Galeri Foto Pencabutan Nomor Urut Pasangan CERDAS (H Edy Syafwannur dan H Agussalim)

berita 064H Edy Sayfannur: Sejujurnya, persoalan nomor urut tidaklah ada sesuatu yang istimewa, semua nomor baik. Dengan nomor urut 2 yang tadi kami dapatkan. mudah-mudahan nomor ini akan menjadi nomor yang barokah. Karena selama ini sejarah selalu membuktikan, nomor urut 2 selalu tampil sebagai pemenang.(dro)

- (1)- (2)

Pasangan Cerdas (H Edy Syafannur dan H Agussalim) saat tiba digedung Engku Kelana untuk mengikuti proses pencabutan nomor urut
Pasangan Cerdas (H Edy Syafannur dan H Agussalim) saat tiba digedung Engku Kelana untuk mengikuti proses pencabutan nomor urut

Pasangan CERDAS didampingi Partai Pendukung dan Tim Pemenangan menjelang pelaksanaan
Pasangan CERDAS didampingi Partai Pendukung dan Tim Pemenangan menjelang pelaksanaan

Calon Bupati Inhil periode 2013-2018  pasangan CERDAS (H Edy Syafwannur dan H Agussalim)  terlihat berbincang-bincang akrab
Calon Bupati Inhil periode 2013-2018 pasangan CERDAS (H Edy Syafwannur dan H Agussalim) terlihat berbincang-bincang akrab

Ketua KPU Provinsi Riau, Tengku Edy Sabli (Baju Batik) didampingi Ketua KPUD Inhil, Joni Suhaidi dan anggota saat memimpin jalannya prosesi pencabutan nomor urut pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Inhil periode 2013-2018 bertempat di Gedung Engku Kelana Tembilahan. (rabu, 17 Juli 2013)
Ketua KPU Provinsi Riau, Tengku Edy Sabli (Baju Batik) didampingi Ketua KPUD Inhil, Joni Suhaidi dan anggota saat memimpin jalannya prosesi pencabutan nomor urut pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Inhil periode 2013-2018 bertempat di Gedung Engku Kelana Tembilahan. (rabu, 17 Juli 2013)

ke-4 pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati saat menyanyikan lagu Indonesia Raya diiringi seluruh peserta yang hadir
ke-4 pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati saat menyanyikan lagu Indonesia Raya diiringi seluruh peserta yang hadir

Pasangan CERDAS dengan tersenyum bangga memperlihatkan Nomor Urut 2 yang berhasil dipilih dan diharapkan akan menjadi nomor barokah untuk mengantarkan pasangan ini sebagai pemimpin Inhil yang akan mengantar masyarakat kepintu gerbang keberjayaan dan gemilang
Pasangan CERDAS dengan tersenyum bangga memperlihatkan Nomor Urut 2 yang berhasil dipilih dan diharapkan akan menjadi nomor barokah untuk mengantarkan pasangan ini sebagai pemimpin Inhil yang akan mengantar masyarakat kepintu gerbang keberjayaan dan gemilang

Pasangan CERDAS saat menyampaikan deklarasi damai dihadapan seluruh peserta yang hadir digedung engku kelana yang akan menjadi saksi sejarah proses pemilihan calon Bupati Inhil periode 2013-2018
Pasangan CERDAS saat menyampaikan deklarasi damai dihadapan seluruh peserta yang hadir digedung engku kelana yang akan menjadi saksi sejarah proses pemilihan calon Bupati Inhil periode 2013-2018

penandatanganan Warkah deklarasi damai yang dilakukan oleh seluruh pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Inhil periode 2013-2018
penandatanganan Warkah deklarasi damai yang dilakukan oleh seluruh pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Inhil periode 2013-2018

Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Inhil, Herwanissitas dengan bangga menunjukkan poster pasangan CERDAS dengan Nomor urut 2 usai pelaksanaan pencabutan nomor urut peserta Pemilukada Inhil 2013
Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Inhil, Herwanissitas dengan bangga menunjukkan poster pasangan CERDAS dengan Nomor urut 2 usai pelaksanaan pencabutan nomor urut peserta Pemilukada Inhil 2013




Kakek Warga Mandah ditemukan Tewas Tergantung

Gambar Ilustrasi rimanes.com
Gambar Ilustrasi rimanes.com

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Masih belum jelas penyebabnya, Sabran alias Awang (65) warga Parit Kitang Dusun Sawa Desa Igal Kecamatan Mandah. Selasa (16/7) kemaren sekira pukul 20.00 Wib, ditemukan tewas gantung diri diatas pohon kayu ara yang terletak dipekarangan rumahnya.

Korban yang sudah berusia sepuh itu akhirnya meninggal dunia akibat jeratan dibagian leher menggunakan seutas akar kayu, lalu tergantung diatas pohon. Kondisinya cukup menggenaskan. lidah korban terjulur dan bola matanya melotot.

Pertama kali, peristiwa bunuh diri yang dialami korban diketahui oleh anak kandung korban. Pada saat itu dirinya sedang pergi kesamping rumahnya dan menemukan bapaknya sudah tewas tergantung di pohon.

Melihat pemandangan itu, seketika anak korban langsung berteriak minta tolong dan memanggil saudaranya yang lain. Tidak berapa lama suasana dirumah korban menjadi gempar, sebab masyarakat yang tinggal di sekitar rumah korban ramai berdatangan. Peristiwa itu selanjutnya segera dilaporkan ke Polsek Mandah.

Berdasarkan keterangan pihak keluarga dan tetangga dekat korban, selama ini korban diketahui mengalami sedikit gangguan jiwa. Meski demikian korban tidak pernah mengganggu warga yang ada disekitar rumahnya.

Kapolres Indragiri Hilir AKBP Dedi Rahman Dayan SIK.M.si melalui Kapolsek Mandah AKP Asmar mengatakan begitu mendapat informasi dari masyarakat, Dirinya bersama beberapa anggota serta dibantu dengan petugas Medis dari Puskesmas Mandah langsung menuju ke TKP.

di TKP, kondisi korban sudah diturunkan dari atas pohon oleh pihak keluarga dibantu dengan warga lainnya. Namun korban sudah meninggal dunia.

“Dari hasil visum yang sudah dilaksanakan petugas medis, korban meninggal akibat bunuh diri. Sebab pada diri tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan,”jelas AKP.Asmar.(dro/*e)




Polisi Masih Dalami Kasus Dugaan Perampokan Hj Aminah

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Hingga saat ini Polisi masih terus melakukan pengembangan terhadap kasus dugaan perampokan yang menimpa Hj Aminah (63) janda beranak satu warga Jalan Trimas Jaya, pada Ahad (14/7) sekitar pukul 10.00 WIB.

Sejauh ini petugas telah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa orang saksi yang diduga kuat mengetahui peristiwa tersebut. Termasuk keluarga dan para tetangga sekitar rumah korban. “Ya masih dalam penyelidikan. Nanti kalau ada perkebangan akan kami kabari,”ungkap Kapolres Inhil, AKBP Dedi Ramhan Dayan, melalui KBO Polres Inhil, Iptu Faisal, kemaren.

Sebagaimana pemberitaan sebelumnya, Korban diketahui tergelek dengan kondisi berlumuran darah di ruang tamu rumahnya oleh salah seorang calon pembeli. Saat itu teriakan saksi mengundang kehadiran tetangga sekitar. Kemudian warga memberitahukan kejadian tersebut kepada petugas kepolisan terdekat. Dan korban langsung dilarikan ke RS Indragiri Tembilahan.

Menurut cerita anak korban Habibah, ibunya hidup bersama seorang cucu. Namun saat kejadian cucu korban sedang berada diluar rumah. Korban yang keseharinya berjualan barang harian itu dikenal ramah suka bergaul dengan tetangga sekitar.(dro/*1)




Pengurangan Kuota, 64 JCH Inhil Ditunda Berangkat

jamaah hajiTEMBILAHAN (www.detikriau.org)  – 64 orang Jemaah Calon Haji asal Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dipastikan ditunda keberangkatanya pada musim haji tahun 2013. Hal ini diketahui dari hasil pengurangan 20 persen kuota haji Riau.

Dari 651 JCH Inhil, hanya 587 JCH yang masuk dalam alokasi porsi haji tahun 2013. 64 JCH yang pemberangkatannya ditunda akan diprioritaskan untuk pemberangkatan pada musim haji 2014 mendatang.

“64 JCH ini mendapatkan prioritas berangkat pada tahun haji mendatang,” jelas Kepala Seksi (Kasi) Haji dan Umrah Kantor Kementrian Agama (Kemanag) Inhil,Harun, kemaren di Tembilahan.

CJH yang ditunda Sesuai dengan Juknis yang di terima bahwa pengurangan kuota jemaah haji berdasarkan urutan nomor haji porsi tinggi. “pertimbangan lain adalah status haji. Terutama yang sudah pernah menjalankan haji pada tahun sebelumnya. Pemerintah hanya memprioritaskan mereka yang belum pernah haji,” ungkap Harun lagi. Sambil mengatakan bahwa pengurangan tersebut segera diberitahukan kepada para jemaah yang keberangkatannya ditunda.

Diharapkan JCH tidak terkejut dan memakluminya. Karena pengurangan kuota ini memang berlaku secara nasional. Sehingga aturan itu harus dipatuhi dan harap dimaklumi oleh semua pihak termasuk JCH itu sendiri. “Kami berharap CJH yang ditunda keberangakatannya pada tahun ini dapat bersabar, tahun depan Insya Allah diproritaskan,”pungkasnya.(dro/*1)




4 Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Inhil Cabut Nomor Urut

Ke empat pasangan menunjukan masing masing nomor urut yang didapatkan pada saat pelaksanaan pencabutan dan penetapan nomor urut Pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Inhil Periode 2013-2018 di gedung Engku Kelana(www.detikriau.org) – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) kabupaten Indragiri Hilir mengadakan Rapat Pleno Terbuka pencabutan nomor urut pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Inhil periode 2013-2108. Prosesi pencabutan nomor urut, ditutup dengan penyampaian deklarasi damai oleh masing-masing pasangan. Rabu (17/7).

Rapat pleno KPUD Inhil yang dilaksanakan bertempat di Gedung Engku Kelana, Jalan Baharuddin Jusuf Tembilahan ini, hasil pencabutan nomor urut, pasangan Warohman (HM Wardan dan H Rosman Malomo) mendapatkan Nomor Urut 1. Pasangan Cerdas (H Edy Syafannur dan H Agussalim) Nomor Urut 2. Pasangan Sumbawa (H Samsuddin Uti dan H Muslimin) Nomor Urut 3 serta Pasangan Dinamis (H Zainal Abidin dan H Said Ismail) Nomor Urut 4.

Dalam Warkah kesepakatan yang sedianya pelaksanaan pembacaan akan dipimpin oleh perwakilan salah satu calon yang mendapatkan nomor urut 1 dan diikuti oleh pasangan lainnya terpaksa batal dilakukan dikarenakan pola ini dianggap tidak memiliki rasa keadilan.

keempat pasangan  berfose dengan saling berjabat tangan usai pembacaan deklarasi damai
keempat pasangan berfose dengan saling berjabat tangan usai pembacaan deklarasi damai

Pembacaan Warkah Kesepakatan akhirnya dilakukan oleh masing-masing pasangan secara langsung dihadapan seluruh peserta yang hadir secara bergantian sesuai nomor urut yang sudah didapatkan.

Ketua KPU Provinsi Riau, Tengku Edy Sabli yang ikut hadir secara langsung dalam prosesi pencabutan nomor urut ini menyatakan bahwa secara administrasi, ke empat pasangan ini sudah layak untuk menjadi Bupati dan Wakil Bupati tinggal nantinya perolehan suara yang akan menjadi penentu. Terkait dengan nomor urut, ia berharap dibulan ramadan ini persoalan nomor urut tidak ada soal mistik. Menurutnya nomor urut semuanya adalah sama baiknya.

“Dalam kesempatan ini saya juga mengucapkan selamat untuk KPU Kabupaten Inhil karena sejauh ini telah berhasil melaksanakan proses pemilihan hingga ketahapan yang cukup penting di hari ini dan semoga juga nantinya sukses hingga selesainya proses Pilkada. Juga kepada pasangan masing-masing calon saya mengucapkan selamat. Semua ini tentunya berkah dari Allah karena tidak semua orang akan mendapatkan kesempatan maju sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati,” Pesan Tengku Edy Sabli dalam penyampaian kata sambutannya.

Pelaksanaan pencabutan nomor urut calon Bupati dan Wakil Bupati Inhil ini disamping dihadiri oleh Ketua KPU Provinsi Riau, Tengku Edy Sabli, Ketua KPUD Inhil, Joni Suhaidi dan Seluruh Anggota, kegiatan juga tampak dihadiri oleh perwakilan KPUD Kota Pekanbaru dan Kabupaten Indragiri Hulu, Unsur Muspida, Beberapa pejabat dilingkungan Pemerintahan Kabupaten Indragiri Hilir, serta Tim sukses masing-masing pasangan.

Meski sepanjang acara diwarnai dengan berbagai teriakan yel-yel penyemangat dari masing-masing pendukung pasangan calon, kegiatan dinilai berjalan dengan tertib dan sukses. (dro)




Pemkab Inhil Rencanakan Usulkan Pengukuran Tata Batas Wilyah Perusahaan Kehutanan

PT.BDL (8)TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) berencana mengusulkan pengukuran tata batas wilayah perusahaan yang bergerak dibidang kehutanan dengan lahan milik masyarakat yang bermukim disekitar perusahaan kepada pemerintah pusat. Maka itu hal tersebut dipadang sangat perlu.

Langkah itu dalam rangka mengantisipasi terjadi konflik sosial antara perusaah kehutanan dengan masyarakat.”Kita akan coba usulkan pada pengunaan Anggaran Perubahan. Namun kalau tidak terkejar juga, akan kita usulkan lagi pada anggaran murni tahun 2014 mendatang,”ungkap Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Inhil HM Thaher, kemarin.

Kenapa sejak beberapa tahun belakangan ini Dishut Inhil belum melakukan pengukuran tata batas wilayah perusahaan kehutanan dengan masyarakat. Itu diakui Thaher, karena kewenangan untuk melakukan itu berada pada pemerintah pusat. Sedangkan kabupaten tidak memiliki kewenangan sama sekali.

Dishut mengusulkan pengukuran tata batas adalah karena cakupan wilayah Inhil yang terbilang luas. Dengan demikian Thaher optimis jika hal itu sudah berjalan, konflik-konflik horizontal dan pertikal yang selama ini kerap terjadi kedepan tak akan terjadi lagi

“Karena, dalam aturan mainya tentu akan dijelaskan serinci mungkin, baik mengenai hak maupun kewajiban kedua belah pihak,” katanya.

Di Kabupaten Inhil, saat ini cukup banyak terdapat perusahaan-perusahaan yang bergerak dibidang kehutanan. Rata-rata dari sejumlah perusahaan yang ada, kerab terjadi konflik, baik mengenai batas wilayah hingga dugaan terjadinya penyerobotan lahan milik masyarakat oleh pihak perusahaan.

“Selama inikan kita tidak dapat mengetahui secara pasti. Apakah lahan itu benar-benar milik masyarakat, atau memang masuk kedalam izin perusahaan,” terang mantan Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Inhil ini.

Thaher berharap, apa yang sudah ia rencanakan mendapat dukungan dari semua pihak. Pasalnya, program pengukuran tata batas wilayah sebagai salah satu upaya kongkrit dalam menyelesaikan sengketa wilayah kehutanan di Kabupaten Inhil kedepanya.(dro/*1)