Dewan: Agar Tidak memberatkan, Seragam Sekolah Tidak Perlu Beranekaragam

“Saya nilai yang sekolah itu bukan seragamnya tetapi manusianya”–  

Tembilahan (www.detikriau.org) – Pihak sekolah diminta sebaiknya tidak terlalu menerapkan pemberlakuan pakaian seragam sekolah yang beraneka ragam. Dengan satu jenis seragam sekolah dinilai sudah cukup.

Permintaan ini disampaikan oleh salah seorang anggota DPRD Inhil dari Fraksi Golongan Karya (Golkar), Ir Junaidi baru-baru ini di ruang komisi II Gedung DPRD Inhil, Jl HR Subrantas, Tembilahan.

Dinilai Junaidi, dengan penerapan pakaian sekolah yang beranekaragam pada kenyataannya sangatlah membebani para orang tua siswa terutama bagi masyarakat kalangan ekonomi menengah kebawah.

Secara pribadi dirinya merasa kebijakan untuk memberlakukan pakaian seragam beraneka jenis ini terlalu mengada-ngada dan dipaksakan. “Saya hanya ingin bertanya, apa ada relevansi secara langsung penerapan pakaian seragam dengan keberhasilan pendidikan? Saya nilai yang sekolah itu bukan seragamnya tetapi manusianya,” Kritik Junaidi dengan nada suara yang terdengar penuh kesal.

Diceritakan Junaidi, ia sudah sangat sering mendengar keluhan masyarakat akan berbagai persoalan kebijakan yang diterapkan pihak sekolah.  Salah satunya kebijakan pemberlakuan pakaian seragam yang beraneka-warna ini. Junaidi menyarankan sebaiknya pakaian seragam hanya satu jenis saja. untuk tingkatan SD cukup merah dan putih, SMP biru dan putih dan SMA, Abu-Abu dan putih seperti pakaian yang umum diberlakukan diseluruh lembaga pendidikan di Negara ini ditambah satu stel pakaian khusus olahraga.

 “Sekali lagi saya harap usulan ini kiranya dapat jadi pertimbangan. Kasihan masyarakat kita. Kalau memang bisa menyelenggarakan pendidikan dengan biaya rendah kenapa harus dibuat mahal. Yang paling terpenting tentunya proses transfer ilmunya harus kita benahi sebaik mungkin agar anak-anak dapat menyerap pembelajaran dengan maksimal. Tidak memandang apakah pakaiannya bagus atau tidak. Yang penting bersih,” Pungkas Junaidi.(dro)




Penempatan Tenaga Pendidik diharapkan Lebih Mempertimbangkan Daerah Asal Pendidik

disdikTembilahan (www.detikriau.org) – Kedepan, penempatan tenaga pendidik lebih mempertimbangkan daerah asal. Hal ini dimaksudkan agar para pendidik bisa lebih serius dan betah dalam menjalankan tugas dalam memberikan pengabdian.

Tidak meratanya sebaran tenaga pengajar terutama untuk ditingkat pedesaan serta masih adanya tenaga pendidik yang kurang disiplin diakui oleh Kepala Dinas Pendidikan Inhil.

Kekurangan jumlah tenaga pengajar di tingkat pedesaan kebanyakan disebabkan ketidakbetahan tenaga pendidik yang ditugaskan untuk mengajar. Ketidakbetahan ini biasanya terjadi pada tenaga pendidik yang bukan berasal dari daerah setempat. karena tidak betah, belum lama ditugaskan, para pendidik sudah mengajukan permintaan pindah. Diakui Disdik Inhil, keadaan seperti ini sangat merepotkan dan menyebabkan terganggunya proses pendidikan.

“Kondisi seperti ini cukup sering terjadi. kebanyakan tenaga didik yang tidak betah bukan berasal dari daerah setempat. kebanyakan orang luar daerah dan bahkan ada yang berasal dari luar provinsi Riau.” Jelas Kadisdik Inhil, H Fauzar ketika sempat berbincang dengan detikriau.org di kantor Bupati Inhil, Jum’at (12/7)

kedepan, Kadisdik berharap untuk penempatan seorang tenaga didik lebih memperioritaskan masyarakat setempat. Misalnya untuk penempatan di suatu Kecamatan, diupayakan tenaga didik yang ditugaskan setidaknya berasal dari satu wilayah Kecamatan. Jika ini bisa dilakukan, ia berkeyakinan persoalan adanya tenaga didik yang minta pindah karena tidak betah akan dapat terus diminimalisir.

Dalam kesempatan itu, Kadisdik juga mengakui hingga hari ini masih ada tenaga didik berpangkat Kepala Sekolah yang mendapatkan keluhan dari masyarakat. Dari beberapa laporan yang ada, para kepala sekolah yang kurang disiplin ini dikatakan jarang berada berada ditempat.

“Saya akui masih ada tenaga didik yang kurang disiplin dalam menjalankan tugas. Untuk oknum tenaga didik nakal seperti ini, disdik pastinya akan memberikan sanksi sesuai ketentuan.” Kata Fauzar.

Untuk kesalahan-kesalahan pelanggaran disiplin ringan dan sedang, masih menjadi wewenangnya Disdik. Tetapi jika sudah menyangkut pelanggaran disiplin berat itu sudah menjadi wewenang Badan Kepegawaian Daerah (BKD). Sanksinya bisa hingga pemecatan.

“Beberapa waktu lalu memang ada tenaga didik kita yang mendapatkan sanksi pemecatan. Tapi untuk yang satu ini terlibat masalah kriminal,” Pungkas mantan Kepala Bappeda Inhil ini. (dro)




Ranperda Haji Masih Dalam Pembahasan

Edy Gunawan. Anggota DPRD Inhil  dari partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Edy Gunawan. Anggota DPRD Inhil dari partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

TEMBILAHAN (Vokal)– Panitia khusus (Pansus) II DPRD Indragiri Hilir (Inhil) hingga saat ini masih membahas Rencana Peraturan Daerah (Ranperda) peyelenggaraan ibadah dan biaya transpot haji.

Meski telah dilakukan pembahasan cukup panjang, bahkan beberapa kali menggelar publik hearing namun ranperda itu belum bisa dirampungkan seperti tiga perda lainya. Sebagain masyarakat inhil khususnya wilayah pesisir bagian utara menginginkan transport haji musim haji 2013 menggunakan jalur laut.

“Ada bahasa yang mengatakan jika mempergunakan jalur laut berarti kembali ke jaman batu, ini saya rasa pendapat yang terlalu berlebihan. Bukan masalah kembali ke jaman batu atau tidak. Apapun pilihan jalur tranportasinya, menurut hemat saya, pertimbangan yang paling pas adalah pertimbangan dari sisi efisiensi waktu dan biaya,” Tegas Edy Gunawan yang akrab dipanggil Asun ini. Jum’at (12/7)

Dijelaskan Asun, perhitungan biaya lokal melalui jalur udara yang diajukan pihak kemendag itu terhitung untuk biaya perjalanan dari Bandara Tempuling menuju Batam Pulang dan Pergi. Untuk masyarakat Inhil bagian tengah dan selatan, ini mungkin saja relatif lebih efisien tetapi tidak berlaku untuk JCH asal utara.

jika pemberangkatan harus mempergunakan jalur udara, JCH asal Kecamatan Kateman, untuk menuju Bandara artinya harus berangkat dulu ke Ibukota Kabupaten, Tembilahan dengan waktu tempuh lebih kurang 5 jam perjalanan menggunakan kendaraan speedboat. Dan biaya ini tentunya akan menjadi tanggungan pribadi dari JCH karena biaya biaya lokal yang ditanggung hanya perjalanan Tempuling menuju Batam PP. “Berbeda jika pemberangkatan JCH asal Kateman bisa langsung ke Batam. Biaya dan waktu jelas akan lebih hemat,” Pendapat Asun.

Ia meyakini, untuk JCH Inhil bagian utara jika bisa melalui jalur laut menuju embarkasi Batam, maka biaya perjalanan lokal tidak akan lebih dari Rp. 1 jt PP. jika harus melalui jalur udara, biaya lokal diprediksi mencapai diatas Rp. 3 Juta, belum lagi ditambah biaya operasioan petugas haji yang harus ditanggungrentang oleh JCH.

Hal itu menurutnya merupakan aspirasi masyarakat dari berbagai lapisan terutama masyarakat kawasan pesisir Inhi bagian Utara Sehingga sangat perlu menjadi pertimbangan. Jika hal itu terjadi, pemberangkatan Jemaah Calon Haji (JCH) menju Embarkasi Batam menggunakan dua pelabuhan, yakni pelabuhan Tembilahan dan Pelabuhan Sungai Guntung, Kecamatan Kateman.

“Keputusan itu dinilai sangat bisa meringankan beban JCH,” jelasnya

Hal itu yang belum menjadi kesepakatan sehingga Ranperda tersebut belum rampung dibahas. Meskipun dia mengakui massa pembahasanya sudah terbilang lama. Namun inilah kondisi sebenarnya. Pun begitu, pihaknya tetap akan berusaha mencarikan solusi sehingga menemukan kata sepakat.

“Terus terang kita sampaikan ini bukan merupakan keinginan kami. Tapi ini hasil publik hearing bersama lapisan masyarakat. Masyarakat yang menghendaki demikian.  kami hanya penyambung lidah mereka.” pungkasnya. (dro/*1)




Jelang Berbuka, Jalan Protokol Tembilahan Macet

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Jelang datangnya waktu berbuka puasa,  beberapa ruas jalan kota Tembilahan mengalami kemacetan, pemandangan ini terlihat mulai dari kawasan jalan M.Boya, kemudian Jalan sudirman, Jalan Telaga Biru, serta Jalan Abdul Manaf dan beberapa ruas jalan protokol lainnya. Pada umumnya kemacetan ini di sebabkan banyaknya warga dengan mengendarai kendaraan roda dua untuk membeli menu buka puasa.

“Setiap jelang buka puasa hari pertama kemarin, beberapa titik ruas jalan di kota Tembilahan mengalami kemacetan cukup parah, hal ini tentu menyulitkan para pengguna jalan, dikarenakan banyaknya warga membeli kuliner untuk berbuka,”kata Rama (20) Mahasiswa Unisi Tembilahan.

Kemacetan pada beberapa kawasan tersebut, terlihat semakin parah mulai pukul 16.00 Wib sampai menjelang waktu berbuka puasanya pukul 18.00 WIB. Meski demikian pihak   Satuan Lalu Lintas Polres Inhil di bantu dengan petugas dari Dinas Perhubungan sudah menempatkan personil untuk menertibkan alur kendaraan yang melintas.

Sementara itu Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Indragiri Hilir H.Rudiansyah mengatakan bahwa pada Ramadhan 1434 H, untuk pasar Wadai dipusatkan di sepanjang  Jalan Gajah Mada, dengan disediakan tenda yang ada.

“Kita sudah sediakan, tempat khusus dan tenda bagi pedagang yang berjualan menu jajanan selama di bulan suci Ramadhan. Untuk menjaga kebersihan kita juga sudah bekerja sama dengan petugas Dinas Pekerjaan Umum (PU),”kata H.Rudiansyah.

Kapolres Indragiri Hilir AKBP Dedi Rahman Dayan SIK.M.si melalui Paur Humas Ipda Warno Akman menyatakan untuk menghindari kemacetan beberapa personil Satlantas sudah ditempatkan pada beberapa titik rawan macet, agar jalur lalu lintas bisa lancar seperti yang diharapkan.

”Kita sudah tempatkan beberapa personil di kawasan yang biasanya terjadi kemacetan lalu lintas pada saat sore hari, terutama menjelang waktu berbuka puasa. Termasuk kawasan lainnya,”ujarnya.(dro/*e)




Srikandi Air Buka Jalur Penerbangan, Batam-TBH-PKU

Suasan ekspose Srikandi Air diruang Balai Utama Kantor Bupati Inhil, jum'at (12 juli 2013)
Suasan ekspose Srikandi Air diruang Balai Utama Kantor Bupati Inhil, jum’at (12 juli 2013)

Tembilahan (www.detikriau.org) – Setelah sempat vakum beberapa waktu, Indragiri Airport di Kecamatan Tempuling dalam waktu dekat kembali akan beroperasional. Hal ini terjadi sejalan dengan segera akan beroperasinya maskapai penerbang “Srikandi Air” dengan pesawat Foker 50 dibawah naung bendera PT Srikandi Mahardika Mandiri.

Pernyataan ini disampaikan juru bicara PT SMM, Agus dalam exposenya di hadapan pejabat Inhil bertempat di aula utama kantor Bupati Inhil, Jum’at (12/7).

Menurut Agus, pesawat Foker dengan kapasitas 50 penumpang ini nantinya akan dioperasionalkan untuk rute penerbangan Batam Tembilahan dan Pekanbaru. “jadwal keberangkatan kita rencanakan selama 6 hari. terhitung dari hari senin hingga sabtu. Untuk hari minggu pelaksanaan maintaenance.” Ujar Agus dalam exposenya.

Untuk jam pemberangkatan dijelaskan Agus, direncanakan setiap harinya, pesawat sudah bertolak dari Batam sekira pukul 08.00 Wib dan tiba di Bandara Tempuling (Indragiri Airport . red) sekira pukul 08.40 Wib. Selanjutnya penerbangan dari Tembilahan menuju bandara di pekanbaru sekira pukul 09.10 Wib dan diperkirakan sudah tiba di Pekanbaru pukul 09.50 Wib.

Kemudian pesawat kembali akan terbang dari Pekan Baru menuju Tembilahan sekira pukul 10.20 Wib, tiba di Tembilahan jam 11.00 Wib kemudian kembali berangkat dari Indragiri Airport menuju Batan sekira pukul 11.30 Wib dan tiba di batam pukul 12.10 Wib.

“Untuk besaran biaya, kita perkirakan kisaran Rp. 500 riabuan untuk sekali penerbangan. Namun yang perlu diingat, karena pesawat relative kecil, kapasitas barang bawaan setipa penumpang hanya kita batasi maksimal 10 Kg,” Sampaikan Agus.

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Indragiri Hilir, H Fahrolrozy berharapa operasional maskapi srikandi dapat terus eksis memberikan pelayanan kepada masyarakat Inhil.

“Dari awal kalau dimintakan kita memberikan subsidi untuk kuris seperti maskapai sebelumnya kami tegaskan kami tidak akan bersedia. Namun pastinya kami berkeyakinan peluang ini akan memberikan keuntungan ekonomi yang sangat menjanjikan,” Ujar Fahrolrozi.

Sebagai bahan pertimbangkan dikatakan mantan Kadisperindag Inhil ini, untuk jalur tranportasi laut menggunakan speedboat batam Tembilahan setiap hanrinya dengan biaya Rp. 470 ribuan, dari dua kendaraan air berkapasitas 150 penumpang per unitnya, selalu penuh terisi penumpang.  “Jadi kalau hanya untuk menisci 50an kursi, saya berkeyakinan tidak akan ada halangan,” Jelaskan Fajrolrozy.

Expose Srikandi Air yang awalnya direncanakan akan dihandiri secara langsung oleh Bupati Inhil, H Indra Muchlis Adnan, dikarenakan sesuatuhal diwakilkan kepada Asisten II Setdakan Inhil.

Disamping dihadiri asisten II, kegiatan ini juga dihadiri Asisten I setdakab Inhil, Djamilah, Kepala Dinas, Kantor dan Badan dilingkungan Pemerintahan Kabupaten Indragiri Hilir.




Cerdas Bagi-Bagi Kurma Untuk Masyarakat Tembilahan

beberapa sukarelawan cerdas saat membagikan qurma gratis kepada masyarkat tembilahan.
beberapa sukarelawan cerdas saat membagikan qurma gratis kepada masyarkat tembilahan.

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Selama bulan ramadhan ini sebagian masyarakat Tembilahan agaknya akan mendapatkan qurma gratis untuk santapan berbuka puasa, pasalnya, satu bulan penuh pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati tim Cerdas berbagi qurma dengan masyarakat Tembilahan.

Seperti yang terlihat dipersimpangan lampu merah jalan M.Boya sore kemaren, beberapa kaula muda cerdas menjadi relawan untuk membagi-bagikan qurma gratis kepada masyarakat.

“Ada sekitar 500 boxes qurma yang kita bagikan dan tak cukup 15 menit, qurma tersebut habis terbagi kepada masyarakat,” jelas Edo, koordinasi lapangan pembagian qurma tersebut.

Edo menjelaskan, pembagian qurma gratis kepada masyarakat Tembilahan tersebut bertujuan untuk memanfaatkan bulan ramadhan ini untuk saling berbagi. Tak hanya kepada kaum muslimin saja, pembagian tersebut juga diperuntukan bagi kaum non muslim lebih khususnya bagi kaum yang membutuhkan.

Dinilai mengandung aksi kampanye pasangan cerdas untuk kepentingan Pilkada nanti, pihaknya mengaku tidak memperdulikan hal tersebut.

“orang boleh saja menilai semaunya, yang penting niat kita tulus untuk berbagi ,” jelasnya.

sementara iu masyarakat yang mendapatkan qurma juga mengucapkan terimakasih karena mengaku pembagian qurma dirasakan cukup membantu.

” Kebetulan saya sedang pengen cari makanan buat buka puasa, eh malah dapat yang gratisan dari tim cerdas, terima kasih buat tim cerdas, sering-sering aja bagikan takjil gratis seperti ini,” ungkapnya sambil tersenyum senang.

Sementara itu Ade Ismaria Putri, Simpatisan dari tim Cerdas yang ikut membagikan takjil gratis kepada masyarakat ini mengaku iklas denga apa yang dia lakukan, apa lagi dalam bulan puasa ini menurutnya harus memperbanyak amal dan hal-hal yang bermanfaat lainnya

Pembagian ini akan dilaksanakan setiap hari selama bulan ramadhan dan akan dilaksanakan disetiap titik yang berbeda-beda setiap harinya. Jadi bagi masyarakat yang ingin qurma gratis, bisa mencari para relawan ini. siapa cepat dia dapat. (dro/*r)