Dua PK Penggesa Musdalub Islah ke DPD II Golkar Inhil

nanda p.z 032TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Dua Pimpinan Kecamatan (PK) yakni PK Kemuning dan PK Mandah melakukan Islah dengan DPD II Golkar Inhil dibawah pimpinan HM Raus Walid. Dengan Islah ini, mereka menyatakan menarik desakan untuk menuntut dilakukannya Musyawarah Luar Biasa (Musdalub).

Pernyataan ini disampaikan secara langsung oleh Ketua PK Kemuning, Marwan yang saat itu didampingi oleh Sekretarisnya, Amin Azhari di Aula Kantor DPD II Partai Golkar Inhil, Tembilahan. Jum’at (1/3).

“Keputusan ini kita lakukan dengan kesadaran penuh dan tanpa adanya intervensi ataupun paksaan dari pihak manapun. Dengan ini kita menyatakan menarik surat bernomor 05 tertanggal 2 November 2012 yang diantara isinya meminta untuk segera dilakukannya musdalub,” Ungkap Marwan.

Ketua DPD II Golkar Inhil, HM Raus Walid didampingi beberapa pengurus berjabat tangan usai melakukan Islah dengan PK Kemuning melalui Ketuanya, Marwan. Jum'at (1 Maret 2013)
Ketua DPD II Golkar Inhil, HM Raus Walid didampingi beberapa pengurus berjabat tangan usai melakukan Islah dengan PK Kemuning melalui Ketuanya, Marwan. Jum’at (1 Maret 2013)

Sejak hari ini Marwan menegaskan, PK Kemuning kembali tunduk dibawah DPD II Golkar Inhil pimpinan HM Raus Walid dalam menghadapi beberapa agenda politik kedepan secara beriringan dalam satu langkah dan sekaligus dirinya menyampaikan himbauan agar PK yang sebelumnya mempunyai niatan yang sama untuk melakukan musdalub agar mengikuti langkahnya.

Saat dipertanyakan, selain PK Kemuning dan PK Mandah yang sebelumnya bersepakat untuk melakukan Musdalub, Marwan merincikan yakni PK Keritang, Kempas, Tempuling, Tembilahan, Tembilahan Hulu, Pulau Burung, Teluk Belengkong dan Kateman.

Kembalinya PK Kemuning ini disambut dengan ucapan syukur oleh Ketua DPD II Golkar Inhil, HM Raus Walid. Dikatakannya, dengan tangan terbuka dan lapang dada DPD II Golkar Inhil menerima permintaan islah ini.’Alhamdulillah, hari ini kita kembali menyatakan untuk secara bersama-sama dalam menghadapi beberapa agenda besar di depan. Agenda Politik Pilkada Inhil dan Pilgubri 2013, Pemilu legislative (Pileg) serta Pilpres 2014 menjadi batu uji yang cukup berat. Namun dengan kebersamaan, saya yakin kita akan mampu menjalaninya dengan sukses,” Syukur Raus.

Ketua DPRD Kabupaten Inhil ini sekaligus memberikan apresiasi tinggi dengan kembalinya PK Kemuning. Ia juga menyampaikan harapan langkah yang dilakukan PK Kemuning ini akan membuka hati PK-PK lainnya yang terbujuk rayu segelintir oknum yang telah berupaya melakukan pemecahbelahan.

Sekretaris Bidang Organisasi DPD II Golkar Inhil, Zainal Arifin menjelaskan, selain PK Kemuning, melalui surat resmi, PK Mandah juga telah menyatakan untuk melakukan Islah.”Hari ini juga Ketua PK Mandah, H Ahmad Zainal akan hadir untuk menyampaikan permintaan islah.” Ungkap Arifin .(dro/*0)




29.856 Pelajar Se-Inhil Jadi Peserta UN 2013

unTembilahan ( www.detikriau.org ) — Berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Pendidikan Kabupaten Inhil, Calon Peserta Ujian Nasional 2013 kabupaten Inhil saat ini berjumlah 29.856 murid, jumlah ini dari 15.264 perempuan dan 14.592 laki laki yang terdiri dari peserta UN tingkat SD, SMP dan SMA Sederajat.

Untuk tahun ini, jumlah murid SD sederajat yang terbagi dalam Sekolah Dasar (SD) , Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB) yang mengikuti UN terdapat  6.969 siswa dan 7.047 siswi dengan total keseluruhan 14.016 murid.

Sedangkan untuk Murid SMP sederajat yang terbagi dalam SMP, MTS, SMP T dan SMPLB yang mengikuti Ujian Nasional tercatat sebanyak 4.621 siswa dan 4971 siswi dengan totaol keseluruhan murid 9.592 murid.

Sementara itu di tingkat SLTA sederajat, yang tergabung dari SMA, MA dan SMALB tercatat 2.405 siswa dan 2.853 siswi dengan total keseluruhan murid 5.258 murid. Ditambah dengan murid SMK sebanyak 990 dari 597 siswa 393 siswi.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Inhil, H Fauzar, Memasuki Bulan terakhir sebelum pelaksanaan Ujian Nasional 15 April mendatang, Awal Maret, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Inhil akan melakukan Sosialisasi kepada seluruh sekolah yang ada di Kabupaten Inhil. Secara bertahap, Sosialisasi tersebut akan dilakukan dari Sekolah Dasar hingga tingkat SLTA.

“Untuk SMA, SMK atau sederajat, sosialisasi akan kita lakukan pada 8 Maret mendatang, sedangkan untuk SD tanggal pastinya belum kita tetapkan, tetapi jadwalnya pada minggu ke tiga Maret,” Jelas Kadisdik Inhil H Fauzar,(26/2) kemaren.

Pihaknya menjelaskan, sesuai dengan perubahan sistim yang diterapkan pada UN tahun ini oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP), dimana dalam satu ruangan yang terdiri dari 20 siswa akan digunakan 20 jenis soal, yang berarti bahwa 1 siswa masing-masing mendapatkan jenis soal yang berbeda dengan yang lainnya.

“Perubahan ini yang nantinya juga akan menjadi prioritas sosialisasi kita, agar para tenaga pengajar dapat menyiapkan anak didiknya baik mental atau kemampuan untuk menghadapi UN mendatang,” jelasnya.

Dalam sosialisasi nanti, pihaknya akan menghimbau seluruh kepala Sekolah agar dapat memanfaatkan waktu yang tersisa untuk menyiapkan strategi dan memberikan tes-test pada murid sesuai dengan bidang pendidikan masing masing.

“Kita berharap tidak ada lagi pemikiran lulus seratus persen kepada pihak sekolah yang selama ini memang memiliki catatan baik tentang kelulusan siswanya. Dengan adanya perubahan sisitim tahun ini kita berharap ada terobosan yang diciptakan setiap sekolah untuk menyiapkan para anak didik mereka masing masing,” harap Fauzar.(dro/**)




Komisi II DPRD Inhil Terima Kunjungan DPRD Tanjab Provinsi Jambi

dprdTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Komisi II DPRD Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terima kedatangan Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab) Provinsi Jambi, Kamis (28/2) di ruang rapat komisi II DPRD Inhil.

Pada kesempatan itu, Wakil Ketua Komisi I DPRD Tanjabar, Jambi, HM Syahruddin, mengatakan salah satu tujuan kedatangan pihaknya ke DPRD Inhil, selain melakukan studi banding mengenai peraturan daerah (Perda) Corporate Social Responsibility (CSR) juga merupakan ajang silaturahmi.

“Karena pada dasarnya Inhil dan Tanjabar adalah sebuah kabupaten dengan kultur budayanya tidak beda jauh. Banyak terdapat persamaan, sehingga Kabupaten Inhil bukanlah kabupaten asing bagi kami. Tapi pada intinya, kami ingin belajar banyak mengenai Perda CSR mereka,”ungkapnya.

Komisi II DPRD Inhil yang diketuai oleh Ketua Komisi Ahmad Junaidi, Wakil Ketua Komisi, H Bakri dan para anggota antara lain, Herwanissitas, Zulkarnaen, Irwandi dan Zulkifli, memberikan respon positip kepada rombongan DPRD Tanjab. Menurut wakil rakyat Inhil ini, kedatangan mereka sebuah kehormatan yang perlu diberikan apresiasi.

Sebagai mana diketahui Inhil saat ini sudah memiliki Perda tentang CSR tanggung jawab sosial perusahaan terhadap lingkungan. Perda bersangkutan merupakan perda inisiatif kalangan DPRD Inhil yang telah disahkan pada 2012 lalu. Melihat semua itu timbulah inisiatif DPRD Tanjabar untuk saling bertukar pikiran dengan DPRD Inhil.

Dalam pertemuan itu Komisi II DPRD Inhil memberikan saran aktif terkait pembahasan perda inisiatif CSR yang sedang dalam masa penggodokan oleh DPRD Tanjab.
“Mungkin sebagai refrensi bapak-bapak dalam membahas perda ini bisa belajar dari Kabupaten Kutai Karta Negara (Kalimantan TImur) dan Kota Manado,” ungkap anggota Komisi II DPRD Inhil, Herwanissitas.

CSR yang merupakan tanggung jawab sosial dan moral oleh setiap perusahaan. Mau tidak mau memang sudah menjadi kewajiban untuk dipenuhi. Meski dalam CSR sedikit ada unsur paksaan, namun tetap melalui aturan dan mekanisme seperti lahirnya sebuah perda yang dijadikan payung hukum.

“Dari kesepakatan yang sudah dituangkan kita rasa perusahaan tidak akan main-main dan jika terjadi pelanggara bisa diberikan teguran. Namun yang perlu diingat CSR ini objeknya adalah perusahaan,”jelas Sitas sapaan akrab Herwanissitas.(dro/*1)




Disbun Riau Respon Persoalan Kelapa Inhil

Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Zulher
Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Zulher

TEMBILAHAN (www.detikriau.org)– Dinas Perkebunan Provinsi (Pemprov) Riau merespon sejumlah permasalahan perkebunan di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terkait dengan harga kelapa yang belakangan anjlok.

Kepala Dinas Perkebunan Riau, H Zulher, saat berkunjung ke Tembilahan, Inhil Kamis (28/2) mengatakan dalam waktu dekat ini harga kelapa yang anjlok kembali akan membaik. Sementara itu untuk meningkatkan pendapatan petani, Disbun Riau akan sosialisasikan intensifikasi dan disertifikasi perkebunan inhil.

“Dalam rangka menyikapi permasalahan perkebunan di Inhil, kita sangat meresponnya  dengan melakukan kunjungan seperti ini. Kemudian terkait dengan permasalahan harga kelapa yang belakangan ini berfluktuasi mudah-mudahan dalam waktu dekat akan normal kembali,”ungkapnya.

Informasi mengenai rencana kenaikan harga kelapa di Inhil, Zulher mengakui bahwa pihaknya telah dua kali melakukan pertemuan dengan pihak pemerintah pusat, sementara itu untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat petani kelapa pihaknya juga akan melakukan kualitas pemeliharaan kebun, dan meningkatkan produktivitas hasil perkebunan.

“Banyak upaya yang kita lakukan untuk meningkatakan taraf kehidupan petani kebun di inhil. Salah satunya, kita akan membuat majalah perkebunan, dengan tujuan para petani nantinya, akan memahami tehnologi perkebunan, baik itu dalam mengoptimalkan lahan perkebunan,” jelasnya.

Melaui Anggaran Pendapat dan Belanja (APBD) Provinsi Riau dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negera (APBN), Disbun Riau telah mengupayakan melakukan peremajaan kebun keritis sekitar 1000 hektar. Maka itu, saat ini pihaknya tengah melakukan pendataan terhadap lahan keritis tersebut.

“2013 ini kita akan melatih masyarakat menjadi penangkar, sawit, kelapa, coklat, sagu dan karet. Dengan demikian masyarakat bersangkutan bisa mengimplemintasikan ilmu yang sudah dia dapatkan. Sehingga tugas pemerintah menjadi terbantu,” katanya lagi.

Selain kelapa, alam Inhil juga memiliki potensi untuk beberpa jenis tanaman seperi Nipah dan Sagu. Dua jenis tanaman ini bisa menjadi tanaman alternative ketika permsalahan harga perkebunan kelapa sedang dalam keadaan jatuh. Melihat dari kondisi yang ada, pihaknya akan meberikan rangsangan kepada para petani.

“Dari hasil penelitian yang sudah dilakukan, ternyata satu hektar hasil kelapa, jika diperbandingkan dengan tanaman sagu dan nipah bisa menjadi dua kali lipa hasilnya. Ini adalah potensi yang dimiliki alam Inhil, tidak semua daerah memilikinya,”ungkap Zulher.

“Kita harus percaya, tanaman alternative sangat membantu petani ketika harga komoditi yang ia tanam sedang merosot. Sebab, itu juga program tanaman sela seperti coklat untk dan yang lainya meski digalakkan demi meningkatkan produksi tanaman masyarakat rendah,”imbuhnya.(dro/*1)




Bupati Inhil Angkat Sumpah 240 PNS Pemkab Inhil

pnsTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H Indra Muchis Adnan mengangat sumpah janji 240 Calon Pegawai Negri Sipil (CPNS) menjadi Pegawai Negri Sipil (PNS), di Gedung Engku Kelana jalan Baharuddin Yusuf Tembilahan, Rabu (27/2) kemaren.

Formasi CPNS yang diambil sumpahnya mejadi PNS terdiri dari berbagai formasi seperti tenaga Guru,  Kesehatan, dan tenaga Teknis yang terdiri dari golongan II dan III. Ketua panitia Aparahim, menyebutkan sebanyak 100 tenaga guru,  73 tenaga kesehatan dan 67 tenaga teknis.

“Total keseluruhan dari formasi yang sudah kita sebutkan sebnayak 240 orang. Setalah diambil sumpahnya mereka sudah resmi menyandang status PNS,”katanya.

Sementara itu Bupati Inhil, H Indra Muchlis Adnan, dalam sambutannya menyatakan agar pengangkatan sumpah atau janji merupakan suatu langkah untukl membina para PNS. Sehingga bisa menjalankan tugas dengan baik dan jujur. Kemudian yang tidak kalah pentingnya kata orang nomor satu di Negeri Seribu Jembatan ini adalah bertanggung jawab.

“Sumpah dan janji menurut agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa (YME). Maka pada hakikatnya sumpah atau janji ini bukan saja merupakan kesanggupan terhadap atasan, akan tetapi juga merupakan kesanggupan terhadap Tuhan pencipta alam semesta,” kata Bupati.

Sumpah untuk tidak melakukan larangan selain bertanggung jawab kepada bangsa dan negara juga harus dipertanggung jawabkan dalam agama. Didalam ketentuan Undang-Undang Pokok Kepegawaian, PNS berkedudukan sebagai unsur aparatur Negara yang bertugas untuk memberikan pelayanan secara profesional, jujur, adil, dan merata.

“Kita wajib memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam penyelenggaraan tugas sebagai abdi negara. Jika ini dilanggar maka secara otomatis kita melanggar sumpah yang bertentangan dengan kepercayaan masing-masing,” jelasnya.

Pengambilan sumpah dan janji lanjut Indra, janganlah dianggap sekedar rangkaian kata-kata yang harus di ucapkan secara lisan, namun harus dipahami sebagai peristiwa religius yang harus dihayati arti dan maknanya. Untuk itu bisa diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, karena berhubungan dengan tanggung jawab.

“Ingat sumpah yang kita katakan langsung disaksikan oleh Tuhan. Semua itu akan dicatat dalam buku riwayat hidup kita,” tandasnya sambil mengatakan agar selalu mengingat semua yang sudah diucapkan.(dro/*1)




Polres Inhil Musnahkan BB Ganja Kering Sebanyak 3.903,5 gram

Pemusnahan BBTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Polres Inhil melakukan pemusnahan barang bukti sebanyak 3.903,5 gram daun ganja kering hasil Operasi Antik Siak 2013. Pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar di halaman Mapolres Inhil dengan disaksikan wakil Bupati Inhil, H Rosman Malomo dan unsur muspida.

Kapolres Inhil, AKBP Dedi Rahman Dayan mengungkapkan bahwa keberhasilan penangkapan pelaku narkoba jenis ganja di kawasan hukum Polres Inhil, tidak lepas dari peran serta informasi dari masyarakat, serta kerjasama yang baik sesama personil kepolisian dari berbagai kesatuan.

Karenanya dia terus berharap kedepan harus terus meningkatkan kerja sama dalam rangka melakukan pemberantasan kejahatan narkoba, agar bisa terwujud pada 2015 mendatang dengan misi bebas dari narkoba.

“Kerjasama yang baik perlu ditingkatkan mulai dari dalam Jajaran internal serta dinas terkait dan kemitraan masyarakat. Dengan begitu kita akan semakin mudah untuk mendapatkan informasi adanya tindak kejahatan narkoba,”kata Kapolres.

Sementara itu Wakil Bupati Inhil, H.Rosman Malomo yang juga ketua BNK Inhil menyebutkan, keberhasilan petugas dalam memberantas peredaran narkoba di Inhil harus terus mendapat dukungan dari berbagai lapisan masyarakat. Sehingga tujuan untuk menciptakan Inhil bebas narkoba bisa tercapai.

“Coba kita bayangkan jika sebanyak BB yang kita musnahkan ini dapat beredar ditengah masyarakat, maka dampaknya akan menimbulkan efek tidak baik dan merusak pertumbuhan generasi penerus bangsa,”ujarnya.

BNK Inhil dikatakan terus mendorong dan memberikan motivasi kepada masyarakat untuk memerangi narkoba yang jelas-jelas dapat menyesatkan. Tidak hanya kalangan tua, kaum muda juga jadi sasaran paling ditargetkan oleh kejahatan semacam ini. Bisa dibayangkan, kalau setiap hari ada orang mati hanya karena mengkonsumsi narkoba yang tidak jelas manfaatnya.

“Mari sama-sama kita Bantu pihak kepolisian untuk memerangi narkoba di Negeri yang kita cintai ini. Kita tidak mau beberapa tahun kedepan Inhil malah menjadi sasaran peredaran narkoba dari berbagai daerah. Maka itu sudah kewajiban kita bersama untuk memusuhi barang haram ini,” tandasnya.(dro/*1)