Sekdakab Inhil: 2013, Program Pro Rakyat Bupati Tetap Jadi Prioritas.

Sekdakab Inhil, H Alimuddin RM
Sekdakab Inhil, H Alimuddin RM

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) –  Meskipun masa jabatan Indra M Adnan sebagai Bupati Inhil akan segera berakhir, Pemkab Inhil terus melanjutkan program Indra yang menyentuh masyarakat secara langsung.

Demikian dikatakan Sekretaris Daerah (Sekdakab) Inhil, H Alimuddin RM, kepada wartawan baru-baru ini. Dikatakanya, beberapa program tersebut seperti perbaikan infrastruktur, pertanian secara umum, kesehatan dan peningkatan di bidang pendidikan.

“Kita tetap konsiten kepada program Pak Bupati. Perbaikan infrastruktur, bidang pertanian, pendidikan dan kesehatan adalah program beliau yang yang akan tetap kita lanjutkan hingga akhir 2013 mendatang,” jelas Sekda kepada wartawan baru-baru ini.

Meski diakuinya menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Inhil terjadi peningkatan kebutuhan keuangan daerah, tapi tidak serta merta program yang pro kepada rakyat harus diabaikan begitu saja. Sebab pada perinsipnya, apapun program kepala daerah adalah upaya untuk mensejahterakan rakyat itu sendiri.

“Kita rasa peningkatan kebutuhan anggaran tiap tahun juga terjadi. Salah satunya dari kenaikan gaji para pegawai, apalagi tahun ini mencapai 7 persen,”pungkas Sekda.

Beberapa program Bupati Inhil yang menjadi perhatian serius dan kembali dianggarkan pada tahun 2013 ini adalah Proyek Multi Years yang dananya mencapai 100 miliar lebih. Dimana anggaran itu akan digunakan untuk kelanjutan pembangunan tiga proyek multi years seperti pembangunan Jalan Bandara Tempuling –Mandah,  Kampus UNISI dan Islamic Center.(dro/*1)




Tahun Akhir Sebagai Bupati Inhil, Indra Tetap Komit Lanjutkan Program DM

Bupati Inhil, H Indra M Adnan
Bupati Inhil, H Indra M Adnan

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir pada 2013 tetap  komit melanjutkan Program Desa Mandiri.
Komitmen itu disampaikan secara tegas Bupati Inhil, H Indra Muchlis Adnan SH. Meskipun 2013 merupakan tahun terakhir jabatannya sebagai orang nomor satu di Bumi Sri Gemilang. Hal itu tidak mengubah kebijakan yang sudah dilaksanakan secara menyeluruh  sejak 2006 itu.
“Kita ingin desa di Inhil tidak lagi tertinggal dari segi infrastruktur maupun ekonomi. Kita pun ingin membangkitkan kembali  semangat kegotongroyongan yang sudah mulai terkikis”ujar  Indra Muchlis Adnan baru-baru ini di Tembilahan.
Sejak program ini diluncurkan sudah banyak perubahan mendasar di pedesaan. Perubahan positif itulah yang ingin terus dipertahankan Wakil Ketua MKGR Pusat itu sampai akhir kepemimpinannya. Desa yang sebelumnya sangat jarang memiliki paket kegiatan, saat ini seluruhnya sudah mencicipi kue pembangunan.
Dukungan yang tinggi dari seluruh kalangan atas program itu menjadi bukti keberhasilan program tersebut. Sekcam Teluk Belengkong, Marlis Syarif menjadi salah seorang saksi bagaimana menggeliatnya kecamatan yang dianggap tertinggal itu sejak program desa mandiri diluncurkan.
” Jauh berubah, desa yang dulunya sangat kesulitan untuk berhubungan satu sama lain saat ini tidak lagi mengalami situasi itu. Demikian juga dengan sarana lain, semua desa di kecamatan kita ini sudah memilikinya”ungkap Marlis Syarif.
Kekhawatiran warga akan kelanjutan program yang bagus itu saat ini mulai bermunculan. Warga khawatir jika nanti pengganti Indra Muchlis Adnan tidak melanjutkan program itu dan justru meminggirkan desa. Padahal seluruh keberhasilan pembangunan di kabupaten tidak terlepas dari suksesnya pembangunan di pedesaan.
“Kami jelas ingin program desa mandiri terus berlanjut seterusnya. Karena lewat program inilah desa menjadi jauh lebih maju seperti sekarang”ujar Azhari HS, Kades Kuala Patah Parang.(dro/*1)




Komisi II DPRD Inhil Agendakan Kunjungan ke Perkebunan Kelapa Petani di Dua Kecamatan

Terkait Kerusakan Perkebunan Kelapa Petani Akibat Serangan Hama Kumbang yang diduga berasal dari  Aktifitas Peremajaan Kebun Sawit PT Bumi Palma Lestari Persada (BPLP)

Wakil Ketua Komisi II DPRD Inhil, H Bakri H Anwar
Wakil Ketua Komisi II DPRD Inhil, H Bakri H Anwar

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) –Komisi II DPRD Inhil segera akan melakukan kunjungan ke lokasi serangan hama kumbang di areal perkebunan kelapa milik masyarakat di beberapa desa dari dua kecamatan di kab Inhil.

‘Kita berencana dalam minggu ini juga akan berkunjung secara langsung ke lokasi. Kita belum bisa memberikan komfirmasi apa-apa karena sampai hari ini kita belum dapat menghubungi pihak perusahaan,” ujar Wakil Ketua komisi II DPRD Inhil, H Bakrie H Anwar kepada Vokal diruang komisi II gedung DPRD Inhil, selasa (8/1) kemaren

Dijelaskan H Anwar, dalam kunjungan nanti, Dewan ingin menyaksikan secara langsung kerusakan yang diakibatkan hama kumbang serta mengumpulkan berbagai informasi terkait penyebab timbulnya hama ini.

Berdasarkan informasi terakhir yang diterima di lapangan, saat ini serangan hama kumbang tersebut terus meluas ke wilayah perkebunan kelapa lainya dan membuat resah para petani kelapa setempat. Pasalnya serangan hama tersebut kini tidak hanya menyerang daun pohon kelapa yang berusia tua namun juga menyerang daun kelapa yang berusia muda, sehingga menyebabkan kelapa tidak dan berpotensi merugikan petani kelapa yang saat ini telah menjerit karena rendahnya harga jual kelapa mereka.

Seperti yang disampaikan Abdul Rasyid, selaku kepala Desa Pengalehan Kecamatan Enok.

“Saat ini serbuan kumbang semakin mengganas, sehingga pohon kelapa para petani mengalami kegundula pada daunya. Hal ini juga diakui tidak hanya terjadi pada daun pohon kelapa yang telah berusia tua, tetapi juga terhadap daun pohon yang masih muda. Hingga saat ini kerusakan itu telah mencapai 10 kilometer, kerusakan ini terus menyebar ke wilayah-wilayah kebun kelapa petani lain yang ada di Desa kami ini,” ungkapnya.

Hasanuddin, petani Desa Pabenaan Kecamatan Keritang menduga bahwa kemunculan hama kumbang ini diakibatkan peremajaan kelapa sawit milik PT BPLP.” Kebun kelapa kita sudah rusak, semua ini diakibatkan banyaknya batang pohon kelapa sawit membusuk yang berserakan diareal perkebunan sawit PT BPLP,” Tuding Hasanudin.

Permasalahan ini menurut hasanudin sudah pernah disampaikan petani kepada pihak perusahaan hanya saja perusahaan mengelak dan mengatakan ini hanya sebuah musibah.”Kita tahu persis hama kumbang ini diakibatkan peremajaan kelapa sawit perusahaan. Kita akan menuntut ganti rugi,’Tegasnya.

Berdasarkan informasi, kerusakan perkebunan kelapa terjadi di Desa pengalehan, Desa Pusaran dan Desa Sungai Rukan Kecamatan Enok, sedangkan Kecamatan Keritang, kerusakan terjadi di Desa pabenaan dan Desa sanglar.

Hingga berita ini dirilis, belum idapat konfirmasi dari pihak humas PT BPLP, karena saat dihubungi, telepon pribadi Irsan selaku Humas PT BPLP dalam keadaan tidak aktif.(dro/*0/rls)




SIAP II dan AJI Taja Training Jurnalistik Investigasi Kehutanan

Pekanbaru (www.detikriau.org) – Strengthening Integrity and Accountability Program (SIAP) II Riau dan Aliansi Jurnalistik Indonesia (AJI) Pekanbaru menyelenggarakan training jurnalistik liputan investigasi kehutanan (JLIK), 11-13 Januari mendatang di Rindu Sempadan. Kegiatan ini merupakan program untuk memperkuat integritas dan akuntabilitas dalam pengelolaan hutan yang lestari dan bebas dari praktik-praktik korupsi.

Demikian dikatakan Koordinator SIAP II Riau, Raflis, kemarin di kantornya. Dijelaskannya, program ini dijalankan oleh sebuah konsorsium terdiri dari WWF-lndonesia, Indonesia Working Group on Forest Finance (IWGFF) dan Transparency International lndonesia (TII) yang tergabung dalam SIAP II dengan merangkul AJI Pekanbaru sebagai pelaksana program.
“AJI Pekanbaru adalah lembaga yang berkompeten untuk melaksanakan pelatihan jurnalistik pada program SIAP II di Riau,” terang Raflis.
Peserta pada pelatihan ini, lanjutnya, adalah jurnalis dari sejumlah media lokal dan nasional, baik yang bedomisili di Pekanbaru maupun di kabupaten/kota di Riau. Selain itu juga diikuti oleh CSO dari SIAP II Riau.
“Pelatihan akan diikuti sekitar 25 peserta yang terdiri dari jurnalis, fotografer dan CSO,” katanya.
Menurut Raflis, SIAP II menganggap, jurnalis perlu diberikan pemahaman dalam hal korupsi kehutanan yang menjadi pokok perhatian pada program ini. Jurnalis diharapkan dapat mendistribusikan informasi-informasi penting yang patut diketahui masyarakat agar ikut serta dalam memonitoring tindak pidana kehutanan.
“Lebih dari 50% izin yang dikeluarkan pemerintah melanggar UU Kehutanan dan Perkebunan. Hal ini harus dikritisi masyarakat. Media harus diberikan kemampuan dan pemahaman untuk melihat dan membongkar akar masalah di bidang kehutanan dan perkebunan ini,” kata Raflis.
Sementara menurut Ketua AJI Pekanbaru Ilham Muhammad Yasir, untuk menambah kemapuan jurnalis dalam melakukan liputan, khususnya investigasi kehutanan, AJI Pekanbaru telah mengundang narasumber yang tepat dari Jakarta, Dandy Dwi Laksono dan IGG Maha Adi. Mereka jurnalis yang memiliki kemampuan dalam melakukan liputan investigasi dan mengasai isu-isu lingkungan.
“Tindak lanjut dari training ini, peserta aktif melakukan liputan investigasi kehutanan. Untuk itu, panitia telah menyiapkan fellowship bagi peserta yang memiliki rancangan liputan yang bagus yang akan dinilai oleh para narasumber yang kita hadirkan,” tandas Ilham. (rls)




Pemkab Inhil Agendakan Pertandingan Futsal se-Riau

indexTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) akan mengagendakan pertandingan futsal se Provisi Riau. Kegiatan tersebut disejalankan dengan perayaan Milad Inhil ke 48 mendatang.

Demikian dikatakan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Inhil, H Alimuddin RM, baru-baru ini di Tembilahan. Menurut mantan Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Inhil ini, untuk melaksanakan iven itu perlu adanya dukungan dari kalangan DPRD.

“Nama kegiatanya akan kita sesuaikan. Bisa saja Bupati CUP. Yang jelas saat ini kita masih merumuskanya, apakah pertandinganya antar klub atau mewakili kabupaten se Riau,”kata Sekda.

Jika rencana tersebut didukung penuh oleh kalangan Dewan, maka lebih lanjut akan dipersiapakan segala ketentuan dan mekanismenya. Pertandingan futsal, selain dapat menjalin tali silaturahmi juga untuk memanfaatkan venue futsal yang sudah dibangun.

“Inikan baru sebatas rencana. Paling tidak apa yang menjadi niat baik kita ini didukung oleh berbagai elemen masyarakat Inhil,”tukasnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Inhil, HM Yunus, ketika dimintai tanggapanya seputar rencana Pemkab Inhil itu menyambutnya dengan positif. Menurut dia jika hal itu tidak merugikan daerah dari segala sisi, ya harus didukung. Karena selain mencari bakat-bakat futsal untuk sekala Nasional dan Internasional, juga sebagai ajang promosi daerah khususnya Inhil.

“Selagi itu untuk kebaikan kenapa tidak kita dukung. Saya rasa kawan-kawan lain juga sependapat. Namuan terlebih dahulu kita akan pelajari segala bentuk mekanisme, agar tidak menimbulkan masalah dibelakangan hari,”jelas manatan Ketua Komisi II DPRD Inhil itu.(dro/*1)




Tepis Isu, DPC PDI-P Kab Inhil Gelar Temu Ramah dengan Suryadi Khusaini

Ketua DPC PDI-P Kab Inhil, H Maryanto.
Ketua DPC PDI-P Kab Inhil, H Maryanto.

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Satukan visi, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Inhil akan menggelar temu ramah dengan Bakal Calon (Balon) Gubernur Riau, H Suryadi Khusaini. Acara temuramah diagendakan akan dilaksanakan pada minggu (13/1) malam bertempat di Sekretariat PDI Perjuangan Kab Inhil, Jalan Batang Tuaka Tembilahan.  

Dijelaskan Ketua DPC PDI-P Kab Inhil, H. Maryanto, temu ramah bertujuan untuk mensolidkan seluruh pengurus PDI Perjuangan yang ada di Kabupaten Inhil dalam  memberikan dukungan kepada H Suryadi Khusaini, yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Riau sebagai calon orang nomor satu di Provinsi Riau periode 2013-2018.

‘dengan kegiatan ini, kita sekaligus ingin menepis rumor yang mulai berkembang dimasyarakat bahwa perahu partai berlambang kepala banteng bermoncong putih sudah berisi muatan salah satu balon diluar kader partai. Isu ini tidak benar, kita tetap mengusung kader sendiri, Suryadi Khusaini, bukan orang lain,” tegas Maryanto.(dro/*0)