Sekda : Isi Kemerdekaaan Dengan Perbuatan Positif

Sekda, H Alimuddin RM (tengah) bersama, Dandim 0314 Inhil, Letkol Inf FP Tarigan dan Ketua DPRD Inhil, H Raus Walid saat mengikuti upacara 17 agustus dilapangan Gadjah Mada TembilahanTembilahan (www.detikriau.org) – Sekretaris Daerah (Sekda) kabupaten Indragiri Hilir (Kab Inhil) meminta kepada seluruh warga untuk dapat mengisi kemerdekaan dengan tindakan-tindakan positif sesuai dengan bidang pekerjaan yang ditekuni masing-masing.

Dibulan peringatan perayaan atas syukuran bebasnya Bangsa Indonesia dari belenggu penjajah yang dirayakan setiap tahunnya ini hendaknya  dapat menjadi moment untuk kembali melakukan evaluasi dan intropeksi atas segala apa yang telah diperbuat selama jangka waktu tahun sebelumnya. Jika dinilai masih terdapat berbagai kekurangan, kedepannya kiranya dapat dilakukan berbagai perbaikan.

“Upaya perbaikan secara individu ini tentunya sesuai dengan profesi masing-masing, baik kalangan PNS, Pelajar, kaum pekerja, masyarakat dan berbagai profesi lainnya. Semua ini tentunya menjadi wujud syukur kita atas rahmat kemerdekaan yang selama 68 tahun terus kita peringati,” Pesan Sekda baru-baru ini

Moment perayaan kemerdekaan RI ini juga menurut Sekda tentunya menjadi moment yang paling tepat untuk kembali mengenang jasa-jasa para pahlawan Negara. Semangat para pejuang yang rela mengorbankan harta bahkan nyawa untuk menebus kebebasan yang hari ini dinikmati Bangsa ini patutlah diberikan penghargaan yang tinggi dalam bentuk memberikan pengabdian terbaik demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat, Bangsa dan Negara.

“68 tahun kemerdekaan RI, kini Kabupaten Inhil terus berbenah. Berbagai pembangunan telah kita perbuat dalam rangka mencapai kesejahteraan masyarakat. Berbagai pengabdian terbaik sudah dipersembahkan warga daerah ini. Namun sekali lagi, tentunya tidaklah semua bisa sempurna. Masih banyak kelemahan-kelemahan yang harus kita benahi dengan penuh semangat dan pantang menyerah.” Pungkas Sekda. (dro)




Rayakan HUT RI Ke 68 dan HUT Ke 56 Prov Riau, Pelajar Inhil Ikuti Lomba Permainan Rakyat

Tembilahan (www.detikriau.org) — Sempena dengan semarak perayaan hut kemerdekaan ri ke 68 dan hut riau ke 56, kalangan pelajar inhil turut memeriahkan dengan mengikuti perlombaan permainan rakyat. Perlombaan yang dilaksankan di halaman gedung tasik gemilang, jalan Baharuddin Jusuf tembilahan ini diikuti oleh kalangan pelajar di inhil.

Ratusan pelajar ini merupakan utusan dari pelajar setingkat sd, smp dan sma dari kecamatan tembilahan dan tembilahan hulu. Tampak dengan semangat generasi penerus bangsa ini mengikuti setiap perlombaan permainan rakyat yang di gelar oleh pihak panitia hut ri dan hut riau pemkab inhil.

Perlombaan yang di ikuti kalangan pelajar tersebut diantaranya berupa  pacu gigit sendok kelereng, pacu goni dan lomba joget. Usman, ketua bidang perlombaan permainan rakyat mengatakan perlombaan permaianan rakyat yang diikuti kalangan pelajar tersebut dalam rangka menyemarakkan peringatan hut kemerdekaan ri ke 68 dan hut provinsi riau ke 56.

“Berbagai perlombaan permainan rakyat ini tentunya dalam rangka ikut memeriahkan syukuran perayaan HUT RI Ke 68 dan HUT Riau Ke 56. Nantinya, masing-masing pemenang tentunya akan diberikan hadiah termasuk uang pembinaan,” Ujar Usman

Sementara itu, Said Imbiyari salah seorang guru smp di tembilahan mengatakan bahwa perlombaan permainan rakyat yang di gelar tersebut sangat memberi semangat dan motivasi kepada anak-anak khususnya kalangan pelajar. “Kita berharap  kegiatan perlombaan seperti ini khususnya pemainan-permaian rakyat tidak pernah lekang dan hilang di telan waktu.” Harapnya.

Pantauan, kemeriahan suasana perlombaan permainan rakyat yang di ikuti kalangan

pelajar inhil tersebut tampak bertambah heboh dan ceria ketika kalangan pelajar sd, smp dan sma beserta guru dan panitia melakukan lomba joget bersama ala caesar dan lomba joget ala goyang bang jali dan bang toyib.(dro/*z)




Pemberian Izin PT KMK dinilai Dewan Tindakan Penzaliman Bagi Masyarakat

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Komisi II DPRD Inhil kembali memberikan pernyataan pedas terhadap pemerintah Kabupaten Inhil terkait izin yang diberikan kepada keberadaan perusahaan PT Krisna Mustika Kencana yang melakukan eksploitasi terhadap lahan masyarakat. Pemerintah Daerah Melalui intansi yang mengeluarkan izin perusahaan tersebut tanpa mengkaji lebih jauh dampaknya, dinilai telah melakukan penzaliman kepada  masyarakat.

Seperti yang disampaikan salah seorang anggota Komisi II DPRD Inhil, Irwandi. Pihaknya menilai dengan dikeluarkannya izin perusahaan tanpa kesepakatan masyarakat sebagai pemilik lahan sah sama saja dengan mencuri hak penuh masyarakat terhadap lahan tersebut.

“Semua ini harus dipertanggung jawabkan oleh Pemerintah, pemerintah dalam hal ini badan perizinan sama saja telah melakukan penzaliman kepada masyarakat pemilik lahan yang memiliki hak penuh terhadap lahan tersebut,” ungkap Irwandi yang ditemui di ruangan kerjanya kemaren.

Irwandi juga mengecam sikap intimidasi aparat kepemeritahan setempat seperti Camat dan Kepala Desa yang diduga melakuan intimidasi kepada masyarakat pemilik lahan. Menurutnya sebagai pengayom masyarakat perdesaan pemerintah setempat harusnya dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

“ Jika pemerintah yang seharusnya melindungi masyarakat dari berbagai bentuk penindasan tidak lagi memerhatikan hak-hak masyarakat, dimana sikap kepamongan perintah itu sendiri,” Sebutnya.

Irwandi menjelaskan, pola bagi hasil yang ditawarkan pihak perusahaan nantinya akan menjeba masyarakat dan membuat masyarakat semakin terpojok dilahan mereka sendiri.

“Jika ini dibiarkan, maka kita lihat saja beberapa tahun kedepan, masyarakat akan menjadi gelandangan atau bahkan terusir dari tanah mereka sendiri,” sebutnya.

Untuk itu dia dan anggota komisi II lainya bertekad akan terus mengawal jalannya penanganan permasalahan tersebut, pihaknya berharap tidak ada lagi kerugian yang harus dirasakan masyarakat apa lagi harus sampai kehilangan lahan mereka yang telah dimiliki secara turun temurun.(dro/*r)




Karya Tangan Warga Binaan Lapas Tembilahan Diminati Hingga Jakarta

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Meski hingga kini masi membutuhkan bantuan Pemerintah Daerah untuk memasarkan produk, hasil karya tangan warga Binaan LapasTembilahan, ternyata diminati oleh investor pulau jawa. Meski belum seratus persen tersalurkan, namun beberapa konsumen di Jakarta diakui telah memesanbeberapa hasil karya warga binaan tersebut.

Seperti yang diakui oleh Kalapas Tembilahan, Tommy. Menurutnya, hingga saat ini karya warga binaan lapas Tembilahan telah mampu bersaing dengan produk yang beredar dipasaran, hanya saja pemasaran yang kurang optimal dan bahan baku yang sulitdidapatkan masi menjadi kendala yang harus dibantu pemerintah Kabupaten Inhil.

“Sudah ada, seperti miniature kapal lancang kuning, itu sudah ada yang pesan dijakarta, dan tak hanya ada karya yang lainya,” jelas Tommy belum lama ini.

Tak hanya bentuk karya, lapas Tembilahan juga dilatih untuk memiliki keahlian dalam hal mendekorasi ruangan dengan menggunakan bahan gibsum, keterampilan tersebut juga sudah terbukti di ruangan Kalapas yang beberapa bulan yang lalu menjadi ruangan peraga untuk keahlian tersebut.

“Lihat saja ruangan ini, ini mereka yg mendesain sendiri, kita yang arahkan mereka yang mengerjakan,” jelasnya.

Kondisi diharapkan dapat menjadi peluang bagi penyaluran hasil karya dan keterampilan para napi sendiri. Dengan menjalankan fungsi sebagai tempat pembinaan, Lapas juga berharap, warga binaan dapat menjadi orang yang berhguna kelak keluar dari lapas.

“Lapas tidak hanya butuh suppor anggaran, tetapi juga butuh yang namanya support kebijakan atau solusi. Seperti hasil karya ini, ini akan sangat berpengaruh bagi mental para napi ahgar nanti bias berubah menjadi masyarakat yang lebih baik,” jelasnya.(dro/r)




Korban Dugaan Pencabulan Oknum Polisi Juga lapor Ke Badan Perlindungan Anak

SAMSUNG CAMERA PICTURESTembilahan (www.detikriau.org) –DW (16)  didampingi orang tuanya, Feriandi Bin Munti (37) juga melaporkan perlakuan tidak senonoh yang dilakukan Sw  terhadap dirinya kepada Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Kabupaten Indragiri Hilir. Kamis (22/8)

Kedatangan korban sekira pukul 14.00 Wib diterima oleh kepala BP3AKB, R Rida Indaryanti melalui sekretaris pusat pelayanan terpadu pemberdayaan perempuan dan anak (P2TP2A) BP3AKB, Heriati didampingi salah seorang staff, Nety.

Dalam kesempatan itu, orang tua korban menceritakan seluruh kisah yang dialami oleh putrinya. Ia berharap agar Badan yang menjadi pelindung anak ini dapat memberikan bantuan bagi putrinya sesuai tugas dan fungsinya.

Sekretaris P2TP2A, Heriati yang juga menjabat sebagai Kabid Perlindungan Anak dan perempuan BP3AKB Inhil usai pertemuan mengatakan membenarkan bahwa laporan dari korban sudah mereka terima. Sesuai fungsinya, BP3AKB dikatakannya akan memberikan bantuan dengan mendampingi korban sampai persidangan dipengadilan, penganan di Rumah Sakit serta selalu melakukan konseling terhadap korban.

“Terus terang kasus seperti ini tentunya akan menimbulkan luka dihati siapapun. Kami pastinya akan memberikan bantuan maksimal, dan yang paling terpenting, kita tentunya meminta agar kasus ini ditangani secara serius oleh pihak kepolisian, tidak ditutup-tutupi serta berikan sanksi hukum seberat-beratnya sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” Kata Heriati.

Tindakan tidak bermoral kepada anak-anak dengan perlakuan bejat seperti ini pastinya akan menimbulkan gores luka yang tidak mungkin terhapus sampai kapanpun. Trauma mendalam akan sangat berpengaruh dalam kejiwaan korban. Oleh karenanya, agar kasus-kasus seperti ini tidak terus berulang sangatlah wajar untuk memberikan sanksi terberat kepada pelaku.

Diakhir pembicaraan, Heriati memberikan himbauan khusus kepada anak-anak agar tidak mudah terbuai bujuk rayu orang yang tidak dikenal dan peran orang tua untuk melakukan pengawasan terhadap anak-anaknya tentunya tidak kalah penting.

“Artinya perlu adanya kerjasama dari semua pihak untuk mencegah kejadian ini kembali berulang. Keluarga, masyarakat termasuk aparatur hukum dengan pemberian sanksi yang dapat memberikan efek jera,” Pungkas Heriati.(dro)




Bantu Korban Kebakaran Simpang Gaung, Korpri Inhil Buka Posko Peduli

Sekretaris Korpri Inhil, Erwin saat memeriksa barang bantuan yang sudah diterima pihaknya
Sekretaris Korpri Inhil, Erwin saat memeriksa barang bantuan yang sudah diterima pihaknya

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Korp Pegawai Negeri Republik Indonesia (Korpri) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) membuka posko Korpri peduli. Kegiatan ini dilaksanakan guna mengajak segenap anggota Korpri Inhil turut membantuan meringankan beban warga  yang terkena musibah kebakaran di Desa Simpang Gaung, Kecamatan Gaung belum lama ini.

Penggalangan bantuan yang dijalankan   dari tanggal 19 – 23 Agustus 2013 itu, selain PNS dilingkungan Pemkab Inhil, Korpri juga mengajak seluruh instansi vertikal, BUMD dan BUMN untuk ikut berpartisipasi.

Sekretaris Korpri Inhil, H Erwin menyampaikan bagi semua pihak yang ingin memberikan bantuan melalui Korpri bisa langsung mengatarkan ke Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) inhil, Jalan Swarna Bumi. Menurut Erwin, jika penderitaan warga lain diperhatikan bersama-sama maka penderitaan itu tidak akan terasa berat.

“Mari bersama-sama kita himpun berbagai bantuan baik berupa barang maupun uang untuk saudara kita yang terkena musibah kebakaran di Desa Simpang Gaung,” ajak Erwin. Dengan bantuan yang diberikan, setidaknya bisa membantu para korban dalam memenuhi kebutuhan hidup pasca musibah itu terjadi.

Selain uang, dan pakaian sekolah dan pakai layak pakai bagi korban, Korpri juga membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin memberikan bantuan dalam bentuk apapun. Terlebih jika bantuan itu sangat dibutuhkan korban.

“Tidak menutup kemungkinan, kalau ada bantuan lain yang ingin diberikan. Dengan senang hati kami menerimanya. Kalau semuanya sudah terkumpul sesuai tanggal yang ditepakan, bantuan itu akan langsung kami serahkan,” jelas Erwin.(dro/*1)