Kalangan LSM Pinta Masyarakat Bijak Tentukan Pilihan

Tembilahan (www.detikriau.org) – Kalangan LSM Menghimbau masyarakat untuk lebih selektif menjatuhkan pilihan. Salah menentukan akan berdampak secara langsung terhadap tingkat kesejahteraan masyarakat selama lima tahun kedepan.

Permintaan ini disampaikan secara langsung oleh Sekjend Forum Komunikasi Organisasi Non Pemerintah (Fokus Ornop) Kabupaten Indragiri Hilir kepada detikriau.org, Indra Gunawan menyikapi pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Inhil, Pemilihan Gubernur (Pilgub) Riau 2013 dan Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) 2014 mendatang, Senin (1/4). Dirinya berharap agar masyarakat tidak mudah untuk terbujuk rayu dengan kata-kata manis dan pemberian sesaat.

“Kualitas pemimpin kedepannya, Rakyat yang tentukan. Artinya, Baik dan tidaknya pemimpin, rakyat yang harus bertanggungjawab. Proses penciptaan pemimpin sudah terpapar dengan jelas sejak dari awal. tinggal hati masing-masing, mau pemimpin yang baik atau tidak,” Ujar Indra

Dijelaskan Indra, jika rakyat bermimpi ingin memiliki pemimpin yang lebih berpihak dan berjuang untuk rakyat, salah satu proses yang harus diikuti adalah dengan ikut berperan aktif untuk meminimalisir besarnya kebutuhan biaya pemenangan yang harus dikorbankan. Caranya seperti tidak menggiring calon pemimpin untuk bermain uang demi memperoleh suara.   Jika syarat ini diabaikan dan akhirnya pemimpin terpilih tetapi dengan pengorbankan  biaya pemenangan yang sangat besar, mau tidak mau ia harus berpikir untuk mengembalikan apa yang sudah ia korbankan.

Masyarakat diminta untuk menilai kualitas pemimpin dari berbagai sudut pandang dan Indra memberikan saran, lebih baik, Masyarakat dalam kelompok-kelompok seperti tingkat desa-desa sebelum menjatuhkan pilihan juga mengikat secara hukum apa yang diinginkan kelompok masyarakat tersebut jika calon pemimpin yang dipilihnya terpilih nantinya.

“Ini akan lebih memberikan jaminan daripada kita memberikan suara hanya didasari kepada nilai nominal yang tidak seberapa. Saat ini kita harus memulai karena nasib kita selama lima tahun kedepan, sekali lagi  ditentukan oleh apa yang kita lakukan sekarang,” Tegas Indra.

Diakhir pembicaraan, Indra juga berpesan agar seluruh masyarakat ikut berperan aktif mengawal jalannya pesta demokrasi ini agar dapat berjalan dengan jujur, adil, sukses dan aman demi masa depan yang lebih baik.(dro)




Musrembang Kabupaten Diundur 9 April

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) tahun 2013 yang semulanya direncanakan pada tanggal 26 Maret, diundur menjadi tanggal 9 April 2013 mendatang.

Diundurnya jadwal tersebut, dikarenakan majunya jadwal pra Musrembang tingkat Provinsi Riau pada pekan kemarin. Sehingga disesuaikan dengan jadwal yang ada. Hal ini dikatakan Kepala Badan Perenacanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Inhil, Hj Alvi Purwati Alwie.

“Jadi kita harus menyesuaikan. Karena kita juga fokus menyiapkan usulan ke Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Angaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tingkat II,” ungkapnya saat dikomfirmasi melalui telepon gengamnya, Senin (1/4).

Berbagai usulan akan dipersiapakan dalam mengahadapi Musrembang Kabupaten Inhil nantinya. Setidaknya melalui Musrembang, pemerintah dapat mengambil langkah-langkah kongkrit terkait rencana kebijakan pembangunan baik jangka menengah maupun jangka panjang.

“Musrenbang merupakan wadah aspiratif masyarakat dalam merumuskan perencanaan pembangunan daerah secara kolaboratif dengan melibatkan stake holder pembangunan Pemerintah Daerah, masyarakat dan swasta,”katanya.

Lanjutnya, penyelenggaraan Musrenbang untuk penajaman terhadap isu-isu strategis pembangunan dan penyepakatan terhadap rancangan program yang telah dibahas sebelumnya oleh forum Satuan Keja Perangkat Daerah (SKPD) dan selanjutnya dapat direalisaikan kegiatanya.

Seperti diketahui, Musrenbang merupakan tahapan dari proses perencanaan pembangunan daerah sebagaimana yang diamanatkan dalam UU No 25 tahun 2004 tentang sistim perencanaan pembangunan Nasional. Dimana kegiatan dimulai dari tingkat desa, kecamatan, kabupaten, provinsi hingga ketingkat paling atas yakni tingkat Nasional.

Sebagai bagian dari arah kebijakan pembangunan jangka menengah daerah, maka prioritas pembangunan sesuai keinginan tiga elemen, pemerintah, masyarakat dan pihak swasta. Namun yang paling penting bagaimana dari Musrembang dapat meningkatkan pengembangan ekonomi, kesehatan, serta pemenuhan kebutuhan infrastruktur pemerintah dalam rangka peningkatan pelayanan Publik.(dro/*1).




Kuliahkan Anak, Diupayakan Tak Ada Lagi Warga Harus Jual Kebun

indraTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Pada masa mendatang, diharapkan tidak ada lagi warga yang harus menjual kebun saat akan menyekolahkan putra dan putrinya.

Hadirnya Universitas Islam Indragiri (Unisi) diprogramkan memberi kemudahan kepada warga. Tidak  lagi harus jauh merantau untuk mengecap pendidikan tinggi. Pengalaman susahnya menempuh pendidikan itu  dialami sendiri oleh Bupati Inhil, Dr H Indra Muchlis Adnan. Saat harus menempuh pendidikan dulu, menurut dia, orang tuanya terpaksa harus menjual kebun.

“Dulu saat saya harus meneruskan pendidikan, orang tua harus menjual kebun kelapa di Air Hitam, GAS. Saya selalu ingat itu dan berharap tidak ada lagi warga Inhil yang harus jual kebun saat menyekolahkan anak-anak”ujar Bupati. Itu sebabnya menurut Bupati, dirinya sekuat tenaga mencurahkan perhatian membesarkan Unisi. Supaya warga tidak lagi mesti mengeluarkan biaya besar ketika putra dan putrinya akan kuliah.

Sebelum adanya Unisi, setiap tahun, jelas Bupati. Jumlah warga yang melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi tidak sampai dua bus. Itu karena besarnya biaya yang harus dikeluarkan, sebab mesti pergi dari Inhil. “Jadi kita dendam dengan situasi itu. Kita harus berantas kemiskinan dengan peningkatan kualitas SDM. Semua ini saling berhubungan. Kita ingin semua warga mampu mencapai pendidikan tinggi”ujar Pak Mok, sapaan Bupati.

Upaya Pemkab Inhil meningkatkan kualitas SDM dengan cara pendirian Unisi dibarengi dengan pemberian beasiswa. Ini dimaksudkan supaya warga tidak mampu tetap bisa berkuliah. Beasiswa tersebut bersumber dari dana abadi yang disiapkan Pemkab Bumi Sri Gemilang. Deviden dari dana abadi itu yang dipergunakan memberi beasiswa demi mempermudah warga.

Sedangkan dana abadi yang berjumlah Rp 10 miliar tidak diambil dan tetap ditempatkan sebagai investasi. Sampai saat ini, Pemkab, tegas Indra Muchlis Adnan. Tetap meneruskan program beasiswa abadi tersebut. Dia berharap hal itu dimanfaatkan dengan baik oleh warga.(dro/*1)




Wabub Inhil Serahkan LAKIP 2012 dan Penetapan Kinerja 2013

Copy of IMG_7686Jakarta (www.detikriau.org) — Wakil Bupati Inhil H. Rosman Malomo saat menyerahkan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kab.Inhil Tahun 2012 dan Penetapan Kinerja Tahun 2013 kepada Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrsi RI, Azwar Abubakar yang dilaksanakan di Ruang Serbaguna  Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI  Jalan Jendral Soedirman no. 69 Jakarta Selatan. Senin, 01 April 2013. (Humas Pemkab Inhil)




Sekda Harapkan Kegiatan Pengadaan Barang dan Jasa Berjalan Tepat Waktu

Tembilahan (www.detikriau.org) –Sekdakab Inhil berharap pelaksanaan kegiatan pengadaan barang dan jasa tahun anggara 2013 dapat terlaksana tepat waktu. Hal tersebut untuk mengantisipasi agar tidak terganggunya berbagai agenda penting yang juga akan dilaksanakan dalam tahun ini.  

Harapan ini disampaikan Sekda dalam amarannya pada kegiatan diskusi sehari Perpres 70 Tahun 2012 tentang pengadaan barang dan jasa yang dilaksanakan oleh  Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum (FH)  Universitas Islam Indragiri (UNISI) Tembilahan bekerjasama dengan Gapensi Kabupaten Indragiri Hilir bertempat di Hotel Telaga Puri, Senin, (1/4).

Agenda-agenda penting di tahun 2013 ini dijelaskan Sekda diantaranya pada bulan Juni, Inhil memperingati hari jadi. Kemudian bulan Agustus adalah HUT RI dan Bulan Ramdhan, tentu nantinya sedikit banyak akan mempengaruhi konsentrasi semua pihak dalam bekerja. Sedangkan pada bulan September ada agenda Pemilukada Gubernur dan Wakil Gubernur Riau serta Pemilukada Bupati dan Wakil Bupati Inhil yang pelaksanaannya akan dilakukan secara serentak.

“Saya berharap pada bulan Mei ini pelaksaan barang dan jasa di lingkungan Pemkab Inhil sudah berjalan. Untuk itu saya meminta kepada pihak terkait, dengan sisa waktu yang ada dapat bekerja secara maksimal agar nantinya seluruh kegiatan proyek tidak terganggu dengan agenda yang sudah saya paparkan di atas,” pinta Sekda.

Dalam kesempatan itu, Sekda juga menyatakan bahwa Pemkab Inhil sangat berhati-hati dalam menjalankan kegiatan pengadaan barang dan jasa apalagi dinilai dalam beberapa tahun belakangan aturan yang menjadi pedoman sering berobah dengan cepat.Terkadang belum lagi aturan yang lama terlaksana dengan baik, datang lagi aturan baru yang harus dilaksanakan. Melalui kegiatan ini, Sekda berharap aturan itu dapat tersosialisasi dengan baik dan dilaksanakan juga dengan baik. (dro/*3)




DPC PKB Inhil Lakukan Penjaringan Ulang Balon Bupati dan Wakil Bupati Inhil

Ketua Dewan Tanfizs DPC PKB Inhil, Dani M Nursalam (Baju Putih) didampingi beberapa orang pengurus saat memberikan komfirmasi, Ahad (31 Maret 2013)
Ketua Dewan Tanfizs DPC PKB Inhil, Dani M Nursalam (Baju Putih) didampingi beberapa orang pengurus saat memberikan komfirmasi, Ahad (31 Maret 2013)

Tembilahan (www.detikriau.org) – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Indragiri Hilir kembali melaksanakan proses penjaringan Bakal Calon (Balon) Bupati dan Wakil Bupati Kab Inhil periode 2013-2018. Instruksi tersebut berdasarkan surat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB No. 12949/DPP-03/V/B-1/III/2013.

Berdasarkan penjelasan ketua Dewan Tanfizs DPC PKB Inhil, Dani M Nursalam, penjaringan ulang Balon Bupati dan Wakil Bupati ini disebabkan belum disertakannya pasangan dalam posisi Wabup pada proses Desk Pilkada sebelumnya.

Dengan dilaksanakannya kembali proses penjaringan ini, Bakal Calon (Balon) Bupati yang sudah mendaftar dalam proses Desk Pilkada sebelumnya tetap diteruskan dengan catatan kepada mereka dimintakan untuk menyertakan pasangan yang akan diposisikan untuk mengisi Balon Wabup.

“Ini intruksi DPP yang harus kami patuhi. Secepatnya kita akan komunikasikan dan menyurati Balon Bupati dalam proses Desk Pilkada sebelumnya disamping kita sendiri juga akan melakukan penjaringan secara langsung dimasyarakat luas.” Ujar Dani.

Dalam kesempatan penjaringan ulang Balon Bupati dan Wakil Bupati yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini, Kata Dani lagi, DPP juga telah mengintruksikan kepada DPC PKB untuk kembali memberikan masukan nama-nama Balon Bupati yang belum atau karena sesuatu hal terlambat mendaftar dalam Desk Pilkada sebelumnya.

Hanya saja, siapa yang kembali akan diusulkan ke DPP sebagai tambahan Balon Bupati, pemilihannya akan dilakukan di Internal DPC PKB dengan mempertimbangkan dari berbagai sisi pandangan. Dalam satu atau dua hari kedepan, nama-nama tambahan tersebut akan dipublikasikan DPC PKB secara terbuka.

“ Kita sudah mengantongi beberapa nama yang kita nilai memiliki peluang besar untuk hal itu termasuk dari Kader PKB sendiri. Nanti kita akan publikasikan secepatnya,”Ujar Dani lagi sambil mengatakan kepada Balon Bupati yang nantinya kembali diusulkan juga wajib mengikuti seluruh proses Desk Pilkada seperti proses Desk Pilkada sebelumnya.(dro/*0)