Suap PON Riau, Lagi-lagi Rusli Zainal Lolos dari “Jumat Keramat”

JAKARTA  – Gubernur Riau, Rusli Zainal kembali lolos dari ‘Jumat Keramat’ Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (7/6/2013). Usai diperiksa sebagai tersangka untuk yang kedua kalinya, Ketua DPP Partai Golkar itu melenggang tanpa baju tahanan KPK.

Terpantau Tribunnews.com, Rusli keluar sekitar pukul 20.30 WIB. Dikawal sejumlah ajudannya, Rusli enggan berkomentar banyak kepada wartawan.

“Tadi melengkapi berkas PON saja. Ditanya soal sistem penganggaran PON Riau, bagaimana pelaksanaannya,” kata Rusli kepada wartawan seraya masuk ke dalam mobilnya.

Dikonfirmasi keterlibatan anggota DPR RI Setya Novanto, Rusli membantahnya. Dia mengklaim hal itu tidak ditanyai saat pemeriksaan tadi.

“Gak ada, gak ada,” kata Rusli yang diperiksa 11 jam tersebut.

Informasi diterima Tribunnews.com, sejak pagi penyidik bersama Pimpinan KPK melakukan gelar perkara untuk menentukan apakah perlu dilakukan penahanan atau tidak. Hanya Wakil Ketua KPK, Busyro Muqoddas yang tidak hadir, lantaran masih menjalankan ibadah umroh.

Pada perkara, Rusli disangka melanggar Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 5 ayat 2 atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Rusli diduga menerima suap terkait pembahasan Perda PON Riau tahun 2012.

Kedua, Rusli Zainal disangka melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau pasal 13 UU nomor 31 tentang Pemberantasan Tipikor Juncto pasal 55 ayat satu kesatu KUHP.   Rusli diduga menyuap Anggota DPRD Riau, M Faisal Aswan dan M Dunir, terkait pembahasan Perda PON Riau tahun 2012.

Rusli juga ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus Pengesahaan Pemanfaatan Hasil Hutan pada Tanaman Industri tahun 2001-2006 di Kabupaten Palelawan, Riau. Rusli dijerat pasal 2 ayat 1, atau pasal 3 UU Pemberantasan Tipikor Juncto pasal 55 ayat satu kesatu KUHP.

Juru Bicara KPK, Johan Budi belum mendapat informasi alasan Rusli tidak ditahan pada hari ini. Namun, diakui Johan, pihaknya belum mengetahui audit kerugian negara dari BPK terkait kasus Rusli. Terutama soal hutan di Pelalawan.

“Kalau tidak salah secara global pernah disampaikan dulu. Sekarang saya belum tahu sangkaan terhadap RZ ini berapa kerugiannya,” kata Johan.(tnc)




Pencanangan Milad ke-48 Kab Inhil, Ribuan Peserta Ikuti Gerak Jalan Jantung Sehat

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) -Ribuan peserta dari dinas dan instansi, BUMN, BUMD, utusan sekolah, perguruan tinggi, serta masyarakat Kabupaten Inhil mengikuti gerak jalan jantung sehat, Jum’at (7/6).

Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Gajah Mada Tembilahan ini digelar dalam rangka pencanangan Milad ke-48 Kabupaten Inhil tahun 2013. Tampak hadir saat itu, Wakil Bupati, H Rosman Malomo, Ketua DPRD Inhil, HM Raus Walid, Unsur Muspida, dan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Inhil, Hj Syafni Zuryanti Indra.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati, H Rosman Malomo bergarap agar kegiatan rutin tahunan ini tidak semata-mata berhenti pada acara seremonial belaka, tetapi diharapkan dapat lebih memperkokoh semangat persatuan dan kesatuan, serta meneguhkan tekad pengadian untuk membangun Negeri ini menuju Indragiri Hilir Berjaya dan Gemilang tahun 2025.

“Seluruh muatan nilai yang terkandung dalam sejarah perjuangan berdirinya Kabupaten Inhil ini hendaknya senantiasa kita jadikan sumber inspirasi dan motivasi pembangunan, sebagaimana yang telah dipraktekkan oleh para pendahulu kita,” tutur Wabup.

dalam kesempatan itu Wabup juga mengajak seluruh komponen masyarakat untuk terus berupaya memperkokoh persatuan dan kesatuansejalan  dengan tema kegiatan, “Bersempena Milad ke-48 Kabupaten Inhil tahun 2013, mari kita perkokoh persatuan dan kesatuan untuk mensukseskan Pemilukada Gubernur dan Wakil Gubernur, serta Pemilukada Bupati dan Wakil Bupati Inhil tahun 2013”.

“Saya mengimbau, agar semua pihak turut berpartisipasi memeriahkan acara Milad Kabupaten Inhil ini, baik di lingkungan RT/RW, Desa dan Kelurahan maupun di kalangan pemuda, pelajar dan mahasiswa, dengan melakukan berbagai kegiatan positif, seperti kegiatan olahraga, seni budaya, sosial keagamaan dan lain-lain,” imbuhnya.

Dalam kegiatan gerak jalan jantung sehat tersebut, juga dimeriahkan dengan pengundian kupon dengan memperebutkan berbagai doorprize serta hadiah menarik lainnya yang bisa langsung didapatkan oleh para peserta.

Hadiah utama berupa sepeda motor jatuh ke tangan anggota Polres Kabupaten Inhil, yang diserahkan oleh Ketua Tim Penggerak PKK
Kabupaten Inhil, Hj Syafni Zuryanti Indra.(dro/**)




7 Juni Pencanangan Milad Inhil ke 48

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Berdasarkan hasil rapat panitia beberapa hari lalu, pencangan Milad Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) ke 48 akan dimulai tanggal 7 Juni 2013 mendatang di lapangan upacara Jalan Gajah Mada Tembilahan.

Pada kesempatan itu, seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) diwajibkan untuk karena pencanagan Milad disejalankan dengan Jalan Santai. “PNS kita wajibkan untuk hadir. Sebab, ini hari itu adalah hari yang bersejarah bagi kabupaten kita,”kata Kepala Bagian (Kabag) Tata Temerintahan (Tapem) Setdakab Inhil MJ Verman, saat memimpin apel pagi di halaman Kantor Bupati, Rabu (5/6) kemaren.

Kemudian lanjut mantan Camat Gaung itu, pada tanggal 11 sampai 14 Juni kalangan PNS dan karyawan lainya diwajibkan pula mengenakan pakaian kebanggan yakni busana Melayu. Karena Negeri Sri Gemilang adalah bagian dari Negeri Melayu.

Milad Inhil ke 48 tahun 2013 tetap akan diperingati dengan kegiatan yang lebih merakyat, pada inti melibatkan seluruh komponen masyarakat dengan harapan kegiatan itu dapat memberikan makna tersendiri dihati masyarakat Inhil.”Konsep Milad adalah mendapat tempat dihati masyarakat,”jelasnya.

Terkait berbagai perlombaan ada beberapa rencana perlombaan diantaranya kebersihan dilingkungan Perkantoran, Masjid, Sekolah dan lingkungan masyarakat. Serta Jalan Santai, dan  banyak lagi perlombaan yang berbasis kemasyarakatan.(dro/*1)




Bupati Ajak Warga Dukung Pembangunan

in1TEMBILAHAN (www.detikriau.org)- Keberhasilan pembangunan sangat ditentukan oleh partisipasi dan dukungan warga. Berkaitan dengan hal itu, Bupati Indragiri Hilir, Dr H Indra Muchlis Adnan meminta semua warga turut bersama mensukseskan pembangunan.

Pasalnya, dukungan warga tersebut sangat dibutuhkan. Masukan yang disampaikan warga, membuat Pemkab Inhil dapat lebih mengarahkan pembangunan agar tepat sasaran. Lantas saat pembangunan dilaksanakan, warga pun memberikan dukungannya.
Tidak kalah pentingnya, suasana yang kondusif juga menjadi elemen penting dalam menyukseskan jalannya pembangunan tersebut.

“Pemkab Inhil selalu berusaha mengajak dan bersama dengan warga dalam menerapkan semua program pembangunan”tegas Bupati.

Semua program yang sudah dibuat, menurut Indra Muchlis Adnan bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh sebab itu, seyogyanya pula warga turut membantu dalam menyukseskan program ini.

Terkait dengan dukungan warga. Indra Muchlis Adnan menyatakan sangat berterima kasih. Selama dua periode dia menjabat sebagai Bupati Inhil. Dukungan yang diberikan warga sangat luar biasa.

Dukungan yang diberikan warga itulah yang menjadi energi tersendiri bagi Pak Mok, sebutan Bupati, untuk terus berbuat yang terbaik. “Saya berharap Inhil ini makin berkembang dan terus maju. Supaya tingkat kesejahteraan warga semakin meningkat”kata Indra Muchlis Adnan.(dro/*1)




Pemkab Sosialisasikan Program Pamsimas Tahap II

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) kembali melakukan sosialisasi program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) tahap II tahun 2013 di Aula Bappeda Inhil, Rabu (5/6) kemaren. Sosialisasi ke II dilakukan sebagai bukti bahwa program ke I berhasil sehingga banyak permintaaan tahap berikutnya.

Acara yang dibuka Asisten III Setdakab Inhil Inhil, Hj Djamilah dan dihadiri Kepala Bappeda Inhil, Hj Alvi Furwati Alwi serta Sekretaris Dinas PU Inhil, H Rasyid juga pihak-pihak pelaku program tersebut mendapat perhatian banyak kalangan, terutama atas keberhasilan program itu di Inhil.

Menurut Djamilah salah satu tujuan adanya program Pamsimas mendorong masyarakat untuk mandiri dengan merencanakan, melaksanakan dan mengawasi serta memeliharadan mengelola kegiatan. Tugas pemerintah tinggal memonitor dan membina pelaksanaan program berbasis masyarakat itu.

“Program ini perlu dilanjutkan karena dapat memberikan akses air bersih secara luas dan cepat pada warga yang berada di perdesaan dari berbagai golongan, baik yang mampu maupun yang kurang mampu,”ungkapnya.

Sosialisasi Pamsimas ke II merupakan prioritas pembangunan dibidang itu yang diberikan kepada kabupaten yang capaian akses aman air minum di bawah 46 persen dengan angka kemiskinan di atas 13persen. Dimana dari sisi pembiayaannya melalui pinjaman Bank, dan Hibah salah satu Pemerintah di Luar Negeri.

Sebelumnya, pihak Bank Dunia menilai program Pamsimas Inhil sejauh ini sudah berjalan dengan baik dan sesuai harapan. Berdasarkan hasil evaluasi lembaga itu, pelaksanaan Pamsimas Inhil bisa berkelanjutan hingga diantas 53 desa. Meski ada 5 desa yang secara umum fungsinya belum terlalu maksimal.

Saat itu dikatakan Sri Pamungkas, selaku pihak mewakili Bank Dunia menyarankan agar program itu bisa berjalan lebih baik, Pemerintah selalu berkoordinasi hingga ketingkat paling bawah. Dengan begitu, program yang bertujuan memberikan kemudahaan akses air kepada masyarakat semakin memberikan dampat positif.

“Kami hanya tidak ingin program ini berfungsi ketika baru dibangun, namun setelah itu dibiarkan saja. Langkanya aktiflah berkoordinasi satu dengan lainya, terutama bagi instansi yang membawahi bidangnya,”ungkap Sri.

Dia berharap para pihak tidak menutupi segala informasi. Apalagi jika kaitanya sangat erat dengan potensi sumber air yang ada di daerah itu. Maka pemerintah bisa menentukan arah kebijakan untuk kelangsungan program-programnya.(dro/*1)




Mapala UNISI Pinta Pohon Penghijauan Tidak dijadikan Sarana Tebar Pesona

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Belasan aktivis mahasiswa pencinta alam (Mapala) Universitas Islam Indragiri (Unisi) menggelar aksi simpatik di beberapa ruas jalan protokol Tembilahan, Rabu (5/6). Aksi itu mereka lakukan sebagai himbauan agar para bakal calon (balon) Bupati dan Wakil Bupti Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) priode 2013-2018 tidak menjadikan pohon sebagai sarana tebar pesona.

“Kita meminta Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Inhil mengawasi hal itu. Jangan jadikan pohon penghijau kota sebagai sarana memasang dan menempelkan baleho, spanduk dan iklan lainya,” kata Kordinator aksi Kairul, saat berada ditengah-tengah aksi rekan-rekanya.

Selain itu, mahasiswa juga meminta masyarakat secara luas untuk meningkatkan kesadaran terhadap kerusakan lingkungan yang sudah semakin parah akhir-akhir ini. Dalam aksi yang mendapat penjagaan ketat aparat Kepolisian Resort Inhil, Mahasiswa membentang spanduk dan dan menggelar aksi teatrikal.

Pemanasan global atau global warming yang melanda bumi saat ini tidak terlepas dari kerusakan lingkungan yang disebabkan aksi ilegal logging yang tidak diimbangi aksi reboisasi atau penghijauan. Maka mereka sangat menyayangkan jika pohon-pohon yang suah tumbuh dengan bagus dimanfaatkan untuk kepentingan lain.