Pilgubri : Sejumlah TPS di Tembilahan Sepi Pemilih

Tembilahan (www.detikriau.org) – Partisipasi pemilih pada putaran kedua Pilgubri kali ini, khususnya di kota Tembilahan diprediksi akan jauh mengalami penurunan. Pantauan di beberapa TPS tampak suasanya sepi.

TPS 12 Kelurahan Tembilahan Hilir yang berlokasi dihalaman RSUD Puri Husada tempat Bupati Inhil memnyalurkan hak suaranya, dari DPT sebanyak 260 jiwa, masyarakat yang memberikan hak suaranya hanya terdata sebanyak 162 jiwa. Dari jumlah itu, 14 orang mencoblos hanya menggunakan KTP, kartu suara hangus sebanyak 4. Dengan perolehan pasangan no urut 1, 32 dan pasangan nomor urut 2 sebanyak 126 suara.

TPS 3, Jalan Panngeran Diponegoro, TPS tempat Wakil Bupati menyalurkan hak suara, dari DPT sebanyak 367, masyarakat yang menyalurkan suara hanya sebanyak 142, mempergunakan KTP 4 orang, suara hangus 5 dengan perolehan, Pasangan nomor urut satu 56 dan pasangan nomor urut 2, 81.

Sementara hasil ditiga TPS lainnya, yakni, TPS 1 Kelurahan Tembilahan Hilir, dari DPT sebanyak 450, masyarakat yang menyalurkan suara sebanyak 223 jiwa. Yang mempergunakan KTP sebanyak 7 pemilih, surat suara hangus 9 dengan hasil perolehan, psangan nomor urut satu 84 dan pasangan nomor urut dua 130.

TPS 33, jalan M Boya Kelurahan Tembilahan Kota, jumlah DPT 252 dengan masyarakat yang memberikan hak suara sebanyak 165, mempergunakan KTP 0, surat suara hangus 3 dengan hasil perolehan pasangan nomor urut satu, 54 dan pasangan nomor urut dua 108 serta,

TPS 41 Kelurahan Tembilahan kota, dengan DPT sejumlah 301, masyarakat yang menyalurkan hak suara hanya sebanyak 148 pemilih. Dari jumlah itu, masyarakat yang memilih mempergunakan KTP sebanyak 13 orang, surat suara hangus 3 dengan hasil perolehan untuk pasangan nomor urut satu 40 dan pasangan nomor urut dua 105.(dro)




Bupati Inhil : Pilgubri Putaran Kedua Berlangsung Aman

Bupati Inhil, HM Wardan dan Istri saat memberikan hak suara pada Pilgubri putaran ke dua di TPS 12 Kelurahan Tembilahan Hilir
Bupati Inhil, HM Wardan dan Istri saat memberikan hak suara pada Pilgubri putaran ke dua di TPS 12 Kelurahan Tembilahan Hilir

Tembilahan (www.detikriau.org) — Rabu, 27 November 2013, Bupati Inhil HM Wardan menyalurkan hak suaranya di TPS 12 Tbh Hilir sementara Wakil Bupati,H. Rosman Malomo di TPS 03 Jalan Diponegoro Tembilahan.

Dalam kesempatan itu, Bupati menyatakan bahwa dari hasil pantauan di beberapa TPS dan laporan yang diterimanya, pelaksanaan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Propinsi Riau putaran kedua hari ini di Inhil berjalan dengan aman dan lancar.

“mudah-mudahan pelaksanaan pilgubri putaran kedua ini nantinya tetap akan berjalan dengan aman hingga selesai. Kita tentunya berharap partisipasi masyarakat akan lebih meninggakat dibandingkan pelaksanaan putaran pertama yang lalu,” Ujar Bupati saat itu.

H Rosman Malomo dan Istri
H Rosman Malomo dan Istri

Pelaksanaan Pilgubri putaran kedua, untuk Kabupaten Indragiri Hilir, DPT berjumlah 491.747 jiwa dengan jumlah TPS sebanyak 1.559 yang tersebar di 236 Desa dan kelurahan pada 20 Kecamatan.

Pantauan lapangan, suasa di kota Tembilahan terlihat relative sepi dari hari-hari biasa, masyarakat mulai menyalurkan hak suaranya sejak pukul 07.00 Wib hingga pukul 13.00 Wib. Seluruh instansi pemerintah dan sekolah hari ini diliburkan.

Sementara itu ruko dan warung yang menjajakan dagangannya termasuk  aktivitas pasar yang menjual kebutuhan pokok sehari-hari tetap melakukan aktivitas seperti biasa menandakan aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan kendati ada kegiatan pencoblosan untuk memilih Gubernur Riau.(dro)




236 Jamaah Yasin Keracunan Makanan, 1 Meninggal

imagesTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Keracunan masal akibat makanan saat menghadiri kegiatan yasinan akbar, hingga menelan 1 orang korban meninggal dunia terjadi pada Minggu (24/11) kemaren sekitar pukul 17.00 Wib, di Gedung Majelis Ta’lim Mambaul Hikmah Parit Sungai Bangkar Desa Mekar Sari Kecamatan Keritang.

Tercatat untuk korban meninggal dunia pada Senin (25/11) sekitar pukul 10.30 Wib, diketahui bernama Ulfa Rahayu (14) setelah sebelumnya sempat menjalani perawatan intensif dan rawat inaf di Puskesmas Kota Baru Kecamatan Keritang.

Berdasarkan keterangan Kapolres Indragiri Hilir AKBP Suwoyo SIK.M.si melalui Kapolsek Keritang AKP Ratib, selain 1 orang meninggal dunia, 65 warga lainnya terpaksan menjalani rawat inaf dan 171 rawat jalan di Puskesman Kota Baru serta Posko terdekat.

“Jumlah warga yang mengalami keracunan adaebanyak 236 orang. Dari jumlah itu, 1 meninggal dunia, 65 rawat inaf dan 171 rawat jalan,”ujar Kapolsek Keritang AKP Ratib Selasa (26/11).

Lanjut Kapolsek, korban diduga keracunan. Meraka mengalami muntah-muntah, perut melilit, kepala pusing serta gejala diare setelah mengkonsumsi makanan yang disediakan.

Untuk memastikan penyebab keracunan missal ini, Kapolsek mengakui pihaknya sudah mengambil sample makanan dan dikirim ke RS Puri Husada di Tembilahan untuk dilakukan pengujian.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Inhil Rasul Alim saat dihubungi melalui ponselnya membenarkan adanya kejadian tersebut.

Dikatakannya Kasus ini sudah ditangani petugas kesehatan setempat namun dengan banyaknya jumlah korban tentunya diperlukan tambahan  tenaga medis. “Saat ini Tim kesehatan dari Dinas Kesehatan Pemkab Inhil sudah ada dilokasi.” Ujar Rasul. (dro/tok)




BP2KP Taja Pelatihan Pertanian

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Ratusan peserta mengikuti seminar hasil evaluasi pelaksanaan sistem penyuluhan pertanian, perikanan dan kehutanan Kabupaten Indragiri Hilir, Selasa (26/11).

Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Daerah Engku Kelana Tembilahan ini, digelar oleh Badan Pelaksanaan Penyuluhan dan Ketahanan Pangan (BP2KP) Kabupaten Inhil, yang bekerjasama dengan Fakultas Pertanian UNRI.

Bupati Inhil, HM Wardan dalam sambutannya mengatakan bahwa ianya akan memprioritaskan berbagai program untuk menanggulangi persoalan pertanian yang ada di Kabupaten Inhil. Oleh karena itu, ia menginstruksikan kepada setiap penyuluh, agar bisa menerapkan seluruh ilmu dan pengetahuan yang didapat dari kegiatan ini ketika nantinya turun ke lapangan.

“Saya harapkan kegiatan ini tidak hanya menjadi seremonial saja, tetapi seluruh peserta dapat mengikuti dan menyerap ilmu yang didapat dengan sebaik-baiknya. Sehingga konsep-konsep yang didapat bisa dipedomani, untuk diterapkan dan direalisasikan ketika turun di lapangan,” tutur Bupati.

Kepala BP2KP Kabupaten Inhil, Raja Indrajaya dalam sambutannya menjelaskan, bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk mengetahui sistem penyelenggaraan penyuluhan yang dilaksanakan di Kabupaten Inhil.

Selain itu, lanjut Indrajaya, pihaknya juga ingin mengetahui sarana dan prasarana yang dibutuhkan dalam penyelenggaraan penyuluhan, serta masalah dan solusi dalam kegiatan penyelenggaraan penyuluhan di Kabupaten Inhil.

“Saat ini, jumlah penyuluh kita sebanyak 155 orang, sedangkan desa yang ada di Inhil berjumlah sebanyak 236 desa. Sehingga, kebijakan Menteri Pertanian mencanangkan satu desa satu tenaga penyuluh belum terealisasi di Kabupaten Inhil. Namun begitu, kita akan tetap berusaha semaksimal mungkin, agar pelaksanaan penyuluhan di daerah ini dapat berjalan dengan baik,” imbuhnya.

Adapun para peserta yang mengikuti kegiatan tersebut berjumlah sebanyak 130 orang, terdiri dari 45 orang utusan Sembilan kecamatan, 14 orang tim evaluasi, 13 orang tenaga ahli dan 63 orang instansi terkait dan undangan lainnya.(dro)




Balik Dari Mengajar Tas Ibu Guru Dijambret

jambretTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Nasib sial dialami oleh Rasmawati guru SD 023 Jalan Gunung Daek Tembilahan. Pasalnya, saat balik dari mengajar dan  sekitar 10 meteran lagi tiba dirumah, tas miliknya dijambret 2 orang yang tidak dikenal (OTK), Selasa (25/11) sekitar pukul 12.30 Wib.

Dari pengakuan korban saat dikonfirmasi dirumahnya mengaku bahwa tas miliknya tersebut berisi uang tunai sekitar Rp. 1juta,- serta surat-surat penting lainnya, seperti kartu ATM, KTP, dan kartu kuning.

Seperti biasa, setiap harinya korban selalu berjalan kaki ketika berangkat pergi mengajar maupun hendak balik pulang kerumah. Kebiasaan ini dilakukan karena jarak antara rumah korban dengan sekolah tempat mengajar hanya berjarak sekitar 200 meter.

Tapi hari itu korban lagi apes. Karena ketika dirinya sedang pulang dari mengajar dengan berjalan kaki sambil menenteng tas ditangan kirinya, tiba-tiba dari arah belakang datang 2  OTK dengan menggunakan motor Supra X berwarna biru.

“Begitu jaraknya dekat, lalu pelaku yang duduk dibelakang langsung menarik tas saya. Setelah itu mereka langsung kabur menuju jalan Telaga Biru,”pengakuan Ibu Guru ketika sedang istirahat duduk dikursi dirumahnya.

Saat tas korban ditarik pelaku, dirinya sempat berteriak meminta tolong dan meneriaki copet-copet. Namun karena warga berada didalam rumah dan keadaan jalan Gunung Daek juga lagi sepi, sehingga teriakan korban tidak terdengar warga. Bahkan warga baru keluar dan heboh setelah pelaku kabur.

“Hingga berita ini ditulis, korban baru akan melapor ke Kantor Polisi. Mengingat korban takut sebab surat-surat penting yang ada didalam tas bisa digunakan oleh pelaku untuk hal-hal yang melawan hukum,”ujarnya.(dro/tok)




Ribuan Keping VCD dan DVD Bajakan Diamankan

vcdTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Ribuan keping VCD dan DVD bajakan diamankan Tim Opsnal Reskrim Mapolres Indragiri Hilir, pada Sabtu  (23/11) sekitar pukul 14.00 WIB. Penangkapan oleh petugas dilakukan di TKP Jalan M.Boya Tembilahan.

Dari keterangan Kapolres Indragiri Hilir AKBP Suwoyo SIK.M.si melalui KBO Reskrim Iptu Faisal Syam SH, penangkapan pelaku yang berinisial FN (38) selama ini diduga sudah melakukan penjualan dan mengedarkan serta menjadi distributor VCD dan DVD bajakan tersebut.

Atas dasar informasi itu, kemudian Tim Opsnal Reskrim melakukan pengembangan sekaligus melakukan penggrebekan dirumah pelaku. Ternyata hasilnya petugas berhasil menemukan VCD bajakan berbagai macam yang jumlahnya mencapai sekitar 2117 keping.

“Karena kita sudah menemukan barang bukti, selanjutnya pelaku langsung dibawa ke Polres Inhil untuk diamankan serta dimintai keterangan atas perbuatan yang sudah dilakukan,”kata Iptu Faisal Syam SH KBO Reskrim Polres Inhil, Selasa (25/11).

Tambah Iptu Faisal, dari laporan yang sudah masuk. Selama ini pelaku merupakan salah satu distributor VCD bajakan untuk wilayah sekitar Kecamatan Tembilahan, Kecamatan Tempuling dan Kecamatan Batang Tuaka serta beberapa wilayah lainnya.

“Yang jelas pelaku sudah kita proses, atas perbuatannya pelaku pengedar kaset VCD dan MP3, DVD bajakan bakal dijerat dengan pasal 72 UURI No 19/2002. Hingga berita ini ditulis petugas masih mengembangkan kasusnya untuk mencari tersangka yang lain,” jelasnya.(dro/tok)