Bupati Inhil Hadiri Forum Pertemuan Kadiskes se Provinsi Riau

IMG_8923Tembilahan (www.detikriau.org) –  Kabupaten Inhil memegang rekor tertinggi catatan angka kematian Ibu dan Bayi dibandingkan Kabupaten lainnya di Riau. Untuk Itu, Pemkab Inhil menegaskan untuk serius mengangani persoalan ini.
Komitmen Pemkab Inhil ini disampaikan oleh bupati Inhil, HM Wardan. Menurut Bupati, kesehatan merupakan program prioritas utama yang akan di laksanakannya pada tahun anggaran 2014 ini.
“Melalui forum pertemuan dan diskusi ini saya mengharap akan mendapatkan sumbangsih pemikiran untuk mengatasi berbagai persolan yang ada di Inhil terutama di bidang kesehatan,” Sampaikan Bupati dalam kesempatan menghadiri acara Forum pertemuan Kepala Dinas Kesehatan se Provinsi Riau dan Kalakarya Penanggulangan Daerah Bermasalah kesehatan Selasa (26/2) bertempat di gedung Puri Cendana Tembilahan.
Terkait permasalahan kesehatan yang ada di Inhil baik dari infrastruktru dan tenaga medis, Bupati mengatakan dalam waktu bertahap akan di bangun puskemas pembantu setiap desa satu pustu agar tidak ada lagi masyarakat yang tidak mendapatkan pelayanan kesehatan.
” Namun selain itu ada pula kendala di lapangan yakni budaya masyarakat yang tidak suka berobat ke puskesamas atau pustu. terkadang masyarakat lebih memilih untuk berobat ke dukun kampung atau meminum obat yang di jual di warung,” ujar Bupati.
Mengenai adanya pustu namun tidak ada tenaga medis yang bekerja disana, Bupati menyampaikan itu akan segera di carikan solusi dengan cara memberikan intensif kepada pegawai yang di tempatkan pada daerah tersebut.
” Ada beberapa daerah di Inhil yang memang untuk menuju kesana di perlukan biaya lebih sehingga banyak pegawai yang di tempatkan namun jarang masuk, ini kedepan akan kita carikan solusinya salah satu diantaranya kita akan memberikan intensif kepada petugas tenaga kesehatan yang di letakan di daerah,” imbuhnya.
Dengan diupayakannya berbagai cara untuk memberikan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat ini Bupati berharap pada tahun-tahun yang akan datang dapat berkurang angka kematian ibu dan bayi yang ada di Inhil.
” Terlebih sumbangan pemikiran dari narasumber diskusi ini kami harapkan untuk mengatasi permasalahan yang ada di Inhil,” Pungkas Bupati.(dro/humas)




Wabup Inhil Lantik 9 Penjabat Kades

Wakil Bupati Inhil H.Rosman Malomo Melantik 9 Kepala Desa di Kec. Teluk Belengkong. Foto: Humas Pemkab inhil
Wakil Bupati Inhil H.Rosman Malomo Melantik 9 Kepala Desa di Kec. Teluk Belengkong. Foto: Humas Pemkab inhil

TELUK BELENGKONG (www.detikriau.org) -Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Inhil, H Rosman Malomo SH  MH melantik 9 Penjabat Kepala Desa (Kades) bertempat di halaman Kantor Camat Kecamatan Teluk Belengkong, Selasa (25/2)
Pada moment pelantikan Penjabat Kepala Desa tersebut dihadiri pula oleh Pejabat dilingkungan Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Inhil, Sekretariat dan Anggota  DPRD Inhil, Camat Teluk Belengkong, Kapolsek, Kepala KUA , Kades yang telah berakhir masa jabatanya, Penjabat Kades yang dilantik serta ratusan masyarakat di Kecamatan Teluk Belengkong.
Wabup Berfoto bersama usai melakukan pelantikan. Foto: Humas Pemkab inhil
Wabup Berfoto bersama usai melakukan pelantikan. Foto: Humas Pemkab inhil

Adapun 9 Penjabat Kades yang dilantik oleh Wabup tersebut adalah Penjabat Kepala Desa Hibrida Jaya, Farizal, Penjabat Kepala Desa Saka Rotan, Abdul Karim HM, Penjabat Kepala Desa Kelapa Patih Jaya, Sumarno, Penjabat Kepala Desa Sapta Mulya Jaya, Mufrodi, Penjabat Kepala Desa Gembaran, M Jabir, Penjabat Kepala Desa Sumber Sari Jaya, Susiswanto, Penjabat Kepala Desa Griya Mukti Jaya, Suhardi, Penjabat Kepala Desa Sumber Jaya, Mukhtar Hasan dan Penjabat Kepala Desa Hibrida Mulya, Rusyanto.
“Sesuai dari keputusan Kementerian Pusat bahwa ditahun 2014 ini akan berlangsung 2 Pemilihan Umum sekaligus, untuk itu tidak dapat dilangsungkan pemilihan Kades yang baru sehingga ditunjuklah untuk mengganti kekosongan jabatan Kades tersebut dengan pelantikan Penjabat Kepala Desa,” ujar Wabup.
Kepada Penjabat Kepala Desa yang baru dilantik Wabup menyampaikan ucapkan selamat bertugas dan  mengingat tahun  ini merupakan tahun politik yaitu Peleg dan Pilpres diharapkan kepada para penjabat kepala desa yang dilantik untuk segera menyesuaikan diri kepada masyarakat dalam  menjalankan tugas memberikan pelayanan diwilayah tugas masing-masing, pinta Wabup.
Tidak lupa pula Wabup menyampaikan program-program Bupati dan Wakil Bupati untuk kemudian disampaikan para Penjabat Kepala Desa dan diteruskan kepada masyarakat seperti magrib mengaji dan lain sebagainya.(dro/humas)




Dugaan Pemalsuan Data Honorer K2, MPI Sampaikan Laporan Tertulis Ke Kapolres Inhil

Juru Bicara Masyarakat Peduli Inhil, Tengku Suhandri
Juru Bicara Masyarakat Peduli Inhil, Tengku Suhandri

Tembilahan (www.detikriau.org) — Masyarakat Peduli Inhil (MPI) sampaikan laporan tertulis kepada Kepala Kepolisian Resort Inhil. Laporan yang ditembuskan kepada Bupati Inhil dan Kapolda Riau ini terkait dugaan adanya pemalsuan data honorer K2.
Juru bicara MPI, Tengku Suhandri didampingi dua rekannya, zacky Hasan dan Ryan Ryadi yang ditemui detikriau.org di Mapolres Inhil, senin (24/2) sekira pukul 15.30 Wib menyatakan bahwa didasarkan hasil investigasi, kuat dugaan telah terjadinya indikasi pemalsuan data honorer K2 dimaksud.
“hasil investigasi, dilapangan kita temui adanya indikasi kuat pemalsuan data honorer K2. Ada tenaga Honorer yang baru diangkat diatas tahun 2009 tetapi sudah tercatat dalam Data Honorer K2 hasil Validasi Aplikasi Data dari Badan Kepegawaian Negara dan bahkan mereka lulus ujian test CPNS,” Sampaikan Tengku Suhandri
Dugaan pemalsuan data ini ditambahkan Comel panggilan Akrabnya sengaja tidak disampaikan kepada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Inhil karena mereka mengindikasikan tindakan pemalsuan data merupakan sebuah tindakan yang telah memenuhi unsur pidana. yakni melanggar ayat 1 dan 2 pasal 263 KUHP tentang pemalsuan dokumen.
Awalnya dipaparkan Comel, didasarkan pemberitaan dibeberapa media cetak dan elektronik tertanggal 15 Feb 2014 , MPI mendapatkan Informasi adanya indikasi tenaga honorer K2 yang tidak memenuhi syarat ternyata lulus pada ujian tes CPNS
Esok harinya, tanggal 16 Februari, mereka mendapat laporan adanya dua tenaga honorer yang bertugas di salah satu SD di Kecamatan Tembilahan Hulu lulus ujian seleksi CPNS, padahal mereka baru tercatat sebagai tenaga honorer tahun 2009.
Tanggal 17, ia bersama beberpa anggota MPI mendatangi sekolah dimaksud. Saat itu Kepala Sekolah’ Taslim membenarkan bahwa kedua nama dimaksud benar bertugas sebagai tenaga honorer disekolah yg dipimpinnya. Hanya saja menurut Taslim, ia baru bertugas sebagai Kepsek tahun 2011 sedangkan pemberkasan honorer K2 dilaksanakan tahun 2010. Jadi ia mengaku tidak mengetahui. Saat itu menurut Taslim Kepseknya Suhaimi.
Tanggal 18, MPI kembali mendapatkan informasi bahwa mengenai data tenaga pengajar tertera pada papan data guru diruang Kepsek. Informasi ini segera mereka tindaklanjuti dan ternyata benar dua nama tenaga honorer terduga terdaftar sebagai honorer tahun 2009.
“Fakta ini yang menguatkan kami akan adanya dugaan pemalsuan data. Mereka baru honor tahun 2009 namun sudah bisa ikut tes honorer K2. Harusnya sesuai ketentuan, tenaga honorer yang berhak adalah yang diangkat per 1 januari 2005” ungkap Comel
Diakhir penyampaiannya, Comel mengatakan bahwa MPI berharap pihak aparat hukum menindaklanjutinya. Tidak menutup kemungkinan masih ada nama-nama tenaga honorer yang tidak memenuhi syarat yang juga lulus dalam tes CPNS. pungkasnya (dro)




Pemkab Inhil Upayakan Secepatnya Kirim Bantuan Bagi Korban Kebakaran Tanjung Simpang

kebakaranTembilahan (www.detikriau.org) — Pemerintah Kabupaten inhil secepatnya akan salurkan bantuan bagi korban kebakaran di Kecamatan pelangiran. Namun untuk bantuan tanggap darurat sudah disampaikan melalui pihak Kecamatan
“Bantuan dari PMI dan Dinas Sosial sudah siap, kita sekarang sedang upayakan bantuan kebutuhan pokok, terutama beras. kita punya persediaan yang khusus diperuntukan untuk itu. namun untuk mengeluarkannya, setidaknya harus mendapatkan persetujuan Sekda. Kita sedang koordinasikan. Mudah-mudahan secepatnya bisa kita salurkan,’ sampaikan Pihak Pemkab Inhil melalui Kepala BPMPD Inhil, H Tantawi Jauhari kepada detikriau.org melalui sambungan selular, senin (24/2)
Mengingat jauhnya lokasi kebakaran, tentu diperlukan berbagai persiapan. Namun setakat ini, bantuan tanggap darurat sudah disampaikan melalui pihak Kecamatan. Tambah Tantawi
Camat Kecamatan Pelangiran, Tarno membenarkan bahwa bantuan tanggap darurat sudah disalurkan. Seluruh korban saat ini untuk sementara diungsikan di rumah-rumah tetangga terdekat dan sanak keluarga. “Kita berharap masyarakat yang terkena musibah dapat bersabar dan bertawakal kepada Tuhan. Dibalik semua musibah pasti ada hikmah yang dapat dipetik,” Nasehat Camat
Musibah kebakaran yang menghanguskan 70 rumah penduduk dengan 90 kepala keluarga dan 300 jiwa ini terjadi di Desa Tanjung Simpang Kecamatan Pelangiran sekira pukul 13.15 Wib, sabtu (22/2) kemaren
“Tidak ada korban jiwa namun kerugian ditaksir mencapai Rp 2,5 Milyar,” jawab Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo melalaui paur humas ipda warno, senin (22/2)
Ditambahkan Paur Humas, berdasarkan keterangan saksi, api pertama kali terlihat dari rumah kediaman Toni Sitorus dan kemudian merembet kerumah warga lainnya. Meski sempat melakukan upaya pemadaman namun dikarenakan hembusan angin yang cukup kencang upaya itu tidak membuahkan hasil. Bahkan api juga sempat menyebrang anak sungai dan ikut membakar puluhan rumah penduduk lainnya.
Pungkas Paur Humas. (dro)




Pemkab Diminta Evaluasi Ulang izin Perusahaan Perkebunan Sawit

herwanissitasTembilahan (detikriau.org) — DPRD Inhil meminta agar rekomendasi untuk melakukan evaluasi kembali terhadap izin perusahaan perkebuan sawit terutama yang keberadaannya pada lokasi perkebunan masyarakat kepada Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir diharap untuk segera  ditindaklanjuti. Sejauh ini, efek dari pemberian izin kepada sebahagian perusahaan terkait dinilai sudah cukup banyak menimbulkan persoalan ditengah masyarakat setempat.
“Kita berharap agar rekomendasi ini untuk segera disikapi. Kita khawatir jika tidak segera ditindaklanjuti, akan semakin banyak persoalan yang akan bermunculan dibelakangan hari,” pinta salah seorang anggota DPRD Inhil dari Fraksi partai Kebangkitan Bangsa (FPKB), Herwanissitas melalui detikriau.org, senin (24/2/2014)
Menurut sitas, kehadiran investor pastinya menjadi sesuatu yang sangat dinanti dan diharapkan masyarakat dengan catatan kehadiran mereka akan memberikan dampak positif terutama perbaikan pada sektor perekonomian masyarakat setempat. namun jika kehadiran perusahan tidak memberikan dampak perubahan positif dan cendrung malah merugikan masyarakat tentunya sangatlah disayangkan.
Untuk meminimalisir kerugian terhadap masyarakat atas masuknya investor, tameng utamanya tentulah berada pada pemerintah setempat. sebelum memberikan izin, ada baiknya pemerintah melakukan kajian yang lebih mendalam terhadap baik buruknya usulan izin suatu perusahaan terutama yang menjalin hubungan kerjasama dengan masyarakat.
Pemberian izin kepada perusahaan perkebunan sawit dibeberapa wilayah Kecamatan di kabupaten Indragiri Hilir, hari ini mulai berdampak timbulnya berbagai persoalan. Pihak DPRD dikatakan Sitas sudah cukup banyak menerima keluhan masyarakat. untuk mengantisipasi perosalan ini terus terulang, Dewan juga mengharapkan Pemkab Inhil untuk kembali melakukan evaluasi kepada ijin yang telah diberikan terutama kepada peruahaan yang memang belakangan terbukti banyak menimbulkan masalah kepada masyarakat. “Sekali lagi kita berharap agar rekomendasi ini segera mendapatkan respon dari pemerintah,” Pungkas Sitas. (dro)




Bupati Kukuhkan Kepengurus KKIH di Kuansing

BUPATI INHIL H.M.WARDAN MELANTIK DAN MENGUKUHAN PENGURUS Kerukunan Keluarga Indragiri Hilir ( KKIH ) di Kab. Kuantan Singngingi (Kuansing). Foto: Humas Pemkab Inhil
BUPATI INHIL H.M.WARDAN MELANTIK DAN MENGUKUHAN PENGURUS Kerukunan Keluarga Indragiri Hilir ( KKIH ) di Kab. Kuantan Singngingi (Kuansing). Foto: Humas Pemkab Inhil

Tembilahan (www.detikriau.org) — Bupati dan Wakil Bupati Inhil, H.M.Wardan dan H. Rosman Malomo hadiri acara silahturahmi masyarakat Kuantan Singingi yang berasal dari Indragiri Hilir sekaligus pengukuhan pengurus Kerukunan Keluarga Indragiri Hilir (KKIH) bertempat di Balai Adat Kuantan Singingi. Hadir bersama Bupati dan Wakil Bupati beberapa pejabat esselon dan jajaran lainnya, minggu (23/2/2014)
Pada kesempatan silahturahmi ini, Bupati menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setingi-tinginya atas sambutan dan layanan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) serta panitia. Bupati juga menyampaikan ucapan rasa kegembiraannya bisa hadir pada kegiatan silaturahmi ini.
“Saya merasa seperti berada ditengah-tengah keluarga sendiri. Apalagi hari ini saya mendapatkan kesempatan untuk bertemu dengan beberapa orang guru yang pernah mendidik saya sewaktu mengenyam pendidikan di bangku Sekolah Dasar (SD) di Pulau Kijang Kab Inhil dulu,” Sampaikan Bupati dengan  nada suara gembira
Bupati Inhil yang memiliki senyum khas ini menambahkan, dihari ke 93 masa kepemimpinannya di Inhil, ditengah kesibukan dan padatnya tugas-tugas sebagai seorang kepala Daerah, keinginan kuat untuk bisa hadir pada hari ini tidak lain selain ingin mempererat jalinan silaturhmi sekaligus melepas rindu dengan seluruh sanak keluarga di Kuansing.
Dalam arahannya, Bupati menyampaikan beberapa program prioritas yang akan di laksanakan di Kab indragiri hilir. Antara lain perbaikan dan pembangunan infrastruktur jalan, pemerataan pembangunan dengan pemberdayaan desa melalui program desa maju inhil jaya, pembentukan mental spritual dari usia dini melalui program magrib mengaji untuk menghadapi dampak negatif dari perkembangan ilmu dan teknologi serta budaya luar yang akan mempengaruhi generasi muda. pungkas Bupati. (fsl/humas)