MAN 039 Tembilahan Laksanakan Kegiatan Try Out

indexTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Dalam rangka menghadapi Ujian Nasional (UN) tahun 2013 ini, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 039 Tembilahan melaksanakan kegiatan try out sekolah untuk siswa kelas XII bekerjasama dengan lembaga pendidikan Quantum Pekanbaru. Kerjasama ini meliputi pembuatan soal untuk  pelaksanaan try out  yang berlangsung selama 3 hari mulai tanggal 28-30 Januari.

Hal ini disampaikan Kepala Sekolah MAN 39 Tembilahan melalui Wakil Kepala Bidang Kurikulum Drs Alfian MA, di ruangan kerjanya, Rabu, (30/1). Pelaksanaan try out kali ini, selain diikuti oleh MAN,  juga diikuti oleh 22 Madrasah yang berada di bawah naungan KKM MAN Tembilahan.

“Sesuai dengan jadwal yang kita buat, pelaksanaan try out sekolah yang kita laksanakan akan selesai pada hari ini.  Kegiatan ini diikuti oleh hampir seluruh kelas XII jurusan IPA dan IPS. Sedangkan untuk jurusan Agama juga kita laksanakan. Hanya saja tiga materi diujikan seperti Hadist, Fikih dan Tafsir, dibuat pihak sekolah,” ujarnya.

Masih menurut yang bersangkutan dalam rangka mempersiapkan siswa-siswa dalam menghadapi UN nantinya, pihak sekolah juga telah melaksanakan belajar tambahan yang waktu pelaksanaan dilaksanakan sore hari setelah pulang sekolah. Pelaksanaan belajar tambahan ini sudah mulai dilaksanakan pada bulan Oktober kemaren, dan rencananya akan tetap berlanjut hingga Pebruari mendatang mendatang.

“Pelajaran tambahan disore hari sudah berlangsung hampir 4 bulan. Mulai bulan Oktober hingga pada Pebruari mendatang. Untuk itu diharapkan kepada siswa-siswi untuk bersungguh-sungguh mengikuti berbagai kegiatan ini. Agar nantinya dalam menghadap UN benar-benar siap,” tambahnya.

Sementara itu Kepala Sekolah MAN 39 Tembilahan Drs H Afrizal MM, dalam kesempatan yang sama mengungkapkan, sejauh ini upaya yang dilakukan oleh pihak sekolah sudah maksimal. Orang tua dimintanya juga turut berperan aktif dalam hal pengawasan dan aktivitas anak ketika belajar.

“Jujur saja, keberhasilan siswa-siswi dalam menghadapi UN tidak bisa hanya diserahkan kepada pihak sekolah. Sejauh ini apa yang kita lakukan mulai melaksanakan belajar tambahan, try out dalam rangka mempersiapkan sudah maksimal. Tentunya masih ada faktor lainnya yang juga bisa membantu, diantara pengawasan orang tua kepada peserta didik kita,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, dirinya mengharapkan dukungan dan doa semua pihak agar di dalam pelaksanaan UN nantinya tingkat kelulusan bisa lebih baik, minimal sama dengan tahun sebelumnya. “Karena ini bagimanapun juga berkaitan dengan akreditasi A yang telah kita capai. Untuk itu peran serta semua pihak tentunya sangat kita butuhkan,” terangnya.(dro/*2)




DTPHP Inhil Kembali Jalin Kerjasama dengan BI Pekanbaru

swasembada berasTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Dalam rangka meningkatkan swasembada beras di Kabupaten Indragiri Hilir pada tahun-tahun mendatang, Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perternakan (DTPHP) Inhil, kembali melakukan kerjasama dengan Bank Indonesia (BI) Pekanbaru.

Kerjasama dibidang pengembangan usaha sub sektor tanaman pangan hortikultura dan perternakan tersebut merupakan lanjutan dari kerja sama pada tahun 2012 kemarin.  Karena sesuguhnya sesuai kebijakan pada tahun 2013 ini, Menteri Pertanian RI mentargetkan empat sukses pembangunan pertanian.

Diantaranya sukses pencapaian swasembada dan swasembada kelanjutan, kemudian sukses peningkatan diverifikasi pangan, dan sukses peningkatan nilai tambah daya saing dan ekspor serta sukses peningkatan kesejahteraan para petani. Sedangkan dari beberpa target swasembada, tiga diantaranya merupakan komoditas tanaman pangan seperti padai, jagung dan kedelai.

Menurut Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Inhil, H Alimuddin RM, saat membuka acara pertemuan kerjasama itu menyebutkan, produksi padi ditargetkan mencapai 10 juta ton pada 2014 mendatang. Demikian juga dengan tanaman jagung dan kedelai, ditargetkan dengan swasembada berkelanjutan.

“Target peningkatan produksi padi ini sejalan dengan program Oprasi Pangan Riau Makmur (OPRM) yang sedang kita laksanakan saat ini,” ungkap Sekda, Rabu (30/1).

Sebagaimana diketahui program OPRM dicetuskan oleh Pemrov Riau dengan visi yaitu terwujudnya kesejahteraan petani melalui peningktan produksi pangan yang berwawasan agribisnis. Selanjutnya dikemas dalam rangka menysukseskan program peniningkatan Produksi Beras Nasional (B2BN).

“Membangun dan mengembangkan pertanian rakyat secara terpadu. Kemudian mampu memberikan peningkatan pendapatan masyarakat tani pedesaan dalam upaya menanggulangi kemiskinan. Ini salah satu tujuan kita,”katanya.

Pada kesempatan serupa, Kepala DTPHP Inhil, Wiryadi, mengatakan sepanjang tahun 2012 BI Pekanbaru telah memberikan  ransangan bagi para petani di Negeri Seribu Jembatan. Selain mendapatkan bantuan alat perontok padi dan handtraktor, para petani yang tersebar dibeberapa kecamatan di Inhil juga mendapatkan pelatihan tentang pertanian di Pulau Jawa.

‘Mereka yang telah mengikuti pelatihan itu, saat ini sudah mempu menjadi motivator dalam membantu para PPL kita yang berada dilapangan,” jelas Wiryadi.

Sementara  itu, Asisten Direktir BI Pekanbaru, Abdul Majid, menjelaskan beberpa fungsi pihaknya selain melakukan pengawasan terhadap seluruh bank negeri maupun swasta di wilayah tersebut. Sehingga tugasnya disektor moneter dari sisi peredaran uang juga sangat erat kaitanya dengan sektor produksi pertanian.

“Berdasarkan pengamatan kita inflasi juga berpengaruh pada sisi suplai dan produksi. Dimana infalsi berpengaruh kepada harga beras dipasaran. Lalu kami mendorong agar pemerintah daerah (Pemda) dan pentani menjaga suplai ini,”terangnya.

Melalui pemberian bantuan, BI dapat mendorong berbagai program peningktan produksi salah satunya padi. Mereka (BI, re) melihat Inhil salah satu kabupaten sentra padi. Dengan melalui program itu ketahanan pangan akan selalu terjaga. Minimal BI dapat menjaga motivasi petani.

“Mereka petani kita minta tidak alih fungsi lahan. Dengan harapan produksi padi dapat meningkat dan motivasi petani tetap terjaga,”tandasnya.(dro/*1)




Dishubkominfo dan Kodim 0314 Inhil Mantapkan Kerjasama Pengelolaan parkir

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) –Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatikan (Dishubkominfo) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), memantakpkan kerjasama pengelolaan perparkiran di Kota Tembilahan dengan Kodim 0314 Inhil.

Melalui pertemuan antara Dishubkominfo dengan Kodim 0314 Inhil, bahwa disetujui untuk pengelolaan parkir di Kecamatan Tembilahan dan Tembilahan Hulu dikelola penuh oleh Kodim 0314 Inhil. sedangkan untuk pengendalian teknis perparkiran tetap dibawah naungan Dishubkominfo sebagai istansi teknisnya.

“Kita telah memantapkan kerjasama pengelolaan perparkiran dengan pihak Kodim 0314 Inhil. Ketetapan itu dituang kedalam sebuah MoU yang telah disepakti oleh kedua belah pihak,”Ujar Kadishubkominfo, Fahrolrozy.

Dihimbau juga pada pengelola parkir agar dapat mengikuti segala kententuan dan mekanisme yang sudah ada. Melalui kerjasama ini  diharapkan dapat menjaga suasa tentram aman dan kondusif.

Sementara itu, Dandim 0314 Inhil, Letkol Inf FP. Tarigan, menyebutkan kerjasama antara pihaknya dengan Pemkab Inhil merupakan sebuah kepercayaan yang harus dijaga dengan baik. Sebab, nilai sebuah kepercayaan, tidak bisa diukur dengan apapun, terlebih materi.

“Saya rasa ini adalah tugas yang mulia dan menantang bagi kami. Khususnya bagi memanfaatkan potensi daerah yang ada dan hasilnya mampu menciptakan keamanan ataupun bebas dari berbagai komflik,”jelasnya.(dr0/*1)




Pemkab Inhil Benahi Listrik Pedesaan

Bupati Inhil, H Indra Muchlis Adnan SH menyalami seorang ibu di Desa Kota Baru Seberida ,Kecamatan Keritang saat melaksanakan kunjungan kerja ke daerah itu, baru-baru iniTembilahan (www.detikriau.org) – Sejak awal menjabat sebagai Bupati Indragiri Hilir. H Indra Muchli Adnan SH menyatakan komitmennya membenahi kekurangan energi listrik di pedesaan.
Program listrik masuk desa yang disebut juga Program  Inhil Terang Benderang  itu sebagai respon atas keluhan warga daerah ini masih kurangnya pasokan energi listrik di pedesaan, utamanya pada wilayah yang tidak terjangkau aliran listrik oleh PT PLN.
Program tersebut dimaksudkan juga demi meningkatkan sumber daya masyarakat. Dalam pandangan Bupati termuda di Indonesia Tahun 2004 itu, warga di pedesaan akan kesulitan belajar karena malam hari gelap gulita.

Bupati Inhil, H Indra Muchlis Adnan SH menyalami seorang ibu di Desa Kota Baru Seberida ,Kecamatan Keritang saat melaksanakan kunjungan kerja ke daerah itu, baru-baru ini
Bupati Inhil, H Indra Muchlis Adnan SH menyalami seorang ibu di Desa Kota Baru Seberida ,Kecamatan Keritang saat melaksanakan kunjungan kerja ke daerah itu, baru-baru ini

Program itu direalisasikan dengan cara memberikan bantuan mesin berikut pembangkit dan jaringan. Lantas kemudian dikelola oleh warga. Bagaimana mekanisme selanjutnya, apakah iuran atau sumbangan seluruhnya diberikan kewenangan kepada warga. Pemkab Inhil tetap memberikan perhatian atas keberlanjutannya.
“Anak-anak kita selama tidak ada penerangan tentu susah kalau belajar malam hari. Karena itu, dengan program ini kita harapkan tidak ada lagi kesulitan tersebut sehingga kualitas SDM kita juga meningkat”tegas Indra Muchlis Adnan.
Salah satu stimulasi yang dilakukan Pemkab Negeri Seribu Parit dalam memacu pengelola kelistrikan, adalah memberikan reward. Desa yang dinilai berprestasi dalam mengelola listrik yang disudah disumbangkan Pemda Inhil itu diberikan penghargaan. Harapannya desa lain turut terpacu dalam mengelola listriknya dengan baik.
Tanggapan warga atas program tersebut sangat luar biasa. Pasalnya mereka mendapatkan pasokan energi listrik. Hal itupun dianggap bisa meningkatkan perekonomian di pedesaan. Pasalnya, aneka usaha rumah tangga menjadi terbantu.
Pun begitu dengan keamanan desa ditegaskan warga menjadi jauh lebih baik. penerangan yang baik memungkinkan warga bisa dapat dengan mudah melaksanakan Siskamling dan kegiatan kemasyarakatan lainnya.
Kades Tunggal Rahayu Jaya, Mapi Yusro secara tegas menyatakan sangat terbantu dengan adanya program itu. Desa yang jauh di pedalaman Kecamatan Teluk Belengkong ini dapat merasakan aliran listrik.
“‘Kami jelas mengucapkan terima kasih atas program listrik masuk desa ini. Sangat tidak dapat dibayangkan entah kapan desa ini dapat menikmati aliran listrik dari PLN jika saja tidak ada program itu”ujar Mapi Yusro.
Hal yang sama juga dinyatakan Kades Harapan Tani, M Suryani. Desa inipun sebelum dialiri oleh listrik PLN telah lebih dahulu menikmati listrik dari  Program Inhil Terang Benderang. Bahkan desa itupun termasuk yang mendapatkan reward atas prestasinya dalam mengelola listriknya.(dro/advertorial Pemkab Inhil)




Kisruh APDESI Inhil, Beberapa Kades Ancam Dirikan Organisasi Tandingan

apdesiTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Pergantian sekaligus pelantikan kepengurusan baru Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Indragiri Hilir beberapa waktu lalu menuai kritikan. Dinilai, organisasi aparatur Desa ini telah melenceng dari tujuan. Beberapa Kepala Desa mengancam akan mendirikan organisasi tandingan.

“Kita pastikan akan mendirikan sebuah organisasi yang akan menjadi wadah bagi Kepala Desa dan Lurah khususnya di Kabupaten Inhil. Keputusan ini diambil sebagai bentuk protes sekaligus kekecewaan kita kepada APDESI Inhil, Ungkap Kepala Desa Sungai Berapit Kecamatan Concong, Ediyanto di Tembilahan, Selasa (29/1)

Menurut Ediyanto, bersama dirinya, 7 Kepala Desa lainnya bertindak selaku penggagas sudah menindaklanjuti rencana pendirian organisasi bahkan ia juga mengaku sudah mendapatkan dukungan dari banyak kepala Desa lainnya.”berkasnya sudah kita daftarkan ke Notaris. Kini kita sedang mematangkan beberapa hal. Kapan saatnya, nanti kita akan kabarkan,” Ujar Ediyanto.

Dijelaskannya, secara pribadi ia membenarkan bahwa dirinya masih terdaftar sebagai salah satu anggota APDESI, hanya saja ia bersama beberapa Kades lainnya menilai dengan terpilihnya kepengurusan baru sampai proses pelantikan yang disebutnya “janggal”, terindikasi APDESI Inhil mulai terseret keranah abu-abu yang melenceng dari niat APBDESI sebagai wadah perjuangan Kades dan Masyarakat Desa yang bebas dari kepentingan politik.

“namanya belum kita pastikan tapi organisasi ini nantinya akan memposisikan dengan benar sebagai wadah komunikasi Kades dan Lurah Inhil, kemudian sebagai sarana dan media dalam rangka mengambil kebijakan strategis sehubungan dengan peran Kades dan Lurah termasuk sebagai media dan wadah singkronisasi program pembangunan desa dan kelurahan,” Pungkas Ediyanto.

Terkait persoalan ini, Sekretaris APDESI Inhil terpilih, yang juga menjabat sebagai Kades Sungai luar Kecamatan Batang Tuaka, Irwansyah menyebutkan bahwa sampai hari ini APDESI Inhil masih kokoh berpijak pada aturan AD/ART organisasi.

“semua yang kita jalankan sesuai AD/ART organisasi. Tidak ada yang melenceng apalagi sampai dinilai kita terseret ke wilayah politik. Itu tidak benar.” Jelas Irwansyah.

Dijelaskannya, pelaksanaan Muscab APDESI Inhil dihadiri secara langsung oleh Ketua APDESI Riau bahkan saat pelantikan juga dihadiri pengurus APDESI pusat. Jika ada dugaan APDESI Inhil terseret ke wilayah politik, semua itu disebut salah kaprah. “untuk jelasnya coba nanti pertanyakan langsung sama ketua (Kades Sungai Nyiur Kecamatan Tanah Merah, Daeng Palaloi), kalau tidak ada halangan, besok beliau di Tembilahan. Terkait Kehadiran Ketua Demokrat Riau. Mambang Mit dalam acara pelantikan saat itu, kapasitasnya mewakili Gubernur Riau. Bukan ketua partai,” Pungkasnya. (dro/*0)




Hindari laka Lantas, Perbaikan Kerusakan Ruas Jalan Provinsi parit VI Segera Dilakukan.

TEMBILAHAN (www.detikriau.org)  – Mengganggu kenyamanan berlalulintas dan cendrung menimbulkan bahaya kecelakaan, Kerusakan ruas jalan Provinsi Parit VI Kecamatan Tembilahan Hulu (depan makam pahlawan. Red) diminta untuk segera dilakukan perbaikan.

Harapan ini disampaikan Camat Kecamatan Tembilahan Hulu, Yusuf Maga. Menurutnya, kondisi kerusakan beberapa titik ruas jalan yang terbilang cukup parah itu kini sudah tidak mungkin lagi dilalui oleh mobil angkutan umum dan pribadi berukuran kecil.

‘Jika dibiarkan terus seperti ini, kita khawatir akan mengancam keselamatan pengguna jalan. Meski kerusakan hanya beberapa titik, tapi terbilang cukup parah karena badan jalan yang berlubang cukup dalam,” Ujar Camat.

Ditambahkannya, meski ruas jalan itu merupakan jalan Provinsi, Namun diharapkan Dinas PU Kabupaten juga ambil peran. “ mungkin dengan dana perawatan jalan, kalau bisa ditanggulangi dulu oleh Dinas. Mengingat kondisinya saat ini, rasanya perbaikan harus disegerakan,” Harap Camat.

Kepala Dinas PU Inhil, H Tengku Edy Efrizal, saat dikimformasi mengakui  terkait kerusakan badan jalan ini, kini pihaknya sudah menyampaikan surat resmi kepada Pemrov Riau untuk memintakan segera dilakukan perawatan.

“Kita juga sudah melayangkan surat. Salah satu poinnya, kita minta pihak Provinsi  segera melakukan perawatan dengan cara ditimbun,” jelasnya.

Diakunya jika perbaikan jalan itu harus menunggu perawatan total pasti memakan waktu yang cukup lama. Langkah untuk mengatasi kejadian serupa ini, lanjut Tengku Edy, pihak Provinsi harus melakukan perawatan berkala. (dro/*1)