Bupati Apresiasi Kegiatan Kantor Perpustakaan dan Kearsipan

Taja Gerakan Hibah Seribu Buku, 

Tembilahan (www.detikriau.org) – Dengan membaca akan terbuka semua pintu ilmu pengetahuan. Dari membaca, dapat diketahui perkembangan teknologi, sains dan ilmu pengetahuan lainnya. Dipelajari dan dihanrapkan dapat diterapkan dalam lingkungan kehidupan sehari-hari. Namun tentunya ilmu pengetahuan haruslah dapat dimanfaatkan bagi hal-hal yang bermanfaat.

Pernyataan ini disampaikan oleh Bupati Inhil, H Muhammad Wardan dalam penyampaian kata sambutannya bersempena gerakan hibah seribu buku tajaan Kantor Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Inhil, kemaren di Tembilahan. Wardan berharap agar kegiatan ini tidaklah hanya sebatas kegiatan seremonial. Penggagas kegiatan ini harus terus berupaya semaksimal mungkin mengetuk pintu hati masyarakat untuk menghimpun buku agar nantinya koleksi buku dan bahan bacaan yang ada di kantor perpustakaan dan kearsipan akan lengkap dan beranekaragam

“Pemerintah menyambut baik dan pastinya akan memberikan dukungan penuh  gerakan pencanangan seribu buku ini. Apalgi tentunya kegiatan ini dilakukan sebagai sebuah upaya untuk menanamkan kecintaan membaca baik bagi kalangan anak-anak, pelajar, mahasiswa, pegawai dan masyarakat pada umumnya,” Harap Bupati

Membeca adalah pembuka jendela dunia. Dengan membaca, akan didapatkan dan diketahui sedala macam informasi termasuk ilmu pengetahuan. Inilah yang menjadi alas an kenapa program ini selayaknya harus mendapatkan dukungan dari semua pihak.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga memberikan himbauan agar seluruh SKPD yang ada di Pemkab Inhil untuk memberikan dukungan. Dukungan itu bisa diwujudkan dengan juga berperan aktif untuk memberikan hibah buku kepada badan perpustakaan dan kearsipan Inhil.

“kalaulah kegiatan ini nantinya tidak mampu diimabangi dengan kerjakeras dan kesungguhan, saya percaya nantinya apa yang kita canangkan hari ini kedepannya hanya akan menjadi sebatas gerakan seremonial. Oleh karenanya, tanamkan dalam hati untuk berbuat maksimal dengan bekerja keras,” Pinta Bupati.(dro)




Disporabudpar Gelar Workshop Seni Tari dan Musik

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) -Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya dan Pariwisata Kabupaten Indragiri Hilir menggelar workshop seni tari dan musik, Jum’at (6/12) malam.

Kegiatan yang dilaksanakan di dua tempat berbeda ini, yaitu Aula Wisma Kemuning Muda dan Gedung Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Tembilahan, diikuti sebanyak 60 peserta, yang merupakan perwakilan setiap kecamatan dari sanggar dan pembina seni di sekolah-sekolah di Kabupaten Inhil.

Ketua Panitia Pelaksana, Raja Indra Maulana mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk menumbuhkan dan meningkatkan rasa cinta terhadap kebudayaan daerah, khususnya seni tari dan musik yang sangat beragam di Kabupaten Inhil.

“Kegiatan ini juga dimaksudkan, untuk memberikan pengetahuan dan kompetensi bagi para penggerak dan pelaku seni. Sehingga, kesenian dan budaya daerah yang ada selama ini dapat terus dikembangkan dan dilestarikan,” tutur Raja Indra.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Inhil, Suwardi berharap melalui kegiatan tersebut, seni dan budaya yang sudah ada di Bumi Sri Gemilang sejak puluhan tahun lalu, tidak hilang digerus oleh perkembangan kemajuan zaman.

“Kita ingin melestarikan serta mengembalikan seni dan budaya di Negeri Seribu Jembatan, yang saat ini sudah mulai melenceng dari nilai-nilai yang terkandung didalamnya,” terang Suwardi.

Selanjutnya, Suwardi menjelaskan, bahwa penggerak dan pelaku seni boleh saja melakukan modifikasi dan berkolaborasi dengan seni dan budaya modern. Namun, hendaknya hal tersebut tidak sampai menghilangkan kaidah dan kekayaan seni dan budaya daerah.(dro)




Balita Korban Diduga Keracunan Makanan Masih Terbaring Lemah

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) -Pasca terjadinya musibah yang diduga keracunan makanan, di Parit Bangkar, Desa Mekar Sari, Kecamatan Keritang beberapa waktu lalu, salah seorang korban, Hikmatul Ula (3) masih mengalami sakit dan dirawat di RSUD Puri Husada Tembilahan.

Menurut penuturan ayah korban, Muhamad Tabiin, sejak dirujuk ke RSUD Puri Husada Tembilahan pada Selasa (26/11) lalu, anak semata wayangnya tersebut masih belum menunjukkan tanda-tanda akan segera pulih dari sakit yang dideritanya.

Pasalnya, kondisi Hikmatul Ula saat ini masih terbaring lemah tidak berdaya dan sangat membutuhkan perawatan yang intensif dari tenaga medis. Padahal, sebelum kejadian tersebut, bocah yang akrab disapa Ula ini tergolong anak yang energik dan suka melakukan berbagai aktifitas anak-anak seusianya.

“Saya pun bingung dan tak tahu harus berbuat apalagi. Karena, sampai kini kondisinya belum sehat, kaki dan tangannya masih sangat lemah dan tidak bisa digerakkan,” tutur Muhamad Tabiin didampingi istri, Dasiem saat ditemui di ruang perawatan anak RSUD Puri Husada Tembilahan, Kamis (5/12).

Dikatakan Tabiin, sakit yang diderita anaknya tersebut, mulai terlihat dan diketahui pada Senin (25/12), sekitar pukul 01.00 WIB dini hari. Saat itu, anaknya mengeluhkan sakit perut dan buang air besar, seperti gejala penyakit diare.

Melihat kondisi yang terjadi, ia langsung memeriksakan kesehatan anaknya kepada tenaga medis setempat. Namun, langkah tersebut belum juga menampakkan hasil. Sehingga, anaknya harus dirujuk ke RSUD Puri Husada Tembilahan pada Selasa (26/11).

“Waktu itu, yang dirujuk ke rumah sakit ini ada tiga orang, satu orang dewasa dan dua anak kecil, termasuk anak saya. Tapi mereka berdua sudah dinyatakan sembuh oleh dokter dan pulang ke rumah masing-masing. Jadi, sekarang tinggalah anak saya yang masih mendapatkan perawatan,” kisah Tabiin, yang sehari-harinya berprofesi sebagai petani.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Inhil, H Rasul Alim memberikan pernyataan berbeda dengan penilaian orang tua korban. Dikatakannya, kondisi anak yang dirawat di RSUD Puri Husada Tembilahan tersebut saat ini sudah mulai membaik dan bisa segera pulang kerumahnya.

“Mungkin sekitar Hari Minggu nanti, dia sudah bisa pulang. Karena, berdasarkan pemeriksaan sudah mulai membaik,” ujar Rasul saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Jum’at (6/12).

Menurut Rasul, kejadian yang menyebabkan 236 Jamaah Yasinan yang mengalami muntah-muntah dan Mual dan Bahkan berakibat meninggal dunianya satu orang korban setelah mengkonsumsi makanan kala itu bukan disebabkan keracunan makanan, melainkan disebabkan diare.

“Tidak ada kita temukan zat kimia pada makanan yang disediakan saat itu. Jadi dilihat dari gejalanya, yaitu muntah, bocor dan demam lebih dari tiga hari maka bisa disimpulkan penyakit ini adalah penyakit diare yang disebabkan bakteri,” terang Rasul.(dro)

236 Jamaah Yasin Keracunan Makanan, 1 Meninggal




PKL dan Juru Pungut Parkir Silaturhmi Dengan Bupati

Bupati Inhil H.M Wardan melakukan dialog dengan pedagang kaki lima dan tukang parkir yang ada di kota Tembilahan. Foto Humas Pemkab Inhil
Bupati Inhil H.M Wardan melakukan dialog dengan pedagang kaki lima dan tukang parkir yang ada di kota Tembilahan. Foto Humas Pemkab Inhil

Tembilahan (www.detikriau.org) – di serangkaikan dengan pelaksanaan Yasinan malam jum’atan, Bupati Inhil, HM Wardan juga melaksanakan silaturhami dengan  pedagang kaki lima dan petugas juru pungut parkir di Kota Tembilahan. Jum’at (5/12) malam

Kegiatan yang dilaksanakan di rumah Dinas Bupati Inhil Jalan Kesehatan Tembilahan ini juga tampak dihandiri oleh Unsur Muspida, Kepala Instansi Pemerintahan dan Camat dilingkungan Pemkab Inhil.

Dalam kesempatan itu, Bupati menyebutkan, diawal masa kepemimpinannya di Kabupaten Inhil ini ianya ingin lebih dekat dengan semua lapisan masyarakatnya. Dengan kedekatan itu, diharapkan akan terbangunnya komunikasi yang baik terutama komunikasi untuk bersama-sama meujudkan pembangunan di Inhil.

“persoalan pedagang kaki lima dan perparkiran juga menjadi prioritas kita dalam rangka menciptakan keindahan dan kebersihan kota Tembilahan. Malam ini kita berkomunikasi, tentunya dalam rangka mencarikan solusi terbaik. Dengan komunikasi tentunya kita harapkan didapatkannya kesamaan dan kesadaran untuk membantu pemerintah mewujudkan program kemasyarakat,” Sampaikan Bupati.(dro)




Asisten I Buka Kegiatan Sosialisasi Keterbukaan Informasi

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) -Bupati Indragiri Hilir, HM Wardan yang diwakili Asisten I Bidang Administrasi dan Pemerintahan, H Darussalam membuka secara resmi sosialisasi keterbukaan Informasi Publik Undang-undang nomor 14 tahun 2013, Jum’at (6/11).
Kegiatan yang ditaja oleh Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kabupaten Inhil ini, dilaksanakan di Aula salah satu Hotel di Tembilahan.

Sesuai dengan pasal 28 UUD 1945 hasil amandemen disebutkan setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya serta berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan mengolah dan menyampaikan informasi dengan menggunakan segala jenis saluran yang tersedia

“Bagi peserta yang mengikuti sosialisasi ini, nantinya diharapkan akan mampu menyampaikan pengetahuan yang telah didapatnya kepada masyarakat,” jelas Darussalam dalam sambutannya.

Sementara itu, Kepala Dishubkominfo Inhil, Pahrolrozy diwakili oleh Sekretaris, TM Saifullah mengatakan sosilisasi ini diselenggarakan untuk memberikan informasi dan pemahaman secara komprehensif kepada Badan Publik tentang UU Nomor 14 tahun 2008 dan peraturan lainnya serta agar badan publik memahami tentang hak dan kewajibannya dalam memberikan layanan maupun mengakses informasi publik.

“Jika biasanya hanya wartawan, jurnalis atau insan pers yang dijamin hak-haknya untuk mencari informasi kini setiap warga negara dijamin hak asasinya untuk mengakses informasi Publik,” ujar Saifullah.

Adapun narasumber dalam sosialisasi ini adalah Komisi Informasi Pusat, Kementerian Kominfo Pusat, Komisi Informasi Provinsi Riau, Dinas Kominfo dan PDE Provinsi Riau, Bidang Kominfo Dishubkominfo Inhil dan Bagian Hukum Setda Kabupaten Inhil

Kegiatan ini diikuti oleh 40 peserta yaitu Camat dan Sekretaris Camat di 20 kecamatan yang ada di Kabupaten Inhil dimana mereka nantinya yang akan menyampaikan sosialisasi ini kepada masyarakat di kecamatan masing-masing.(dro)




Disdukcapil Sosialisaikan Pemberlakkuan E-KTP

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) sosialisasikan perubahan undang-undang (UU) Nomor 23 tetang administrasi kependudukan kepada masyarakat. Terutama terhadap pemberlakukan e-KTP seumur hidup.

Informasi tentang pemberlakukan e-KTP seumur hidup dijelaskan Kepala Disdukcapil Inhil, H Dianto Mampanini dipandang perlu. Karena, tidak semua masyarakat memahami akan hal tersebut.

Jika sebelum adanya perubahan UU nomor 23 tersebut, masa berlaku indentitas diri seperti KTP maksimal hanya lima tahun. Sehingga setelah mendekati masa berlakunya, masyarakat wajib melakukan perpanjangan. Namun setelah dilakukan revisi hal ini hilang, artinya masyarakat tidak perlu lagi mengurus perpanjangan KTP.

“Meski e-KTP berlaku seumur hidup, tetapi masyarakat tetap bisa melakukan perubahan terhadap data di dalam KTP itu,” jelas Dianto, Jumat (6/12).(dro)