Penuhi Hak Demokrasi, RZ Himbau Masyarakat Untuk Berikan Suara

Gubernur Riau, HM Rusli Zaenal
Gubernur Riau, HM Rusli Zaenal

Tembilahan (www.detikriau.org) – Gubernur Riau, HM Rusli Zainal (RZ) meminta, untuk suksesnya pemilihan kepala daerah agar seluruh masyarakat dapat menyalurkan suara dalam Pilkada Inhil dan Pilgubri September mendatang. Kepemimpinan 5 tahun kedepan suatu daerah akan ditentukan siapa yang menjadi kepala daerahnya.

Pernyataan ini disampaikan RZ menjawab pertanyaan detikriau.org saat ditemui di Tembilahan, Selasa (28/5). Rz juga berharap masyarakat dapat memilih pemimpin yang memiliki komitmen kuat untuk membangun, mempunyai visi yang jauh kedepan serta memiliki kinerja yang selama ini dinilai sudah baik.

“Siapapun yang akan menjadi pemimpin, ia yang jadi penentu warna daerah. Makanya saya berharap, kebetulan pilkada Inhil dan Pilgubri kali ini dilaksanakan secara serentak kita harus berikan suara kita dalam rangka memenuhi hak demokratis. Perkembangan sebuah daerah akan sangat ditentukan siapa yang menjadi pemimpinnya,” Ujar RZ

Ketika kembali dipertanyakan apakah dibalik kunjungannya ke Inhil kali ini lebih kepada moment pelaksanaan Pilkada, Gubri mengelak. Pengakuannya, kedatangannya murni sebatas kunjungan kerja.

“Saya hanya ingin memantau secara langsung beberapa program yang sudah dijalankan di Kab Inhil. Seperti sarana jalan, kesehatan dan program bagi masyarakat kecil. hari ini saya sengaja membawa beberapa orang kepala dinas terkait.” Elak RZ. (dro)




Rosman Buka Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan

Wabup menyematkan tanda peserta
Wabup menyematkan tanda peserta

Tembilahan (www.detikriau.org) — Selasa, 28 Mei 2013 bertempat di Balai Utama Kantor Bupati Inhil, Wakil Bupati, H. Rosman Malomo membuka secara resmi Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Tingkat IV Angkatan IX Provinsi Riau di Lingkungan Pemkab Inhil Tahun 2013 yang dilaksanakan oleh Badan Kepegawaian Daerah Kab. Inhil.

Wabup Inhil dalam sambutannya mengatakan bahwa Sebagaimana dimaklumi bersama bahwa keberadaan Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebagai Aparatur Negara mempunyai peranan yang strategis dalam mewujudkan keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.

Peranan ini hanya dapat dilaksanakan, apabila kompetensi PNS tersebut memenuhi kualifikasi, keilmuan yang konseptual dan pengetahuan yang memadai, yang ditandai oleh sikap dan perilaku penuh kesetiaan dan ketaatan kepada Negara, bermoral dan bermental baik, profesional, sadar akan tanggungjawabnya sebagai pelayan publik, dan mampu menjadi perekat persatuan dan kesatuan bangsa.

“Pembentukan Sosok PNS sebagaimana yang diharapkan tersebut dapat dilakukan melalui berbagai upaya, salah satunya melalui Diklat Kepemimpinan seperti ini.” Kata Wabup

Melalui Diklat kepemimpinan Tk. IV yang merupakan program Diklat Nasional ini diharapkan seluruh pejabat Eselon IV nantinya akan memiliki persepsi yang sama dalam melaksanakan tugas pemerintahan dan pembangunan di unit kerjanya masing-masing walaupun berbeda tupoksinya.

Oleh karenanya, sejalan dengan tema Diklatpim Tingkat IV Angkatan IX tahun ini yaitu “Peningkatan Kualitas Pelayanan Prima Melalui Peningkatan Kompetensi Aparat berbasis pada kebutuhan lokal”, Wabup menyatakan menyambut baik pelaksanaan Diklat Kepemimpinan Tingkat IV ini, disamping mempelajari teori- teori pemerintahan dan pembangunan, aktualisasinya mengkaitkan dengan pembahasan issu-issu aktual sesuai tema yang telah ditetapkan.

Selain itu juga dikaitkan dengan kondisi yang dihadapi aparatur saat ini yaitu besarnya tuntutan masyarakat akan hak-haknya selaku warga masyarakat maka kata Wabup lagi sudah selayaknya sebagai aparat untuk memiliki rasa kepekaan sosial yang tinggi, bijaksana dalam memanfaatkan sumber daya yang dimiliki, demi mempercepat peningkatan kesejahteraan sosial ekonomi masyarakat.

“Melalui peningkatan pelayanan paripurna dan motifasi kepada masyarakat diharapkan akan tercipta peran serta aktif masyarakat yang pada gilirannya akan terwujud kemandirian masyarakat sebagaimana yang diharapkan.”Papar Wabup

Kepada Panitia Penyelenggara Wabup mengharapkan untuk cermat memantau proses pembelajaran dengan segala aspeknya, agar tujuan Diklat dapat tercapai. Wabup juga berpesan kepada panitia untuk tidak ragu-ragu mengusulkan predikat kelulusan dan atau ketidaklulusan bagi peserta diklat.

Sementara itu Paniti Penyelenggara, Dumono menyampaikan bahwa Peserta DIKLAT merupakan PNS di lingkungan Pemkab Inhil yang telah menduduki jabatan struktural eselon IV yang berjumlah sebanyak 40 orang.(rls humas)




Edy : Program Pembangunan Harus Terus Berlanjut

H Edy Syafwannur
H Edy Syafwannur

Tembilahan (www.detikriau.org)– Calon Bupati Inhil 2013-2018, H Edy Syafwannur menegaskan, kebersamaan yang sudah terjalin indah di Kabupaten Indragiri Hilir harus terus dipupuk dan dibina. Bahkan kedepan lebih ditingkatkan lagi agar pelaksanaan pembangunan di daerah ini dapat terus berlanjut.

“Pembangunan tidak boleh terhenti, tapi harus terus berlanjut sesuai tuntutan dan kebutuhan masyarakat dalam segala sisi,” kata Iwan sapaan akrab calon Bupati ini dalam pidato politiknya dihadapan ribuan massa yang memadati kediamannya di jalan Swarnabumi Tembilahan usai kegiatan istighozah dan do’a bersama serta pembacaan naskah deklarasi 3 Parpol pengusungnya, Sabtu (25/5) kemaren.

Iwan menekankan kepada warga yang hadir agar terus bergandengan tangan bersama pemerintah yang telah membuka akses pendidikan seluas-luasnya terhadap lembaga pendidikan dalam mensukseskan pendidikan termasuk perbaikan pelayanan kesehatan, pembukaan isolasi daerah serta program unggulan Desa Mandiri.

Dikatakan Iwan lebih lanjut, jika berbagai program yang telah berjalan itu sampai terhenti dan harus dimulai lagi dengan program baru, tentunya akan dibutuhkan waktu, biaya dan tenaga yang tidak sedikit. Oleh karenanya, demi perbaikan daerah ini, Iwan berharap kepada pendukungnya serta seluruh masyarakat Inhil untuk tidak mudah dipecahbelah. Tetap bersatupadu untuk menyatukan tekad pembangunan, demi masa depan Inhil yang lebih baik.

“Meneruskan artinya hanya perlu memperbaiki program yang dinilai masih kurang baik, bukan harus kembali memulai dari awal dan bongkar pasang apa yang sudah berjalan. Itu akan membutuhkan waktu, biaya serta tenaga yang tidak sedikit dan belum tentu juga akan lebih baik.”Himbau Iwan.

”Kami ingin Pak Iwan menjadi pemimpin Inhil kedepan,” ujar Rahman, warga setempat yang hadir saat acara berlangsung.(dro)




Masyarakat Inhil Pastikan Beri Dukungan Penuh untuk “BIMA”

indraTembilahan (www.detikriau.org) – Masyarakat Inhil pastikan akan beri dukungan penuh bagi Indra Muchlis Adnan dalam Pilgubri September mendatang. Komitmen ini dinilai sebagai sebuah harga mati.

“Tak perlu basa-basi. Kita pastikan untuk berikan dukungan penuh bagi siapapun putra Inhil yang akan tampil sebagai pemimpin di Bumi Riau. Tak terkecuali buat Bang Indra,” Ungkap Andre (34) warga Tembilahan kepada detikriau.org menyikapi majunya Bupati Inhil dua periode ini dalam perebutan kursi nomor 1 Riau September mendatang, senin (27/5).

Menurut Andre, meski dirinya tidak kenal secara dekat dengan Indra, tapi apa yang sudah diperbuat Bupati Inhil ini di masa kepemimpinannya cukup dirasakan banyak memberikan perubahan yang sangat berarti.

“berbeda pendapat itu hal biasa. Tapi secara pribadi saya nilai kinerja bang Indra selama memimpin Inhil cukup bagus. Jika Bang Indra Maju pada Pilgubri, itu sebuah kebanggan bagi masyarakat Inhil dan sepatutnya untuk diberikan dukungan,” Tegasnya.

Senada, Mulyadi (40), warga Kelurahan Sungai Beringin Kecamatan Tembilahan juga menyampaikan dukungan penuh. Bahkan menurutnya, dukungan untuk Indra adalah harga mati.

Menurut penilaian Mulyadi, jika mau dicari sisi buruk dalam masa kepemimpinan bang Indra di Inhil, tentunya pasti ada. Namun semua itu menurutnya lumrah karena Indra juga manusia biasa.

“Kita bisa berpikir secara akal sehat. Seperti pembangunan UNISI yang pada awalnya sempat menuai banyak kritikan, saat ini mulai dirasakan manfaatnya. Paling tidak, para orang tua tidak perlu lagi pusing memikirkan kelanjutan pendidikan anak-anak mereka di jenjang perguruan tinggi. Belum lagi pelaksanaan program Desa Mandiri. Jika mau bicara jujur, Desa mana di Inhil hari ini yang tidak merasakan dampak besar dengan bergulirnya program Desa Mandiri tersebut. Ini sebuah prestasi dan Bang Indra saya nilai sangat layak untuk memimpin Riau. Dukungan bagi Bang Indra dari saya adalah harga mati.”Pungkas Mulyadi.

Sebagaimana diketahui, senin (27/5) Indra Muchlis Adnan – Aziz Zaenal secara resmi telah mendaftar sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau dengan diusung 26 Partai Politik (Parlemen dan Non Parlemen).

Ke 26 partai yang mendukung pasangan ini yakni, PPP, Partai Merdeka, Partai Kasih Demokrasi Indonesia, Partai Indonesia Sejahtera, Partai Kebangkitan Nasional Ulama, Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia, Partai Perjuangan Indonesia Baru, Partai Kedaulatan, Partai Demokrasi Pembaruan, Partai Peduli Rakyat Nasional, Partai Barisan Nasional dan Partai Persatuan Daerah, Partai Nasional Banteng Kerakyatan Indonesia, Partai Pemuda Indonesia, Partai Nasional Indonesia Marhaenisme, Partai Karya Perjuangan, Partai Matahari Bangsa, Partai Penegak Demokrasi Indonesia, Partai Republika Nusantara, Partai Pelopor, Partai Bulan Bintang, Partai Persatuan Nahdatul Ulama Indonesia, Partai Serikat Indonesia, Partai Buruh, Partai Damai Sejahtera dan Partai Karya Peduli Bangsa.(dro)




Miliki Tubuh Aduhai, MB Jadi Korban Perkosaan

gambar:dunianews.viva.com
gambar:dunianews.viva.com

TEMBILAHAN (www.detikriau.org)) – Nasib malang dialami oleh MB (17) seorang pembantu rumah tangga tinggal di Jalan Tanjung Rambe Kelurahan Tagaraja Kecamatan Kateman. Pasalnya pada Ahad (26/5) sekitar pukul 19.00 WIb harus kehilangan mahkotanya setelah disergap dan disekap mulutnya lalu diperkosa oleh pelaku, saat disuruh majikannya untuk membeli batre senter.

Lebih sedih lagi, peristiwa memilukan yang dialami korban baru diketahui oleh majikannya setelah sebelumnya merasa curiga karena korban belum juga pulang padahal jarak antara warung penjual batre dengan tempat tinggal majikannya tidak jauh.

“Karena merasa curiga korban belum pulang, sekitar 20 menit kemudian majikan korban langsung mendatangi warung penjual batre. Saat itu penjual warung mengatakan bahwa korban sudah pulang sekitar 20 menit yang lalu dengan jalan kaki,”pengakuan Mas’im majikan korban saat melapor ke Mapolsek Kateman.

Mendengar jawaban tersebut, Mas’im bergegas pulang untuk memberitahukan kepada keluarganya, serta melakukan usaha pencarian keberadaan korban. Beberapa jam kemudian ternyata usaha pencarian oleh pihak keluarga membuahkan hasil, korban ditemukan di Jalan Abdul Manaf Lorong Belakang Bilyar Atang sedang menangis dengan baju robek dan berlumpur.

“Kepada majikan, korban mengaku bahwa Ia sudah diperkosa oleh laki-laki tidak dikenal. Korban mengaku disergap dan disekap mulutnya kemudian dibawa kesamping lorong, selanjutnya pelaku membuka celana korban terus memperkosa,”cerita korban kepada petugas Polsek Kateman saat diantar oleh majikannya.

Kapolres Indragiri Hilir AKBP Dedi Rahman Dayan SIK.M.si melalui Kapolsek Kateman Kompol Hotasi Purba SH Senin (27/5) mengatakan begitu mendapat laporan terkait perkosaan yang dialami korban, Satuan Unit Intel dan Reskrim Polsek Kateman langsung melakukan pengembangan.

Setelah dilakukan olah TKP, sekitar satu jam kemudian sekitar pukul 20.00 Wib, Polisi berhasil mengungkap siapa pelaku pemerkosaan terhadap korban MB yakni Andrian Mandala (16) warga jalan Beringin II Kelurahan Tagaraja.

“Pelaku berhasil kita tangkap ketika Ia sedang makan malam di warung. Hingga saat ini pelaku masih dalam proses penyidikan terkait perbuatan yang sudah dilakukan,”tegas Kompol Hotasi Purba SH.

Dijelaskan oleh Kompol Hotasi Purba SH, untuk sementara dari pengakuan pelaku sebelumnya dirinya tidak mengenal korban. Diduga pelaku tertarik dengan postur tubuh korban ketika melintas dengan jalan kaki, sehingga niat jahat pelaku timbul.(dro/*5)




Lima Rumah di Kuala Enok diterjang Longsor Susulan

TANAH MERAH(www.detikriau.org) — Musibah tanah longsong kembali menerjang enam unit rumah di Jalan AEC Gang Berkat RT 01/RW 03, sekitar pukul 11.00 WIB, Senin (27/5). Akibat kejadian itu sedikitnya 15 jiwa kehilangan tempat tinggal.

Menurut Lurah Kuala Enok, Kecamatan Tanah Merah, Teuku Muhammad, peristiwa itu terjadi secara mendadak dan cepat. Sehingga salah seorang korban, Noris tidak sempat menyelamatkan harta bendanya. “Longsor ini susulan dari kejadian serupa pada awal bulan kemarin.”ungkap Teuku, Senin (27/5).

Beruntung akibat kejadian itu tidak terdapat korban jiwa. Karena saat akan terjadi musibah warga sudah mengetahuinya. Selain itu peristiwa itu juga terjadi pada siang hari disaat suasana sedang ramai. Sejauh itu, pemerintah kelurahan sudah melaporkan kejadian itu pada pemerintah kecamatan.

“Sebagian korban sudah mengungsi ke tempat-tempat saudara mereka. Sedangkan sebagian lainnya menitipkan harta benda di rumah-rumah para tetangga,” katanya.

Sementara itu Camat Tanah Merah Nurmasyah, mengatakan musibah tanah longsor tersebut merupakan rentetan dari musibah yang terjadi pada tanggal 13 Mei kemarin. Namun saat itu kondisi rumah baru mulai condong dan belum sempat terjung ke sungai.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten dalam hal ini satuan kerja (Satker) yang ada. Kami berharap apa yang menjadi kebutuhan korban dapat benar-benar dipenuhi,” jelasnya sambil mengatakan untuk antisipasi kejadian ini terus berulang diperlukan adanya pembangunan turab lanjutan sepanjang 61 meter.(dro/*1)