SD 10 bayas jaya, Rumah Dinas Reot Jadi Ruang Belajar

Rumdis Kepsek yang disulap menjdadi Ruang Belajar
Rumdis Kepsek yang disulap menjdadi Ruang Belajar

Kempas (www.detikriau.org) — Kekurangan ruang belajar (rumbel), sebahagian murid SD 10 Desa Bayar Jaya Kecamatan Kempas terpaksa harus memanfaatkan rumah dinas (Rumdis) yang sedianya diperuntukan bagi Kepala Sekolah (Kepsek) sebagai sarana belajar mengajar. Pihak sekolah berharap kondisi ini kiranya segera mendapatkan perhatian pemerintah.
Harapan ini disampaikan oleh Kepala Sekolah SD 10 Desa bayas jaya Kecamatan Kempas, Razali. Menurutnya, dengan kondisi Rumdis yang juga sudah sangat memprihatinkan ditambah letaknya persis berhampiran dengan jalan lintas, kondisi rumbel yang tidak layak ini pastinya akan semakin menimbulkan keprihatinan.
“sebenarnya sudah berkali-kali kita menyampaikan persoalan ini kepada Dinas terkait agar kekurangan rumbel ini dapat segera teratasi. namun hingga saat ini harapan kami belum terpenuhi. kasihan anak-anak. dengan kondisi rumbel yang jauh dari kata nyaman ini tentunya sedikit banyak akan memberikan pengaruh tidak baik bagi motifasi mereka dalam menuntut ilmu. Kita sangat berharap agar hal ini mendapatkan perhatian dari pemerintah.” Sampaikan Razali kepada harian detikriau.org melalui sambungan telepon selularnya, kamis (20/2)
Cheezz...0744Ditambahkan Razali, SD 10 Desa Bayas Jaya kini memiliki murid sebanyak 321 siswa dengan 22 orang tenaga pengajar. Kebutuhan rumbel yang harusnya dimiliki minimal sebanyak 12 rumbel. namun yang tersedia baru 11 rumbel. akibat kekurangan ini, agar proses belajar mengajar anak didik tidak terganggu, pihak sekolah dengan terpaksa memanfaatkan rumdis kepsek.
‘Sudah lebih dari 2 tahun kita memanfaatkan rumdis sebagai rumbel dan selama itu juga kami selalu berharap dan terus menunggu perhatian pemerintah. Mudah-mudahan dibawah pimpinan Inhil baru, dengan spirit perubahan baru, sekolah kami mendapatkan perhatian dengan dibangunkan rumbel.” Impikan Razali.
Apa yang menjadi harapan pihak sekolah ini juga menjadi harapan warga setempat, Dedi. Ia juga berharap agar proses tranfer ilmu bagi generasi penerus dapat berjalan maksimal, sudah seharusnya pemerintah menjadikan prioritas penyediaan sarana dan prasarana pendidikan, seperti salah satunya ruang belajar.
“saat ini, pemerintah dari pusat hingga kedaerah mejadikan pendidikan sebagai salah satu prioritas pembangunan. untuk mensukseskannya, tidak sedikit anggaran dikucurkan. sayangnya kucuran dana yang begitu besar kerap kali salah sasaran.” Ujar Dedi.
Tambahnya, kucuran dana yang cukup besar bagi pendidikan, harus diakui masih belum dapat memenuhi kebutuhan pendidikan secara keseluruhan. dengan keterbatasan ini, peruntukkan penganggaran seharusnya dilakukan dengan memperhatikan skala prioritas. artinya, sekolah yang lebih membutuhkan harusnya lebih mendapatkan perhatian.” tapi sepertinya itu tidak berlaku. ada sekolah yang terlihat seluruh fasilitas pendidikan sudah sangat memadai namun terus mendapatkan tambahan. sementara yang sangat membutuhkan, seperti SD 01 Desa Bayas, hanya bisa mengelus dada.” Pungkas Dedi. (dro)
“PENGUTIPAN BERITA HARUS MENCANTUMKAN SUMBER SECARA LENGKAP, http://www.detikriau.org TIDAK BOLEH DILAKUKAN DENGAN PENYINGKATAN, dro. JIKA KETENTUAN INI TIDAK DIPENUHI, KAMI AKAN MENUNTUT SESUAI UU PERLINDUNGAN HAK CIPTA”




Dalam Waktu Dekat, Warohmah Akan Sampaikan Susunan kabinet Baru

Aktifis MPI Berharap Pemilihan Tidak hanya Didasari unsur Kedekatan apalagi sekedar “Balas Jasa”
resuffleTembilahan (www.detikriau.org) — Meski tidak menyampaikan kepastian waktu, Wakil Bupati Inhil, H Rosman Malomo memberi sinyal bahwa dalam waktu dekat “Warohmah” akan melakukan perombakan kabinet.
Pernyataan ini disampaikan Wabup Inhil, H Rosman Malomo disela penyampaian pidatonya pada rapat Paripurna Pengesahan Rancangan Peraturan Daerah Kab Inhil tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2014, rabu (18/2) malam.
“Menyikapi rekomendasi Dewan agar Pemkab inhil melakukan evaluasi kembali terhadap Kepala SKPD, saya sampaikan, insyaallah dalam waktu tidak berapa lama lagi Bupati akan segera menyampikan susunan kabinet baru,” Sampaikan Wabup.
Diwaktu dan tempat terpisah, Aktifis Masyarakat Peduli Inhil (MPI), Tengku Suhandri menilai bahwa terjadinya Perombakan kabinet setiap kali terjadinya pergantian pemimpin sudah menjadi sesuat hal yang lazim. Namun ia berharap agar pemilihan kepala SKPD tidak semata didasari unsur kedekatan apalagi “balas jasa” tetapi lebih kepada penilaian profesionalisme individu.
“Perombakan kabinet saya nilai hal yang lazim. namun yang terpenting, pemilihan bukan semata didasari dari unsur kedekatan apalagi sekedar balas jasa. Penilaian kecakapan individu harusnya menjadi yang lebih utama,” Pintanya
Diingatkan Tengku Suhandri, apapun yang akan dilakukan pemerintah, tentunya tetap dalam bingkai amanah. Amanah untuk melaksanakan pembangunan dengan baik dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (dro)




Wabup: Pembangunan Inhil Kedepan Akan dilaksankan Dengan Spirit Baru

DSC_0260Tembilahan (www.detikriau.org) — Ditahun pertama kepemimpinan Warohmah dengan spirit baru Inhil menuju kabupaten yang Maju, Bermartabat dan Bermarwah, setiap program pembangunan Pemkab inhil kedepan akan dilaksanakan dengan semangat Warohmah ” Spirit baru satu cinta dan satu hati menabur kemaslahatan untuk kejayaan masyarakat dan daerah.
Semangat ini disampaikan oleh Wabup Inhil, H Rosman malomo dalam sambutannya pada rapat Paripurna Pengesahan Rancangan Peraturan Daerah Kab Inhil tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2014, rabu (18/2) malam.
“Kita berharap agar APBD 2014 ini akan dapat dilaksankan secara benar yang dilandasi dengan spirit warohmah yakni sirit baru satu cinta dan satu hati menabur kemaslahan untuk kejaan masyarakat dan daerah kab Inhil.” Kata Wabup.
Dalam ksempatan ini, Wabup juga tidak lupa menyampaikan pengharagaan yang tinggi dan ucapan terimakasih dari pemerintah atas kerajsama baik yang telah terbangun dan diharapkan semoga kerjasama baik ini dapat terus dipertahankan dan akan ditingkatkan dimasa yang akan datang. (dro)
 
“PENGUTIPAN BERITA HARUS MENCANTUMKAN SUMBER SECARA LENGKAP, http://www.detikriau.org TIDAK BOLEH DILAKUKAN DENGAN PENYINGKATAN, dro. JIKA KETENTUAN INI TIDAK DIPENUHI, KAMI AKAN MENUNTUT SESUAI UU PERLINDUNGAN HAK CIPTA”




Banggar DPRD Inhil Sampaikan 9 Rekomendasi Ke Pemkab Inhil

DSC_0251Tembilahan (www.detikriau.org) — Badan Anggaran (Banggar) DPRD Inhil Sampaikan 9 Rekomendasi Ke Pemkab Inhil . Kesembilan rekomendasi ini disampaikan diakhir penyampaian laporan Banggar terhadap Nota Keuangan dan RAPBD Inhil TA 2014 pada Rapat Paripurna Ke 6 Masa Persidangan Pertama Tahun sidang 2014, rabu (18/2) malam
Disampaikan juru bicara banggar DPRD inhil, H Yusuf Said, Sehubungan dengan Gerakan Magrib Mengaji, pemerintah diminta untuk melakukan razia terhadap anak-anak yang berkeliaran diwaktu magrib menjelang isya. disamping itu, untuk meningkatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat dan mempercepat upaya perbaikan kinerja pegawai maka pemerintah juga diharapkan untuk membuat “Gerakan Sarapan Pagi di Rumah” dan melakukian razia pegawai pada jam 08.00 sampai 10.30 Wib yang kerap terlihat berkeliaran di kedai-kedai kopi dan tempat mangkal lainnya.
Rekomendasi lainnya, Badan Anggaran DPRD Inhil juga meminta agar Pemkab Inhil untuk segera melakukan evaluasi kembali terhadap badan perizinan perkebunan sawit pada lokasi perkebunan masyarakat dengan dalih kerjasama dengan masyarakat. Pemkab Inhil juga diminta untuk melakukan penguatan SDM pada Dinas pendapatan Daerah. sehingga kedepan diharapkan pemerintah dapat meningkatkan pendapatan tanpa memberatkan masyarakat.
rekomendasi selanjutnya, pemerintah juga diharapkan sesegera mungkin mengupayakan dengan upaya maksimal pendirinan kantor Pelayanan Pajak di Tembilahan. rekomendasi ini dimaksudkan untuk mempermudah pengurusan pajak dan memudahkan pemerintah mengetahui pendapatan dari sektor hasil bagi pajak, terutama PPh pasal 21.
kemudian pemda Inhil juga diminta untuk menevaluasi terhadap kepala SKPD yang sering ganti-ganti nomor HP atau tidak mengaktifkan HP sehingga menyulitkan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat untuk melakukan koordinasi dan komunikasi.
Terhadap kepala sekolah yang tidak masuk atau jarang masuk sekolah dan menjadikan modus tidak masuk sekolah sebagai alasan meminta pindah, untuk hal ini, pemerintah diminta untuk tetap menempatkan yang bersangkutan pada sekolah tersebut dan menjadikan kewajiban mengajar dengan jam tertentu.
Terkait dana BOS yang diterima sekolah, agar dilakukan pengawasan yang lebih sehingga terhadap sekolah yang tidak melaksanakan sesuai ketentuan, maka oknum kepala sekolah tersebut di evaluasi kembali dan bila terjadi penyimpangan dan penyalahgunaan maka kepala sekolah tersebut segera diganti. Kepadanya juga tetap ditempatkan disekolah tersebut sebagai guru biasa dengan kewajiban mengajar yang cukup.
Untuk kegiatan tahun 2013 yang belum terlaksana terutama pada kegiatan infrastruktur agar menjadi perhatian khusus pemerintah untuk menganggarkan kembali pada Anggaran Perubahan 2014. kemudian terhadap upaya penyelamatan dan perbaikan lahan perkebunan rakyat perlu untuk terus ditingkatkan. dimana kita ketahui bahwa sektor pertanian termasuk perkebunan adalah penyumbang PDRB terbesar Kab inhil. Disisi lain, perhatian pemerintah dalam dua tahun terakhir ini terkesan terabaikan. Progam sudah dibuat sebesar Rp. 15 Milyar akan tteapi tidak dilaksanakan dengan alasan yang dinilai terlalu dibuat-buat. maka untuk itu perlu dilakukan evaluasi secara mendalam terhadap kinerja dan SDM. (dro)
“PENGUTIPAN BERITA HARUS MENCANTUMKAN SUMBER SECARA LENGKAP, http://www.detikriau.org TIDAK BOLEH DILAKUKAN DENGAN PENYINGKATAN, dro. JIKA KETENTUAN INI TIDAK DIPENUHI, KAMI AKAN MENUNTUT SESUAI UU PERLINDUNGAN HAK CIPTA”




APBD Inhil TA 2014 Disetujui Sebesar Rp, 2,071 Trilyun

DSC_0245Tembilahan (www.detikriau.org) — Setelah melewati enam kali masa persidangan, akhirnya DPRD Inhil menyetujui Rancangan Peraturan Daerah Kab Inhil tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2014 untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah Kab Inhil. Rapat Paripurna pengesahan APBD Inhil untuk Tahun 2014 yang ditetapkan sebesar Rp. 2. 071.930.598.644,19 ini dilaksanakan di Ruang Rapat Paripurna Gedung DPRD Inhil, Jalan HR Subrantas Tembilahan. rabu (18/2) malam.

Juru Bicara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Inhil, HM Yusuf Said dalam penyampaian pidatonya menjelaskan bahwa APBD Inhil Tahun Anggaran 2014 disusun dengan mempedomani Peraturan Mentri Dalam Negri Nomor 27 Tahun 2013 tentang pedoman penyusunan APBD TA 2014 dan Permendagri Nomor 59 Tahun 2007 tentang perubahan atas Permendagri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah.

Dari hasil pembahasan yang dilakukan Tentang Nota Keuangan dan RAPBD Tahun 2014 telah disepakati adanya penambahan dan pengurangan atau pergeseran pada beberapa kegiatan yang tertuang dalam Nota Keuangan dan RAPBD TA 2014 dengan rincian bahwa Pendapatan Daerah yang dianggarkan dalam APBD sebesar Rp. 1, 695 Triliyun merupakan perkiraan yang terukur secara rasional dan memiliki kepastian serta dasar hukum penerimaannya. Pendapatan Daerah yang tertuang pada APBD Inhil TA 2014 terdiri dari PAD sebesar 82,115 Milyar, Dana Perimbangan sebesar Rp 1,424 Trilyun serta Pendapatan Lain-Lain yang sah sebesar Rp 188,941 Milyar.

Kemudian belanja daerah sebesar sebesar Rp.2.071 Trilyun dengan rincian penggunaan, Belanja tidak langsung Rp. 959,755 Milyar yang terdiri dari belanja pegawai, belanja bunga, belanja hibah, belanja bansos dan belanja tidak terduga setelah pembahasan berubah menjadi Rp. 956,483 Milyar atau mengalami perubahan sebesar Rp 3,272 Milyar.

Belanja tidak langsung sebesar Rp. 1,112 Triliun yang diperuntukan bagi belanja pegawai, belanja barang, belanja jasa dan belanja modal, setelah pembahasan berobah menjadi Rp. 1,115 Trilyun atau terjadinya penambahan sebesar Rp 3,272 Milyar

Untuk pembiayaan pada RAPBD TA 2014 berupa sisa lebih perhitungan anggaran (SILPA) tahun sebelumnya adalah sebesar Rp. 436,398 Milyar dan SILPA APBD Inhil TA 2014 sebesar Rp. 54,646 Milyar.

“Hasil pembahasan bersama antara Banggar dan TAPD Pemkab Inhil terhadap Nota Keuangan dan APBD TA 2014 sebagaimana terlampir telah diadakan koreksi dan penyempurnaan dan merupakan dokumen yang tidak terpisahkan dalam laporan Banggar,” Sampaikan Yusuf Said

Rapat Paripurna APBD Inhil TA 2014 yang dipimpin oleh Ketua DPRD Inhil, HM Raus Walid ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati Inhil, H Rosman Malomo, Unsur Muspida dan Pejabat dilingkungan Setdakab inhil.(dro)

“PENGUTIPAN BERITA HARUS MENCANTUMKAN SUMBER SECARA LENGKAP, http://www.detikriau.org TIDAK BOLEH DILAKUKAN DENGAN PENYINGKATAN, dro. JIKA KETENTUAN INI TIDAK DIPENUHI, KAMI AKAN MENUNTUT SESUAI UU PERLINDUNGAN HAK CIPTA”




Berenang, Pelajar SMP 1 Pulau Kijang Tewas Tenggelam di Waduk PDAM

Jasad Korban, Veni Febriayu Binti Damiri
Jasad Korban, Veni Febriayu Binti Damiri

Tembilahan (www.detikriau.org) — “Untung tak bisa diraih malang tak bisa ditolak” makna pepatah ini memajaskan bahwa nasib itu tak dapat diubah sebelumnya oleh karena nasib adalah rahasia Allahbagi manusia. pepatah inilah mungkin yang lebih tepat terkait musibah yang dialami salah seorang warga Kecamatan Reteh.
Berdasarkan keterangan dari sumber kepolisian, Sore itu, senin (17/2/2014), Veni Febri Ayu Binti Damiri (13) bersama dua orang teman sepermainannya, Ernawati dan Amanatu Soleha bermaksud untuk mandi berenang dikolam sumber air baku milik PDAM Tirta Indragiri di Pulau Kijang Kecamatan Reteh.
Menyampaikan niat, korban, warga  Lr Serai Kelurahan Pulau Kijang Kecamatan Reteh pelajar SMP 1Pulau Kijang inipun meminta diantar oleh abang kandungnya, Ferly (16). setibanya dilokasi, korban yang memang tidak pandai berenang ini, mandi berenang sambil berpegangan tangan dengan temannya, Ernawati. Tengah asyik berenang sambil bercengkerama, baru dalam hitungan sekira 10 menit, tiba-tiba pegangan tangan korban terlepas dan seketika itu juga korban tenggelam.
Menyaksikan apa yang terjadi, Abang korban, Ferly langsung terjun berusaha memberikanpertolongan. namun usaha itu tidak kunjung membuahkan hasil. korban baru berhasil ditemukan sekitar 15 menit kemudian sudah dalam kondisi tidak bernyawa.
“Petugas kita hanya membantu melakukan evakuasi korban ke RS Tengku Sulung Reteh dan setelahnya menyerahkan jasad korban kepada pihak keluarga untuk dikebumikan sebagaimana mestinya termasuk memintakan keterangan saksi. ” Ujar Kapolres Inhil, AKBP, Suwoyo SIK, M.Si melalu Paur Humas, Ipda Warno Akman sambil mengatakan hingga saat ini pihak keluarga korban tidak bersedia menyampaikan laporan ke pihak kepolisian Polsek Reteh terkait musibah yang dialami keluarganya ini.(dro)