Bupati Minta Warga Tidak Ragu Bersekolah di SMK

Bupati Inhil, H Indra Muchlis Adnan SH, didampingi Camat Gaung, Nursal melakukan kunjungan kerja ke beberapa desa di kecamatan itu belum lama ini
Bupati Inhil, H Indra Muchlis Adnan SH, didampingi Camat Gaung, Nursal melakukan kunjungan kerja ke beberapa desa di kecamatan itu belum lama ini

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Warga Indragiri Hilir yang ingin lekas menerapkan ilmunya ke lapangan disarankan meneruskan pendidikannya ke sekolah menengah kejuruan.

SMK dinyatakan Bupati Inhil, H Indra Muchlis Adnan SH menyiapkan lulusannya siap untuk terjun ke lapangan begitu usai menyelesaikan pendidikan. Karena itu warga dinyatakannya tidak perlu ragu untuk bersekolah ke SMK.

Selain menyiapkan skil yang siap pakai, pada SMK menurut orang nomor satu di Bumi Sri Gemilang juga ditumbuhkan semangat kewirausahaan. Memanfaatkan semua potensi yang ada, skil dan semangat itu dipadukan sehingga semua lulusannya berkualitas tinggi.

Lulusan SMK pun  masih bisa melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi. Dengan demikian, banyak nilai plus bagi warga yang bersekolah di SMK. Hal itu tidak dijumpai pada sekolah umum lainnya, pasalnya ilmu yang diajarkan sangat khusus.

Demi meningkatkan kualitas lulusan SMK yang handal. Pemkab Inhil pun terus memberikan perhatian kepada semua sekolah kejuruan yang ada di daerah ini. Bantuan berupa perlengkapan alat  praktik maupun biaya operasionalnya sudah sejak lama diarahkan kepada sarana pendidikan ini.

“Dengan memiliki skil tinggi ditambah dengan adanya jiwa entrepreneur yang tinggi. Kita harapkan warga bisa menciptakan lapangan pekerjaan. Dapat dibayangkan bagaimana majunya daerah kita jika seluruh warga bisa menerapkan prinsip tersebut”jelas Bupati.

Lapangan pekerjaan menurut mantan Ketua PSSI Riau itu bukan hanya menjadi PNS. Banyak kalangan sukses dinyatakannya bukan berasal dari kalangan PNS, melainkan dari dunia usaha maupun profesional. Hal itu harus menjadi cambuk, bahwasanya bidang apapun bisa dijadikan pijakan untuk meraih kesuksesan.

Ungkapan di atas sekaligus sebagai respon atas masih banyaknya warga yang terlalu berharap menjadi PNS, sehingga melupakan potensi yang dimilikinya. Banyak peluang yang bisa dimanfaatkan warga untuk meningkatkan kesejahteraan hidup tanpa harus menunggu-nunggu sesuatu yang tidak pasti.

“Saya sendiri bukanlah seorang PNS, jadi yakinlah masih banyak potensi dan peluang yang bisa kita raih. Ambil kesempatan tersebut dengan berpikiran jauh ke depan”jelas Indra Muchlis Adnan.

Wakil Ketua MKGR Pusat inipun menyebut pula di kalangan negara maju warganya mayoritas ingin menjadi pengusaha dan profesional berkualitas tinggi. Itu karena warga tersebut menyadari kesuksesan terbuka lebar di depan mata apabila mereka bisa memanfaatkannya.
Sangat berbeda dengan budaya di Inhil yang justru memandang rendah budaya negara maju itu. Padahal menurutnya, indikator maju tidaknya sebuah daerah dan bangsa sangat ditentukan oleh kualitas SDM warga yang berpikiran maju. Sebab itu Indra Muchlis Adnan mengajak kepada seluruh warga Inhil bisa menggali potensi dan mengembangkan jiwa wira usaha.(dro/*1/adv pemkab inhil)




Napi Tembilahan Rutin Ikuti Kegitan Rohani

Gbr Ilustrasi
Gbr Ilustrasi

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Lembaga Pemasarakatan (LP) Kelas II A Tembilahan memberikan upaya peningkatan kerohanian. Tujuanya agar para narapidan (Napi) dapat menanamkan jiwa yang sehat serta menjauhkan diri dari berbagai niat tidak terpuji.

Kepala LP Kelas II A Tembilahan, Tomy, menyebutkan  kegiatan tersebut juga sekaligus sebgai upaya penyadaran terhadap napi. “Setiap pekan kita mendatangkan para ulama yang berkompeten. Mereka diajarkan tentang keagamaan, seperti cara sholat dan lain sebagainya. Diharapkan setelah kembali ketengah masyarakat mereka sadar dan menginsafi semua kesalahan yang pernah mereka perbuat,”kata Tomi.

Untuk menjaga kebugaran tubuh, pihak lapas juga memberikan pencerahan dalam bentuk senam sehat. Melalui gerakan tubuh, seperti bersenam, napi diharapkan dapat menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh.

“Programnya lainnya kita juga memberikan beberapa pelatihan ketrampilan seperti menjahit, mengelas dan kerajinan tangan. Agar mereka bisa lebih mandiri. Apapun kegiatanya kita akan memberikan yang terbaik kepada warga binaan,”tutupnya(dro/*1)




Kades Diminta Gunakan Dana Sesuai PTO

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) –Perangkat Kepala Desa diminta menunggunakan dana Desa Mandiri (DM) sesuai petunjuk teknis operasi (PTO) dan rencana anggaran biaya pembangunan desa (RAB-PD).

Pasalnya pembangunan diwilayah pedesaan merupakan buah dari kerja sama antara pemerintah daerah dengan pemerintah desa bersangkutan. Khsunya dibidang pemberdayaan masyarakat. Dengan demikian berbagai program yang dijalankan tersebut harus tetep melalui aspirasi dan partisipasi masyarakat.

“Kita tetap tekankan pembangunan dipedesaan harus berdasarkan aspirasi yang inginkan masyarakat. Namun tidak meninggalkan pembuatan laporan penggunaan dana dengan baik dan benar,”ungkap Kepala Bidang (Kabit) Pengelolaan SDA Sarana dan Prasarana dan Teknologi Tepat Guna BPMPD Inhil, Suhardiman, kemarin.

Karena jumlah desa dan kelurahan bertambah setelah adanya pemekaran desa, secara otomatis pula dana desa madiri akan bertambah, namun yang bersangkutan belum bisa menyampaikan angka pastinya. Sebab, masih dalam perhitungan yang dikerjakan oleh pihak terkait.

“Belum bisa disebutkan, karena masih dalam perhitungan. Namun yang jelas, karena jumlah desa bertambah, angkanya juga akan bertambah,”tukasnya. (dro/*1)




Kecamatan Keritang Ibu Kota Insel Sementara

TEMBILAHAN (www.detikriau.org)  – Jika pemekaran Kabupaten Inhil Selatan (Insel) benar-benar terealisai, Kotabaru Reteh dan Kotabaru Seberida, Kecamatan Keritang akan dijadikan sebagai pusat Ibu Kota Insel sementara.

Penunjukan Ibu Kota sementara itu dilihat dari beberapa faktor, antara lain seperti ketersediaan perbankan dan infrastruktur perkantoran. Meski demikian, menurut Asisten I Setdakab Inhil, H Said Ismail, bukan berarti Kecamatan Kemuning, yang berdasarkan hasil kajian pihak akademisi independent tidak memiliki hal tersebut, namun lenbih pada persiapan administrasi.

“Memang berdasarkan hasil kajian, Kemuning adalah daerah yang direkomendasi sebagai Ibu Kota Insel kelak. Sepanjang itu direstui pemerintah pusat, semua akan berjalan baik, namun kalau pusat menilai tidak layak, bisa saja Ibu Kota itu dipindah kedaerah lain,”ungkap Said Islmil, Selasa (29/1).

Berdasarkan hasil rapat pihak Pemkab Inhil dengan Badan Persiapan Pemekaran, kata Said, diputuskan bahawa penentuan Ibu Kota Kabupaten baru merupakan hak Pemkab Inhil. sehingga, untuk menentukan itu dilakukan pengkajian oleh lembaga independent dari Universitas Islam Indragiri (Unisi) Tembilahan.

Meski, diakuinya ada pemandangan lain dari pihak Provinsi Riau, mengenai letak Ibu Kota Kabuapeten Insel. Namun hal itu tidak menjadi persoalan, hanya saja saat ini bagaimanapun caranya Insel harus dimekarakan untuk memperpendek rentan kendali pemerintahan.

“Kalau kita sepakat tidak akan mempermasalahkan dimana latak Ibu Kotanya. Yang jelas bagaimana bisa mekar. Timbulnya nama Kemuning, sebagai Ibu Kota bukan permintaan Pemkab Inhil, melainkan hasil dari kajian tim Independent,”tegasnya.(dro/*1)




Lagi, Bisnis Investasi “Nyeleneh” diduga Sikat Milyaran Rupiah Uang Nasabah

petugas kepolisian Polres Inhil saat memasang Police Line di Kantor Koperasi Amanah Jalan Mandala Tembilahan
petugas kepolisian Polres Inhil saat memasang Police Line di Kantor Koperasi Amanah Jalan Mandala Tembilahan

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Belum usai kisah Platoon Niaga Berjangka (PNB) dan Virgin Gold Minning Corporation (VGMC), seribuan masyarakat Inhil kembali tertunduk lesu. Untung menggiurkan dari tawarkan ivestasi Koperasi “Amanah”-pun kini membuat cerita duka baru. Puluhan milyar uang nasabahnya hampir bisa dipastikan kembali akan ra’ib.

Kisah gundah ini mulai terendus beberapa bulan yang lalu. Bisnis Investasi “nyeleneh” yang dikabarkan berbadan hukum koperasi yang pada awalnya rutin memberikan pengembalian investasi yang membuat tersenyum dan kantong tebal kepada nasabahnya ini mulai terlihat terseok-seok . dividen yang awalnya tepat waktu mulai diberikan melalui penjadwalan secara bertahap. Bahkan belakangan, pembayaran dividen beberapa kali mengalami penundaan. Dan akhirnya diduga, terhenti seiring hilangnya kabar berita pimpinan dan beberapa konco dekatnya.

Kisah seorang nasabah yang enggan mempublikasikan namanya, kabar terakhir kepada mereka disebutkan sang pimpinan Koperasi berinisial “s” mengalami kecelakaan di luar kota. Beberapa hari menjelang kantor Koperasi sekaligus tempat tinggal pimpinan yang beralamat di Jalan Mandala Tembilahan ini habis dijarah nasabahnya, 5 orang dekatnya  dikabarkan juga berangkat untuk menjenguk sang pimpinan.

“Sejak sore kemaren ( ahad 28/1) saya sudah menunggu di kantor Amanah. Saya curiga karena tidak satupun nomor handphone mereka dapat kita hubungi. Saya bersama puluhan nasabah lainnya menunggu hingga hampir larut malam. Karena capek, sayapun pulang. Paginya, saya mendapat berita seluruh asset sudah dikosongkan katanya oleh beberapa nasabah dinihari tadi,” Kisahnya dengan wajah kesal.

Ditambahkannya, investasi senilai ratusan juta miliknya belum berapa lama ia sertakan dikarenakan terbujuk cerita manis nasabah lainnya.”Mau diapakan bang, saya apes, mana uang itu juga hasil penjualan beberapa asset saya. Saya hanya berharap semoga saja pimpinannya kembali dan mempertanggungjawabkan investasi saya,” Harapnya dengan nada suara lesu.

Pantauan, senin (29/1), kantor Amanah terlihat dipenuhi ratusan massa. Beberapa orang terlihat masih sibuk melepas beberapa asset yang dinilai memiliki harga. kegiatan ini terhenti setelah puluhan petugas dari kepolisian Polres Inhil mengamankan TKP dan memasang Police Line.

Hingga berita ini dirilis, belum berhasil didapatkan komfirmasi dari pihak kepolisian. berdasarkan sumber yang sangat dipercaya di Polres Inhil, pihak kepolisian belum bisa menindaklanjuti kasus ini dikarenakan belum ada satupun nasabah yang membuatkan laporan secara resmi. “Kita belum bisa berikan komfirmasi karena memang hingga saat ini belum ada korban yang  melaporkan,” Ujar Sumber.

Nasabah dikabarkan berjumlah ribuan dengan Investasi puluhan milyar

Bisnis Investasi memberikan keuntungan 30 an persen per 40 hari ini, sejak berdiri hingga saat ini juga dikabarkan memiliki nasabah sebanyak 1000 orang lebih. Bahkan 300 lebih nasabah dikisahkan memiliki investasi masing-masing senilai ratusan juta. Puluhan nasabah bahkan berinvestasi senilai milyaran rupiah. Hanya dengan nilai investasi minimal yang disebut paket hemat Rp. 12 juta. Bisa dipastikan putaran bisnis koperasi ini telah mencapai angka Puluhan milyar. (dro/*0)




Menyusul Platoon dan VGMC, Investasi Berkedok Koperasi Amanahpun Akhirnya Ikut Raib

nanda p.z 007 Tembilahan (www.detikriau.org) — Menyusul Platoon Niaga Berjangka (PNB) dan Virgin Gold Minning Corporation (VGMC) yang hingga hari ini tidak ada kejelasan, Investasi berkedok Koperasi ‘ Amanah” , Jalan Mandala, Tembilahan, akhirnyapun Ra’ib. Ribuan nasabah kini kembali hanya bisa menatap rumah beton ber police line juga tanpa kejelasan nasib milyaran investasi mereka.nanda p.z 007nanda p.z 010