DTPHP Canangkan Gerakan Tanam Serentak

data 051TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H Wiryadi canangkan gerakan tanam serentak Sekolah Lapangan-Pengolahan Tanaman Terpadu (SL-PTT) padi non hibrida spesifikasi lokasi, di tiga kelompok tani di Kelurahan Sungai Beringin, Kecamatan Tembilahan, Ahad (24/3).

Hadir pada acara itu, selain Kepala DTPHP Inhi, Camat Tembilahan Hulu, RM Sudinoto, pihak Kelurahan Sungai Beringin, BRI, PT Pos Indonesia dan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) serta anggota Kelompok Tani Mawar II, Kembang Harum, Jaya Baru dan Kelompok Tani Jaya Rezeki.

Kepala DTPHP Inhil Wiryadi bersama, Camat Tembilahan, Lurah Sungai Beringin, Pimpinan BRI Tembilahan, Pimpinan Kantor Pos, dan BP2KP Inhil saat pencanangan tanam serentak di Kel Sungai Beringi, Tembilahan ahad (24 Mar).
Kepala DTPHP Inhil Wiryadi bersama, Camat Tembilahan, Lurah Sungai Beringin, Pimpinan BRI Tembilahan, Pimpinan Kantor Pos, dan BP2KP Inhil saat pencanangan tanam serentak di Kel Sungai Beringi, Tembilahan ahad (24 Mar).

Camat Tembilahan RM Sudinoto, pada kesempatan itu menyebutkan semakin hari kebutuhan akan bahan pangan seperti beras semakin meningkat. Hal itu bisa dilihat dari jumlah penduduk yang juga semakin mengalami peninggkatan. Untuk Kecamatan Tembilahan dalam kurun waktu sekitar dua tahun terjadi pertambahan penduduk sekitar 21 persen.

“Artinya apa. Terjadinya peningkatan jumlah penduduk seperti ini, tentu secara langsung juga berdampak kepada kebutuhan pada pangan. Maka itu sudah selayaknya kita meningkatkan ketahanan pangan di Negeri ini,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala DTPHP Inhil, H Wiryadi, menjelaskan pencanangan dan sekaligus dengan dilakukanya gerakan tanam serenrak SL-PTT padi non hibrida, yang ditaja pihaknya sebagai salah satu upaya meningkatkan luas tanam dan memanfaatkan lahan tidak produktif menjadi lahan produktif.

“Upaya mendukung program ketahanan pangan yang telah diacanangkan oleh pemerintah memang sudah seharusnya mendapat dukungan penuh dari bermacam pihak, terlebih petani itu sendiri. Apa yang kita lakukan ini juga bertujuan menciptakan llangkah peningkatan hasil produksi petani dengan system usaha yang baik,”katanya.

Lanjutnya program gerakan tanam serentak merupakan gerakan moral demi untuk meningkatkan produksi pertanian terutama beras. Dalam mewujudkanya, Pemkab Inhil terus berupaya melalui perluasan areal tanam, optimasi lahan pangan, pengembangan dan perbaikan irigasi tata air

“Kemudian bantuan sarana produksi, penggunaan alsintan untuk percepatan tanaman pangan dan penekanan tingkat kehilangan juga menjadi program pemerintah dalam meningkatkan produksi beras hingga beberapa masa kedepa,” tukasnya.

Penaman padi secara serentak sangat menguntungkan. Karena selain musim penen bersamaan, penanaman serentak juga dapat mencegah penyebaran hama atau penyakit tanaman padi. Kemudian tidak kalah pentingnya, bahwa penanaman padi serentak dapat mendongkrak produksi padi secara Nasional.(dro/*1)




Persih Tembilahan Ditahan Imbang PS Bengkulu 2-2

persihTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Persih Tembilahan hanya mampu meraih satu poin di kandang setelah ditahan dengan skor imbang 2-2 oleh lawan PS Bengkulu pada laga lanjutan Divisi Utama musim kopetisi 2012-2013 di Stadion Sungai Beringin Tembilahan, Sabtu (23/3) kemarin.

Gol Persih Tembilahan dicetak oleh pemain tengah Ferry Putra di menit 7, sedangkan gol kedua Persih dicetak oleh Yanto pada menit 13 melalui tendangan voli. Diawal-awal babak pertama, Persih terlihat menekan PS Bengkulu. Sehingga beberapa kali peluang nyaris menciptakan gol.

Bahkan pada menit ke 15, Persih Tembilahan sempat mendapat hadiah pinalti, setelah Victor Yendra dilanggar dikotak terlarang. Lalu wasit Masril menunjuk titik putih dengan meniup peluit. Saat itu, Ferrry Putra yang mendapat kepercayaan untuk melakukan eksekusi gagal. Setelah tendangan kerasnya kearah kanan, mampu di tepis penjaga gawang PS Bengkulu Bayu Andika.

Sibuk menekan dan merasa diatas anggin, Pertahanan Persih Tembilahan sedikit lengah, sehingga empat menit setelah hadiah pinalti gawang Persih yang dijaga Agus Salim bergetar oleh pemain depan PS Bengkulu, Yulio Irfanda. Kedudukan berubah menjadi 2-1 untuk keunggulan tuan rumah.

Gol penyeimbang, PS Bengkulu kemudian diciptakan oleh Koko Pernando melalui kemelut didepan gawang Persih. Kedudukan kembali berubah menjadi 2-2. Hingga peluit dibunyikan wasit tanda turun minum kedudukan imbang 2 sama menjadi sajian kedua kesebelasan pada saat itu.

Memasuki babak kedua, kedua tim tetap bermain ngotot. Jual beli serangan di berbagai lini tampak menghiasi pertandingan. Namun kedudukan tetap tidak berubah. Bahkan saat itu wasit mengganjar pemain PS Bengkulu Randi Jasmen dengan kartu merah akibat melakukan pelanggaran keras.

Tidak lama berselang, pemian tengah Persih Tembilahan, Chairul Anam juga mengalami hal serupa. Dia terpaksa diusir wasit setelah melakukan pelanggaran keras untuk kedua kalinya. Meski bermain dengan jumlah 10 orang, Persih dan PS Bengkulu tetap berupaya menciptakan gol. Dan akhirnya peluit panjang pun dibunyikan wasit tanda usainya pertandingan. Kedudukan tetap imbang 2-2.(dro/*1)




Speadbot Tenggiri Expres 7 Terbakar

boat terbakarTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Speedboat Tenggiri Expres 07 hangus terbakar di Parit 8 Perairan Sungai Guntung, Kecamatan Kateman, Sabtu (23/3) sekitar pukul 14.30 WIB. Beruntung dalam kejadiaan itu tidak ada korban jiwa.

Menurut informasi yang dirangkum, sekitar pukul 14.10 WIB Speedboat Tenggiri Expres yang baru tiba dari Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) langsung menaikan puluhan penumpangnya di Pelabuhan HK Sungai Guntung. Setelah itu, Muslimin (34) selaku kapten langsung mengisi bahan bakar minyak (BBM) di Kois Merah CV Nugraha Inhil Perkasa

Begitu terisi sekitar 900 liter BBM jenis Premium, sepeadbot langsung menuju tempat bersandar. Baru sekitar 2 menit berjalan, tiba-tiba dari arah belakang bagian mesin muncul percikan api dan langsung mebakar sehingga menghabiskan seluruh lambung dan lima unit mesin Suzuki 200 PK.

Kapolres Inhil, AKBP Dedi Rahman Dayan,SIK, M.Si melalui Kapolsek Kateman, Kompol Hotasi Purba, saat dikomfirmasi, membenarkan telah terjadi kebakaran satu unit Speedboat Tenggiri Expres 07 rute Batam-Sungai Guntung PP. Menurut dia tidak terjadi korban luka maupun meninggal.

Karena Speedboat dalam keadaan kosong, hanya terdapat lima anak buah kapal (ABK) dan satu orang kaptennya. Melihat kejadian itu warga yang ada disekitar tempat kejadian perkara (TKP) langsung membantu memadamkan api dan mengevakuasi ABK yang saat itu masih berada di dalam Speedboat.

“Sekitar pukul 16.10 WIB api baru bisa dipadamkan total. Tidak ada pemadam kebaran resmi, warga dan petugas hanya menggunakan mesin robin untuk memadamkan api yang cukup besar,” ungkap Hotasi Purba, Sabtu (23/3).

Kebakaran yang menyebabkan kerugian yang ditaksir mencapai 1,5 milyar ini dikatakan pihak kepolisian masih dalam penyelidikan. Beberapa orang saksi masih dimintakan keterangan.




Syarat Pileg Diperketat, PAW Massal Terjadi di Daerah

imagesJAKARTA – Pergantian Antar Waktu (PAW) massal diprediksi akan terjadi di DPRD tingkat kabupaten/kota dan Provinsi. Ini menyusul dengan pemberlakuan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) No 7 Tahun 2013 tentang Pencalonan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota, Pasal 19 huruf i angka 2.

Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Titi Anggraeni menyatakan aturan ini mengharuskan kader partai yang duduk sebagai anggota dewan tetapi partainya tidak lolos sebagai peserta Pemilu harus mengundurkan diri. Kata dia, hal ini diberlakukan kepada mereka yang mencalonkan diri dengan menggunakan partai lain.

“Inilah konsekuensi dari peraturan yang sudah ditetapkan. Karena memang tidak boleh ada keanggotaan partai ganda saat mendaftar sebagai calon,” kata Titi kepada JPNN, Jumat (22/3).

Titi mengakui, dengan pemberlakuan aturan ini maka harus ada PAW. Mereka yang mengundurkan diri akan diganti dengan kader dari partai sebelumnya. Sebab, saat pendaftaran partai, calon yang bersangkutan secara otomatis menggunakan partai yang berbadan hukum sebagai peserta pemilu.

“Memang undang-undang kita mengatur secara tegas partai politik. Mereka yang di-PAW akan digantikan oleh sesama kader partai selama setahun kepengurusan sebagai anggota dewan,” katanya. (jpnn)




8 Kecamatan Belum Tebus Jatah Raskin

foto: Antara
foto: antarafoto.com

TEMBILAHAN (www.detikriau.org)  – Dari Januari hingga akhir minggu ke tiga Maret 2013, Perum Bulog Sub Divre  Tembilahan telah menyalurkan sebanyak 1.126.080 kg Raskin. Namun dari 20 kecamatan, 8 diantaranya belum melakukan penebusan.

Demikian ditegaskan Kepala Perum Bulog Sub Divre Tembilahan, A. Faizal Ashari Rambe, di ruang kerjanya Jumat (22/3). Faizal berharap 8 kecamatan tersebut segera menebus jatah Raskin. Sehingga pendistribusian raskin priode sekarang benar-benar tuntas.

Adapun 8 Kecamatan yang belum menebus jatah raskin tersebut, yakni Kecamatan Pelanggiran, Teluk Belengkong, Tembilahan Hulu, Kuala Indragiri (Kuindra), Kemuning, Gaung Anak Serka (GAS), Sungai Batang dan Kecamatan Concong. Faizal mengaku tidak mengetahui secara pasti apa penyebab beberapa kecamatan yang hingga sekarang belum menebus jatah raskin.

“Kami tidak tahu apa masalahnya. Yang jelas kami hanya menghimbau kepada kecamatan yang belum menebus jatah raskinnya agar segera menebus,”pintanya.

Berdasarkan koordinasi antara Perum Bulog dengan beberapa kecamatan, saat ini pihak kecamatan sedang menghubungi pemerintah desa. Intinya pemerintah kecamatan sudah menyampaikan dengan kepala desa, agar mereka segera menebus jatah raskin priode ini.

“Kami tetap berkoordinasi. Ada beberapa kecamatan yang berjanji akan menebus jatah raskinnya pada pekan depan Maret ini.

Sebelumnya beredar informasi, bahwa salah satu yang melatar belakangi pemerintah kecamatan enggan menebus jatah raskin, dikarenakan terjadinya pengurangan jumlah rumah tangga sasaran (RTS). Lalu supaya tidak terjadi kecemburuan sosial antar masyarakat setempat, pemerintah kecamatan dan desa mengambil inisiatif untuk tidak menebus raskin.

Saat ditanya apakah ada tunggakan pembayaran oleh pemerintah kecamatan maupun pemerintah desa, dengan tegas dijawab Faizal hingga saat ini tidak satu desa dan kecamatan yang menunggak. Meski hal itu pernah terjadi beberapa waktu lalu, namun semuanya sudah diselesaikan.

“Dari beberapa kecamatan yang telah mengambil jatah raskin, dapat kita pastikan tidak ada yang menunggak. Semua sudah dilunasi,”pungkasnya.(dro/*1)




Penuhi Janji Bupati, Pemkab Inhil Bangun Turap dan Dermaga Saka Rotan

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Sebagai bentuk komitmen meningkatkan kualitas pembangunan di Negeri Seribu Jembatan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) tahun 2013 ini akan membangun sepanjang 60 meter turap  di ibukota Kecamatan Teluk Belengkong, Saka Rotan.

Menurut Sekretaris Camat Teluk Belengkong, Marlis, selain turap sepanjang 60 meter, tahun ini Pemkab Inhil juga akan membangun dermaga penumpang dengan anggaran sekitar Rp 250 juta. Dua fasilitas umum tersebut memang sangat diharapkan masyarakat Kecamatan Teluk Belengkong.

Keduanya menurut Marlis, dibangun menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja dan Pendapatan Daerah (APBD) Inhil. “Kalau untuk turap dananya sekitar Rp 1,6 milyar. Mudah-mudahan kedua-duanya bisa segera dibangun dan dapat dinikmaati oleh masyarakat,”ungkapnya.

Masih menurut yang bersangkutan, pembangunan turap dan dermaga penumpang yang dalam waktu dekat ini segera terealisasi merupakan janji Pemkab Inhil, melalui Bupati. Pada saat itu, seingat Marlis pernyataan tersebut disampaikan orang nomor satu di Inhil sekitar bulan November 2012.

“Ini adalah janji pak Indra selaku Bupati. Alhamdulillah, sebentar lagi kami sudah dapat menggunakan turap dan dermaga. Sehingga segala aktivitas warga yang memanfaatkan fasilitas itu tidak lagi terganggu lagi,” katanya.

Lanjutnya, setelah rampung dikerjakan turap itu tidak saja berfungsi untuk menahan bibir pantai dari abrasi, tapi juga bisa dimanfaatkan masyarakat sekitar sebagai tempat-tempat bersantai. Kemudian turap itu menjadi icon Desa Saka Rotan, yang merupakan ibukota Kecamatan Teluk Belengkong.(dro/*1)