Bupati hadiri Peringatan Maulid Nabi di Sapta Marga

IMG_2511Tembilahan (www.detikriau.org) — Bupati Kabupaten Indragiri Hilir, HM. Wardan, menghadiri acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1435 H bertempat di Masjid Ta Limul Huda, Jalan Sapta Marga Kecamatan Tembilahan Hulu, Senin (6/1/2014).
Turut hadir bersama Bupati, Hj. Septina Primawati Rusli, Danrem 031 Wirabima yang sedang melakukan kunjungan kerja di Tembilahan, Kapolres, Kepala Kejaksaan Negeri, Ketua Pengadilan Agama, Ketua TP PKK Kab. Inhil, Ketua Dharmawanita Persatuan Kab. Inhil, serta ratusan Jamaah yang memadati Masjid.
Dalam kesempatan Peringatan Maulid Nabi yang mengangkat tema “Melalui Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1435 H, mari kita transformasi/tauladani nilai-nilai akhlaq Baginda Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari”, dinilai Bupati sebagai momentum yang tepat untuk Umat Muslim kembali mengintrospeksi dan mengevaluasi amal perbuatannya selama ini. Karena itu dalam sambutannya Bupati mengajak Hadirin untuk benar-benar meneladani cara hidup Rasulullah SAW.
“Baginda Rasulullah SAW haruslah menjadi panutan kita dalam menjalankan kehidupan sehari-hari. Mudah-mudahan dengan peringatan Maulid Nabi ini, kita akan semakin dicintai Rasulullah dan mendapatkan syafaatnya diakhirat kelak,” Ujar Bupati.
Sementara itu, Ustadz KH. Tengku Zulkarnaen selaku penceramah, dalam tausiahnya menguraikan akan hikmah pentingnya memperingati hari kelahiran Baginda Rasulullah Muhammad SAW yang dirayakan lewat peringatan Maulid Nabi.(dro)




2014, Bupati Targetkan Tak Ada Lagi Jalan di Tembilahan Yang Berlubang



 

Tembilahan (www.detikriau.org) – Bupati Inhil mentargetkan hingga akhir tahun 2014, tidak ada satupun lagi jalan di dalam kota Tembilahan yang berlubang. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat pengguna jalan dan kembali menjadikan kota Tembilahan layak untuk menyandang statusnya sebagai Ibukota Kabupaten.

Pernyataan ini disampaikan Bupati dalam kesempatan bertatap muka dengan rekan wartawan liputan Inhil belum lama ini di Tembilahan. Diakui Bupati, hari ini kondisi jalan di dalam kota sudah cukup banyak yang memprihatinkan.

“Insyaalah kita akan prioritaskan perbaikannya. Mudah-mudahan akhir 2014 nanti tidak ada lagi satupun badan jalan didalam kota yang berlubang,” Sampaikan bupati.

Pantauan, beberapa ruas jalan protokol dalam kota Tembilahan kondisinya memang sudah cukup banyak yang memprihatinkan.

Badan jalan yang setiap harinya dilintasi oleh ribuan pengguna jalan ini tentunya sangat mengganggu kenyaman. Apalagi jika kurang berhati-hati, juga akan menjadi penyebab timbulnya kecelakaan.

Beberapa ruas jalan itu seperti ruas jalan Jalan H Abdul Manaf, jalan H sadri, Jalan Pendidikan, Jalan H Arief, jalan Sutan Syarif Qasim, jalan Baharuddin jusuf dan beberapa ruas jalan protokol lainnya termasuk beberapa ruas jalan dilingkungan pemukiman penduduk.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga sempat menyampaikan rencana relokasi pasar terapung jalan Yos sudarso Tembilahan. Kondisi pasar itu dikatakan Bupati juga sudah sangat memprihatinkan ditambah fasilitas pasar yang dinilai sudah tidak lagi representative untuk menampung semakin bertambahnya jumlah pedagang dan jubelan masyarakat pembeli.

Saat ini menurut Bupati pedagang sudah menyetujui untuk direlokasi. Pemda Inhil masih mencarikan lokasi pengganti yang sesuai.

“Sepanjang bantaran sungai jalan Yos Sudaraso itu rencananya akan kita tata dengan baik dan bersih sehingga nantinya dapat menjadi salah satu tempat tujuan rekreasi masyarakat.”Pungkas Bupati. (dro)




Hj Zulaikah Buka Seminar Bidang Perempuan PKS



 

IMG_2400Tembilahan (www.detikriau.org) — Ketua Dewan Penasehat Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kab. Inhil, Hj. Zulaikhah, membuka Seminar Bidang Perempuan DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Indragiri Hilir, di Gedung Engku Kelana Tembilahan. Senin, (6/1/2014)

Seminar yang mengangkat tema Peran Perempuan Dalam Politik ini turut dihadiri oleh Ketua Bidang Perempuan PKS Propinsi Riau, Hj. Ninik Samsiati, Ketua Bidang Perempuan PKS Kabupaten Indragiri Hilir, Heni Pratiwi, Ketua Dharma Wanita Persatuan Inhil, Hj. Haryati, Ketua BKMT Kab. Inhil, Hj. Raihana, dan sekaligus sebagai pemateri Ketua Komisi I DPRD Kab. Bengkalis dari PKS, Hj. Mira Roza.

Tri Yumarni, Ketua Panitia Pelaksana dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman politik kepada kaum perempuan. Dikatakannya, perempuan merupakan populasi yang sangat besar, oleh karena itu keterlibatannya sangat diharapkan. Menyambung hal tersebut, Ketua Bidpuan Kab. Inhil, Heni Pratiwi mengharapkan, lewat seminar ini Muslimah-muslimah PKS akan memiliki 3 karakter yang penting untuk dimilki kaum perempuan, yaitu solihat (religius), alimat (berilmu), dan zaimat (bekerja dengan profesional dan ikhlas).

Sementara itu Ketua Bidpuan PKS Propinsi, Ninik Samsiati dalam sambutannya berharap agar ke depan perempuan tidak lagi termarjinalkan. Ia mengajak perempuan menjadi Agent of Change, dalam mengupayakan peningkatan peran perempuan, khususnya perempuan PKS dalam menegakkan amar ma’ruf nahi mungkar.

Sejalan dengan semangat yang dibawa Perempuan PKS, selaku Ketua Dewan Penasehat GOW Kab. Inhil, Hj. Zulaikhah dalam sambutannya berpesan, agar perempuan harus merasa terdorong untuk menjalankannya haknya sebagai pemilih atau yang dipilih dalam dunia politik. Untuk itu, ia memberikan 3 langkah strategis bagi meningkatkan peran serta perempuan dalam memajukan pembangunan, yaitu meningkatkan kecerdasan spiritual, meningkatkan kecerdasan emosional, dan meningkatkan kecerdasan berpikir. Di samping itu, Zulaikhah juga mengajak kaum perempuan untuk memprioritas keluarga sendiri, baru mendedikasikan diri untuk organisasi.

Dalam kesempatan ini, Ketua Dewan Penasehat GOW Inhil Hj. Zulaikhah juga menerima cendramata dari Ketua Bidpuan PKS Inhil, berupa buku untuk mengenang salah satu tokoh PKS.(dro)




Bupati Akan "Demamkan Kelapa" di Inhil



 

kelapaTembilahan (www.detikriau.org) – Bupati Inhil, HM Wardan menegaskan akan kembali menjadikan kelapa sebagai primadonanya masyarakat Inhil. Gerakan yang dinamainya “Mendemamkan Kelapa” itu dinilai harus dilakukan mengingat 70 persenan masyarakat Inhil menggantungkan sumber penghidupan disektor perkebunan ini.

Sebagai langkah awal, secara bertahap, disetiap median kosong terutama disepanjang sisi jalan dan perkantoran di Kota Tembilahan akan ditanami dengan pohon kelapa. Hingga siapapun nantinya yang masuk ke Ibu Kota Kabupaten Indragiri Hilir ini akan disambut dengan lambaian asrinya rimbunan pepohonan kelapa.

“Perkebunan  kelapa sejak dulu menjadi tumpuan penghidupan masyarakat Negri ini. Namun sayangnya hal itu kurang diakomodir dengan baik. Ini harus kita robah. Kita awali dengan langkah sekecil apapun sehingga nantinya Kelapa kembali menjadi primadonanya Negri ini.” Ujar Bupati menyampaikan tekadnya dalam kesempatan silaturhami dengan rekan wartawan liputan Inhil belum lama ini di Tembilahan.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan himbauan agar seluruh masyarakat Inhil untuk kembali memulai mengkonsumsi minyak goreng berbahan dasar kelapa dalam. Masyarakat Inhil,  terutama dipedesaan, juga dihimbau untuk kembali memproduksi hasil perkebunan kelapa mereka menjadi minyak goreng meskipun dalam skala rumahan.

Bupati mengaku bersyukur, diawal masa kepemimpinannya di Kab Inhil, harga produksi kelapa dalam masyarakat berangsur-angsur membaik. Bahkan diikuti dengan perbaikan harga disektor-sektor perkebunan lainnya seperti pinang dan kelapa sawit. Ini sebuah pertanda baik. Bupati meyakini jika seluruh sumber daya yang ada difokuskan untuk memperbaiki sektor perkebunan yang menjadi tumpuan masyarakat ini, maka lambat laun sektor perkebunan ini akan kembali mampu mensejahterakan masyarakat Inhil. Pungkasnya. (dro)




Bupati dan Wakil Bupati Inhil Hadiri Peringatan Maulid Nabi



 
BUPATI DAN WAKIL BUPATI INHIL SALAMI WARGA SAAT MENGHADIRI PERINGATAN MAULID NABI 1435 H DI SUNGAI PIRING KEC. BATANG TUAKA 1Batang Tuaka (www.detikriau.org) – Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Inhil, HM Wardan dan H Rosman Malomo hadiri peringatan Maulid Nabi 1435 H yang dilaksanakan di Kelurahan Sungai Piring Kecamatan Batang Tuaka. Turut hadir, Ketua DPRD Inhil, H Raus Walid, Muspida, Kepala Dinas, Badan, Kantor dan Pejabat dilingkungan Setdakab Inhil. Sabtu (4/1/2014)

Bupati dalam sambutannya mengucapan terimakasih kepada masyarakat yang telah memberikan kepercayaan untuk memimpin Inhil. Bupati juga berharap masyarakat memberikan dukungan dan bantuan bagi program-program yang akan dijalankan dimasa kepemimpinannya.

“Semoga dengan Spirit baru kita bisa mewujudkan Inhil Gemilang dan Cemerlang TH 2020.” Sampaikan Bupati.

Peringatan Maulid Nabi yang di Pusatkan Mesjid Raya Al-Mukhlisin Sungai Piring ini diiisi dengan siraman rohani oleh Ustadz Nawawi. Disamping ikut meramaikan peringatan Maulid Nabi, ratusan masyarakat juga ingin bersilaturahmi secara langsung dengan pemimpin Inhil masa Bhakti 2013-2018 ini. (dro)




KASBKBT Gelar Pementasan Seni Kalimantan



H Husni, salah seorang tokoh masyarakat banjar memukul gong sebagai tanda dibukanya pagelaran seni kalimantan
H Husni, salah seorang tokoh masyarakat banjar memukul gong sebagai tanda dibukanya pagelaran seni kalimantan

Tembilahan (www.detikriau.org) – Komunitas Adat Seni dan Budaya Kalimantan Benua Tembilahan (KASBKBT) melaksanakan pagelaran pementasan seni Kalimantan Selatan. Pagelaran yang dilaksanakan bertempat di Taman Kota Jalan Gadjah Mada Tembilahan ini menampilkan Kesenian Kuda Kipang, Pencak Silat Kuntau dan Teater Mamandak. Sabtu (4/1/2014)

Salah seorang tokoh masyarakat Inhil keturunan Kalsel, Arsuli Saleh dalam kesempatan penyampaian kata sambutannya mengatakan bahwa Masyarakat suku Banjar yang berdomisi di Kab Inhil saat ini sebahagian besar merupakan masyarakat Suku Banjar Riau. Mereka lahir dan besar ditanah Riau meskipun dahulunya nenek moyang mereka adalah suku banjar yang berasal dari Provinsi Kalimantan Selatan.

Seni Beladiri "Kuntau"
Seni Beladiri “Kuntau”

DSC_0365DSC_0379 DSC_0388

“Sejak lahir kita berada di tanah Riau. Saya yakin tidak semua generasi kita saat ini masih mengenal adat dan budaya tanah kelahiran nenek moyang kita. Oleh karenanya, pementasan serupa ini tentunya sangat kita sambut baik. Paling tidak ini akan menjadi sebuah langkah awal kita agar senibudaya masyarakat adat banjar ini tidak sampai terlupakan.” Ujar Arsuli

Koordinator pelaksana kegiatan, Wahyu ketika dikomfirmasi menyatakan bahwa ide untuk menampilkan pementasan senibudaya masyarakat Banjar ini timbul dari gagasan komunitas kaum muda banjar Inhil. Mereka merasa prihatin dan khawatir generasi penerus suku Banjar tidak lagi mengenal adat dan budaya nenek moyang mereka.

DSC_0398DSC_0403

Pagelaran seni kuda kipang
Pagelaran seni kuda kipang

“Banyak hikmah yang bisa kita petik. Disamping agar budaya ini tetap dikenal warga keturunan Banjar, pagelarann seni ini kita harapakan juga akan menjadi pengikat silaturahim. Mudah-mudahan kedepannya pementasan serupa ini secara berkala bisa terus dilakukan agar ia tetap ada, dikenal dan dicintai,” Ujar Wahyu

Pementasan seni budaya Kalimantan ini dimulai ba’da zuhur dengan menampilkan seni kuda kipang dan diselingi dengan penampilan silat kuntau. Malam harinya, dilanjutkan dengan pementasan theater mamandak yang mengisahkan tentang kisah-kisah kerajaan kalsel dulunya.

Pementasan seni budaya Kalimantan yang sudah mulai jarang terdengar ini mendapat sambutan cukup antusias dari masyarakat kota Tembilahan terutama yang berasal dari keturuan suku banjar. (dro)