KPUD Akui Terjadinya Kemoloran Entry Data Pemilih

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengakui terjadinya kemoloran proses entry data pemilih hasil pemutahiran untuk kepentingan Pilkada. Hal tersebut dikatakan semata karena adanya benturan waktu dengan kegiatan pemutakhiran data untuk kepentingan pemilihan legislative.

“jadi bukan disebabkan kesalahan tim. Sedianya proses ini sudah bisa diselesaikan pada 7 juni kemaren. tapi terpaksa molor. Kita perkirakan selambatnya akhir juni semua sudah bisa diselesaikan,” Jelas Anggota KPUD Inhil, Herdian Asmi.

Jika proses entry ini sudah selesai, KPUD  segera memproses dan pada tanggal 7 – 27 Juli DPS Pemilukada Inhil segera diumumkan.

Pada masa pengumuman DPS, jika masih ada masyarakat yang belum terdaftar sebagai pemilih dapat segera memberitahukan kepada petugas lapangan. Termasuk masyarakat juga dapat mengajukan perbaikan mengenai penulisan nama atau identitas lainnya yang tidak benar.(dro/*1)




Sekda Buka FGD Pengelolaan Mangrove

bakauTEMBILAHAN (www.detikriau.org) — Sekretaris Daerah Kabupaten Inhil, H Alimuddin RM membuka Focus Group Discussion (FGD) Pengelolaan Mangrove, Selasa (11/6).

Kegiatan yang digelar di Aula Kantor Bappeda Kabupaten Inhil ini, diikuti Camat terkait kawasan hutan mangrove, LPM, akademisi dan masyarakat Duano.

Dalam sambutannya, Sekda mengatakan Kabupaten Inhil mempunyai potensi sumberdaya hutan bakau (mangrove) terbesar di Provinsi Riau. Hal ini merupakan modal dasar bagi pembangunan ekonomi, peningkatan devisa, perluasan lapangan kerja, peningkatan pendapatan dan kesejahteraan penduduk.

Namun, potensi tersebut saat ini belum dikelola secara optimal. Karenanya, dalam jangka panjang perlu dilakukan peninjauan kebijakan terhadap pengelolaan dan pemanfaatan sumberdaya wilayah pesisir, khususnya hutan mangrove.

“Pemkab Inhil sangat menyambut baik pelaksanaan FGD yang terselenggara atas kerjasama Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) dengan Badan Litbang Provinsi Riau, yang difasilitasi oleh Bappeda beserta Satker terkait lainnya,” tutur Sekda.

Sekda berharap, FGD ini mampu memberikan solusi terbaik untuk mengembangkan potensi unggulan kawasan hutan mangrove di Kabupaten Inhil.

“Saya mengharapkan, agar momen ini benar-benar dimanfaatkan dengan baik. Sehingga, akan berdampak positif bagi kelestarian lingkungan kita, khususnya hutan mangrove yang pada dasarnya juga merupakan upaya kita bersama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya.

Pada kegiatan yang mengangkat tema “Membangun sinergitas dalam pengelolaan kawasan hutan mangrove di Kabupaten Indragiri Hilir” ini, menghadirkan narasumber dari LPPM UMRI, Unisi Tembilahan, Dinas Kehutanan serta Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Inhil.(dro/**)




Berkas Sanggahan Honor K2 Sudah Dikirim ke BKN

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) –  Setelah di proses beberapa cukup lama akhirnya Badan Kepengawaian Daerah (BKD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) resmi mengirimkan berkas sanggahan honor K 2 ke Badan Kepengawaian Nasional (BKN).

“Setelah tim melakukan verifikasi dan validasi kelengkapan tenaga honorer kategori K 2, kami langsung mengirimkan berkas itu ke BKN untuk di proses lebih lanjut,” terang Kepala BKD Inhil, H Efrizal, Senin (10/6).

Hanya saja, dari hasil verifikasi dan validasi yang dilakukan, melahirkan catatan-catatan yang mengiringi berkas tenaga honorer tersebut.  BKD tentu memproses sanggahan-sanggahan yang masuk, sehingga ada catatan yang disampaikan terhadap berkas-berkas itu. Yang menentukan lulus tidaknya honorer tersebut merupakan wewenang pusat.

“Pengangkatan tenaga Honor K 2 menjadi CPNS adalah haknya BKN pusat. Kami tidak memiliki kewenangan terhadap hal itu.” Katanya.

Semua bentuk sanggahan dan protes yang disampaikan oleh masyarakat ungkapnya sudah proses sesuai prosedur dan ketentuan. tetapi BKD Inhil bukan sama sekali menjadi pihak yang menentukan apakah dapat dikabulkan atau berkas ditolak. Jenis-jenis pengaduan yang masuk ke BKD tutur Afrizal bervariasi tergantung tingkat persoalan yang dialami.

Namun, tidak semua pengaduan diterima, terutama pengaduan yang tidak disertai bukti-bukti yang cukup. “Kami juga belum tahu kapan BKN akan mengumumkanya. Yang jelas saat ini mari sama-sama kita tunggu. Kalau sudah kami terima, kami langsung memberitahukan. Itu merupakan hak masyarakat yang tidak boleh ditahan-tahan,” imbuhnya.(dro/*1)




CJH diminta Aktif Periksakan Kesehatan

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) -Untuk memastikan kondisi kesehatan sebelum melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci Mekkah, maka seluruh Jemaah Calon Haji yang masuk dalam porsi keberangkatan tahun 2013 diminta aktif melakukan pemeriksaan kesehatan di Puskesmas setempat.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Inhil, Rasul Alim terkait masih adanya Jemaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Inhil yang belum melakukan pemeriksaan kesehatan tahap pertama, sesuai dengan arahan yang telah disampaikan sebelumnya.

Menurutnya, pemeriksaan kesehatan bagi JCH harus dilakukan sebelum keberangkatan ke Tanah Suci Mekkah agar bisa diketahui bagaimana kondisi kesehatannya serta untuk meminimalisir jumlah jemaah haji yang sakit saat melakukan ibadah haji nanti.

“Hingga kini, baru sekitar 70 persen JCH yang sudah memeriksanakan kesehatannya. Jadi, masih cukup banyak JCH yang belum melakukannya. Oleh karena itu, kita harapkan mereka dapat mengikuti pemeriksaan kesehatan tahap pertama ini, di puskesmas yang ada di wilayah masing-masing,” tutur Rasul Alim, Senin (10/6).

Dijelaskannya, proses pelayanan kesehatan yang akan diberikan kepada JCH melalui dua tahap. Tahap pertama, pemeriksaan dilakukan di Puskesmas setempat untuk mengetahui bagaimana kesehatan fisik dan penyakit-penyakit kronis.

Sedangkan untuk pemeriksaan kesehatan tahap kedua, akan dilakukan setelah Hari Raya Idul Fitri mendatang bertempat di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Inhil. Pemeriksaan kesehatan tersebut berupa tes kesehatan yang lebih lengkap, seperti rontgen dan laboratorium, serta ditambah pengobatan yang dilakukan langsung di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada Tembilahan.

“Pelayanan kesehatan yang diberikan kepada JCH tidak hanya berupa pemeriksaan kesehatan saja, tetapi juga akan diberikan dua macam vaksin, yaitu vaksin Meningitis dan vaksin Influenza,” terangnya.

Untuk itu, ia berharap, JCH dapat mengikuti seluruh proses pemeriksaan kesehatan yang sudah mulai dilaksanakan saat ini, karena hal itu merupakan salah satu ketentuan yang harus diikuti JCH sebelum melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci.

“Melalui pemeriksaan kesehatan ini, kita akan mengetahui dengan jelas apakah seorang JCH itu dianggap sudah mampu atau tidak untuk diberangkatkan,” tambahnya.

“Untuk jumlah JCH Kabupaten Inhil yang berangkat tahun ini, diperkirakan sebanyak 723 orang,” ujar Kasi Haji dan Umrah Kemenag Kabupaten Inhil, Harun.(**)




Membangun Daerah, Pemkab Inhil Kedepankan Pola Grass Root

in11TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) mengedepankan pola Grass Root dalam pembangunan. Pasalnya hal sudah menjadi keharusan dan akan tetap dipegang teguh dalam membangun daerah ini.

“Kalau dulu pembangunan datangnya dari Kabupaten. Yang mengerjakan juga dari Kabupaten. Sedangkan desa hanya sekedar menyaksikan. Itu yang kita ubah, tidak boleh seperti itu lagi,” ujar Bupati Inhil H Indra Muchlis Adnan.

Jika desa bersangkutan tidak memiliki koneksi, sangat sulit mendapatkan kue pembangunan. Tatkala ada kegiatan pembangunan, tidak jarang pula tidak sesuai dengan harapan warga setempat. Namun kedepan sudah tidak demikian lagi, semua dikembalikan kedesa dan menggunakan pola tersebut diatas.

“Kue pembangunan  waktu itu merupakan sesuatu yang turun dari Kabupaten. Bukan atas aspirasi warga desa bersangkutan,” kata Indra.

Pola yang bersifat  demikia itu dinyatakan oleh Bupati Inhil tidak lagi sesuai dengan kondisi kontemporer (terkini). Itu sebabnya, Pemkab Bumi Sri Gemilang menurut orang nomor satu itu,  menerapakan program desa mandiri yang mengedepankan kearifan lokal .

Kearifan lokal dimaksud menggabungkan program yang sudah baku dengan nilai lokal setempat. Perpaduan itu yang membuat program desa mandiri di Inhil berbeda dengan pemberdayaan di tempat lain.

“Pemberdayaan yang kita terapkan, memberikan kesempatan kepada semua desa mengelola secara mandiri. Kita hanya memberi panduan dan juga membimbing , supaya desa tidak sampai salah arah,”papar Bupati dua priode itu.

Apa saja program yang dilaksanakan oleh desa, sepenuhnya ditentukan desa yang bersangkutan. Pemkab Inhil tidak mencampuri ranah tersebut. Karena titik itu merupakan intisari pemberdayaannya. Dengan demikian hasilnya banyak warga di pedesaan mengharapkan program itu terus dilanjutkan.(dro/*1)




Meski Kalah Telak, Pencinta Bola Inhil Tetap Bangga dengan Tim Garuda

 

Gambar: bola.net
Gambar: bola.net

www.detikriau.org – Meski akhirnya harus menyerah 3-0 dari Belanda di laga persahabatan yang digelar di stadion Gelora Bung Karno, Jumat (7/6) malam. Masyarakat penggemar bola di Inhil mengaku cukup puas. Permainan kompak tim Garuda sempat memaksa Belanda harus berjuang cukup keras. Bahkan Indonesia berhasil menahan skor 0-0 dibabak pertama permainan.

“Skor 3-0 tidak membuat kita kecewa karena kita menghadapi tim peringkat 5 dunia. Meski kalah telak, Indonesia bermain sangat bagus. Saya merasa bangga.” Ungkap salah seorang penggemar bola di Kota Tembilahan, Herman.

Di laga ini, belum genap dua menit, Belanda sudah menjebol gawang Kurnia Meiga. Gol berawal dari umpan lambung di sisi kiri pertahanan yang dilepaskan Jeremain Lens. Bola kiriman Lens disundul Robin van Persie. Kurnia Meiga masih bisa menahan bola, namun bola muntah lantas disambar Wesley Sneijder. Beruntung, wasit membatalkan gol karena Sneijder sudah dalam posisi off side.

Selepas gol yang dianulir itu, Belanda terus dominan. Mereka merangsek lewat pergerakan Lens. Beruntung Kurnia Meiga masih tampil prima, mementahkan beberapa kesempatan lawan.

Beberapa menit berikutnya, Greg Nwokolo mendapat peluang emas. Umpan jauh dari lini tengah salah diantisipasi bek Belanda. Tinggal menaklukkan kiper, namun tendangan Greg masih melebar.

Memasuki setengah jam permainan, Belanda kembali menemukan peluang emas. Lagi-lagi Robin van Persie gagal memanfaatkan chance. Peluang berawal dari umpan lambung Daryl Janmaat dari sisi kiri pertahanan Indonesia. Bola kiriman disambut sundulan van Persie, tepat di mulut gawang. Beruntung bagi Indonesia, sundulan van Persie meluncur di atas mistar.

Menit 38, van Persie lagi-lagi tak mampu memaksimalkan peluang. Mendapat bola terobosan, sepakan van Persie kembali melambung.

Jelang akhir babak pertama, van Persie belum juga bisa menaklukkan Kurnia Meiga. Kali ini, kecekatan Kurnia Meiga menghadang tendangan keras dari jarak dekat membuat striker Manchester United itu gigit jari.

Kurnia Meiga juga membuat Sneijder geregetan di detik-detik akhir 45 menit pertama. Lagi-lagi kesigapan Kurnia Meiga membuat tendangan Sneijder tak mampu menyarangkan sikulit bundar ke mulut gawang.

Di babak kedua, Belanda mengganti sejumlah pemainnya, termasuk Robin van Persie dan Wesley Sneijder yang digantikan Ricky van Wolfswinkel dan Siem de Jong.

Belanda membuka skor dibabak kedua ini. Sundulan Siem de Jong memanfaatkan umpan silang Ruben Schaken tidak mampu diantisipasi oleh Kurnia Meiga. Indonesia 0-1 Belanda di menit 57.

Sepuluh menit berselang, Siem de Jong kembali menggetarkan jala gawang Indonesia. Sundulannya tidak mampu diantisipasi oleh lini pertahanan dan penjaga gawang Kurnia Meiga.

Pemain pengganti Indonesia, Andik Vermansyah sempat unjuk gigi di menit 65. Andik berusaha untuk melewati Miguel Nelom, namun karena postur yang kalah tinggi, Nelom berhasil menjaga bola untuk menghasilkan tendangan gawang.

Menit 77, Andik kembali beraksi. Sayang, tendangannya dari sisi kanan masih membentur kaki pemain bertahan Belanda sehingga menghasilkan tendangan sudut untuk Indonesia.

Robben menutup pesta tamu lewat golnya di menit 90. Menggiring bola melewati hadangan Ahmad Bustomi dan M Roby, Robben kemudian melepaskan tendangan yang tidak mampu diantisipasi oleh Kurnia Meiga. Pertandingan akhirnya berakhir dengan skor telak 3-0 untuk kemenangan Belanda.(dronet/bola.)