9 Siswa SMA Sederajat di Inhil Tidak Lulus UN

Inhil Berada di peringkat Kelulusan ke Lima se Riau—

konvoiTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Dari 6.240 pelajar SMA sederajad se Kabupaten Indragiri Hilir, 9 orang diantaranya dinyatakan tidak lulus UN. Secara peringkat, Inhil berada di urutan ke lima kelulusan se Provinsi Riau dengan persentase mencapai 99,3 persen.

Kepala Dinas Pendidikan Inhil H Fauzar saat dihubungi melalui telepon selulernya Jumat (24/5) menyatakan peringkat kelulusan SMA sederajat 2013 mengalami kenaikan dibanding tahun sebelumnya yang hanya berada pada peringkat tujuh se Provinsi Riau.

“Perlu kita ucapkan puji syukur kepada Allah. Sebab, hasil kelulusan kita pada tahun ini mengalami kenaikan yang cukup lumayan. Hal itu bisa diperoleh berkat adanya kerja keras para guru dalam proses tranfer ilmu selain tentunya tidak lepas dari semangat dan ketekunan anak-anak didik kita,” Syukuri Fauzar.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabit) Mutu Tenaga Pendidik (Mutendik) Disdik Inhil, H Halilintar mengatakan bahwa 9 dari siswa siswi yang dinyatakan tidak lulus merupakan siswa-siswi yang memang tidak mengikuti proses UN beberapa waktu lalu.

Berdasarkan pantauan dilapangan, meski dilarang oleh pihak sekolah, para siswa yang merayakan kelulusan tetap melakukan aksi konvoi dan coret-coret baju. Aksi itu mereka lakukan sebagai bentuk meluapkan rasa  kegembiraan setelah selama tiga tahun menghabiskan waktu untuk belajar di tingkat SMA.(dro/*1)




Bupati Inhil Sampaikan Ucapan Terimakasih Kepada Pejabat

Bupati Inhil, H Indra Muchlis Adnan
Bupati Inhil, H Indra Muchlis Adnan

TEMBILAHAN (www.detikriau.org)- Bupati Indragiri Hilir, Dr H Indra Muchlis Adnan mengucapkan terima kasih kepada pejabat yang selalu aktif dalam melaksanakan dan mengikuti kegiatan pemerintahan. Hal itu disampaikan orang nomor satu di Bumi Sri Gemilang ini.  Berkaitan dengan bakal segera berakhirnya jabatannya sebagai Bupati.

“Maklumlah, ini detik-detik terakhir. Jadi saya mengucapkan terima kasih kepada semua yang sudah hadir dan aktif selama ini”Sampaikan Indra Muchlis Adnan.

Selain itu, dia juga meminta kepada seluruh pimpinan Satker untuk terus berupaya menyukseskan semua program yang sudah ditetapkan. Program tersebut menurutnya sangat dibutuhkan oleh warga. Sedangkan kepada warga, Indra Muchlis Adnan meminta supaya tetap menjaga kebersamaan. Silaturahmi yang sudah terbina dihimbau agar terus dijaga dengan baik.

Persoalan utama Inhil meningkatkan kesejahteraan warga menurut Bupati dua periode tersebut harus selalu menjadi fokus bersama. Meskipun berbeda pandangan, namun semangat kebersamaan tidak boleh memudar.

“Saya mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya atas dukungan yang sudah diberikan. Dukungan inilah yang menjadi motivasi bagi saya dalam mengabdikan diri bagi kampung halaman”tukas Indra Muchlis Adnan.

Di Inhil, berakhirnya tugas Indra Muchlis Adnan menimbulkan kesedihan tersendiri bagi warga. Selain dikenal sebagai Bapak Pelopor Desa Mandiri. Dia juga dikenal sebagai Bupati Bumi Sri Gemilang yang peduli dengan desa.

Tidak bisa dipungkiri, maju dan berkembangnya desa Inhil saat ini berkat kebijakan yang dikembangkan mantan Ketua DPD Golkar Riau itu. Oleh sebab itu, beberapa waktu lalu,  Kades di Inhil mendatangi dirinya dan mengucapkan terimakasih atas pengabdian Indra Muchlis Adnan.(dro/*1)




Dianto Katakan Minat Masyarakat Rekam e-KTP Berkurang

e ktp
e ktp

TEMBILAHAN(www.detikriau.org) – Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H Dianto Mampanini, katakana bahwa tingkat keinginan masyarakat untuk melakukan perekaman data e-KTP semakin berkurang.

“Mungkin masyarakat belum merasakan langsung dampak dari perbedaan e-KTP dan KTP siak,” jelas Dianto, Jumat (24/5).

Meski dikatakan mantan Kepala Bagian (Kabag) Keuangan Setdakab Inhil ini secara kegunaan e-KTP dan KTP siak tidak ada bedanya. Kedua identitas itu sama-sama berfungsi untuk berbagai keperluan administrasi kependudukan. Namun yang perlu diketahui, e-KTP bisa digunakan secara online seluruh indonesia.

“Hanya saja e-KTP ini terlalu lama baru bisa diterima. Ini barang kali juga menjadi salah satu alasan masyarakat enggan merekam data e-KTP. Ada yang sudah merekam di awal-awal kemarin sampai saat ini belum mereka terima.,” Duga Dianto.

Saat ditanya mengenai peryataan Mendagri RI Gamawan Fauzi tidak boleh memfoto copy e-KTP beberpa waktu lalu. Dijelaskan Dianto hanya terjadi salah penasiran. Sebab, berdasarkan keterangan ahli ilmu teknologi (IT) sinar foto copy tidak akan merusak chip, karena ada lapisan tersendiri yang mengantisipasi kemungkinan itu.(dro/*1)




Pemprov Riau Mulai Perbaiki Jalan baharudin Jusuf Tembilahan

3TEMBILAHAN (www.detikriau.org)– Tampaknya warga kota bisa bernafas lega, setelah Pemerintah Provinsi (Pemrov) merealisasikan perbaikan Jalan Baharuddin Yusuf yang selama ini menjadi harapan mereka.

“Benar, Pemprov Riau sudah mulai melakukan perbaikan jalan itu. Dengan demikian kita bisa mengawal pekerjaan tersebut bersama-sama,”ungkap Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H Tengku Edy Efrizal, Jumat (24/5).

Dalam teknis perbaikan, mantan Kepalan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Inhil ini meminta pihak Pemrov memfokuskan pengerjaann di sekitar dalam kota. Sehingga bisa melancarkan berbagai aktivitas masyarakat.

“Kita minta mereka melakukan pekerjaan dengan skala prioritas. Mana daerah-daerah yang memang membutuhkan penanganan khusus, baik peningkatan jalan maupun perawatan berkala jalan,” katanya.

Ditempat terpisah warga Jalan Baharuddin Yusuf, Gito mengaku senang. Sebab, janji pemerintah untuk memperbaiki jalan itu sudah bisa mereka saksikan. “Dengan demikian tentunya keluhan masyarakat selama ini terhadap debu-debu yang berterbangan sudah semakin berkurang,” jawabnya saat ditemui.

Dia berharap perbaikan jalan yang dilakukan pemerintah tidak hanya sekedar meratakan, tetapi diaspal hotmix sehingga tidak menimbulkan debu lagi. “Masyarakat tentu maunya perbaika total sampai pengaspalan seperti kondisi semuala,” harapnya.(dro/*1)




Polisi Tangkap Satu Pelaku Narkoba

sabuTEMBILAHAN (www.detikriau.org) –TK (38), warga Jalan H. Said Kota Tembilahan, berhasil dibekuk Sat Narkoba Polres Inhil. Dari hasil penggledahan yang dilakukan petugas di rumah pelaku, Rabu (22/5) sekira pukul 02.30 Wib, petugas berhasil menemukan barang bukti berupa 1 paket kecil berisi Kristal bening sabu-sabu sebanyak 0,2 gram.

“Kita mendapat informasi dari masyarakat berikut ciri-ciri pelaku, kemudian mendatangi TKP untuk melakukan penangkapan dibantu 2 anggota Sat Narkoba lainnya. Hasil penggeledahan di kediaman pelaku kita menemukan sabu-sabu seberat 0,2 gram. ”ujar Kapolres Indragiri Hilir AKBP Dedi Rahman Dayan SIK.M.si melalui Kasat Narkoba AKP.Imron Teheri S.sos, Jum’at (24/5)

Usai ditangkap pelaku langsung dibawa ke Mapolres Indragiri Hilir guna proses penyidikan lebih lanjut terkait dengan perbuatan yang sudah dilakukan. Saat ini pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Polres Inhil.

Selain mengamankan sabu-sabu, petugas juga mengamankan barang bukti lainnya berupa 1 unit Hp merek Samsung warna hitam, kemudian  sebuah dompet merek coklat berisi uang Rp200ribu, dan KTP atas nama pelaku.(dro/*5)




Serapan APBD, Tunggu Evaluasi Tim

Sekdakab Inhil, H Alimuddin RM
Sekdakab Inhil, H Alimuddin RM

TEMBILAHAN (www.detikriau– Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) hingga saat ini masih belum bisa diketahui.

Setelah dilakukan evaluasi baru dapat diketahui sejauhmana serapan APBD Inhil sepanjang tahun 2013 dan bulan yang sudah berjalan. Kendati demikian, Sekdakab Inhil H Alimuddin RM mengaku serapan APBD Inhil tidak ada masalah, hanya saja ia belum bisa menyebutkan jumlahnya karena baru akan dilakukan avaluasi.

“Sejauh ini APBD kita berjalan lancar, tidak ada masalah. Semua sesuai ketentuan. Kalau sudah dihitung dan digabung dengan yang besar-besar pasti secara persentasi akan meningkat tajam,” jawab Alimuddin, Kamis (23/5).

Alasan tersebut, ungkap Sekda bisa dilihat dari penggunaan APBD sejak Januari atau awal-awal tahun 2013 kemarin. Ditambah lagi dengan cepatnya pengesahaan APBD 2013 yang dilakukan pada akhir Desember 2012 silam. Sehingga tidak ada alasan serapan APBD  masih rendah, kalaupun ada akan dicarikan solusi terbaik.

Senada dengan Asisten III Setdakab Inhil, Hj Djamilah mengatakan bahwa untuk mengetahui sejauhmana serapan atau realisasi APBD terlebih dahulu harus dilakukan rapat koordinasi dan rapat evaluasi bersama satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Dengan demikian, semua akan tergambar.

“Dalam waktu dekat ini kami sudah mengagendakan untuk menggelar rapat evaluasi terkait serapan APBD kita. Kalau memang sudah tinggi tentu hal itu sebuah kerja bagus yang perlu dipertahankan. Demikian pula jika sebaliknya, kami akan memperlajari dimana letak kekurangan-kekurangan tersebut,” tutur Djamilah.

Yang pasti sejauh ini Djamilah mengaku SKPD dan tim-tim lainnya sudah bekerja maksimal dalam menjalankan roda pemerintahan apalagi yang erat kaitan dengan penggunaan APBD. Sebab implikiasinya terhadap akselerasi pembangunan yang sudah di programkan Pemerintah Kabupaten.

“Berbagai upaya maksimal tetap kami lakukan untuk memenuhi kebutuhan program. Segala birokrasi di pemerintahan tidak ada yang tertinggal.”pungkasnya.(dro/*1)