4 Tim Sukses Pasangan Calon Bupati Inhil Ucapkan Ikrar Damai

harian vokal 016Tembilahan (www.detikriau.org) – Guna menciptakan suasana yang kondusif dan mencegah timbulnya gangguan kamtibmas dalam pelaksanaan Pemilukada September 2013 mendatang. Tim sukses pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Inhil periode 2013-2018 menyatakan Ikrar Kebersamaan dan Kedamaian.

Pembacaan ikrar oleh perwakilan 4 pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati ini dilaksanakan di Aula Kantor Mapolres Inhil disaksikan secara langsung oleh Kapores Inhil, AKBP Dedi Rahman Dayan, SIK.,M.Si, Ketua KPUD Inhil, Joni Suhaidi dan Ketua Panwaslu, Nelly Weny Susanty

harian vokal 015Dalam amarannya, Kapolres menyatakan bahwa sebagai pimpinan aparat keamanan, sudah menjadi tugasnya untuk mengurangi dan menjaga situasi aman dan tertib terutama dalam pelaksanaan pemilukada yang tidak lama lagi. “Untuk mencapai tujuan itu, diperlukan peran dari semua pihak terutama dari peserta Pemilukada termasuk unsur tim sukses dan tim kampanye seluruh pasangan calon.’Kata Kapolres

Deklarasi sebelumnya yang dilakukan, ditambahkan Kapolres, baru sebatas deklarasi antar pasangan calon peserta pemilu. Namun gangguan kamtibmas justru lebih rentan timbul dibasis pendukung pasangan calon. Oleh karenanya dirasakan perlu untuk melakukan ikrar damai bersama oleh tim sukses dan tim kampanye agar seluruh proses pemilukada dapat berjalan dengan tertib dan aman.

“Kita sangat berharap deklarasi ini tidak hanya dijadikan sebatas simbol tetapi harus mampu diaplikasikan dilapangan dengan didasari nilai persaudaraan yang selama ini sudah terjalin mesra khususnya di Kabupaten Indragiri Hilir,”harap Kapores.

Pembacaan ikrar damai dan kebersamaan ini diikuti oleh tik sukses dan tim kampanye pasangan Warohmah (H Muhammad Wardan dan H Rosman Malomo), pasangan CERDAS (H Edy Syafwannur dan H Agussalim), pasangan Sumbawa (H Syamsuddin Uti dan H Muslimin) dan pasangan Dinamis (H Zainal Abidin dan H Said Ismail). (dro)




KPSI Bagikan Takjil di Kelurahan Sungai Beringin

foto: Whay Andesi
foto: Whay Andesi

Tembilahan (www.detikriau.org) — Setelah beberapa waktu  lalu menggelar acara bukak bersama (Buber) On the Road di sepanjang Jalan Jendral Soedirman, Minggu sore, 04 Agustus 2013 Komunitas Pecinta Sedekah Inhil kembali menggelar acara yanga sama di sepanjang Jalan Sei. Beringin berbagi takjil untuk buka puasa.

foto: Whay Andesi
foto: Whay Andesi

foto: Whay Andesi
foto: Whay Andesi

Takjil tersebut diberikan kepada warga kelurahan Sei. Beringin, pengguna jalan serta Jamaah Surau Al – Mustafha Gang Madrasah Kelurahan Sei. Beringin Tembilahan, yang pada saat yang bersamaan mengadakan acara Khatam Al – Qur’an. Team KPSI juga berkesempatan Buka bersama Jamaah surau tersebut serta anak – anak didik Happy School asuhan KPSI itu sendiri.

Setelah melaksanakan shalat maghrib berjamaah, team KPSI juga memberikan santunan kepada anak yatim sebanyak 15 orang dan kepada 35 orang anak didik KPSI.(rls)




H-6 Aktifitas Pelabuhan Tembilahan Mulai Meningkat

puluhan pemudik mulai berdatangan di pelabuhan Tembilahan jum'at 2 agustus
puluhan pemudik mulai berdatangan di pelabuhan Tembilahan jum’at 2 agustus

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Memasuki H-6 lebaran Idul Fitri 1434 tahun ini, Aktifitas Pelabuhan Tembilahan mulai mengalami peningkatan. Aktifitas ini diperkirakan akan terus bertambah hingga puncak arus mudik H-1 (7/8) mendatang.

Jum’at (2/8), ratusan penumpang dari Batam dan Tanjung Balai Karimun sudah terlihat berdatangan mengisi aktifitas arus mudik pelabuhan tersebut.

“Sesuai laporan koordinasi kita, hari ini ada Dua armada yang akan mengangkut penumpang dari Batam dan Tanjung Balai Karimun menuju Tembilahan,” Jelas Rahmad salah seorang Petugas KPLP Tembilahan, yang ditanyai saat bertugas.

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang di hari-hari awal arus mudik ini, puluhan petugas KPLP Tembilahan dibantu dengan aparat kepolisian air Sektor Pelabuhan Resort Inhil, telah terlihat melakukan penjagaan dikawasan pelabuhan.(dro/*r)




Lagi, Bea Cukai Tembilahan Amankan 974 HP BB Tak Bertuan

M Arfah
M Arfah

Tembilahan (www.detikriau.org) – Bea dan Cukai Tembilahan kembali mengamankan sebanyak 974 Unit Handphone Blackberry berbagai type. Diduga barang haram yang lagi-lagi tidak diketahui siapa pemiliknya ini dipasok dari kawasan bebas Batam.

Berdasarkan penjelasan PLH Kepala Kantor, Adhi Suryana yang saat itu tampak didampingi kepala seksi kepatuhan internal dan penyuluhan, Agustinus Rahmad Subagyo serta Kepala Seksi penindakan dan Penyidikan, M. Arfah, penindakan ini merupakan hasil operasi khusus menjelang hari raya Idul Fitri yang dilakukan KPPBC Tipe Madya Pabean C Tembilahan dalam rangka lebih meningkatakan pengawasan masuknya barang-barang dari luar daerah pabean maupun kawasan bebas Batam.” Kegiatan ini digelar atas  pertimbangan permitaan berbagai kebutuhan barang yang relatif mengalami peningkatan  menjelang hari raya Idul Fitri,” Ujarnya.

harian vokal 002Menurut M Arfah, kronologis penangkapan bermula dari pengintaian yang dilakukan tim operasi khusus terhadap aktivitas kapal-kapal yang masuk dalam ilayah perairan Inhil. dari hasil pengintaian didapati adanya beberapa paket barang mencurigakan.

“Rabu 31 juli 2013 sekira pukul 17.00 Wib, kita lakukan melakukan penindakan barang-barang tersebut disebuah travel yang akan bergerak menuju Provinsi Sumatra Barat. Jumlahnya sebanyak 974 pcs beserta accesoris yang dikemas dalam kotak karton,” Terang M Arfah

Dari hasil pemeriksaan sementara ditambahkan M Arfah, diduga barang-barang ini berasal dari kawasan bebas Batam yang tidak dilengkapi dokumen kepabean yang rencananya akan diedarkan dikawasan pulau Sumatra.

Ratusan Handphone BB yang ditaksir bernilai Rp 3 Milyaran tersebut kini diamankan di Kantor KPPBC Tembilahan. Kerugian Negara yang timbul diperkirakan sebesar Rp 900 juta serta rusaknya tata niaga perdagangan komunikasi yang tidak memiliki izin postel.

Ketentuan yang dilanggar adalah UU no 10 tahun 1995 sebagaimana yang telah dirubah dengan UU no 17 tahun 2006 tentang kepabean serta Peraturan Pemerintah No 10 tahun 2012 tentang perlakuan kepabean, peprpajakan dan cukai serta tata laksana pemasukan dan pengeluaran barang dari wilayah kawasan yang sudah ditetapkan sebagai kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas.

“Namun untuk penangkapan ini kita juga belum berhasil mengetahui siapa pemilik barangnya,” Pungkas Arfah.

Kepala KPPBC Tipe Madya pabean C Tembilahan, Zaky Firmansyah ketika dikomfirmasi melalui sambungan telepon selularnya menghimbau agar masyarakat tidak mengambil kesempatan menjelang perayaan Idul Fitri.” Kesempatan itu seperti memasukkan barang larangan dan pembatasan tanpa dilindungi dokumen kepabean.” Ingatkan Zaky sambil mengatakan pihaknya akan terus meningkatkan pengawasan serta melakukan pengembangan informasi intelijen secara terus menerus. (dro)




Polisi Terima Penitipan Kendaraan Bermotor Warga Yang Ingin Mudik Lebaran

Kapolres Inhil, AKBP Dedi Rahman Dayan SIK., M.Si. Foto: Lucky Humas Pemkab Inhil
Kapolres Inhil, AKBP Dedi Rahman Dayan SIK., M.Si. Foto: Lucky Humas Pemkab Inhil

Tembilahan (www.detikriau.org) – Pihak Kepolisian mempersilahkan kepada masyarakat untuk menitipkan kedaraannya selama bermudik lebaran Idul Fitri mendatang. Hal ini dimaksudkan untuk mengantisipasi timbulnya berbagai hal yang tidak diinginkan jika kendaraan dimaksud ditinggal dikediaman tanpa penjagaan.

Dijelaskan Kapolres Inhil, AKBP Dedi Rahman Dayan, Sik.,M.Si, masyarakat bisa menitipkan kendaraan dikantor polisi terdekat, seperti Kantor Polsek termasuk Polres. Layanan tanpa dipungut biaya ini adalah bentuk pengabdian kepolisian untuk lebih memberikan rasa keamanan bagi masyarakat dalam berlebaran bersama keluarga.

“tidak ada syarat apa-apa. Cukup registerkan kepada petugas kita. Kalau percaya silahkan kuncinya juga dititip sama petugas tetapi kalaupun tidak juga tidak apa-apa. Yang jelas, kita jamin kendaraan akan lebih aman.” Promosi Kapolres, Kamis (1/8/2012).

Setakad ini, dikatakan Kapolres, Pihak kepolisian baru memberikan layanan penitipan kendaraan. Untuk barang-barang berharga lainnya seperti emas dan surat berharga belum dilakukan karena kepolisian belum memiliki sarana yang memadai.

Dalam kesempatan ini, Kapolres juga menyampaikan ucapan terimakasih atas jalinan kemitraan kepolisian dengan Pers. Tanpa adanya pemberitaan, apapun informasi yang ingin disampaikan kepada masyarakat akan sulit untuk dilakukan. Sehubungan dengan perayaan Idul Fitri yang tidak lama lagi, Kapolres juga memintakan rekan-rekan wartawan untuk menyempatkan memberitakan himbauan agar masyarakat dapat bersama-sama menjaga kamtibmas.

“Setiap tahun kebiasaan mudik masyarakat selalu menimbulkan dampak baik kepada manusia maupun materil. Dengan bersama-sama menjaga kamtibmas diharapkan kita akan dapat meminimalisir dampak yang mungkin terjadi,” Harap Kapolres.

Diakhir pembicaraan, Kapolres juga menghimbau agar masyarakat tetap menjaga keamanan terutama dalam perjalanan mudik. Patuhi aturan berlalu lintas, lengkapi surat-surat kendaraan, gunakan helm serta tidak memuat beban kendaraan diluar batas ketentuan. “Saya mewakili seluruh jajaran Polres Inhil mengucapkan Selamat Idul Fitri 1434 H. semoga Idul Fitri kali ini kita mendapatkan barokah,” Pungkas Kapolres.(dro)




DPRD Tolak Setujui Ranperda Penyelenggaraan Ibdah Haji dan Biaya Tranportasi Haji 2013

Tembilahan (www.detikriau.org) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabuaten Indragiri Hilir (Kab Inhil) menolak untuk mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Penyelenggaraan Ibadah haji dan Biaya Tranportasi Haji 2013.

Pernyataan ini disampaikan oleh Ketua Pansus II DPRD inhil, M Arfah dalam rapat paripurna ke 5 DPRD Inhil dalam rangka penyampaian hasil pembahasan panitia khusus terhadap 4 Ranperda, selasa (30/7) kemaren.

“Hanya 3 dari 4 Ranperda yang dibahas bisa kita setujui. Sementara ranperda Penyelenggaraan Ibadah haji dan Biaya Tranportasi Haji 2013 tidak kita setujui karena masih belum adanya kesamaan pandangan atas berbagai perbedaan yang ada,” Jelas M Arfah.

Ketiga Ranperda yang disetujui tersebut ditambahkannya adalah, Retribusi Penggantian Biaya Cetak Kartu Tanda Penduduk dan Akta Catatan Sipil. Kemudian Ranperda penyertaan modal pemerintah daerah kepada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Indragiri serta Ranperda tentang perubahan kedua atas Perda no 31 tahun 2008 tentang organisasi dan tata kerja lembaga teknis daerah.

Tidak disetujuinya Ranperda Penyelengaraan Ibdah Haji dan Biaya Tranportasi Lokal Haji oleh DPRD ini dikatakan Asisten I Setdakab Inhil, Darussalam bukan berarti akan mengganggu jalannya pelaksanaan ibadah haji. Pemerintah menghargai adanya perbedaan pandangan ini dan tentunya akan dievaluasi kembali untuk penyelengaraan ibdah haji ditahun mendatang.

“Selama ini pemerintah pastinya berupaya untuk menjamin penyelengaraan ibadah haji dan penetapan besaran biaya tranportasi lokal haji dengan mempertimbangkan efisiensi, kualitas pelayanan,kpeastian pelayanan, keselamatan serta kemanan ibadah haji. Dengan perbedaan ini, kita akan evaluasi kembali untuk pelaksanaan ibadah haji tahun mendatang,” Kata Darussalam.(dro)