Indra Bantah Ungkap Kekecewaan atas Koalisi Usulan DPD PDIP dan DPW PKB Riau

Kandidat Bakal Calon (Balon) Gubernur Riau, H Indra Muchlis Adnan
Kandidat Bakal Calon (Balon) Gubernur Riau, H Indra Muchlis Adnan

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Kandidat Bakal Calon (balon) Gubernur Riau, H Indra Muchlis Adnan mengaku heran dengan beredarnya pemberitaan akan kekecewaan dirinya atas keputusan koalisi Lukman Edi (LE) dan Suryadi Khusaini oleh DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan DPW PKB Riau. Indra mengaku dirinya merasa tidak pernah memberikan komfirmasi terkait pernyataan itu.

“Pengusulan koalisi itu diluar wewenang saya untuk berkomentar. Saya dan beberapa bakal calon lainnya mengikuti fit and profer test DPP PDIP di Jakarta, keputusannya tentunya DPP PDIP yang berhak menentukan. Lagipula hasilnya, hingga hari ini belum ada keputusan,” Tegas Indra M Adnan kepada detikriau.org melalui sambungan telepon selularnya, senin (11/2) malam.

Ditambahkan indra, dalam satu kalimat dituliskan “Indra Muchlis sendiri merasa belum yakin akan keputusan DPP PDIP dan DPW PKB Riau tersebut”. Konotasi kalimat ini menurutnya mengandung pengertian bahwa sudah ada keputusan tetap dari DPP PDIP.

“Harusnya dalam pemberitaan ada pembedaan yang jelas antara koalisi LE dan Suryadi Khusaini dengan fit and profer test yang dilaksanakan DPP PDIP. Urusan ditingkat Provinsi itu sah-sah saja dan tentunya tidak ada kaitan dengan diri saya. Kaitan dengan saya adalah hasil dari fit and profer test yang saya ikuti di DPP PDIP yang hingga saat ini masih menunggu keputusan.” Pungkas Indra.(dro/*0)




DPRD Inhil Berikan Masukan Untuk PLN Rayon Tembilahan

Ketua Komisi Tiga DPRD Inhil, Feriyandi
Ketua Komisi Tiga DPRD Inhil, Feriyandi

TEMBILAHAN (www.detikriau.org)– Ketua Komisi Tiga DPRD Indragiri Hilir (Inhil), Feriyandi, meminta agar pihak PT PLN Rayon Tembilahan, melakukan perawatan mesin (overhaul) secara terjadwal.  
Menurut Politisi Partai Golkar ini, PLN selama ini selalu beralasan terputusnya aliran listrik dikarenakan adanya pekerjaan overhaul. Dampak dari semua itu, menimbulkan tanggapan tidak baik ditengah masyarakat. Bahkan banyak yang menduga adanya permainan.
“Pihak PLN jelas mengetahui secara pasti kondisi mesin yang ada sehingga tentunya pelaksanaan perawatan bisa dijadwalkan. Sebelum pekerjaan itu dilaksanakan, untuk menghindari pemutusan aliran listrik, ada baiknya PLN mempersiapkan mesin pembangkit cadangan.” Ujar Feriyandi.
Disamping persoalan itu, ia juga menyarankan agar penerimaan pelanggan baru disesuaikan dengan ketersediaan daya agar tidak menimbulkan defisit daya.
Peningkatan kebutuhan daya terbilang wajar seiring dengan meningkatnya pertumbuhan penduduk. Namun kebijakan untuk melakukan penambahan pelanggan, tentunya harus disesuaikan dengan kemampuan dan ketersediaan daya. Jika  tetap juga harus dilakukan, konsekuensinya pihak PLN tentunya harus mempersiapkan penambahan mesin pembangkit.
Permasalahan lainnya, terkait lampu penerangan jalan, Feriayandi juga memintakan agar pencatatannya dilakukan dengan benar. Kurang lebih 25 ribuan pelanggan PLN  setiap bulannya dibebani kewajiban untuk membayarkan biaya penerangan jalan. Nominalnya tentu tidak sedikit  ditambah kurang lebih Rp 1 Milyar yang harus disubsidi melalui APBD Inhil setiap tahunnya.
“Selama ini, pembebanan biaya hanya dihitung berdasarkan jumlah lampu penerangan jalan. Padahal banyak dari lampu penerangan itu tidak lagi berfungsi dengan baik. Agar biaya yang dikeluarkan bisa terukur, salah satunya bisa dilakukan dengan pemasangan alat pencatat pemakaian daya.” Imbuh Feriyandi.(dro/*1)




Sejak Dua Pekan Terakhir, Beberapa Kebutuhan Pokok Merangkak Naik

Ilustrasi Gambar pedagang pasar tradisional
Ilustrasi Gambar pedagang pasar tradisional

TEMBILAHAN (www.detikriau.org)– Sejumlah bahan kebutuhan pokok, seperti beras dan cabe di pasar tradisional di Kota Tembilahan, dua pekan belakanganl merangkak naik.

Dikatakan Lina (30), seorang pedagang tradisonal di pasar Terapung Tembilahan, hampir seluruh merek beras lokal mengalami kenaikan mulai dari Rp 500 hingga Rp 2.000 per Kg-nya. Demikian pula dengan cabe kering yang naik hingga Rp 6.000 per Kg. dari Rp 20.000 per Kg saat ini naik menjadi Rp 26.000 per Kg-nya.

“Kenaikan ini sudah kami rasakan sekitar dua pekan kemarin. Namun yang paling drastis naiknya cabe kering,”ungkapnya kemarin.

 

ditambahkannya, kenaikan beberapa harga kebutuhan pokok sangat mempengaruhi terhadap penjualannya. Ia tidak mengetahui apa penyebabnya. harga beli naik, untuk mendapatkan keuntungan tentunya harga penjualan juga terpaksa dinaikkan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), H Rudiansyah, menyatakan bahwa kenaikan beberapa harga kebutuhan pokok itu masih dalam kewajaran, karena belum terlalu tinggi.

“Tim kita terus melakukan pemantauan. Biasanya kalau ada kenaikan harga yang cukup signifikan tim langsung mencari akar masalah dan memecahkanya bersama para pedagang,” katanya.(dro/*1)




Nelayan Inhil Terima 2 Unit Kapal Fiber Bantuan Provinsi

Bantuan kapal dari Dislutkan Provinsi Riau Untuk InhilTEMBILAHAN (www.detikriau.org) –   Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Indragiri Hilir menerima bantuan 2 unit kapal fiber dengan tonasi 30 GT. Nilai proyek tersebut sebesar 2,7 milyar dan merupakan bantuan kapal dari Dinas Kelautan dan Perikanan  Provinsi Riau.

Pernyataan ini disampaikan oleh Kadis Kelautan dan Perikanan Inhil Ir H Saripek, melalui HP, Selasa, (12/2). Bantuan 2 unit kapal fiber tersebut direncanakan untuk KUB nelayan di di 2 kecamatan, yakni Kecamatan Kuala Indragiri (Kuindra) dan Kecamatan Concong.

“Dengan diterimanya bantuan tersebut tentunya kita berharap akan  meningkatkan hasil tangkapan nelayan kita,” ujarnya.

Ditambahkan Mantan Sekwan DPRD Inhil ini, Dalam upaya memaksimalkan potensi dan peningkatan produksi perikanan Inhil, DKP terus berupaya memberdayakan potensi SDA dan SDM yang ada. Disamping itu tentunya, pihaknya terus meningkatkan sarana alat produksi nelayan.

Salah satunya upaya yang dilakukan yakni  melakukan berbagai langkah pendekatan dengan pihak terkait seperti Kementerian terkait di pusat dan pihak Provinsi Riau. Hasilnya dinilai sangat positif dilihat dengan banyaknya bantuan yang telah diterima selama ini.

Diakhir pembicaraan Saripek berpesan agar nelayan yang menerima bantuan dapat memanfaatkan sebaik mungkin dan jangan menyia-nyiakan apa yang sudah diamanahkan. (dro/*2)




Generasi Muda Inhil Diminta Sukseskan Pembangunan

Bupati Inhil, DR H Indra Muchlis Adnan menyalami warga, saat berkunjung ke Kecamatan Enok, beberapa waktu lalu
Bupati Inhil, DR H Indra Muchlis Adnan menyalami warga, saat berkunjung ke Kecamatan Enok, beberapa waktu lalu

Tembilahan (www.detikriau.org) – Kalangan generasi muda Indragiri Hilir diminta berperan serta menyukseskan pembangunan. Dengan pemikiran yang masih jernih dan fisik yang masih prima. Merupakan modal penting bagi generasi muda turut menyumbangkan ilmu maupun tenaga dan pikirannya untuk membangun daerah ini.
Bupati Inhil, DR H Indra Muchlis Adnan sangat yakin Bumi Sri Gemilang kian berkembang pesat jika seluruh generasi mudanya juga berpikiran maju.
“Pemimpin besar dunia sudah menyatakan pentingnya pemuda untuk pembangunan. Karena itu, saya mengajak kepada semua pemuda daerah ini, mari kita bangun Inhil agar berjaya dan gemilang” tukas Bupati.
Pada bagian lain, generasi muda diakuinya rentan pula dengan pengaruh negatif. Tidak saja budaya luar yang merusak, penyalahgunaan Napza serta miras juga mengincar kalangan muda yang tidak peduli dengan masa depannya.
Itu sebabnya, Indra Muchlis Adnan mengajak kalangan muda memanfaatkan waktu luang dengan melaksanakan kegiatan yang bermanfaat. Berolahraga termasuk kegiatan positif yang bisa dilakukan untuk mengisi waktu senggang itu.
Bagi generasi muda yang bagus prestasi olahraganya tidak menutup kemungkinan direkrut oleh klub hebat seperti Persih atau klub bidang lain. Tekun belajar selagi muda dinyatakan juga sebagai bentuk kesiapan menghadapi hari esok yang lebih baik.
“Generasi muda merupakan calon pengganti pemimpin yang ada sekarang. Jika tidak berkualitas tentu saja akan terjadi penurunan, dan tidak bisa bersaing”jelas Bupati .
Ketimbang melakukan kegiatan yang sifatnya menghancurkan hari esok. Generasi muda disarankan oleh Bupati melakukan beragam kegiatan positif. Berorganisasi menurut dia termasuk salah satu usaha membekali diri menghadapi masa depan.
Usaha Inhil mengejar ketertinggalan dari daerah lain ditegaskan Bupati sangat tergantung pada generasi muda yang tangguh dan berkualitas. Indra Muchlis Adnan secara tegas meminta supaya generasi muda peduli dengan lingkungan dan diri sendiri, serta waspada dengan ancaman penyalahgunaan narkoba. (dro/adv pemkab inhil)




KPUD Rilis Tahapan, Program dan Jadwal Pemilukada Inhil

kpudTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Pemungutan suara Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Bupati dan Wakil Bupati Inhil periode 2013 – 2018 dilaksanakan pada tanggal 4 september 2013 mendatang. dijadwalkan, pelantikan sekaligus pengucapan sumpah dan janji pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih akan dilangsungkan pada November 2013.

Pernyataan ini disampaikan oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Inhil, Joni Suhaidi akhir pekan kemaren di Tembilahan. Secara keseluruhan, tahapan pemilukada Bupati dan Wakil Bupati terbagi  dalam tiga tahapan yakni, tahapan persiapan, pelaksanaan dan pelantikan.

“Mulai tanggal 28 januari 2013 hingga tanggal 7 April mendatang merupakan tahapan persiapan yakni, pembentukan ppk dan pps, pembentukan kpps, pembentukan petugas pemutakhiran data, pemberitahuan dan pendaftaran pemantau serta menerima pemberitahuan dari DPRD  mengenai berakhirnya masa jabatan bupati dan wakil bupati inhil periode sebelumnya,” Terang Joni Suhaidi.

Tahapan berikutnya ditambahkan Joni adalah pelaksanaan, yang terdiri atas, pertama, tahapan pemutakhiran data dan daftar pemilih (penerimaan DP4 dan jumlah penduduk dari pemerintah daerah, pengesahan dan pengumuman daftar pemilih sementara, pengesahan dan pengumuman daftar pemilih tetap oleh pps, penyampaian kartu pemilih oleh pps dibantu oleh kpps dan rt/rw) terhitung sejak tanggal 7 April hingga  21 juni 2013.

Kedua, tahapan pencalonan (pengumuman dan penyerahan dokumen formulir dukungan dalam pencalonan bup/wabup,penyerahan dokumen dukungan calon perseorangan, verifikai dokumen dukungan calon perseorangan, pendaftaran pasangan balon yang diajukan oleh parpol dan gabungan parpol dan perseorangn, pemeriksaan kesehatan pasangan calon, penetapan penentuan nomor urut dan pengumuman pasangan calon), Terhitung sejak 16 April hingga  17 Juni 2013.

Ketiga, tahapan Kampanye (penetapan jadwal dan lokasi kampanye, pelaksanaan kampanye, penyampaian visi dan misi dalam sidang paripurna dprd), Terhitung sejak tanggal 28 juni hingga 18 agustus 2013.

Sedangkan terakhir dari tahap pelaksanaan yakni tahap pemungutan dan pengitungan suara (pengumuman dan pemberitahuan tempat, hari dan waktu pemungutan suara di tps, penyiapan tps, pemungutan penghitungan dan pengumuman hasil penghitungan suara di tps oleh kpps, rekapitulasi hasil penghitungan suara ditingkat desa dan keluarahan oleh pps, rekapitulasi hasil penghitungan suara ditingkat kecamatan oleh ppk, rekapitulasi hasil penghitungan suara dan penetapan pasangan calon terpilih. Red) terhitung sejak tanggal 21 Agustus hingga 10 September 2013.

“sesuai jadwal, pemungutan suara yang masuk dalam tahapan pelaksanaan akan dilaksanakan pada tanggal 4 September 2013 dan dijadwalkan pelantikan dan pengucapan sumpah pasangan terpilih dilaksanakan pada tanggal 22 november 2013.” )Pungkas Joni Suhaidi.(dro/*1