Berantas Pekat, Polisi Diminta Sikat Tuntas

Tembilahan (www.detikriau.org) – Aktivitis Inhil meminta pihak Kepolisian untuk tidak melakukan tebang pilih dalam menertibkan kian maraknya penyakit masyarakat (Pekat). Ketegasan ini dipandang sangat perlu guna menegakkan sanksi yang diharapkan akan mampu memberikan efek jera.

Permintaan ini disampaikan oleh Ketua LSM Gemilang Serumpun, Indra Gunawan. Menurut Indra, secara pribadi dirinya sangat menyambut positif pelaksanaan operasi pekat Polres Inhil. Disamping upaya pemberantasan kian maraknya tindakan penyalahgunaan narkoba, peredaran minuman keras dan prostitusi juga diminta untuk menjadi prioritas.

“Salut rasanya cukup pantas untuk kinerja Polres Inhil, penegakan operasi tindak penyalahgunaan narkoba selama ini saya nilai cukup sukses. Saya hanya berharap operasi ini jangan sampai ada kesan tebang pilih. Artinya bukan hanya pemain kelas pengedar tetapi Bandar besar juga harus dapat tersentuh. Disamping Narkoba, peredaran miras dan prostitusi juga sudah cukup meresahkan masyarakat dan ini harusnya turut dijadikan prioritas,” Sampaikan Indra di Tembilahan, Rabu (16/10)

Upaya pemberantasan Narkoba, peredaran miras dan praktik prostitusi adalah sebuah upaya wajib yang harus dilakukan secara berkesinambungan terutama untuk menyelamatkan generasi penerus Bangsa. Narkoba selama ini menjadi momok yang sangat menakutkan. Sudah tidak terhitung generasi penerus Bangsa yang  terjerumus dan harus kehilangan masa depan.

Café dan warung remang kata Indra juga harus dilakukan pengawasan dengan lebih baik. Ditenggarai sebahagian tempat-tempat hiburan selama ini menjadi tempat peredaran narkoba, miras dan transaksi prostitusi.

“ Intinya Jangan ada kesan ini milik si A atau si B. kalau memang ada indikasi pelanggaran, harusnya segera ditindaklanjuti dan kalau terbukti segera diberikan sanksi yang tegas. Ini menjadi PR pimpinan tertinggi polres Inhil yang baru,” Pesan Indra. (dro)




Lebaran Idul Adha, Satker Potong Hewan Kurban

korbanTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Hari kedua lebaran Idul Adha 1434 Hijriah, sejumlah satuan kerja dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) melaksanakan penyembelihan hewan qurban, Rabu (16/10).

Beberapa satker yang terpantau melakukan penyembelihan yakni Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), Dinas PU, Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) dan Sekretariat Daerah (Setda) Kaupaten Inhil.

Selain diberikan kepada karyawan, daging-daging tersebut juga diperuntukan bagi masyarakat disekitar kantor khususnya bagi kaum dhuafa dan orang-orang yang benar-benar membutuhkanya.

“Hari raya qurban merupakan momentum bagi kita untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan untuk saling berbagi satu sama lainya,” Sampaikan Sekdakab Inhil, H Alimuddin RM. (dro/*1)




Wabup Inhil Lepas Peserta Pawai Takbir Idul Adha 1434 H

Wakil Bupati Inhil menyampaikan sambutan menjelang pelepasan peserta Festival Gema Takbir Hari Raya Idul Adha 1434 H

Galeri Foto ———

Tembilahan (www.detikriau.org)  — Wakil Bupati Inhil, H Rosman Malomo didampingi unsur forum komunikasi pimpinan daerah (forkompinda), dan Sekdakab Inhil, H Alimuddin melepas peserta Festival Gema Takbir Hari Raya Idul Adha 1434 H. Malam pawai penyambutan hari Raya Idul Qurban 2013 ini diikuti oleh empat puluh ribuan peserta.

Sesaat sebelum melepas peserta  Festival Gema Takbir Hari Raya Idul Adha 1434 H, Wabup sempat memintakan kepada seluruh pejabat dan masyarakat Inhil untuk bersama-sama membacakan surat Al Fatihah yang pahalanya dihadiahkan kepada orang tua Almarhum HM Adnan Bin Abdul Kadir, Orang tua Bupati Inhil, H Indra Muchlis Adnan yang telah berpulang ke Rahmatullah pada Minggu 6 oktober 2013 yang lalu.

“Pak Bupati tidak bisa menghadiri kegiatan malam hari ini karena beliau sedang mendapat kemalangan. Semoga pahala surat Al Fatihah yang kita persembahkan diterima oleh Allah SWT, diampuni segala dosa, diberikan tempat yang terbaik dan keluarga yang ditinggal diberikan kesabaran menerima cobaan ini,”Sampaikan Wabup.

Ketua Panitia pelaksana Festival Gema Takbir Hari Raya Idul Adha 1434 H, RM Sudinoto saat menyampaikan laporan sesaat menjelang pelaksanaan pawai
Ketua Panitia pelaksana Festival Gema Takbir Hari Raya Idul Adha 1434 H, RM Sudinoto saat menyampaikan laporan sesaat menjelang pelaksanaan pawai

Wakil Bupati Inhil, H Rosman Malomo  (tengah berpeci hitam) didampingi, Kapolres Inhil, Dandim 0314 Inhil, Sekda dan tokoh agama melepas keberangkatan peserta Festival Gema Takbir Hari Raya Idul Adha 1434 H
Wakil Bupati Inhil, H Rosman Malomo (tengah berpeci hitam) didampingi, Kapolres Inhil, Dandim 0314 Inhil, Sekda dan tokoh agama melepas keberangkatan peserta Festival Gema Takbir Hari Raya Idul Adha 1434 H

Beberapa pejabat dilingkungan Setdakab Inhil yang ikut menghadiri malam Festival Gema Takbir Hari Raya Idul Adha 1434 H
Beberapa pejabat dilingkungan Setdakab Inhil yang ikut menghadiri malam Festival Gema Takbir Hari Raya Idul Adha 1434 H

Penampilan tradisi seni kompang amanah ikut meramaikan malam Festival Gema Takbir Hari Raya Idul Adha 1434 H
Penampilan tradisi seni kompang amanah ikut meramaikan malam Festival Gema Takbir Hari Raya Idul Adha 1434 H

Arak-arakan ribuan  peserta Festival Gema Takbir menyemarakkan malam penyambutan hari raya Idul Qurban di Kota Tembilahan (2)

Salah satu peserta Festival Gema Takbir Hari Raya Idul Adha 1434 H memperagakan penyembelihan hewan qurban  dihadapan panggung utama jalan jend sudirman, Tembilahan
Salah satu peserta Festival Gema Takbir Hari Raya Idul Adha 1434 H memperagakan penyembelihan hewan qurban dihadapan panggung utama jalan jend sudirman, Tembilahan

Arak-arakan ribuan  peserta Festival Gema Takbir menyemarakkan malam penyambutan hari raya Idul Qurban di Kota Tembilahan (5)
Arak-arakan ribuan peserta Festival Gema Takbir menyemarakkan malam penyambutan hari raya Idul Qurban di Kota Tembilahan (5)

Arak-arakan ribuan  peserta Festival Gema Takbir Hmenyemarakkan malam penyambutan hari raya Idul Qurban di Kota Tembilahan (3)Arak-arakan ribuan  peserta Festival Gema Takbir  menyemarakkan malam penyambutan hari raya Idul Qurban di Kota Tembilahan (7)Arak-arakan ribuan  peserta Festival Gema Takbir  Hmenyemarakkan malam penyambutan hari raya Idul Qurban di Kota Tembilahan (6)Arak-arakan ribuan  peserta Festival Gema Takbir  Hmenyemarakkan malam penyambutan hari raya Idul Qurban di Kota Tembilahan (4)Arak-arakan ribuan  peserta Festival Gema Takbir   menyemarakkan malam penyambutan hari raya Idul Qurban di Kota TembilahanArak-arakan ribuan  peserta Festival Gema Takbir   menyemarakkan malam penyambutan hari raya Idul Qurban di Kota Tembilahan (1)

Ketua panitia pelaksana, RM. Sudinoto, menjelaskan bahwa peserta Festival Gema Takbir Hari Raya Idul Adha 1434 H terbagi dalam 48 kontingen dengan jumlah peserta sebanyak 40 ribuan ini bertemakan dengan Semangat hari raya idul qurban 1434 H, kita tingkatkan solidaritas sekaligus menghapus kesenjangan sosial.

Pantauan, ribuan peserta pawai dengan puluhan kendaraan hias terdiri dari perwakilan pelajar sekolah setingkat SLTP dan SLTA sekota Tembilah dan Tembilahan Hulu dan utusan Mushola, Surau dan Masjid se Kecamatan Tembilahan Kota dan Kecamatan Tembilahan Hulu.

Semarak peserta malam takbiran ini disaksikan oleh ratusan ribu masyarakat inhil yang berjejer penuh sesak  disepanjang sisi jalan. (dro)




Survey FAIT: Jika Pilpres Hari Ini, Jokowi Bakal Jadi Presiden RI

JAKARTA – Forum Akademisi IT (FAIT) kembali merilis hasil survei elektabilitas Calon Presiden (Capres) 2014. Survei dilakukan dengan melibatkan responden pengguna media sosial facebook yang dilakukan dari tanggal 25 September – 12 Oktober 2013 dengan teknik pengambilan sample, multy-state random sampling, dimana daftar pertanyaan disampaikan kepada responden secara online, ambang kesalahan (margin of error) sekitar 4,8 % dengan  level of confidence sebesar 95 %.

Banyak responden yang dilibatkan 5.000 orang dengan komposisi menurut jenis kelamin terdiri dari, pria 2.564 atau 51,3 % dan wanita 2.436 atau 48,7 %. Komposisi responden menurut kelompok usia digolongkan sebagai berikut, usia 17-25 tahun sebesar 1.773 responden atau 35,5 %, usia 26-35 tahun sebesar 1.578 responden atau 31,6 %, usia 36-45 tahun 1.047 responden atau 20,9%, usia 46-55 tahun sebesar 545 responden atau 10,9 % dan usia di atas 55 tahun sebesar 57 responden atau 1,1 %.

Sedangkan komposisi menurut pendidikan dapat dikelompokkan sebagai berikut, pendidikan hingga SMA atau sederajat 1.098 responden atau 22 %, Mahasiswa atau lulusan Strata satu 3.216 atau 64,3 %, Mahasiswa S2 atau lulusan S2 sebanyak 656 responden atau 13,1 % dan Mahasiswa S3 atau S3 sebanyak 30 responden atau 0,6 %.

FAIT melakukan survei dengan melibatkan pengguna media sosial facebook sebagai responden. “Alasan FAIT melakukan survei dengan melibatkan pengguna media social facebook adalah, karena dunia maya menjadi domain yang sangat penting bagi Capres untuk meningkatkan elektabilitasnya serta media ini dapat pula digunakan untuk menjangkau calon pemilih secara efektif dan efisien untuk memenangkan Pilpres tahun 2014.”, sebut Ketua FAIT, Hotland Sitorus.

“Hasil penelitian Internet World Stats (IWS) dan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mencatatkan, pengguna internet di Indonesia cenderung meningkat dari tahun ke tahun. Pada tahun 2011 pengguna internet sekitar 55 juta, tahun 2012 sekitar 63 juta dan diperkirakan di akhir tahun 2013 akan mencapai 80 juta orang. Dari jumlah pengguna internet tersebut sekitar 80,2 % adalah pengguna facebook, jadi sangat potensial.”, lanjut Hotland Sitorus.

“Dari beberapa survei terdahulu (domain bukan media sosial), perolehan hasil survei hampir selalu didominasi Gubernur DKI Jakarta, Jokowi di posisi pertama, disusul Prabowo Subianto serta Megawati Soekarnoputri di posisi ketiga. Namun survei yang melibatkan responden pengguna facebook, ternyata mengalami perubahan dengan mencatatkan Wiranto pada posisi ketiga dan nama mantan ketua MK, Mahfud MD di posisi keempat”, sambung Hotland Sitorus.

Berdasarkan pertanyaan yang diajukan terhadap responden, Siapakah Capres yang akan anda pilih jika Pemilu Presiden diadakan hari ini. Dari sepuluh Capres yang diajukan, hasilnya adalah sebagai berikut:
1.      Jokowi 61,4 %
2.      Prabowo Subianto 12,1 %
3.      Wiranto 9,1 %
4.      Mahfud MD 5,1 %
5.      Megawati Soekarnoputri 4,3 %
6.      Jusuf Kalla 3,1 %
7.      Dahlan Iskan 2,1 %
8.      Aburizal Bakrie 1,1 %
9.      Hatta Radjasa 0,7 %
10.     Pramono Edi Wibowo 0,4 %
11.     Abstain 0,6 %

“Berdasarkan hasil survei di atas dapat disimpulkan, apabila Pilpres dilaksanakan hari ini, maka Jokowi akan meraup suara sekitar 36 juta. Hal ini didasarkan atas perhitungan persentatif pemilih Jokowi terhadap pengguna facebook di Indonesia”, tutur Evi Damaiyanti, yang bertindak selaku pimpinan survei.

“Selain itu, faktor yang membuat elektabilitas Jokowi melambung tinggi adalah, aktifnya Relawan Jokowi (BARA JP 2014) mensosialisasikan Jokowi sebagai Capres selama 5 bulan terakhir ini.”, tegas Sekjen FAIT, Janner Simarmata

“BARA JP 2014 sangat antusias dan memiliki motivasi tinggi mensosialisasikan Jokowi menjadi Capres tahun 2014, sebagaimana moto mereka, PERUBAHAN. BARA JP 2014 mampu memaksimalkan facebook untuk menjangkau pengguna media sosial tersebut, terutama golongan muda yang melek teknologi IT.”, lanjut Janner Simarmata.

“Jika dikombinasikan dengan pemilih yang bukan pengguna media sosial facebook, maka sangat diyakini Jokowi akan memenangkan Pertarungan Pilpres satu putaran dengan perolehan di atas 50 %”, pungkas Janner Simarmata.(rls)




Fakhrurrodzi Pimpin AJI Pekanbaru

nKonferta Diawali dengan Seminar New Media —

ajiPEKANBARU (www.detikriau.org) -Konferensi Kota Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Pekanbaru menetapkan Fakhrurrodzi (Pekanbaru Tribun) dan Eko Faizin (Riau Pos), sebagai Ketua dan Sekretaris untuk periode 2013-2016.

Fakhrurrodzi menggantikan Ilham Muhammad Yasir (Riau Pos), yang menjabat 2010-2013. Ilham di dalam forum Konferta menyatakan tidak mau mencalonkan kembali dengan alasan regenerasi dan ingin membangun tradisi di AJI Pekanbaru hanya satu periode.

Para peserta Konferta memilih Fakhrurrodzi dan Eko Faizin secara aklamasi. Peserta mengusulkan pasangan calon Ketua dan Sekretaris. Dari 10 pasangan calon yang diusulkan, di antaranya terdapat beberapa nama yang sama, hanya Fakhrurrodzi bersedia untuk dicalonkan sebagai ketua.
Sedangkan untuk sekretaris, terdapat dua nama, Imelda Vinolia, redaktur Imelda Vivonelia dan Eko Faizin. Pimpinan sidang, Achmad Fitri meminta para peserta Konferta untuk memilih siapa dari dua nama itu.

”Saya memilih Eko sebagai sekretaris, sedangkan Imelda saya minta bantu dalam kepengurusan pada posisi bendahara,” kata Rodzi, panggilan akrabnya, usai pemilihan di Gedung H Wan Ghalib Pustaka Wilayah Soeman HS, Sabtu (12/10).

Selain menetapkan Ketua dan Sekretaris AJI Pekanbaru untuk tiga tahun mendatang, juga ditetapkan tiga anggota Majelis Etik, antara lain Dr Junaidi dari unsur akademisi (universitas Lancang Kuning), Hasan Basril (jurnalis), Ahmad Fitri mantan Ketua AJI Pekanbaru yang juga Kepala Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Provinsi Riau.

Selain itu, juga ditetapkan tiga nama untuk anggota Badan Pengawas Keuangan, antara lain Purnimawati (Pemred Majalah e-Magizine Riau Pos), Ilham Muhammad Yasir, Hasan Hanafi.
Seminar New Media
Sebelum menggelar Konferta, AJI Pekanbaru juga menggelar Seminar New Media dan Konvergensi Media dengan menghadirkan pembicara anggota Dewan Pers Nezar Patria, Pemimpin Redaksi Merdeka.com, Didik Supriyanto, Ketua Aspikom Wilayah Riau Dr Nurdin Abdul Halim MA, GM Telkom Sumbagteng dan Furqan LW, Ketua Sindikat Kartunis Riau (Sikari).

Nezar Patria dalam pemaparannya mengatakan, dari tahun ke tahun pembaca media digital semakin meningkat dibandingkan media konvensional. Ini juga sejalan dengan belanja iklan. ”Selain itu, selama 2012, 65,60 persen wartawan cetak diadukan ke Dewan Pers dan wartawa online 18 persen. Pada 2011, pelanggaran tidak berimbang sebanyak 30 dengan total pelanggaran 66,” kata Nezar.   Sedangkan Pemred Didik Supriyanto mengulas keunggulan media online dibandingkan media cetak dan televisi. Di antaranya jangkauan lebih jauh dan baik, kemudian dokumentasi, ruang dan waktu, interaksi dan kepraktisan.

”Mengatasi kelemahan media online bisa dilakukan dengan menampilkan gaya bahasa yang menyenangkan serta solusi atas model penyajian berita membosankan,” mantan Wakil Pemred Detik.com ini.

Sedangkan Dr Nurdin menyajikan perkembangan new media dari sisi teoritis ilmu komunikasi. Selain itu, Firman, pembicara dari Telkomsel Sumbagteng menyajikan keunggulan Telkomsel dalam mendukung media online dan Furqan memaparkan karikatur pada media online di Riau. Seminar ini didukung oleh Telkomsel, Garuda Indonesia, EMP, Bank Riaukepri, PT RIC dan PTPN V.(rilis)




Razia di Kota Ibadah, 16 Wanita Penghibur di Amankan

gambar ilustrasi
gambar ilustrasi

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Sedikitnya 16 wanita pengibur dari sejumlah cafee dikawasan Jalan Telaga Biru, sekitar Parit 6 dan 7, Kelurahan Tembilahan Hulu, Kecamatan Tembilahan Hulu, Sabtu (12/10) malam diamankan petugas gabungan.

Petugas gabungan yang terdiri dari Satpol PP, Polisi dan TNI mulai bergerak sekitar pukul 22.00 WIB kesejumlah lokasi sasaran. Namun diduga bocor, sehingga banyak pasangan mesum di salah satu wisma kelas melati dan wanita penghibur yang terlebih dahulu melarikan diri. Dan akhirnya, petugas hanya mengamankan sebanyak 16 wanita.

Saat dilakukan pemeriksaan, petugas hanya menemukan kamar-kamar yang sudah dalam kondisi kosang yang ditinggal tamu-tamunya. Dibeberapa kamar, petugas berhasil mendapati pakaian pribadi milik tamu, mulai dari tas, baju, celana, dompet hingga sepatu dan lain sebagainya.

Wanita penghibur yang berhasil diamankan langsung dibawa ke kantor Camat Tembilahan Hulu. Disana mereka didata dan diminta membuat surat pernyataan. Namun terlebih dahulu mereka diinapkan satu malam dan diberikan pengarahan di kantor pusat pemerintahan kecamatan setempat.

Camat Tembilahan Hulu, HM Yusuf Maga mengatakan bahwa razia tersebut merupakan tindak lanjut dari keluhan masyarakat. Dimana dibeberapa lokasi tersebut banyak aktivitas yang sudah sangat meresahkan masyarakat. Untuk menyikapi itu, pemerintah kecamatan sudah beberapa kali mengirimkan surat teguran keras. Sehingga akhirnya dilakukan operasi seperti saat itu.

“Kami sudah sering menegur baik secara lisan maupun tertulisan. Tapi pemilik usaha hiburan tetap tidak mau mengindahkan. Lalu sesuai hasil kesepakatan tim gabungan dari kecamatan, Polsek dan Koramil Tembilahan Hulu melakukan razia seperti yang kita lihat bersama-sama,” ungkap Camat.

Mantan Sekretaris Dinas Sosial (Dinsos) Inhil ini meminta kepada pemilik café untuk menyetop aktivitasnya. Kalau tidak, maka pemerintah akan melakukan tindakan tegas dengan melakukan pembongkaran secara paksa. Karena, menurut Camat lokasi yang dijadikan pemilik sebagai tempat huiburan merupakan Daerah Medan Jalan (DMJ).

“Apalagi lokasi itu merupakan pintu gerbang kota Tembilahan, yang disebut dengan kota Ibadah. Betapa malunya kita kalau nama tersebut tidak sesuai dengan kenyataanya. Maka dari itu, kami minta kesadaran pemilik, sebelum tindakan tegas dilakukan,” tegas Yusf Maga.

Sementara itu, Kapolsek Tembilahan Hulu, AKP Zaidir yang saat itu ikut memimpin razia pemberantasan penyakit masyarakat (Pekat) menambahkan, pihaknya akan terus melakukan operasi serupa supaya kedepan aktivitas demikian tidak sampai terjadi lagi. Menurut pengamatan petugas banyak perbuatan yang tidak senonoh dilakukan dilokasi-lokasi tersebut.

Bahkan menurut Kapolsek, sering terjadi perkelahian antar pemuda yang berujung pada penikaman sehingga menelan korban. “Ini peringat awal dari kami. Kalau peringatan ini tidak diindahkan, maka sesuai peraturan daerah (Perda) Inhil kami bisa melakukan tindakan yang sangat tegas. Namun tetap mengacu pada kentuan yang berlaku,” cetus Zaidir. (dro/*1)