Perangi Penyebaran HIV/AIDS, BDPN Perlukan Dukungan

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Kabupaten Indragiri Hilir masuk dalam datar daerah rawan penyebaran dan penularan penyakit HIV – AIDS. Hal ini Berdasarkan Surat Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Propinsi Riau No. 028/AK.4.01/I/2013 Perihal tindak lanjut pemilihan SSR Program Pencegahan &  Penanggulangan HIV – AIDS untuk Wilayah Riau, dimana Kab Inhil merupakan target Penjangkauan Informasi dan Layanan Informasi Akses Layanan Kesehatan terbesar kedua setelah kota pekanbaru.

Pernyataan ini disampaikan oleh Ketua  Advocacy, Awareness & Community Development, Bangun Desa Payung Negri (BDPN) Kab Inhil, Zainal Arifin Hussein dalam siaran persnya, Ahad (10/2). Menurut Zainal, untuk menjalankan tugas dan fungsinya dalam memerangi bahaya penyebaran HIV/AIDS, BDPN tidak akan mampu bekerja sendiri karenanya diperlukan adanya kerjasama dengan beberapa stackholder terkait dan peran aktif masyarakat.

“ Inhil dengan total client sebesar 31.961 Orang menjadi target kedua setelah kota Pekanbaru. Dengan kerja yang tidak ringan ini, demi suksesnya memerangi penyebaran HIV/AIDS, tentunya BDPN membutuhkan dukungan dari semua pihak terkait.” Kata Zainal.

Bantuan itu diantaranya, khusus kepada mitra kerja BDPN yaitu Komisi Penanggulangan Aids (KPA), Dinas Kesehatan (klinik VCT) untuk dapat meningkatkan Koordinasi dan kerjasama baik dalam hal pelayanan informasi ke pihak luar maupun pada saat di lapangan. Kemudian kepada seluruh Instansi anggota Komisi Penanggulanga Aids (KPA) Kab. Indragiri Hilir kami harapkan dapat meningkatkan program dan mengalokasikan dana sebagai wujud dan langkah nyata partisipasi pada program pencegahan dan penanggulangan HIV – Aids di Kabupaten Indragiri Hilir.
Untuk DPRD Inhil Khususnya Komisi Empat diminta untuk memberikan perhatian yang lebih serius dan mendorong SKPD dan Lembaga – lembaga yang tergabung dan terlibat langsung pada program ini untuk dapat mengalokasikan dananya dan mendukung pendanaan bagi lembaga – lembaga non pemerintah (LSM) termasuk Perusahaan BUMN,BUMD dan Perusahaan Swasta yang beroperasi di Wilayah Kabupaten Indragiri Hilir juga diharapkan untuk dapat mendukung dan bekerjasama memberikan kontribusi yang jelas dan nyata.
“ Selama 4 tahun sejak 2009 (LSM – BDPN) hingga sekarang BDPN belum pernah mendapatkan dukungan Hibah maupun Program untuk Program pencegahan dan penanggulangan HIV – Aids yang bersumber dari APBD Kabupaten Indragiri Hilir, kedepannya oleh karena  Global Fund (GF) hanya mendukung program hingga 2015, kami berharap Pemerintah Daerah Kab. Indragiri Hilir mampu melanjutkan dan mendukung program ini secara maksimal demi keselamatan masyarakat Indragiri hilir dari ancaman penyakit berbahaya HIV – AIDS.” Harap Zainal mengakhiri. (dro/*0)




Syiar Islam Harus Terus Dijaga

Syiar Islam Harus Terus DijagaTembilahan (www.detikriau.org) – Syiar Islam di  Indragiri Hilir harus terus ditingkatkan. Era globalisasi yang berlangsung saat ini, jika tidak disikapi secara bijak tidak saja mendangkalkan akidah, tetapi juga dapat menurunkan Syiar Islam.
Jika pada era 1970-an dan 1980-an, hampir setiap rumah pada malam hari dapat dengan mudah ditemukan suara lantunan ayat suci Alqur’an dari anak-anak yang belajar mengaji. Suasana itu sekarang sudah jauh berubah.
Bupati Inhil, H Indra Muchlis Adnan SH mengajak kepada seluruh warga daerah ini berusaha menjaga agar Syiar Islam tetap tinggi. Dia mengimbau generasi muda, tidak hanya larut dalam urusan duniawi, tetapi juga harus menyeimbangkannya dengan kehidupan yang berhubungan dengan Allah SWT.
“Pembangunan bukan hanya bidang fisik saja. Tetapi bidang rohani juga harus diperhatikan. Keseimbangan pembangunan inilah yang ingin kita capai” kata Bupati.
Karena itu, perhatian terhadap lembaga Ponpes di Inhil tetap diperhatikan. Kemudian kegiatan keagamaan juga tetap dipertahankan. Istigosah yang kerap digelar Pemkab Bumi Sri Gemilang bukan hanya peristiwa ceremonial, tetapi juga dalam upaya memerangi aneka tindak maksiat.
Kegiatan seperti itu menurut Indra Muchlis Adnan tidak saja ingin mengajak warga menjaga Syiar Islam. Tetapi juga mencoba menyadarkan warga bahwasanya kehidupan rohani itu sangat perlu.
“Lewat kegiatan keagamaan kita juga memohon supaya perbuatan maksiat yang masih ada dihapuskan oleh Allah SWT”ujar Indra Muchlis Adnan.
Segenap orang tua diimbau juga oleh Bupati tidak segan menyekolahkan anak ke ponpes. Apabila memang bersekolah ke sekolah umum, disarankan tidak pernah melupakan pentingnya pendidikan agama untuk membentengi mereka dari kemerosotan moral.
Hal itupun sudah coba diterapkan oleh Pemkab Inhil pada Unisi. Lembaga ini dalam kesehariannya berusaha menyadarkan mahasiswanya tentang pentingnya syiar Islam. Salah satunya dengan mewajibkan mahasiswinya mengenakan busana muslim. Harapannya kelak segenap generasi muda daerah ini tetap berjiwa Islami.(advetorial pemkab inhil)




Indra Muchlis Adnan Minta Tim Pemenangan Solid

Bakal Calon Gubernur Riau Periode 2013-2018, H Indra Muchlis Adnan
Bakal Calon Gubernur Riau Periode 2013-2018, H Indra Muchlis Adnan

Tembilahan (www.detikriau.org)  – Kandidat Gubernur Riau 2013-2018, DR H Indra Muchlis Adnan meminta kepada semua tim pemenangannya tetap solid.
Hal itu disampaikannya saat mengunjungi Posko Tim Pemenangan Indra Muchlis Adnan di Jalan Indrapuri, Siak Sri Indrapura, pekan silam.
Saat itu, seluruh koordinator pemenangan Indra Muchlis Adnan di Siak turut hadir. Tidak ketinggalan juga tim pemenangan dari Kabupaten terdekat seperti Pelalawan, Dumai, Meranti turut hadir.
Selain berbagi informasi dan pengalaman. Ketika itu dibahas juga strategi sosialisasi plus perkembangan terkini. Dihadapan tim pemenangannya, Indra Muchlis Adnan yang biasa disapa Bang In ini mengungkapkan sosialisasi harus tetap berjalan.
“Kita harus memantapkan barisan dan menjaga kekompakan tim. Hubungan silaturahmi mesti tetap terjaga” ujar Indra Muchlis Adnan.
Sejauh ini, Bupati Inhil itu menegaskan tekadnya untuk tetap maju. Dia menyebut tidak akan mengumbar banyak janji politik. Namun ingin menerapkan apa yang sudah dibuktikan keberhasilannya selama dua periode  memimpin Inhil.
Dalam melakukan sosialisasi, Indra Muchlis Adnan menegaskan senantiasa melibatkan warga. Selain itu, seluruh tim pemenangan juga diminta santun dan tidak menyinggung perasaan siapapun saat bergerak di lapangan.
Posko tim pemenangan Indra Muchlis Adnan sudah berdiri hampir di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Riau. Hal itu sekaligus bukti keseriusan dan kesiapan mantan Ketua PSSI Lancang kuning ini ikut bertarung dalam Pilgubri 2013.
Mantan Ketua DPD Golkar Riau itu mengucapkan pula terima kasihnya kepada warga yang senantiasa terbuka menyambut kehadiran dirinya setiap kali menggelar pertemuan dan mengunjungi warga.(dro)




IKA STAI Auliaurasyidin Tembilahan dan KNPI Inhil Taja Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Wakil Bupati Rohul, Ir H. Hafith Syukri MM didampingi Staff Ahli Bupati Inhil, Yasin Abdi berkesempatan menyerahkan bantuan kepada anak yatim piatu
Wakil Bupati Rohul, Ir H. Hafith Syukri MM didampingi Staff Ahli Bupati Inhil, Yasin Abdi berkesempatan menyerahkan bantuan kepada anak yatim piatu

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Ikatan Keluarga Alumni Sekolah Tinggi Agama Islam (IKA STAI) Auliaurasyidin Tembilahan beserta Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Indragiri Hilir melaksanakan kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bertempat di Aula Abdurahman siddiq Kampus STAI Auliaurasyidin Jalan lintas Provinsi Parit VI Kecamatan Tembilahan Hulu. Kegiatan ini juga tampak  dihadiri oleh Wakil Bupati Kabupaten Rokan Hulu, Ir H. Hafith Syukri MM, Sabtu (9/9).
Ketua IKA STAI, Hidayat Hamid menjelaskan, sesuai dengan tema “kita mantapkan Nabi Muhammad SAW sebagai Tokoh Inspiratif dan Motivator Kinerja Pemuda muslim” kiranya mampu untuk diteladani oleh kalangan pemuda khususnya pemuda islam Inhil.”Keteladanan rasulullah ini yang harus dijadikan motivasi oleh seluruh kalangan muda islam khususnya Inhil. Kegiatan hari ini tidak bermuatan politik meskipun benar kita mengundang semua bakal calon Gubernur dan Bupati.” Jelas Hidayat dalam pidato pengantarnya.
Disamping peringatan Maulid Nabi Muhammad, ditambahkan HIdayat, kegiatan juga diserangkaikan dengan pemberian santunan kepada anak-anak yatim khususnya yang bertempat tinggal diseputaran kampus.
Wakil Bupati Rohul dalam pidatonya berkesempatan berkisah tentang geliat pembangunan keagamaan yang dilakukan di Rohul. Pembangunan kawasan Islamic Centre dan komitmen Negri yang berjulukan seribu suluk membangkitkan dan menanamkan jiwa keislaman yang dimulai dilingkungan PNS.”Seluruh PNS kita wajibkan untuk menunaikan ibadah sholat zuhur dan ashar berjamaah. Dua kali saja tidak menghadiri, maka dana kesra mereka akan kita potong. Memang diperlukan sikap ketegasan untuk menanamkan sebelum menjadi sebuah kebiasaan,” Cerita Hafith Syukri sambil menyatakan bahwa kehadiran dirinya jangan dikonotasikan sebagai sebuah kampanye.
Ia juga mempersilahkan bagi Alumni STAI Auliaurasyidin yang ingin bertandang ke Rohul dan memberikan jaminan akan menyediakan penginapan secara gratis.
Ustadz DR HM Fahri dalam tausiyahnya mengajak kepada semua umat agar jangan pernah bersikap sombong. Dijelaskan Ustadz yang berasal dari Rohul ini, ilmuwan baru menemukan sebuah planet di tata surya yang sangat mirip dengan bumi dan jaraknya milyaran juta tahun cahaya dari bumi. Ia menggambarkan betapa luasnya alam semesta dibandingkan bumi. Bumi bagaikan sebutir debu dibandingkan alam semesta. “Kita hidup di Indonesia yang begitu kecil jika dibandingkan dengan seluruh bumi. Kita hidup di Riau yang begitu kecil dibandingkan seluruh Indonesia, di Riau kita tinggal di Tembilahan yang hanya sebahagian kecil dari Inhil, di sebuah rumah dan mungkin hanya kos. Jadi apa yang harus kita banggakan?” Ingatkan Ustadz.
Diakhir tausyiahnya, ustadz juga mengajak kepada semua umat untuk selalu bersyukur atas semua rahmat dan karunia yang telah dilimpahkan Allah swt.
Dalam kegiatan ini juga tampak dihadiri oleh Ketua STAI Auliurrasyidin Tembilahan, HM Ilyas, Staf ahli Bupati Inhil, Yasin Abdi, civitas akademis serta para undangan lainnya.(dro/*0)




Rusli Zaenal Tersangka, KPK Belum Pastikan Kapan Tahan RZ

JAKARTA (rzwww.detikriau.org) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum dapat memastikan kapan dilakukannya pemeriksaan terhadap Gubernur Riau, Rusli Zainal. Meski Ketua Ketua bidang Eksekutif dan Yudikatif DPP Partai Golkar itu telah berstatus tersangka saat ini.

Ketua KPK, Abraham Samad menyatakan kalau pihaknya kemungkinan akan melakukan penahanan begitu orang nomor satu di Riau itu menjalani pemeriksaan sebagai tersangka.

“Di KPK itu begitu orang dijadikan tersangka, Insya Allah saya bisa pastikan dia akan langsung ditahan. Karena itu kami tidak mungkin bisa cepat-cepat,” kata Abraham di kantor KPK, Jakarta, Jumat (8/2/2013) malam.

Sementara hari ini, Juru Bicara KPK, Johan Budi mengatakan bahwa tidak ada pemeriksaan terhadap Rusli Zainal.

“Tidak ada pemeriksaan atas nama RZ hari ini,” kata Johan.

Rusli sendiri ditetapkan tersangka dalam dua kasus. Pertama sebagai tersangka dugaan suap pembahasan revisi Peraturan Daerah (Perda) PON di Riau dan kedua yakni terkait pemberian izin pemanfaatan hasil hutan pada tanaman industri tahun 2001-2006 di Kabupaten Pelalawan, Riau.(tribun.com)




Awal 2013, Dua Nyawa Melayang di Jalan Raya

indexTEMBILAHAN (www.detikriau.org)  – Setidaknya kurang dari dua bulan di awal tahun 2013 ini, dua nyawa telah melayang di jalan raya kota Tembilahan.

Awalnya, 3 Februari 2013 satu kasus kecelakaan dengan korban meninggal atas nama Fatimah (39). Korban mengalami kecelakaan di jalan Lintas Provinsi, Kelurahan Kempas, Kecamatan Kempas dengan salah seorang pelajar. Berselang dua hari sesudah itu, kecelakaan maut kembali terjadi di jalan Grilia, depan Makodim 0314 Inhil.

Kali ini korbanya adalah Siska Sagita Putri (17), seorang siswi di salah satu SMA di Kota Tembilahan. Karena banyak mengeluarkan darah dibagian kepala, akhirnya korban meninggal saat akan dibawa ke RSUD PH Tembilahan. Kasus tersebut hendaknya menjadi pelajaran berarti bagi para orang tua murid.

Kapolres Inhil, AKBP Dedi Rahman Dayan, melalui Kasat Lantas Polres Inhil, AKP Karyono, menyebutkan dua kasus kecelakaan diatas melibatkan para siswa dan siswi dari berbagai sekolah di Inhil. Maka itu pihaknya terus melakukan sosialisasi UU No 22 tahun 2009 tentang lalu lintas ke sekolah-sekolah.

“Salah satu program kita adalah melakukan sosialisasi lalulintas (Lalin) bagi anak-anak dan siswa. Sebab, selama pantauan kita banyak dari pelajar, yang saat mengedaraai kendaraan tidak melengkapi dengan atribut lalu lalin, seperti helem,” katanya.

Selain itu, lanjut Karyono sering didapati, pelajar yang mengendarai sepeda motor melakukan konvoi tak beraturan dan bergandengan satu sama lainya. Kemudian, memainkan alat-alat komunikasi seperti HP dan sebagainya, sehingga bisa membahayakan keselamatan sendiri.

“Kita akan menekankan masalah ini, baik didepan guru dan para orang tua mereka. Dengan demikian, pengawasanya bisa kita lakukan secara bersama-sama,”ujar mantan Kasat Lantas Polres Inhu tersebut.(dro/*1)