Bupati Inhil Ajak Semua Aparatur Pemerintah Tanamkan Sikap Anti Korupsi

Picture 031TEMBILAHAN(www.detikriau.org) – Selain memerintahkan kepada semua Satker menerapkan prinsip anti korupsi. Bupati Indragiri Hilir juga mengajak kepada semua PNS di daerah ini menanamkan sejak awal semangat anti korupsi itu dalam diri.
Apabila harus berurusan dengan anggaran disarankannya supaya melaksanakan aturan yang ada. Tidak mengurangi dan juga tidak melebihkan dari ketentuan. Demikian juga dengan sesuatu yang sudah menjadi haknya orang lain, disebut H Indra Muchlis Adnan SH segera diserahkan tanpa perlu ditahan dan dihambat.
Bupati Inhil itu mengakui beratnya beban dalam usaha memberantas korupsi.  Saat pertama menyatakan tidak korupsi menurut dia sangat susah. Namun jika sudah komit, pada akhirnya bakal terasa mudah. Pasalnya usaha memerangi tindakan melanggar hukum itu bakal mendapat dukungan dari Allah SWT.
“Upaya itu harus dimulai dari hal yang kecil. Kalau lah hal kecil aja berani dilanggar, kita yakin hal yang lebih besar bakal berani juga dilanggar” ujar Bupati Inhil.
Hal kecil dimaksudkannya adalah suap. Apabila seseorang memang sudah menanamkan komitmen anti korupsi dalam diri. Diyakini bakal berani menyatakan menolak terhadap suap. Meski kelihatan kecil, apabila ditotal dalam satu tahunnya niscaya bakal didapat angka yang luar biasa. Itulah yang semestinya diperangi sejak awal.
Untuk saat ini, mayoritas instansi di Negeri Seribu Jembatan sudah mulai memasang pamflet dan spanduk tidak menerima suap. Kebanyakan spanduk itu ditempatkan pada pintu gerbang atau di luar kantor Satker. Namun demikian, Indra Muchlis Adnan meminta spanduk itu tidak hanya slogan, tetapi benar-benar diterapkan.
“Jangan anggap suap itu sebagai sesuatu yang sudah biasa. Kalau kebiasaan ilegal itu dianggap biasa, nantinya tindakan lain yang lebih besar dan melanggar hukum juga akan dianggap biasa. Jadi katakan pada diri sendiri anti korupsi” jelas Bupati.
Ditegaskan Indra Muchlis Adnan, mereka yang tetap berani melanggar aturan, kemudian terproses secara hukum. Bukan hanya mendapatkan sanksi secara riil saja, tetapi juga bakal mendapatkan hukuman tidak tertulis yang jauh lebih berat. Masyarakat bakal memandang rendah bahkan mengucilkan oknum tersebut. Oleh sebab itu dimintanya seluruh kalangan menjauhi korupsi sedini mungkin.(dro/*Ms)




Training Jurnalitik Investigasi Kehutanan, AJI Hadirkan Mantan Korlip RCTI dan Ketua SIEJ

indexPekanbaru (detikriau.org) -Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Pekanbaru akan mendatangkan mantan korlip RCTI yang pernah dinobatkan sebagai Jurnalis Terbaik Jakarta 2008 oleh AJI, Dandhy Dwi Laksono dan Chairman of The Society of Indonesian Environmental Journalists (SIEJ) IGG Maha Adi pada pelatihan jurnalistik investigasi kehutanan, Jumat (11/1) besok.
Demikian dikatakan ketua AJI Pekanbaru Ilham Muhammad Yasir, selalu panitia pengarah dalam program yang ditaja AJI dengan SIAP II. “Dhandy adalah wartawan investigasi yang telah menerbitkan buku mengenai liputan investigasi. Kemampuannya dalam melakukan liputan investigasi sudah tidak perlu diragukan lagi. Ia pernah memenangkan sejumlah kompetisi jurnalistik,” terang Ilham.
Sedangkan IGG Maha Adi adalah ketua masyarakat jurnalis lingkungan Indonesia yang konsern pada isu-isu lingkungan. Master pada kajian lingkungan UI ini, telah mengikuti sejumlah Forum Group Discution di sejumlah negara. “Diharapkan, para pembicara ini bisa mentransfer ilmunya pada para jurnalis di Riau,” ungkap Ilham.
Kegiatan yang merupakan program dari Strengthening Integrity and Accountability Program (SIAP) II Riau ini, akan dilaksankan selama tiga hari di Rindu Sempadan. Diikuti oleh 25 jurnalis dari sejumlah media dan lembaga profesi jurnalis serta para aktivis lingkungan di Riau.
Menurut koordinator SIAP II Riau, Raflis, jurnalis memiliki posisi strategis dalam memberi pemahaman pada masyarakat tentang korupsi kehutanan. Dengan kemampuan jurnalis dalam menangkap isu dan mengembangkannya menjadi sebuah informasi yang akurat, diharapkan bisa mencerdaskan masyarakat. Apabila masyarakat sudah cerdas atau memahami persolan di bidang kehutanan, masyarakat akan bisa melakukan monitoring terhadap kejahatan kehutanan atau korupsi di bidang kehutanan yang marak di wilayah ini.
“Adalah tugas kita bersama-sama untuk menjaga agar hutan kita bisa lestari dan bebas dari kejahatan,” tandas Raflis. (rls)




Dewan Pinta Pemerintah Lebih Selektif Pertimbangkan Usulan Kemitraan Investor dengan Masyarakat

Politisi Partai Golkar Inhil, H Yusuf Said
Politisi Partai Golkar Inhil, H Yusuf Said

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Dewan kembali mengingatkan agar Pemerintah Kabupaten Indragiri untuk lebih selektif dan mengedepankan sikap kehati-hatian terhadap investor yang akan melakukan kemitraan dengan masyarakat. Semua ini dimaksudkan untuk meminimalisir kemungkinan terjadinya persoalan dikemudian hari.

Pernyataan ini disampaikan oleh Politisi dari Partai Golongan Karya (Golkar), H Yusuf Said. Menurutnya, sebelum memberikan restu, Pemkab sebaiknya melakukan kajian apa dampak untung dan rugi sebuah kemitraan yang akan dijalin dengan masyarakat .”Artinya kemitraan yang ditawarkan itu harus benar-benar jelas termasuk hasil yang akan didapat masyarakat serta tanggungjawab yang harus mereka penuhi,” Ungkap Yusuf Said kepada detikriau.org saat berbincang di gedung DPRD Inhil, rabu (9/1) kemaren.

Masih menurutnya, akibat ketidakhati-hatian, bukan satu dua persoalan yang pernah terjadi atas dampak dari sebuah kemitraan, sebut saja, persoalan Koperasi dengan PT Agro Sari Mas, PT BDL dengan Masyarakat serta berbagai persoalan-persoalan lainnya. Dewan juga berharap, sebelum memutuskan suatu rencana kemitraan, pihak Pemerintah sejak awal sebaiknya juga memintakan pertimbangan kepada pihak Dewan. Jangan setelah persoalan timbul, nantinya Dewan juga yang menjadi sasaran masyarakat.

“kalau memang dari hasil analisa dan kajian kemitraan yang ditawarkan itu sama-sama memberikan keuntungan kedua belah pihak, kita tentunya pasti akan setuju,” Pungkas Yusuf Said. (dro/*0)




Baca Surah Yasin, Warga Inhil Sambut Arba Musytamir

imagesTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Rabu, (9/1), warga diberbagai pelosok Kabupaten Inhil menyambut hari Arba Musytamir (Rabu Musytamir_red) dalam rangka menolak bala dan musibah yang kemungkinan akan menimpa. Kegiatan ini dilakukan dengan melaksanan pembacaan surah Yasin di mesjid dan surau.

Pantaun dibanyak mesjid dan surau, pelaksanaan pembacaan Surah Yasin dilaksanakan sebelum pelaksanaan Shalat Dzuhur. Acara ini juga biasanya diringi dengan berbagai makanan yang akan diserahkan kepanitian mesjid dan surau untuk dimakan usai pelaksanaan pembacaan surah Yasin.

“Kegiatan semacam ini memang sudah rutin diadakan di Inhil. Salah satu permohonan yang kita panjatkan kepada Allah adalah agar kita terhindar dari musibah yang akan menimpa kita ditahun ini,” ujar Izal salah seorang warga Gunung Daek, (9/1).

Masih menurut yang bersangkutan kegiatan semacam ini rutin dilaksanakan pada setiap Rabu terahir dibulan Syafar (kelender Hijriah _red). Konon katanya, Rabu terahir di bulan itu adalah bulan panas dimana banyak musibah dan bala diturunkan Allah kepada umat manusia yang tidak mengindahkan seruan dan ajaranNya.

“Agar kita terhindar dari musibah seacam itu, makanya kita isi dengan pembacaan Alquran, terutama Surah Yasin. Harapan kita selaku orang yang beriman, agar kita terhindar dari bala,” katanya.

Ungkapan senada juga diucapkan Ana warga Concong Tengah Kecamatan Concong. Pada Rabu terahir di bulan Syafar masyarakat di kampungnya memang selalu menyelenggarakan kegiatan semacam ini. Pada tahun ini, dirinya membuat beraneka kue untuk dimakan bersama warga yang melaksanakan peringatan Arba Musytamir.

“Bukan hanya saya, asih banyak kaum ibu yang membuat berbagai kue untuk dimakan bersama-sama usai pembacaan Surah Yasin di mesjid dan surau,” ujarnya.

Tradisi semacam ini memang terus berkembang dan dipertahankan oleh masyarakat Inhil. Dalam setiap tahunnya bukan hanya Arba Musytamir yang diperingati, tapi juga ada tradisi bubur Asyura yang biasanya jatuh dan diperingati pada 10 Muharram. (dro/*2)




Melalui Proses Cesar, Adlan Dikarunia Anak Kembar Tiga

Graphic1TEMBILAHAN (www.detikriau.org) –Adlan suami dari Suryani, Warga Desa Sungai Buluh Kecamatan Kuindra tidak pernah menduga. Kelahiran istrinya yang ketiga lewat proses persalinan cesar membuat ia langsung dikaruniai tambahan tiga buah hati.  

Dengan wajah berbinar-binar menatap dua putra dan satu putri mungil kelahiran ketiga kali istrinya ini ketika ditemui detikriau.orh di Rumah Bersalin Nilam Sari, Jalan H Sadri Tembilahan, Adlan sempat memanjatkan puji syukur atas karunia Tuhan kepada dirinya.

Tiga Buah Hati Adlan dan Suryani yang lahir melalui proses cesar di RSUD Puri Husada Tembilahan. rabu (9/1)
Tiga Buah Hati Adlan dan Suryani yang lahir melalui proses cesar di RSUD Puri Husada Tembilahan. rabu (9/1)

“Alhamdulillah, saya tidak pernah menduga akan dikaruniai rezky besar hari ini. Dengan tambahan 3 anak sekaligus ini berarti kami sudah dikarunia titipan dari Allah sebanyak 5 orang anak. Saya tidak ingin berkata banyak selain panjatan puji syukur,” Ungkap Adlan dengan sekali-kali tersenyum sambil mengatakan kelahiran 2 putra dan 1 putri barunya ini lewat proses cesar di RSUD Puri Husada Tembilahan, Rabu (9/1) sekira pukul 11.00 Wib.

Dijelaskan Adlan, diusia kandungan 8 bulan, saat dilakukan pemeriksaan, ia sebenarnya sudah mengetahui bahwa anak yang ada dalam kandungan istrinya kembar. Hanya saja saat itu, berdasarkan keterangan petugas medis hanya kembar dua.

“ Memang dikeluarga saya dan istri juga ada yang lahir kembar. Tapi kembar tiga, baru pertama kali ini terjadi di keluarga kami,” Kata Adlan yang saat itu didampingi temannya, Kepala Desa Sungai Laut, Amirudin dan Anggota DPRD Inhil dari PKB, Herwanissitas. (dro/*0)




Kontraktor Proyek Multiyears Janjikan Segera lakukan Penimbunan Jalan Pendidikan

kondisi-ruas-jalan-pendidikan-tembilahan-yang-dipenuhi-lumpur-dan-lubang-mengangga-yang-rawan-menimbulkan-kecelakaan-bagi-pengguna-jalan-warga-berharap-pemkab-inhil-untuk-segera-melakuk1TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Banyaknya keluhan masyarakat akan kerusakan parah ruas Jalan pendidikan yang diakibatkan aktifitas mobilisasi material dua proyek multiyears (UNISI dan Islamic Centre. Red) mendapatkan tanggapan. Pemkab Inhil melalui Dinas pekerjaan Umum meminta kontraktor pelaksana untuk segera melakukan perbaikan.

Permintaan ini disampaikan oleh Kepala Dinas PU, Tengku Edy akhir pekan kemaren kepada wartawan..” Perbaikan jalan itu seharusnya memang dilakukan karena memang kontraktor pelaksana sebelumnya sudah pernah membuat komitmen untuk itu,” Ujar Tengku Edy.

Terkait hal ini, General Manajer Proyek UNISI PT Jaya Kontruksi Mandala Pratama Total Bangun Persada KSO, Arif menyatakan dalam waktu dekat pihaknya akan mengupayakan untuk melakukan penimbunan ruas jalan pendidikan yang kini diakuinya dipenuhi lubang dan berlumpur.

“Untuk sementara kita akan lakukan penimbunan sedangkan perbaikan secara menyeluruh baru akan kita lakukan setelah kontrak kerja kita berakhir (Desember 2013.red), artinya setelah tidak akan ada lagi mobilisasi material kita melintasi ruas jalan ini.” Jawan Arief kemaren.

Sebelumnya, dalam pemberitaan di media ini, rabu (2/1/2013) yang lalu, warga jalan pendidikan menyampaikan keluhan akan parahnya kerusakan ruas jalan Pendidikan akibat mobilisasi material proyek multiyears. Saat itu, mereka menyampaikan harapan agar pihak Pemkab Inhil untuk segera melakukan perbaikan.

” Kerusakan jalan ini tentu menghambat aktifitas kami, dalam satu bulan ini, saya sudah dua kali terjatuh karena jalanan licin dan berlumpur. Kami minta tolong pemerintah untuk lakukan perbaikan setidaknya ditimbun agar kami sedikit bisa beraktifitas dengan normal,” Harap Iwan, salah seorang warga jalan pendidikan menyampaikan keluhan kepada detikriau.org saat itu. (dro/*0)