Bupati Inhil Tuntut Kejelian Pegawai

indexTEMBILAHAN (www.detikriau.org)– Demi menghindari adanya kekeliruan dalam pengurusan administrasi. Bupati Indragiri Hilir (Inhil) meminta kepada semua PNS teliti dalam bertugas.

Kendati berkas yang ada sudah diperiksa secara berjenjang. Tidak menutup kemungkinan adanya kekeliruan. Karena itu, pimpinan Satker diinstruksikan cermat sebelum membubuhkan tanda tangan pada berkas yang disodorkan.

Namun demikian, cermat dan teliti dimaksud bukanlah memperlambat pelayanan. Melainkan  menjaga tidak adanya peraturan yang dilanggar. Ketatnya pemeriksaan terhadap penyelenggaraan negara dewasa ini menurut H Indra Muchlis Adnan SH harus disikapi secara bijak.

Semua PNS ditegaskan Bupati harus bisa membedakan mana tindakan yang salah dan mana yang tidak. Apabila hal itu sudah diketahui, nantinya pengajuan berkas maupun pelaksanaan kegiatan bakal tidak bertentangan dengan hukum.

“Intinya, setiap pimpinan harus sedikit curiga terhadap kemungkinan adanya pelanggaran. Walau bawahan kita sudah ahli, tetapi karena pimpinan Satker benteng terakhir, jadi harus cermat agar tidak ada kebijakan yang bertentangan dengan aturan” tegas H Indra Muchlis Adnan baru-baru ini di Tembilahan.

Menjelang berakhirnya jabatan sebagai Bupati. Indra Muchlis Adnan menyatakan tidak ingin mendengar ada bawahannya yang tersangkut persoalan hukum. Menurut dia, sudah cukup yang sudah terjadi, tidak boleh lagi ditambah. Pasalnya selain mencoreng citra pemerintah, hal itu juga menciderai semangat reformasi birokrasi.

Bupati tidak menampik adanya beberapa oknum PNS yang nakal dan kerap berusaha mendapatkan keuntungan pribadi dengan mengorbankan aturan. Terhadap PNS tersebut, Indra Muchlis Adnan mengingatkan supaya selalu istiqomah karena pilihan untuk menjadi PNS merupakan pilihan pengabdian.

“‘Kalau untuk kaya, pilihannya harus menjadi pengusaha. Sekali sudah menjadi PNS, ya harus ikhlas mengabdi kepada masyarakat sebagaimana sumpah saat pertama kali dilantik sebagai PNS”jelas Bupati.

Berkenaan dengan PNS yang berusaha mendapat keuntungan pribadi. Atasanya diminta memberikan pembinaan. Itu sebabnya pula, seluruh Satker diinstruksikan melaksanakan kegiatan yang sifatnya mereview kembali semangat anti korupsi.

Review itu disarankan Bupati dilaksanakan paling minim satu bulan sekali. Bahkan jika memungkinkan setiap minggu. Apa bentuk kegiatannya, diserahkan kepada seluruh Satker. Sedangkan laporannya disampaikan langsung kepada dirinya. Dengan adanya refresh setiap minggu itu, diharapkan semua PNS mafhum dan mengerti  tindakan apa saja  yang bertentangan dengan hukum . Harapannya tidak ada lagi pelanggaran hukum dalam penyelenggaraan pemerintahan.(dro/*1)




Pemkab Inhil Tegaskan Anti Ilegal Logging

ilogTEMBILAHAN (www.detikriau.org)– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) menegaskan komit menjaga kelestarian lingkungan dan anti kepada tindak pembalakan liar atau yang lebih dikenal dengan Iligal Logging.

Upaya itu dikatakan Kepala Dinas Kehutanan Inhil, HM Thaher, dalam rangka menjaga masa depan bangsa terhadap kelestarian hutan. Karena perambahan hutan berdampak kepada kerusakan alam yang menyebabkan musibah dan bencana alam yang belakangan ini kerab terjadi diberbagai daerah.

“Bisa dilihat hampir seluruh daerah terdapat bencana banjir dan longsoR. Semua itu dampak dari rendahnya resapan air,” jelasnya kemarin.

Oleh sebab itu pihaknya juga tidak henti-henti mengingatkan kepada pihak perusahaan yang bergerak dibidang kehutanan, agar tetap menjaga kelestarian hutan yang dimanfaatkanya sebagaimana izin yang diberikan pemerintah. Karena itu jika terdapat oknum dan aparat yang bermain bisa diambil tindakan tegas.

“Tindakan tegas akan kita ambil kalau memang ada pihak yang bermain,” tegasnya.

Sebagai salah satu antisipasinya, Dinas Kehutanan Inhil akan secara terus menerus melakukan pengawasan terhadap pemanfaatan hutan dan alih fungsi lahan. Selain pembalakan liar kerusakan lahan juga disebabkan adanya alih fungsi lahan baik yang legal maupun illegal.

“Kita juga terus melakukan reboisasi dan pemeremajaan hutan. Baik itu dengan cara tebang maupun cara positif lainya,”pungkas mantan Kepala Dinas Perhubungan Inhil.

Guna mendukung upaya itu, katanya tidak hanya dapat dilakukan oleh pemerintah, namun bagaimana pihak perusahaan, masyarakat dan lainya untuk membuat komitmen terhadap pelestarian hutan.(dro/*1)




Menyusul, 6 Napi Pelarian LP Kuala Tungkal Berhasil di Ringkus

gbrTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Jajaran kepolisian Polsek Reteh Kabupaten Indragiri Hilir, Senin (21/1) sekira pukul 23.00 Wib kembali berhasil meringkus 6  Narapidana pelarian Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Kuala Tungkal Kabupaten Tanjung Jabung Barat Provinsi Jambi. Penangkapan ini kali kedua dihari yang sama setelah 2 Napi  sekira pukul 08.00 Wib juga berhasil diamankan.

Menurut penjelasan Kapolres Inhil, AKBP Dedi Rahman Dayan , S.Ik., M.Si dalam konfrensi Pers di ruang kerjanya, Selasa (22/1),keberhasilan penangkapan ini atas kesigapan jajaran dibawah pimpinannya serta adanya kerjasama  yang baik dengan masyarakat setempat. “Sejak mendapatkan informasi adanya puluhan napi Kuala Tungkal kabur, kita langsung memberikan perintah Polsek yang berbatasan secara langsung untuk melakukan antisipasi dan meningkatkan pengawasan. Hasilnya, semalam, Senin(21/1) sekira pukul  23.00 Wib 6 Napi yang kita duga pelarian LP Tungkal berhasil kita ringkus.”Jelas Kapolres Inhil kepada wartawan.

kapolres Inhil, AKBP Dedi Rahman Dayan, S.Ik., M.Si
kapolres Inhil, AKBP Dedi Rahman Dayan, S.Ik., M.Si

Ke delapan Napi saat digiring ke LP Kelas II A Tembilahan
Ke delapan Napi saat digiring ke LP Kelas II A Tembilahan

Ditambahkan Kapolres, saat ditangkap ke 6 Napi ini secara bersamaan ditempat yang sama dan tanpa perlawanan. Diduga dikarenakan mereka sudah dalam keadaan kelelahan selama dalam pelarian.”Ke delapan Napi untuk sementara kita titipkan di LP Kelas II A Tembilahan. Keputusan ini diambil setelah pihak lapas Tembilahan melakukan koordinasi dengan pihak Lapas Tungkal yang kini kondisinya masih belum memungkinkan.” Pungkas Kapolres.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari Kasi Kegiatan Kerja PLH Kalapas Kelas II A Tembilahan, Dolok Saribu, SH. Delapan nama Napi yang berhasil diringkus jajaran Polres Inhil adalah, Baharuddin Bin Suriansyah (33), kasus pencurian di vonis 2 tahun 5 bulan baru menjalani hukuman 1 tahun 1 bulan, kemudian  Rita Jaya Bin Marbun (23) , kasus perlindungan anak di vonis 6 tahun menjalani hukuman 2 tahun 2 bulan. Dedi Novrizal Bin Jontani (27), kasus pencurian vonis 1 tahun 5 bulan menjalani hukuman 11 bulan.  Musliadi Bin Mat Egan (23) kasus curanmor vonis 1 tahun 5 bulan sudah menjalani hukuman selama 13 bulan.

Selanjutnya, Mitra Utama Bin Umar Usman (22), kasus curanmor vonis 1 tahun 5 bulan menjalani hukuman 7 bulan. Agusrianto Bin Aras (24), kasus pemerkosaan vonis 10 tahun kasasi baru menjalani hukuman 1 tahun 5 bulan. Kemudian dua Napi yang ditangkap sebelumnya adalah, Ahmad Rahmandani Bin Ridwan (48), kasus narkoba  jenis ganja seberat 48 kilo, vonis 16 tahun menjalani hukuman 2 tahun 2 bulan dan Herman Bin Hasan Basri (25), kasus narkoba jenis ganja seberat 10 kilo, vonis 11 tahun menjalani hukuman 4 tahun 2 bulan.

“Nanti kita koordinasi dan tindak lanjut ke Kadit Pas Jambi. Sekarang 8 orang napi yang kabur dari Tungkal Provinsi Jambi di masukkan ke strap sel napi lapas tembilahan, masing-masing 2 orang  1 kamar jadi memakai 4 sel. Kemungkinan mereka akan di bawa kembali ke rutan Tungkal untuk diproses kesalahannya.” Jelas Dolok Saribu,SH. Selasa (22/1).(dro/*0)




DPD II Golkar Inhil Agendakan Orientasi Fungsionaris Partai

Sekaligus Diserangkaikan Dengan Kegiatan Jalan Santai Bersama “Kawan Annas”

golkarTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Tanggal 9 – 10 Februari 2013 mendatang, DPD II Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Indragiri Hilir akan menjalankan orientasi fungsionaris Partai. Agenda yang akan dihadiri secara langsung oleh Ketua DPD I Golkar Riau ini dalam rangka melakukan penjaringan terhadap Kader Partai yang akan ikut bertarung para Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) 2014 mendatang.

Dalam agenda yang sebelumnya direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 16-17 Februari 2013 tersebut, diserangkaikan dengan kegiatan jalan santai bersama “Kawan Annas”. DPD II Golkar Inhil menjanjikan ribuan kupon kepada seluruh peserta yang terbuka untuk umum pada Agenda yang akan mensosialisasikan Annas sebagai Ketua DPD I Golkar Riau dan Sekaligus sosialisasi sebagai salah satu Balon Gubernur Riau 2013-2018 mendatang.

“Majunya jadwal kegiatan ini setelah kita konsultasikan dengan Ketua DPD I Golkar Riau dalam pertemuan kita pada sebuah Agenda di Kab Inhu baru-baru ini.”Ujar Ketua DPD I Golkar Inhil, H Raus Walid kepada detikriau.org, Senin (21/1)

Untuk kegiatan Orientasi Fungsionaris Partai Golkar ditambahkan Raus, setiap pengurus di Tingkat Kecamatan dimintakan untuk mengikut sertakan masing-masing 5 Kader Partai, 2 Pria dan 3 Wanita. Kegiatan orientasi ini sebuah persyaratan wajib bagi setiap kader. Setiap peserta yang dinyatakan lulus akan mendapatkan sertifikat yang nantinya dijadikan salah satu persyaratan untuk ikut dalam pileg 2014 mendatang dari Partai Golkar.

“Jalan santai bersama Annas, sebuah upaya kita untuk memperkenalkan Annas Mamun sebagai Ketua DPD I Golkar Riau dan sekaligus memperkenalkan beliau sebagai salah satu Cagubri 2013-2018 mendatang. Kegiatan ini terbuka secara umum,” Pungkas Raus.(dro/*0)




Empat Altet Inhil Kembali Masuk Daftar Seleksi Pospenas

pospenas gorontalo 2013TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Kembali, empat atlet Pekan Olahraga dan Seni Pondok Pesantren (Pospeda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) masuk daftar seleksi atlet Pekan Olahraga dan Seni Pondok Pesantren Nasional (Pospenas).

Keempat nama tersebut merupakan atlet volly putra, yang masing-masing adalah Mukhlisin, Agus Mas’ud, Heriyanto, dan M Hamsar. Mereka merupakan tim Inhil yang menorehkan prestasi pada ajang Posepeda ke VII Riau di Pekanbaru Desember 2012 kemarin.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) Inhil, H Muktar T, menyatakan Pospeda merupakan salah satu tahap seleksi bagi atlet yang akan diturunkan pada Pospenas di Gorontalo 2013 ini. Sebab menurutnya seleksi keabsahan pemain dilakukan lebih ketat. Hal itu untuk menghindari atlet yang bukan dari pondok bisa mengikuti Pospeda.

“Yang pasti kita cukup bangga dengan apa yang telah anak-anak kita berikan. Nyatanya mereka mampu menjadi duta Inhil pada ajang yang cukup bergengsi,”sebutnya Senin (21/1)

Sebelumnya, empat atlet Pospeda Inhil, Nurul Huda, M Nasruddin, Akbar Riandi dan Dedi Reza Putra. juga telah dinyatakan lulus mejadi tim inti Pospenas di Gorontalo mendatang. Mereka berprestasi dibidang oleh raga bulu tangkis dan atletik.(dro/*1)




Tembilahan Hulu Kandidat Terkuat Tuan Rumah MTQ ke 43

Gambar Ilustrasi Pelaksanaan MTQ
Gambar Ilustrasi Pelaksanaan MTQ

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) —  Kecamatan Tembilahan Hulu hampir dipastikan akan menjadi tuan rumah perhelatan Mushabaqah Tilawatil Qur’an tingkat Kabupaten Inhil Ke 43. Keyakinan ini diperoleh dengan telah dikantonginya 17 dukungan dari 20 Kecamatan serta ketersediaan berbagai sarana pendukung.

Pernyataan ini disampaikan Camat Kecamatan Tembilahan Hulu, H Yusuf Maga, Senin (21/1). Menurut Camat, Perhelatan seni baca Al-Qur’an ini nantinya direncanakan berlokasi di lapangan sepak bola Parit VII Tembilahan Hulu.

“Astaka akan kita bangun persis dilapangan sepak bola menghadap ke arah jalan. Kita akan sadur penataan seperti MTQ tingkat Provinsi Riau beberapa waktu lalu di Kab Inhu. Dimana seluruh stand Dinas dan Kecamatan diposisikan disepanjang pinggiran badan jalan,” Ungkap Camat sambil menerangkan ketetapan lokasi ini belum final dan bisa berubah jika nantinya dari hasil rapat persiapan didapati lokasi yang lebih representative.

Dalam kesempatan itu, disamping mengedepankan kedekatan Kec Tembilahan Hulu dengan Ibu kota Kabupaten, Tembilahan serta kemudahan jalur tranportasi, Camat juga memberikan beberapa pertimbangan lainnya yang menyebabkan Kecamatan yang dipimpinnya ini dinilainya layak untuk dijadikan tuan rumah seperti ketersediaan pemondokan termasuk pertimbangan bahwa Kecamatan Tembilahan Hulu memang belum pernah menjadi tuan rumah perhelatan MTQ tingkat Kabupaten Inhil. (dro/*6)