Mitos : Janin Diambil Makhluk Halus?
Jakarta – Pasti diantara bumil yang baca tulisan ini, ada banyak yang menyelipkan benda tajam kecil di balik bajunya. Apakah itu peniti, gunting lipat, pisau lipat, dll. Namun mitos ini juga ternyata bukan saja tentang membawa benda tajam kecil. Di beberapa daerah, ada yang membawa manik-manik kecil, buah-buahan kecil seperti jeruk nipis, sapu lidi, dan banyak pernak pernik lainnya. Kebanyakan mitos ini timbul dengan bumbu-bumbu klenik, seperti melindungi dari orang penganut ilmu hitam, hingga makhluk jahat. Di daerah Sumatera ada karakter orang yang mempelajari ilmu hitam yang dapat memakan kepala bayi hingga bayinya lahir tanpa kepala. Ada juga mitos makhluk jahat yang mencuri bayi di dalam kandungan sehingga tiba-tiba perut bumil jadi kempes. Biasanya makhluk ini menyamar jadi nenek atau kakek tua. Masih banyak mitos lain di seputaran makhluk gaib pencuri bayi. Ditengah masyarakat modern, biasanya bumil sudah tidak percaya lagi dengan mitos ini., namun seringkali banyak para bumil yang masih membawa benda-benda kecil sebagai jimat untuk melindungi kehamilannya. Akan saya bahas berikut ini mengenai kasus kehamilan yang dicuri dan kasus-kasus bayi yang lahir tanpa kepala.
Perbandingan kepala bayi normal dan yang mengalami anencefalus (tanpa batok kepala)
Mitos-mitos seperti ini muncul karena pada masa itu, belum ada pemeriksaan hamil yang canggih dan komprehensif seperti masa sekarang. Kebanyakan diagnosis kehamilan didapatkan berdasarkan keluhan ibu / calon ibunya saja, seperti terlambat haid dan muntah-muntah. Seorang wanita yang sudah menikah, lalu telat haidnya dan muntah-muntah akan langsung dianggap hamil. Padahal kedua tanda tersebut bukan merupakan tanda pasti kehamilan, bahkan bila disertai dengan hasil pemeriksaan hamil melalui air seni sekalipun. Kadang terlambat haid sering dialami seorang wanita, dalam dunia kedokteran seseorang didiagosis amenorhea (tidak haid) bila dia mengalami tidak haid selama 2 siklus berturut dan tidak hamil. Sedangkan mual dan muntah dalam kehamilan belum tentu hamil, gastritis atau sakit maag seringkali memiliki keluhan mual dan muntah. Oleh karena itu, seorang wanita yang terlambat haid dan muntah belum tentu hamil. Maka dari itu saat seorang wanita yang tadinya disangka sudah hamil, akan disangka bayinya dicuri pada saat menstruasi normalnya kembali timbul.
Ada kasus-kasus tertentu yang sering saya temui dalam praktek sehari-hari, seorang wanita yang mengaku hamil beberapa bulan dan sudah merasakan pergerakan bayi, ternyata malahan tidak hamil sama sekali. Apa yang terjadi? Apakah bayinya diambil/dicuri? Dunia medis memiliki jawabannya : pseudocyesis.
Pseudocyesis atau false pregnancy atau phantom pregnancy atau kehamilan palsu adalah suatu keadaan dimana seorang wanita merasakan dirinya hamil, dan disertai dengan tanda-tanda bahwa dia hamil. Seperti : berhenti haid berbulan-bulan, perut membesar, mual dan muntah, kembung, mengidam, merasakan pergerakan anak. Apakah penyebab dari pseudocyesis? Pseudocyesis merupakan suatu keadaan psikosomatis, dimana proses psikis (kejiwaan) mempengaruhi soma (tubuh/raga). Pseudocyesis terjadi bila seseorang wanita sangat ingin memiliki momongan, hal ini juga diperparah dengan tuntutan dari suami dan keluarga besar untuk segera memiliki keturunan. Menstruasi seorang wanita sangat dipengaruhi oleh faktor psikis, oleh karena itu pada kasus pseudocyesis, menstruasi yang terhenti adalah akibat dari psikisnya yang terganggu. Apa yang menyebabkan perutnya membesar? Pengalaman saya bermacam-macam. Pada beberapa kasus adalah kantung kencing, dimana setelah pemasangan kateter maka bayinya lahir. Kasus lain dapat juga tumor dari daerah panggul, seperti tumor indung telur hingga miom. Kasus lain adalah lemak yang menimbun. Karena wanita tersebut sudah merasa hamil, maka ia akan makan banyak untuk mengejar kebutuhan bayinya, akibatnya adalah obesitas.
Bagaimana dengan bayi yang kepalanya tidak ada atau kepalanya dimakan? Kelainan ini jugas sering ditemukan. Seringkali merupakan efek dari mengkonsumsi obat-obatan sembarangan saat hamil. Kasus yang pernah saya dapatkan adalah si ibu tidak pernah kontrol di dokter dan tidak pernah di-USG. Pada saat pergi ke dokter, adalah saat dirujuk oleh bidan karena bunyi jantung bayinya sudah sulit didengar. Teryata memang bayinya sudah meninggal dan terdapat kelainan pada kepala bayinya, berupa tidak utuhnya tulang tengkoraknya. Sebenarnya kelainan pada struktur tulang tengkorak (cranium) bayi sudah dapat dilihat melalui USG pada umur 10 minggu. Jadi alangkah terlambatnya bila pasien baru mau USG kalau sudah hamil 7 bulan.
Membawa benda tajam selama kehamilan terutama bila diletakkan terlalu dekat dengan tubuh dapat membahayakan dan menciderai diri sendiri. Selain itu, membawa benda tajam juga dapat memberikan perasaan tidak aman bagi orang lain di sekitar anda. Pada saat bumil naik pesawat dan kedapatan membawa benda tajam di tubuh, pasti bumil akan disuru mengeluarkan benda tersebut dan membuangnya. Tidak ada hubungan antara membawa benda tajam dengan mencegah serangan dari makhluk gaib atau orang berilmu hitam, kalaupun benar sosok tersebut ada…pastinya mereka tidak akan takut dengan gunting kecil atau pisau kecil. Apalagi dengan sebatang lidi dan jeruk nipis.
Mudah-mudahan bermanfaat.
Sumber: http://kesehatan.kompasiana.com/ibu-dan-anak/2014/03/10/mitos-janin-diambil-makhluk-halus–638441.html
Tunjangan Guru Non-PNS Rp 5 Triliun Siap Cair
JAKARTA – Pencairan tunjangan profesi pendidik (TPP) menjadi topik khusus dalam Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan (RNPK) 2014. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengambil alih pencairan TPP untuk guru-guru swasta (non PNS).
Mendikbud Mohammad Nuh menuturkan, anggaran tunjangan profesi guru non PNS itu berkisar antara Rp 4 triliun hingga Rp 5 triliun. Dia menuturkan bahwa tunjangan itu akan dibayarkan akhir bulan ini. “Paling molor pekan pertama April,” kata Nuh, kemarin (8/3).
Skema pembayaran tunjangan profesi itu berbeda dengan dana BOS, meskipun keduanya dibayar setiap tiga bulan sekali. Nuh mengatakan dana BOS dibayar di awal bulan di periode tiga bulanan. Sedangkan pembayaran tunjangan profesi guru, dibayar di akhir bulan di periode tiga bulanan. Alasannya adalah guru diminta untuk bekerja dulu, baru mendapatkan tunjangan profesi itu.
Menteri asal Surabaya itu mengatakan, Kemendikbud sedang menyusun database guru-guru bersertifikat profesional yang berhak mendapatkan tunjangan profesi. Dengan data ini, dia berharap tunjangan profesi bisa dibayarkan secara tepat waktu dan tepat jumlah.
Persoalan yang masih mengganjal dalam pencairan tunjangan profesi itu adalah, pencairan untuk guru-guru PNS yang jumlahnya lebih banyak. Nuh menuturkan dalam Rembuknas ini, jajaran pemda kabupaten dan kota sepakat untuk mempercepat pencairan tunjangan profesi.
Dia mengatakan Kemendikbud tidak bisa mengintervensi secara lebih dalam pencairan tunjangan profesi untuk guru PNS. Sebab dananya masuk kategori transfer daerah, dan uangnya tidak transit di rekening Kemendikbud.
Nuh berharap jajaran pemda komitmen untuk mencairkan tunjangan profesi itu. Sehingga guru PNS maupun non PNS sama-sama bisa merasakan tunjangan profesi tepat waktu dan tepat jumlah. Dia menuturkan pencairan tunjangan profesi guru swasta yang ditangani Kemendikbud, bisa menjadi acuan pencairan tunjangan serupa untuk guru PNS.
Inspektur Jenderal (Irjen) Kemendikbud Haryono Umar mengatakan, pencairan tunjangan profesi guru-guru PNS akan diawasi serius. “Pucuk pengawasannya kita minta tolong teman-teman di KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi, red),” kata dia.
Haryono mengatakan tunggakan pembayaran tunjangan profesi yang mencapai Rp 8 triliun siap dikucurkan. Sebab Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) sudah hampir merampungkan audit khusus pencairan tunjangan profesi. Hasil audit itu nantinya dipakai dasar bagi pemda untuk mencairkan tunjangan profesi. “Sampai sekarang audit masih berjalan. Tapi BPKP siap menuntaskan secepatnya,” ujar pria yang juga pernah menjadi pegawai BPKP itu. (**)
Sumber: http://www.jpnn.com/read/2014/03/09/220842/Tunjangan-Guru-Non-PNS-Rp-5-Triliun-Siap-Cair-
Hari Ini, Inhil Kembali Terdeteksi 15 hotspot
Tembilahan (www.detikriau.org) — Hasil pantauan satelit NOAA 18, Senen (10/3/2014), Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) kembali terpantau sebanyak 15 Hotspot. Ke 15 Hotspot ini tersebar di 8 Kecamatan.
Berdasarkan informasi dari Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) kab Inhil, Encik Kamal Syahindra melalui kabid Kerusakan Lingkungan, Ardi Yusuf, ke 15 titik panas di 8 Kecamatan tersebut yakni, Kecamatan Pulau Burung 3 Titik, Desa Sungai Danai, Desa Binangun Jaya dan Desa Suka Jaya. Kecamatan Tekluk Belengkong 4 titik di Desa Sumber Makmur Jaya 2 titik, Hibrida Mulya dan Indrasari Jaya masing-masing 1 titik.
Kecamatan Pelangiran 1 titik di Desa Bagan Jaya. Selanjutnya di Kecamatan Mandah 3 titik, Desa Bantaya 2 titik dan Desa Batang Tumu 1 titik. Kecamatan Gaung 1 titik di Desa Teluk Kabung. Kecamatan Concong 1 titik di Desa Sungai Berapit. Kecamatan Kempas 1 titik di Desa Bayas Jaya dan terakhir di Kecamatan Kemuning 1 titik di Desa Selensen.
Sehari sebelumnya, ahad (9/3) jumlah hotspot yang terpantau sebanyak 11 titik yang tersebar di 7 Kecamatan. yakni Kecamatan Pulau Burung 1 titik di Desa Binangun Jaya, Kecamatan Teluk Belengkong 1 titik di Desa Sumber Makmur Jaya, Kecamatan Mandah 1 titik di Desa Pelanduk. Kemudian di Kecamatan kateman Desa Kuala Selat 2 titik, Kecamatan Pelangiran 2 titik di Desa Tanjung Simpang dan Desa Rotan Semelur. Kecamatan Gaung 3 titik di Desa Belantaraya dan Desa Simpang gaung. kemudian yang terakhir Kecamatan Kuindra di Desa Sungai Bela.
“Tanggal 6/3 hanya 1 titik panas yang terpantau di Kecamatan Pelangiran Desa Rotan Semelur. kemudian tanggal 7/3, tidak terpantau adanya titik panas. tanggal 8/3, satelit kembali mendeteksi 2 titik panas di Kecamatan pulau burung Desa Sri Danai dan Sempadan jaya. Dua hari belakangan ini satelit kembali mendeteksi terjadinya peningkatan titik panas. Disaat musim kemarau seperti ini, memang menjadi rawan terjadinya kebakaran lahan dan hutan apalagi daerah kita banyak yang terbuka,” Jelas Ardi Yusuf melalui sambungan selulernya. Senin (10/3/2014). (dro)
Wabup Lantik Kepala Desa Benteng Utara

Sungai Batang (www.detikriau.org) – Bertempat di Pendopo Desa Benteng Kecamatan Sungai Batang, Wakil Bupati Inhil, H Rosman Malomo melantik Kepala Desa dan beberapa Pejabat struktural. Turut hadir besama Wabup beberapa pejabat esselon dilingkungan Pemkab inhil. Sabtu (8/3/2014)
Beberapa pejabat yang dilantik diantaranya, Arsyad tiro sebagai Penjabat Kepala Desa Benteng Utara, Dr. Dwi Gunawan sebagai direktur rumah Sakit Umum Tengku Sulung Pulau Kijang , Sultan sebagai Sekcam Tanah Merah, Mohammad Yusuf, S.sos sebagai Sekcam Sungai Batang, Ahmad Darmili sebagai kepala UPTD Dinas Pendapatan Kecamatan Reteh pada Dinas Pendapatan Daerah Kab. Inhil.
Dikatakan Wabup dalam amarannya, mutasi dan promosi ini merupakan hal yang wajar dalam sebuah organisasi. “Atas nama Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir saya berharap agar kepada Kepala Desa dan beberapa pejabat lainnya yang baru di lantik dapat menjalankan tugas dan fungsi sebagaimana mestinya,” Pesan Wabup
Dijelaskan Wabup, Mulai tahun 2014 dengan program Desa Maju Inhil Jaya, percepatan pembangunan pedesaan meliputi Pemerataan pembangunan Fisik dibidang Infrastruktur dasar desa maupun infrastruktur penghubung antar Desa dengan desa termasuk desa dengan kota.
Program lainnya adalah Penguatan SDM dan kelembagaan Desa, Pemberdayaan Ekonomi masyarakat desa berbasis pengelolaan potensi SDA setempat dan Koperasi UKM.
Usai melantik Pejabat Kepala Desa benteng Utara dan beberapa pejabat eselon di lingkungan Pemkab Inhil Wakil Bupati juga berkesempatan melaksanakan peresmian Pasar yang ada di Desa Benteng Kec. Sungai Batang.(dro/adv)
Bupati Diwakili Asisten I Lepas Peserta Gerak jalan Santai
Tembilahan (www.detikriau.org) — Bertempat dilapangan Upacara Jalan Gadjah Mada Tembilahan, Bupati Inhil, HM Wardan yang diwakili oleh Asisten I , Darussalam melepas peserta gerak jalan sehat dan kirab. Kegiatan hasil tajaan KPU Inhil ini dalam rangka menyongsong pemilu Jujur dan Adil tahun 2014, Ahad (9/3/2014)
Bupati dalam sambutannya yang dibacakan Asisten I mengatakan bahwa penyelenggaraan Pemilu Legislatif (Pileg) sebagaimana yang diamanatkan peraturan KPU Nomor 21 tahun 2013 tentang perubahan ke 6 atas peraturan KPU No 7 Tahun 2012 tentang tahapan, program dan jadwal pelaksanaan Pileg kini telah memasuki tahapan.
Salah satu tahapannya adalah melakukan sosialisasi. gerak jalan sehat yang kita ikuti saat ini juga hari ini diselenggarakan secara serentak di seluruh Republik indonesia sebagai sebuah bentuk sosialisasi menuju pemilu jujur dan adil tahun 2014
“Semoga melalui gerak jalan ini kiranya dapat memotivasi masyarakat untuk peduli terhadap pelaksanaaan Pemilu tahun 2014 ini, baik Pemilu Legislatif maupun Pemilu Presiden dan Wakil Presiden.” Bacakan Darussalam
Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa baik Pileg maupun Pilpres adalah sebuah wujud demokratisasi pemerintahan yang ditujukan untuk mencari dan mendudukan orang-orang yang nantinya akan mewakili rakyat dan memimpin bangsa dan Negara ini serta mengatur jalannya pemerintahan agar dapat terlaksana dengan baik.
“Oleh sebab itu, dirasakan sangat perlu untuk mensosialisasikannya kepada seluruh stake holder Pemilu, Dinas dan Instansi, Partai Politik peserta Pemilu 2014, Ormas, Media dan Masyarakat Umum agar tujuan Pemilu Jujur dan Adil 2014 dapat terlaksana dengan baik,” Ujar Bupati.
Gerak jalan sehat menyongsong Pemilu 2014 ini bertemakan ”Jalan Sehat Menuju Pemilu Jujur dan Adil”. Rute yang ditempuh peserta Gerak jalan sehat ini diawali di Jl. Hang Tuah, Jl.Gajah Mada, Jl.M.Boya,Jl.Baharudin Yusuf,Jl.H.Said,Jl.Kapten Mukhtar dan kembali finish di Jalan Gajah Mada.
bagi peserta, panitia juga menyediakan berbagai hadiah diantaranya hadiah utama sebuah Kulkas dan bermacam hadiah hiburan lainnya.(humas)
