Hasil Pleno KPU Riau, AMAN Vs Herman Bertarung 30 Oktober

KPU Riau menuntaskan pleno rekapitulasi suara Pilgubri. Hasilnya, digelar Pilgubri putaran kedua 30 Oktober dengan peserta Annas-Andi dan Herman-Agus.

plkpuPEKANBARU- Pasangan nomor urut dua (Annas Maamun-Arsyajuliandi Rahman) dipastikan menjadi pemenang Pilgubri putara pertama. Jago Partai Golkar tersebut mendulang 685.291 suara atau 28,83 persen. Pada putara kedua nanti lawannya adalah Herman Abdullah-Agus Widayat yang mendapatkan 546.714 suara atau 23.00 persen.

Jumlah tersebut merupakan hasil pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau di Hotel Aryaduta Pekanbaru, Ahad (15/9/13).

“Sesuai pasal 107 ayat 1 uu 12 tahun 2008 tentang pemda, putaran kedua yang diikuti pemenang pertama dan kedua yang dilaksanakan pada tanggal 30 Oktober nanti,” kata Tengku Edi Sabli, Ketua KPU Riau saat memimpin pleno.

Adapun hasil rekapitulasinya:

1. Herman Abdullah – Agus Widayat:

Pekanbaru: 148825
Kampar: 153380
Rohul: 17.986
Rohil: 8964
Inhu: 14008
Inhil: 43220
Pelalawan: 17849
Kuansing: 57659
Siak: 25229
Bengkalis: 20998
Dumai: 26995
Meranti: 11711
Jumlah: 546.714 atau 23,00 persen.

2. Annas Maamun – Arsyadjuliandi Rahman:

Pekanbaru: 41570
Kampar: 32982
Rohul: 34293
Rohil: 278933
Inhu: 26054
Inhil: 40215
Pelalawan: 41003
Kuansing: 17110
Siak: 47574
Bengkalis: 80461
Dumai: 30818
Meranti: 14278
Jumlah: 685291 atau 28,83 persen.

3. Lukman Edy – Suryadi Khusaini:

Pekanbaru: 29333
Kampar: 30803
Rohul: 12027
Rohil: 15.405
Inhu: 24726
Inhil: 116987
Pelalawan: 22765
Kuansing: 17886
Siak: 20555
Bengkalis: 23030
Dumai: 10.455
Meranti: 9649
Jumlah: 333621 atau 14,04 persen.

4. Achmad- Masrul Kasmy:

Pekanbaru 36010
Kampar 43851
Rohul 167152
Rohil 12683
Inhu 22706
Inhil 62035
Pelalawan 19650
Kuansing 36553
Siak 20405
Bengkalis 26778
Dumai 13.993
Kep Meranti 30849
Jumlah: 492665 atau 20,73 persen.

5. Jon Erizal – Mambang Mit:

Pekanbaru 53018
Kampar 29598
Rohul 11670
Rohil 5519
Inhu 41092
Inhil 29437
Pelalawan 18928
Kuansing 9053
Siak 29393
Bengkalis 60819
Dumai 16434
Kep Meranti 13587
Jumlah: 318548 atau 13,40 persen

Adapun suara sah dan tidak sah kelima pasangan calon yakni, Pekanbaru, suara sah 308756 dan tidak sah 6890, total suara sah dan tidak sah 315646. Kampar, suara sah 290614 dan tidak sah 6404, total suara sah dan tidak sah 297018. Rokan Hulu, suara sah 243128 dan tidak sah 3674, total suara sah dan tidak sah 246802.

Kemudian Rokan Hilir, suara sah 321504 dan tidak sah 4627, total suara sah dan tidak sah 326121. Dumai, suara sah 98585 dan tidak sah 4029, total suara sah dan tidak sah 102614. Bengkalis, suara sah 212086 dan tidak sah 7381, total suara sah dan tidak sah 219467. Kepulauan Meranti suara sah 80074 dan tidak sah 3004, total suara sah dan tidak sah 83078.

Siak, suara sah 143156 dan tidak sah 4515, total suara sah dan tidak sah 147671. Pelalawan, suara sah 120195 dan tidak sah 3971, total suara sah dan tidak sah 124166. Inderagiri Hilir, suara sah 291894 dan tidak sah 21631, total suara sah dan tidak sah 313525. Inderagiri Hulu, suara sah 128586 dan tidak sah 6319, total suara sah dan tidak sah 134905. Kuantan Siangingi, suara sah 138261 dan tidak sah 3285, total suara sah dan tidak sah 141546.

Persentase pemilih dari DPT sebanyak 61,31 persen. Kemudian, jumlah DPT secara keseluruhan yakni 4.000.459. (rtc)




Laka Laut, Pasutri Tenggelam Belum Ditemukan

imagesTEMBILAHAN (www.detikriau.org)– Hingga saat ini, Tim SAR dari Satuan Pol Air Polres Inhil bersama Anggota Polsek Kuindra serta masyarakat dan keluarga korban, masih melakukan pencarian terhadap 2 korban tenggelam pasangan suami istri, akibat kecelakaan tunggal di perairan Parit 9 Desa Teluk Dalam Kecamatan Kuindra, pada Kamis (12/9) sekitar pukul 15.30 Wib.

Untuk kedua korban pasangan suami istri yang tenggelam masih belum ditemukan diketahui bernama Samsul Bahri bin Ahmad Sadri (26) dan istrinya Ijum, keduanya berprofesi sebagai guru ngaji warga RT 1 Kecamatan Tempuling.

Dari keterangan Kapolres Indragiri Hilir, AKBP Dedi Rahman Dayan SIK.M.si melalui Paur Humas Ipda Warno Akman, kronologi terjadinya kecelakaan yang dialami korban berawal saat motor Pompong bertonase 1,5 GT, membawa penumpang sebanyak 12 orang terdiri dari 9 orang dewasa dan 3 orang anak-anak, bergerak dari Kecamatan Kuindra hendak menuju Kecamatan Tempuling.

Namun naas, sampai diperjalanan tepatnya di perairan Parit 9 Desa Teluk Dalam Kecamatan Kuindra ternyata Pompong yang dinaikinya menabrak sebuah batang kayu yang berada dipinggir sungai, hingga menyebabkan kapal pompongnya terbalik.

“Begitu pompong tersebut menabrak kayu lalu terbalik. Seketika seluruh penumpangnya kepanikan. Beruntung sebanyak 7 orang penumpang dewasa langsung berenang ketepi sungai sambil menyelamatkan 3 orang penumpang anak-anak,”ujar Paur Humas Ipda Warno Akman.

Sedangkan kedua korban pasangan suami istri, mengalami nasib sial diduga mereka tidak bisa berenang, hingga akhirnya tenggelam dan hingga kini masih belum bisa ditemukan.

Sementara itu, Kasat Pol Air AKP Supandy membenarkan terjadinya kecelakaan laut tunggal yang dialami motor pompong tanpa nama tersebut. “Sampai saat ini Tim SAR kita masih melakukan usaha pencarian terhadap kedua korban. Selain itu juga ada masyarakat dibantu keluarga korban melakukan penyisiran disekitar TKP,”tambahnya.(dro/tok)




Kondusif, Pilkada Inhil Patut Jadi Contoh Baik

Tembilahan (www.detikriau.org) – Pelaksanaan pilkada Bupati dan Wakil Bupati Inhil periode 2013-2018 sejak awal hingga penetapan pasangan pemenang oleh KPUD Inhil berjalan dengan aman dan kondusif. Pesta demokrasi yang berlangsung di negri seribu jembatan ini patut untuk dijadikan contoh bagi daerah lainnya.

Dari pantauan rapat pleno terbuka penghitungan suara hasil Pilkada di Gedung Engku Kelana Tembilahan, Kamis (12/9), masing-masing tim pemenangan ke empat kandidat sedikitpun tidak tampak adanya gejolak. Tiga tim pemenangan pasangan yang dinyatakan kalah, dengan berjiwa besar menyatakan menerima hasil keputusan perolehan suara.

“Alhamdulillah, Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Inhil berjalan dengan sukses, tertib dan aman.  Dari 20 kecamatan tidak ada satupun adanya keberatan hasil penghitungan suara,” Ujar Ketua KPUD Inhil, Joni Suhaidi saat itu

Suasana pemilihan kepada daerah yang berlangsung dalam suasan kondusif serta kedewasaan yang dipertunjukkan masyarakat Inhil ini dikatakannya patut untuk menjadi sebuah contoh yang bisa dibanggakan. Semoga ini akan menjadi awal bagi pasangan pemenang untuk memberikan pengabdian dan karya terbaik bagi negri ini.

Kapolres Inhil, AKBP Dedi Rahman Dayan, Sik, MSi melalui Paur Humas Ipda Warno Akman juga mensyukuri sikap kedewasaan yang dipertontonkan masyarakat Inhil. namun meskipun demikian, pihak Kepolisian tetap terus bersiaga untuk mengawal proses pilkada ini hingga pelantikan pasangan pemenang pada 22 November 2013 mendatang.

“Seluruh personil kita masih disiagakan agar suasana kondusif ini terus terjaga. Situasi ini tentunya dikarenakan masyarakat telah memahami akan arti pilkada yang sebenarnya sehingga masyarakat tidak gampang untuk terprovokasi dan melakukan tindakan anarkis,” Pungkasnya. (dro)




Dua Pelaku Gembong Jambret Diringkus

Surya Wahyudi Alias Uyak Bin Imis
Surya Wahyudi Alias Uyak Bin Imis

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Dua gembong pelaku jambret yang kerap meresahkan masyarakat  Kota Tembilahan, akhirnya berhasil diringkus Tim Opsnal Reskrim Polres Inhil, pada Kamis (12/9) sekitar pukul 16.00 Wib.

Tim Opsnal yang dipimpin Kanit Opsnal Bripka Suryawan berhasil melakukan penangkapan terhadap pelaku Ferry (24), saat Ia sedang duduk santai di Pasar Kayu Tembilahan Hulu.

Sedangkan rekan pelaku, Suryadi (20) diringkus saat sedang beristirahat di rumahnya Jalan Tanjung Harapan Tembilahan sekira pukul 18.00 Wib.

Ferry Bin Samah
Ferry Bin Samah

Dari hasil penyidikan sementara yang sudah dilakukan terhadap kedua pelaku, selama ini mereka mengaku melakukan aksi penjambretan pada 5 TKP yang berbeda. Antara lain di Jalan Lingkar Tembilahan berhasil menggasak berupa emas milik neneknya sendiri, pelaku Suryadi.

Kemudian kedua pelaku juga melakukan aksi jambret di Jalan Gunung Daek dan berhasil menggasak sejumlah uang milik korbannya. Lalu aksi yang ketiga berhasil merampas sebuah tas di Jalan Baharudin Yusuf, milik korban Silvi yang berisi 2 unit handphone blackberry serta uang senilai Rp400ribu,-.

Berikutnya kedua pelaku juga melakukan aksinya di Jalan Veteran Tembilahan dan Jalan Tanjung Harapan. Pada TKP ini, kedua pelaku berhasil mendapatkan barang milik korbannya berupa handphone, sejumlah uang, dan kalung emas.

Kapolres Indragiri Hilir AKBP Dedi Rahman Dayan SIK.M.si melalui Kasat Reskrim AKP Ade Zamrah SIK menjelaskan bahwa kronologi penangkapan terhadap kedua pelaku berawal informasi yang diberikan oleh RB dan FN, setelah ditangkap terlebih dahulu karena selama ini membeli barang-barang hasil curian yang dilakukan kedua pelaku.

“Setelah mendapatkan keterangan dari kedua pelaku yakni FN dan RB, sebagai penadah barang hasil curian, Tim Opsnal melakukan pengembangan asal barang tersebut untuk mengejar pelakunya,”ujar AKP Ade Zamrah SIK.

Setelah mengantongi identitas kedua pelaku, Tim Opsnal langsung bergerak kelapangan untuk mencari keberadaan pelaku. Alhasil dalam waktu tidak terlalu lama, kedua pelaku berhasil diringkus.

“Ferry (20) kita tangkap saat sedang berada di Pasar Kayu Jati Tembilahan Hulu, sedangkan pelaku Suryadi diringkus saat istirahat dirumahnya” Tambah Zamrah

Selain kedua pelaku petugas juga mengamankan barang bukti berupa 1 unit sepeda motor Honda Beed warna putih diduga digunakan pelaku saat beraksi. Serta sebuah tas kecil warna pink berisi 2 unit Hp. Jelasnya. (dro/tok)




Hasil Rapat Pleno Rekapitulasi Pilguri Kab Inhil, Lurus Dominasi Perolehan Suara

Tembilahan (www.detikriau.org) – Rapat pleno Rekapitulasi Pilgubri, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Inhil, Jum’at (13/9), pasangan Cagubri bernomor urut 3, Lukman Edy – Suryadi Khusaini (LURUS) unggul dengan perolehan suara sebanyak 116.987 suara.

Urutan kedua pasangan Achmad-Masrul Kasmy (BERAMAL) dengan 62.035. kemudian pasangan Herman Abdullah-Agus Widayat (HA) 43.220 suara. Pasangan Anas Maamun-Andi Rahman (AMMAN) 40.215 suara dan posisi terakhir pasangan Jon Erizal-Mambang Mit (JE-MM) sebanyak 29.437 suara.

Total suara sah sebanyak 291.894 suara dan tidak sah 21.631. Sedangkan untuk surat suara yang diterima dan cadangan sebanyak 502.340, surat suara yg dikembalikan atau rusak 829 dan surat suara tidak terpakai 188.395 surat suara.

Secara Keseluruhan peroleh suara per Kecamatan hasil rapat pleno:
Kecamatan Tembilahan
1. 4334 ( Herman Abdullah – Agus Widayat)
2. 3023 (Annas Maamun – Arsyad Juliandi Rahman)
3. 13427 (Lukman Edy – Suryadi Khusaini)
4. 6920 (Achmad – Masrul Kasmy)
5. 3477 (Jon Erizal – Mambang Mit)

Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS)
1. 1.341
2. 1.060
3. 5.604
4. 1.236
5. 657

Kecamatan Gaung
1. 1765
2. 1914
3. 9422
4. 1829
5. 1155

Kecamatan Enok
1. 2.067
2. 1.883
3. 8.136
4. 2.847
5. 1.011

Kecamatan Tanah Merah
1. 2.250
2. 1.636
3. 3.078
4. 3.037
5. 1.198

Kecamatan Kuala Indragiri (Kuindra)
1. 1.349
2. 989
3. 3.280
4. 1.435
5. 434

Kecamatan Congcong
1. 1175
2. 724
3. 2338
4. 1107
5. 355

Kecamatan Keritang
1. 5.298
2. 7.637
3. 8.841
4. 4.146
5. 3.347

Kecamatan Pelangiran
1. 2.233
2. 1.670
3. 6.648
4. 5.709
5. 1.988

Kecamatan Batang Tuaka
1. 1.463
2. 1.409
3. 6.249
4. 2.186
5. 681

Kecamatan Kempas
1. 2.196
2. 2.161
3. 6.479
4. 3.388
5. 1.721

Kecamatan Sungai Batang
1. 1.242
2. 990
3. 1.307
4. 1.445
5. 549

Kecamatan Mandah
1. 1.320
2. 1.556
3. 10.763
4. 1.794
5. 1.227

Kecamatan Kemuning
1. 2.647
2. 3.032
3. 4.900
4. 1.935
5. 1.334

Kecamatan Tembilahan Hulu
1. 2.323
2. 2.060
3. 6.919
4. 4.432
5. 1.809

Kecamatan Tempuling
1. 2.294
2. 1.885
3. 5.104
4. 3.418
5. 1.174

Kecamatan Pulau Burung
1. 1.402
2. 1.382
3. 3.094
4. 2.688
5. 783

Kecamatan Kateman
1. 2.044
2. 1.495
3. 4.387
4. 7.159
5. 1.474

Kecamatan Reteh
1. 4.008
2. 3.056
3. 4.361
4. 3.539
5. 4.591

Kecamatan Teluk Belengkong
1. 431
2. 653
3. 2.650
4. 1.785
5. 472

Total Keseluruhan.
1. 43220.
2. 40215
3. 116987
4. 62035
5. 29437
(dro)




DKP Inhil sosialisasi sertifikasi hak atas tanah nelayan dan usaha penangkapan ikan skala kecil

Tembilahan (ww.detikriau.org) – Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Inhil menggelar sosialisasi sertifikasi hak atas tanah nelayan dan usaha penangkapan ikan skala kecil tahun 2013, di Aula Kantor Bappeda Tembilahan, Kamis (12/9) kemaren.

Kegiatan yang diikuti sebanyak 30 peserta ini, menghadirkan narasumber dari Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Inhil, Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Riau, Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Inhil, serta Bappeda Kabupaten Inhil.

Bupati Inhil dalam sambutannya yang dibacakan Staf Ahli Bidang Pembangunan, Saripek mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan status hukum hak atas tanah milik nelayan dan usaha penangkapan ikan skala kecil, mengubah predikat modal pasif menjadi modal aktif yang dapat didayagunakan sebagai jaminan memperoleh kredit dari Perbankan dan atau Lembaga Keuangan non Bank.

”Melalui kegiatan ini, diharapkan nelayan dan usaha penangkapan ikan skala kecil dapat memperoleh modal usaha, untuk peningkatan skala usaha dan pengembangan ekonomi produktif lainnya,” tutur Saripek.

Ia juga mengharapkan dengan terlaksananya kegiatan tersebut, dapat mengurangi permasalahan masyarakat nelayan di Kabupaten Inhil, khususnya dibidang permodalan dan pengembangan usaha, yang diantaranya keterikatan nelayan terhadap tengkulak, dan keterbatasan modal dalam pengembangan usaha keluarga oleh nelayan.

Selain itu juga untuk menghindari sulitnya mendapatkan pinjaman modal usaha dari Perbankan dan atau Lembaga Keuangan lainnya. Dimana, untuk mendapatkan pinjaman diperlukan agunan atau jaminan tertentu. Belum lagi, tingkat kepercayaan yang rendah kepada nelayan oleh lembaga keuangan dalam penyaluran kredit.

Sementara itu, Kasi Pemberdayaan Masyarakat Pesisir dan Pulau-pulau Kecil Dislutkan Inhil, Syamsuria menjelaskan, bahwa kegiatan tersebut dalam rangka meningkatkan jaminan akses permodalan bagi nelayan dan usaha penangkapan ikan skala kecil.

”Kegiatan ini, juga untuk mensosialisasikan program tersebut kepada para nelayan dan pihak terkait, serta percepatan kegiatan pra sertifikasi, yaitu penyiapan calon peserta sertifikasi hak atas tanah nelayan sesuai dengan petunjuk teknis,” terangnya (dro).