betina. Burung yang akan dijodohkan sebaiknya hewan yang dari sub-spesies yang sama. Ini jauh lebih sulit lagi, karena jarang sekali diperdagangkan indukan murai batu betina yang baik. Mayoritas pedagang menjual murai batu berjenis kelamin Jantan. Alternatif yang termudah dengan mendatangi rumah-rumah penangkaran murai batu dan memesannya terlebih dahulu (cara ini biasanya lama di dapat, karena pemesannya juga banyak).

2. Tujuan Untuk Sekedar Menangkarkan Saja.

Cara ini biasanya dilakukan oleh para hobbies, karena pertimbangan melestarikan kelangsungan hidup murai batu saja. Jenis yang ditangkarkan murai batu dari sub-spesies apa saja.

Mempersiapkan Penjodohan

Setelah dipilih calon-calon indukan yang baik, langkah pertama adalah dengan memperkenalkan suara/kicauan indukan Jantan dan indukan Betina terlebih dahulu. Caranya dengan menempatkan kedua burung tersebut dalam sangkar gantung yang terpisah. Usahakan berada dalam satu area agar suara/kicauan mereka dapat saling terdengar. Usahakan satu sama lain tidak diperlihatkan terlebih dahulu. Disini fungsi kain penutup sangkar (kerodong) berperan. Setelah terjadi saling sahutan, biarkan sampai irama kicauan mereka seirama. (biasanya diperlukan waktu sekitar 2 sampai 3 hari, tetapi ini juga tidak mutlak, tergantung kondisi dilapangan). Dalam kondisi ini dianjurkan untuk memberian pakan hidup dan nutrisi yang cukup agar burung mencapai puncak birahi, sehingga mempermudah proses penjodohan. (Mengenai pakan hidup dan nutrisi akan dibahas dalam artikel terpisah).

Setelah ada keseimbangan irama kicauan diantara mereka, pertemukan mereka dengan tahapan gradual sbb:
a. Buka masing-masing kerodong dengan jarak antara kedua sangkar berjauhan 4 meter. Jangan terburu-buru untuk langsung mempertemukan mereka. Karena indukan Jantan dapat menyerang bahkan dapat membunuh indukan Betina. Kegiatan menjodohkan ini akan berlangsung berhari-hari, bahkan dalam hitungan minggu.
b. Setelah proses ini berjalan dengan baik dan terjadi kemajuan satu sama lain, tempatkan sangkar lebih dekat lagi. Misalnya persempit jarak sangkar mereka menjadi 1 meter – 2 meter. Biasanya kalo kedua burung sudah saling cocok, Individu Jantan akan memperlihatkan bahasa tubuh, seperti mengibas-kibaskan ekornya dan menampilkan suara yang merdu untuk menarik perhatian individu betina.
c. Jika reaksi indukan betina hanya berdiam diri di atas tangkringan saja, itu menandakan ia belum siap untuk kawin. Proses ini membutuhkan kesabaran.
d. Jika reaksi indukan betina mengambil posisi membungkuk dan melebarkan kedua sayapnya, itu menandakan is sudah benar-benar siap untuk kawin.
e. Jika keadaan seperti point d di atas, segera masukkan kedua indukan dalam kandang penangkaran yang besar. Keluarkan betina dari dalam sangkar, sedangkan indukan Jantan usahakan masih didalam sangkar yang digantung di dalam kandang besar. Biarkan proses penjodohan ini berlanjut sampai indukan Betina benar-benar siap untuk dikawinkan. Biasanya indukan betina akan sering hinggap disekitar sangkar indukan Jantan.
f. Setelah fase penjodohan memperlihatkan kemajuan yang baik, anda tidak perlu khawatir untuk mengeluarkan indukan Jantan dari sangkar gantung.

Dalam beberapa kejadian, jika burung telah ditempatkan bersama-sama, mereka akan cepat melakukan aktifitas perkawinan. Setelah ini berlangsung, indukan betina akan membangun sarangnya dalam waktu sehari dan akan mulai bertelur pertama kali setelah hari-hari berikutnya. Telur pertama, kedua dan ketiga biasanya merupakan telur yang tidak berproduksi/tidak menetas (infertilitas).

Seringkali, jika kedua pasangan memasuki masa reproduksi, perkawinan tidak dilangsungkan secara cepat (tidak terburu-buru), sampai indukan Jantan benar-benar menerima indukan betina setelah terlebih dahulu terjadi proses penjodohan. Indukan Jantan akan tampil atraktif dan bernyanyi merdu di depan indukan Jantan, seolah olah ingin mengatakan bahwa saya seorang gentlemen. Ia juga akan memeriksa kotak sarang. Ia perlu melihat apakah kotak sarangnya akan dapat menjadi tempat yang nyaman. Selanjutnya ia akan masuk ke dalam kotak sarang dan memperhatikan dengan seksama untuk waktu yang lama, kemudian akan berkicau dengan pelan seolah memanggil induk betina dan menyuruhnya masuk ke dalam kotak sarang.

Apabila induk Jantan meninggalkan kotak sarang, induk betina akan memeriksa kenyamananya, tetapi ia jarang keluar dari kotak sarang sebelum sang Jantan benar-benar membangun sarangnya.

Idealnya, burung harus membangun sarangnya beberapa hari setelah saling mengenal. Biasanya induk Jantan yang mulai menyusun sarang. Setelah separuh dari sarang terkumpul, induk betina akan segera keluar sarang dan mulai menyelesaikan sarangnya.

Biasanya, setelah 2 hari berlangsung sarang akan selesai dan induk betina akan beristirahat. Setelah kurang lebih 4 hari, induk betina akan mulai bertelur. Dalam sehari ia akan bertelur sekali. Jumlah telur yang akan dierami 3 dampai 4 telur. Bahkan ada yang sampai berjumlah 5 telur. Saat jumlah telur sudah mencapai 3 butir, induk betina biasanya sudah mulai melakukan pengeraman.

Ukuran kandang

Ukuran kandang jangan terlalu besar. kasih aja 2X1.5m dan kandang di bikin senyaman mungkin supaya burung seperti di alam liar alias hutan. gambar kandang yang sudah jadi.

 

Sumber: http://www.squidoo.com/beternak-burung-murai-batu-sangat-menguntungkan




DPC Hanura Kab Inhil Gelar Dialog Visi dan Misi Tiga Balon Bupati Inhil

IMG_9148TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar dialog visi dan misi bagi tiga kandidat bakal calon (Balon) Bupati Inhil Priode 2013-2018, Sabtu (5/1).

Tiga kandidat yang mendaftar dan mengikuti proses dialog di Hanura antara lain, H Edy Syafwannur, HM Ramli Walid dan Kemas Yusferi. Menurut Ketua DPC Hanura Inhil, Gusti Desriansyah, proses itu merupakan langkah maupun mekanisme partai yang harus dijalankan dalam rangka melakukan penjaringan balon Bupati Inhil.

“Penjaringan ini sudah sesuai dengan juklak Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura dan harus kita laksanakan. Maka itu kami gelar dialog dengan balon Bupati yang melakukan proses pendaftaran di Partai Hanura,”ungkapnya.

H Edy Syafwannur, salah seorang kandidat Balon Bupati Inhil saat menyampaikan pemaparan Visi dan Misi. sabtu (5 januari 2013)
H Edy Syafwannur, salah seorang kandidat Balon Bupati Inhil saat menyampaikan pemaparan Visi dan Misi. sabtu (5 januari 2013)

Dalam mengusung balon Bupati, lanjut Gusti, pihaknya harus mengetahui sejauhmana kemampuan baik dari segi kapabilitas, elektabilitas maupun komitmen mereka terhadap rakyat dan partai Hanura sendiri. Sehingga dia berharap apa yang diusulkan oleh DPC, dapat direkomendasi oleh Dewan PimpinanDaerah (DPD) Hanura Riau dan diteruskan kepada DPP.

“Tentunya dalam mengusung nama-nama itu kita sudah memiliki alasan, karena sudah melakukan dialog dan penjajakan,” tukasnya sambil menyebutkan tahap selanjutnya akan dilakukan rapat peleno.

Sementara itu salah seorang balon Bupati yang mengikuti dialog adalah, H Edy Syafwannur, menyatakan ucapan trimaksih kepad Partai Hanura yang telah memberikan kesempatan kepada dirinya untuk menyampaikan visi, misi serta program dan strategi dalam menghadapi pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) mendatang.

Dia berharap, melalui proses itu dirinya dapat diusung Partai Hanura. Sehingga apa-apa hal strategi yang ia sampaikan menjadi pertimbangan Partai dalam mengusung dirinya pada Pilkada mendatang. “Kita sudah memaparkanya secara gambalng kepada rekan-rekan Hanura dan mudah-mudahan ini dapat diterima,”harapnya.(dro/*1)