Wabup Buka STQ Ke VI Kec Sungai Batang

Wakil Bupati Inhil Menekan Tombol serine di tandai pembukaan STQ Kec. Sungai Batang dan di dampingi CAmat, Kabag Kesra serta Ulama.Tembilahan (www.detikriau.org) —  Wakil Bupati Inhil, H Rosman Malomo membuka pelaksanaan STQ Ke VI tahun 2014 Tingkat Kecamatan Sungai Batang. Kegiatan yang dilaksanakan di pendopo Desa Benteng Kecamatan Sungai Batang ini juga tampak dihadiri oleh Camat dan masyarakat Sungai Batang. sabtu (8/3/2014)
Pembukaan STQ ini Di awali dengan pelantikan Dewan Hakim oleh camat sungai Batang, dan di lanjutkan penekanan tombol serine oleh Wakil Bupati Inhil H.Rosman Malomo yang di menandai di mulainya STQ Ke-VI TH 2014 tingkat Kec. Sungai Batang.
Dalam sambutannya, Wabup mengatakan bahwa Seleksi Musabaqah Tilawatil Qur’an (STQ) merupakan upaya untuk mendorong dan menyengamati masyarakat untuk menjadikan al qur’an sebagai hudan linnas atau sebagai petunjuk manusia. karena Al-qur’an merupakan kitab yang tidak ada tandingan di dunia ini baik dari segi isi maupun maknanya.
Usai membuka STQ ke-VI TH 2014 secara resmi Wakil Bupati Inhil berkesempatan melaukan peninjauan ke stand-stand bazaar yang ikut serta memeriahkan STQ Ke-VI Kec. Sungai Batang ini.
Sebelum di lakukan pembukaan STQ, pada malam hari sebelumnya juga terlebih dulu diawali dengan pelaksanaan Pawai Ta’ruf yang di buka oleh Kabag Kesra SETDA KAb. Inhil, H.M.Arifin, S.Sos, MM. Pada STQ yang ke-VI TH 2014 ini di ikuti 8 kafilah dengan 92 Qori Qoriah. Kegiatan ini diagendakan berlangsung selama 3 hari dengan mempertandingkan 5 kategori. diantaranya Tajwid, suara, Fashahah, syahril,Fahmil.(dro/Humas)




Capaian Target POMP Filariasis tahap II Meningkat

Tahap Ke III disalurkan pada Oktober 2014 Mendatang
filariasisTembilahan (detikriau.org)- Pencapaian target Pemberian Obat Masal
Pencegah (POMP) Filariasis Tahap Kedua yang telah selesai pada akhir
januari 2014 yang lalu lebih tinggi jika dibandingkan pencapaian target pada tahap pertama. Untuk tahap ketiga, Diskes Inhil baru akan menyalurkannya kembali pada bulan oktober 2014 yang akan datang.
Pernyataan ini disampaikan oleh Kadiskes Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie melalui Kabid Pengendalian Masalah Kesehatan, dr Saut pakpahan kepada detikriau.org melalui sambungan selularnya, sabtu (8/3/2014)
“Target yang kita capai untuk tahap 2 ini mencapai 79 persen dari jumlah sasaran. Artinya lebih tinggi jika dibandingkan tahap 1 yang hanya mencapai 70 persen,” jelasnya dr Saut.
Adanya peningkatan pencapaian target POMP Filariasis tahap 2 ini dikatakan dr Saut cukup menggembirakan karena hingga saat ini diakuinya masih cukup banyak masyarakat yang engan mengkonsumsi obat ini dengan berbagai alasan. Mulai dari takut pusing, mual-mual dan alasan lainnya.
Dalam kesempatan ini, dr Saut juga menghimbau masyarakat untuk tidak takut mengkonsumsi obat Filariasis karena itu semua untuk kesehatan diri pribadi termasuk orang-orang yang ada disekitar kita.
Jika masih ada masyarakat yang kurang memahami cara  mengkonsumsi obat Filariasis, bisa langsung mempertanyakan kepada petugas kesehatan yang turun secara langsung memberikan obat tersebut.
“Untuk penyaluran tahap ke 3 baru akan kita lakukan kembali pada
Oktober 2014 mendatang,” Pungkas dr Saut pakpahan. (Ahmad tarmizi)




Warga Tembilahan lakukan Sholat istisqa

H.M.Effendi Lc. bertindak sebagai Khatib pada shalat Istisqa dan sekaligus memimpin Do'aTembilahan (www.detikriau.org) — Memohon kehadirat Allah turunnya Hujan, Masyarakat kota Tembilahan melaksanakan Sholat Istisqa. Do’a bersimpuh diri di lapangan upacara Jalan Gadjah Mada Tembilahan ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati Inhil, H Rosman Malomo, Sekda, H Alimddin RM, Unsur Muspida dan beberapa pejabat dilingkungan Setdakab Inhil.
Dalam sambutannya Wabup menyampaikan bahwa dalam menghadapi musim kemarau panjang yang di sertai kabut asap di daerah Kab. Inhil, kita harus tetap bertaqwa dan selalu istiqamah dalam menghadapi suasana seperti saat ini.
“Semoga dengan apa yang kita laksanakan hari ini, segala doa dan harapan kiranya dikabulkan oleh Allah SWT,”Sampaikan Wabup.
Dalam Khotbahnya, ustad H.M.Effendi Lc mengajak untuk  memohon ampun dan bertaubat kepada Allah SWT secara bersama-sama dengan  para ulama, umara’ atau Pemerintah, para pedagang, para pegawai dan seluruh lapisan masyarakat serta bersama-sama mengoreksi diri atau muhasabah nafsi dengan menyesal atas semua apa yang telah di lakukan dari perbuatan – perbuatan dosa dan maksiat kepada Allah SWT.
“karena perbuatan dosa dan maksiat juga dapat melenyapkan nikmat serta mendatangkan murka Allah SWT. Sampaikan sang Ustadz. (dro/adv)




Wabup Terima 173 Siswa Nindya Praja IPDN Kampus Riau

Salam Komando Wakil Bupati Inhil H.Rosman Malomo dengan Direktur IPDN Kampus Riau Rokan Hilir H Dwi Agus  Sumarno. Foto: Humas Pemkab inhil
Salam Komando Wakil Bupati Inhil H.Rosman Malomo dengan Direktur IPDN Kampus Riau Rokan Hilir H Dwi Agus Sumarno. Foto: Humas Pemkab inhil

Tembilahan (www.detikriau.org)-Wakil Bupati (Wabup) Indragiri Hilir
(Inhil) Rosman Malomo memimpin upacara penerimaan Siswa Nindya Praja IPDN Kampus Riau di Kabupaten Inhil yang dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Inhil. Tampak hadir dalam kegiatan ini beberapa pejabat esselon dilingkungan pemkab Inhil. Kamis (6/3)
Dalam sambutannya, Wabup mengucapkan selamat datang kepada seluruh siswa Nindya Praja IPDN Kampus Riau.
“Selamat datang di Inhil para Siswa Nindya Praja IPDN Kampus Riau,”
salam Wabup kepada Siswa Nindya Praja IPDN.
Wabup juga berpesan kepada 173 Siswa Nindya Praja IPDN Kampus Riau ini agar bisa beradaptasi di tengah-tengah masyarakat dan terpenting kesempatan ini dapat dimanfaatkan untuk menimba ilmu.
“Semoga adik-adik bisa berbaur dengan masyarakat Inhil  sehingga
adik-adik bisa mendapatkan pengalaman-pengalaman baru dalam  kultur
adat dan budaya yang mungkin berbeda dari tempat asal nindya Praja.
Namun justru perbedaan ini akan memperkaya wawasan dan pengetahuan Nindya Praja dalam mendarima baktikan diri nantinya,”pungkas Wabup.(Ahmad tarmizi/adv)




Bantu Masyarakat Selama Kemarau, KPSI Bagi-bagi Air Bersih

terlihat sejumlah warga begitu antusias  mendapatkan bantuan air bersih gratis. Foto: Ezy
terlihat sejumlah warga begitu antusias mendapatkan bantuan air bersih gratis. Foto: Ezy

Tembilahan (www.detikriau.org) – Komunitas Pencinta Sedekah Inhil (KPSI) bekerjasama dengan TPA Group Dinas Pekerjaan Umum kembali melaksanakan program bagi-bagi air bersih bagi masyarakat kurang mampu. Bagi-bagi air bersih yang dilakukan kali ini dilaksanakan di Kelurahan Pekan Arba Kecamatan Tembilahan. Kamis (6/3) sore
“Ini adalah kegiatan tahap 2 yang kita laksanakan setelah sebelumnya di kelurahan Sungai Beringin,” ungkap S Sandra Delka kepada detikriau.org disela kegiatan.
Penyaluran air bersih khususnya kepada warga kurang mampu kali ini sejumlah 5000 liter. Kegiatan sosial ini menurutnya akan terus dilakukan selama hujan belum juga turun.
Kebanyakan masyarakat Inhil masih mengandalkan air hujan untuk mencukupi kebutuhan air bersih termasuk air minum. dimusim kemarau seperti saat ini, dimana cadangan air bersih sudah menyusut, tentunya akan menyulitkan warga terutama warga miskin. sebab pasokan air PDAM mereka nilai belum layak untuk dikonsumsi sebagai air minum. jika harus mengandalkan air galon, per 15 literan setidaknya mereka harus merogoh kocek minimal sebesar Rp 6 ribu.
“Kesulitan masyarakat ini yang menjadi dasar KPSI kembali melaksanakan kegitan sosial bagi-bagi air bersih. Insyaallah kegiatan ini akan terus berlanjut selama hujan belum juga turun,” Tambah Delka
Sementara itu, tokoh masyarakat Kelurahan Pekan Arba, H Saidin menyatakan sambutan baiknya sembari mengungkapkan rasa senangdengan adanya kegiatan sosial seperti ini.
“Yang jelas tentunya seluruh masuyarakat akan sangat berterimakasih. semoga kegiatan sosial seperti ini tidak pernah hilang,” tandasnya. (Ahmad tarmizi)




Kondisi PDAM tirta Indragiri Disebut Kronis, Direktur Disarankan untuk Diganti

pdam tirta indragiriTembilahan (www.detikriau.org) — Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Indragiri (PDAM TI) Tembilahan disebut kini dalam kondisi sangat kronis. Oleh karenanya, Direktur PDAM diminta untuk segera diganti.
Permintaan ini disampaikan oleh salah seorang warga yang mengaku bernama Wily melalui pesan elektronik kepada detikriau.org pada 28 Februari jam 12.08 Wib. ” Kepala BUMD (PDAM) Tolong Di Tinjau Ulang…Lebih Baik DIGANTI… Skrg Kondisi PDAM Tirta Indragiri sangat KRONIS….” Sampaikan Wily
Senada, juga melalui pesan surat elektronik yang diterima pada tanggal dan bulan yang sama jam  13.23 Wib, warga lainnya malah membeberkan data yang ditulisnya sebagai “Info Penting”.
Beberapa informasi yang dituliskannya merupakan hasil Audit BPK tahun 2013 terhadap PDAM Tirta Indragiri itu terdiri dari 8 poin merincikan tentang Pembelian Aluminium Sulfat Rp 700 juta, Markup Upwriting IPA Pulau Palas, Gaji Karyawan 2 Bln tdk Dibayar, Ansuran Kredit Karyawan BANK RIAU 5 Bln Tdk dibayar, Ansuran Kredit Karyawan BANK MANDIRI Syariah 5 Bln Tdk dibayar, Dana PENSIUN PERPAMSI karyawan lebih 3 tahun tidak di setor. Kemudian Ansuran Koperasi INKOP (Koperasi PERPAMSI) 9 bln tdk dibayar dan terakhir Ansuran Kopersi PDAM TIRTA INDRAGIRI 9 bln tdk dibayar.
Diakhir pesannya, warga yang tidak mencantumkan identitasnya ini menuliskan kalimat,  Kepada siapa lagi kami KARYAWAN PDAM TIRTA IDRAGIRI mengadukan nasib ini….!!!!!
Terkait informasi yang diterima ini, Direktur PDAM TI, Kemas Yusfery ketika sempat ditemui detikriau.org di Kantor Bupati Inhil, Kamis (6/3/2014) dengan tegas menyatakan bahwa informasi yang disampaikan kepada detikriau.org itu hanyalah sebatas fitnah. Menurut Kemas Tusfery, Audit terhadap PDAM TI bukan dilakukan oleh BPK tetapi oleh BPKP.
Diakui Kemas Yusfery, saat ini PDAM TI sedang mengalami kesulitan keuangan terutama pasca kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). untuk mempertahankan agar perusahaan tetap mampu eksis sebagai penyedia air bersih kebutuhan masyarakat. tentunya diperlukan berbagai kebijakan. kebijakan itu terutama dalam hal pengaturan keuangan (cashflow). dampaknya, beberapa kewajiban yang semestinya memang sudah harus dibayarkan dengan terpaksa harus dilakukan penundaan.
“jadi hanya penundaan pembayaran. tidak ada maksud lain selain untuk mempertahankan agar perusahaan daerah ini dapat terus eksis,” Jawab Kemas Yusfery sambil mencontohkan bahwa pembelian aluminium sulfat bukan tidak dibayar tetapi ditunda dan gaji karyawan, hanya 1 bulan yang belum dibayar.
hari ini, ditambahkan Kemas, Pendapatan yang diterima PDAM TI setiap bulannya tidak pernah seimbang dengan biaya yang harus dikeluarkan. Tarif yang dibebankan dan ditagihkan kepada pelanggan hanya sebesar Rp 3.100 per M3 sementara biaya produksi yang dikeluarkan mencapai Rp 6.800. Menutup defisit yang terjadi, tentunya dibutuhkan perencanaan yang matang dan kebijakan yang harus benar-benar tepat. belum lagi ditambah tunggakan pelanggan yang keseluruhannya mencapai 2 Milyar lebih.
Selain pendapatan dari tarif yang ditagihkan kepada  pelanggan, sumber lainnya pendapatan PDAM TI berasal dari beban biaya yang dikenakan kepada penyambungan pelanggan baru. 2000 penyambungan terhadap pelanggan baru belum lama ini, PDAM TI mendapatkan tambahan penghasilan sebesar Rp 80 juta. Namun semua itu belumlah mampu menutupi defisit yang terjadi setiap bulannya yang mencapai Rp 200 juta.
“Makanya sejak dulu, terutama pasca kenaikan BBM, kita terus berusaha mengusulkan kepada Pemerintah Daerah untuk memberikan ijin menaikan tarif kurang lebih sebesar 20 persen. tidak terlalu tinggi. Gambarannya, untuk pelanggan yang pemakaiannya 10 M3 dengan beban biaya tagihan biasanya sebesar Rp 41 ribu, setelah kenaikan menjadi sekitar Rp 50 rb. Jika permohonan kenaikan tarif ini dikabulkan, kita berkeyakinan PDAM TI akan kembali sehat,” yakini Kemas.
Diakhir komfirmasinya Kemas Yusfery mempersilahkan kepada siapapun yang menginginkan penjelasan terkait pengelolaan PDAM TI untuk langsung ke kantor PDAM TI di jalan M Boya Tembilahan. Ia menggaransi akan memberikan informasi secara tranparan. ia juga menymapaikan permohonan kepada seluruh pelanggan PDAM TI agar mengerti alasan yang mengharuskan pihaknya memintakan usulan kenaikan tarif. (dro)