Massa HMI: Jokowi Buat Negara Rugi Ratusan Miliar

194276_massa-berunjukrasa-di-kpk_663_382JAKARTA — Puluhan demonstran dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) mendatangi kantor Balai Kota Jakarta, Selasa 1 April 2014.  Aksi tersebut untuk mempertanyakan indikasi korupsi dalam pengadaan bus TransJakarta sebesar Rp1,5 triliyun yang diduga dilakukan oleh pejabat-pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, termasuk Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo dan beberapa anak buahnya.
Dalam aksinya, mereka meminta agar Jokowi berani mengusut tuntas indikasi korupsi dalam kasus pengedaan transportasi massal itu. Massa aksi menilai, langkah Jokowi dalam pengusutan kasus pengadaan TransJakarta itu hanya setengah-setengah.
“Jokowi bukan dewa, Jokowi bukan utusan Tuhan. Tapi Jokowi telah membuat negara kehilangan uang negara ratusan miliar rupiah dalam pengadaan bus TransJakarta,” ucap orator saat ujuk rasa.
Para pendemo juga meneriaki Jokowi adalah pejabat yang tega menggelapkan uang rakyat dan menjadikan anak buahnya sebagai tumbal dalam kasus korupsi TransJakarta itu. Kata pendemo, Jokowi pejabat yang tega melenyapkan uang negara. Bahkan, salah satu orator menegaskan bahwa lawan yang harus dihadapi adalah Jokowi.
“Kita datang kesini untuk melawan satu orang adalah Jokowi. Yang kita lawan adalah hanya Jokowi. Tidak ada yang lain. Jokowi hanya bersembunyi dibalik gedung Balai kota,” ujar salah satu pendemo.
Aksi ini sempat diwarnai aksi saling dorong antara pendemo dan petugas keamanan, sebab saat itu ada salah satu anggota HMI yang berhasil masuk kedalam pagar halaman kantor Balai kota namun langsung diamankan oleh pihak kepolisian.
Karena terjadi saling dorong, spanduk massa HMI yang berunjuk rasa pun sempat diambil oleh polisi. Massa aksi sempat kesal dan mulai melakukan aksi menghancurkan sterofoam dan tampak akan melakukan aksi bakar ban dan spanduk.
Sumber: http://metro.news.viva.co.id/news/read/493128-massa-hmi–jokowi-buat-negara-rugi-ratusan-miliar




Charger Meledak, Pemilik iPhone Harus Dioperasi

iphone5detikriau.org — Kasus kecelakaan saat menggunakan iPhone kembali terjadi. Seperti biasa, kecelakaan meledaknya iPhone tersebut dipicu oleh penggunaan aksesori “KW” alias non-orisinal.
Walau berkali-kali Apple telah memperingatkan pengguna untuk selalu memakai aksesori asli, seperti charger, namun Tim Tyrell, pria yang tinggal di negara bagian Minnesota, AS tersebut tidak menggubrisnya.
Akibatnya, telapak tangan kiri Tyrell terluka saat charger iPhone yang dipegangnya meledak. Charger yang digunakan bukan bawaan Apple alias non-orisinal.
Bercerita kepada Fox 9 News, Senin(31/3/2014), Tyrell mencoba berhemat dengan membeli charger iPhone 5 bekas melalui situs lelang eBay. Namun, charger tersebut justru malah membawa malapetaka baginya.
“Kejadiannya sangat cepat,” ujar Tyrell. Charger iPhone tersebut meledak dan telapak tangan kirinya mengalami luka bakar. Tyrell harus dirawat selama sepekan di rumah sakit setempat untuk menyembuhkan lukanya.
“Charger-nya menjadi hitam, tepat di tempat kabel USB tersebut terhubung dengan colokan listrik, ada ledakan kecil,” ceritanya. “Jari bagian dalam saya jadi memar,” mbuh Tyrell.
Luka bakar akibat charger bekas tersebut belakangan menjadi infeksi. Tangan Tyrell harus dioperasi tiga kali untuk mencegah infeksi meluas. Lebih parah lagi, penyakit diabetes yang diderita Tyrell juga memperlambat pemulihan luka tersebut.
Tyrell sendiri mengaku memiliki charger orisinil Apple, namun ia enggan menggunakannya, karena jika rusak, ia harus membeli lagi dengan harga yang mahal.
“Saya punya wall charger dan car charger yang harganya sekitar 10 dollar AS, dibandingkan charger asli yang harrganya bisa mencapai 25-30 dollar AS di toko resmi Apple,” certa Tyrell.
Kejadian seperti di atas sudah tidak asing lagi bagi pengguna iPhone. Apple juga telah mengetahui efek penggunaan aksesori non orisinil. Bahkan, Apple sampai menawarkan kabel USB setengah harga jika pengguna ingin menukar kabel yang lama.
Apa yang dialami Tyrell dan kasus-kasus serupa sebelumnya hendaknya menjadi pelajaran bagi pengguna Apple lainnya. Mereka dihimbau untuk menggunakan aksesori asli. Selain itu, ada pula aksesori pihak ketiga yang telah mendapatkan sertifikasi dari Apple.
Sumber: Kompas.com




INES Klaim Elektabilitas Prabowo Lewati Jokowi

2087701Jakarta – Jelang pemilihan anggota legislatif (pileg) lembaga survei Indonesia Network Election Survey (INES) mengeluarkan hasil surveinya terkait elektabilitas Capres 2014.
Hasil survei INES ini elektabilitas Prabowo Subianto berada di posisi teratas dengan perolehan 35,2%. Elektabilitas Prabowo melewati perolehan Capres PDI Perjuangan Joko Widodo (Jokowi) dengan perolehan 16,2%.
“Prabowo Subianto memiliki tingkat top of mind yang paling tinggi di kalangan masyarakat, yaitu sebesar 35,2%, disusul Megawati sebesar 17,1%, dam Joko Widodo sebesar 16,2%,” ujar Direktur Eksekutif INES Irwan Suhanto, di Jakata (31/3/2014).
Menurut dia, tingginya elektabilitas Prabowo tidak lepas dari citra Partai Gerindra yang masih bersih tanpa ada kadernya yang terseret korupsi.
Irwan mengatakan adapun capres-capres lainnya seperti Wiranto, Pramono Edhi Wibowo, Aburizal Bakrie (Ical) dan tokoh-tokoh lainnya hanya memiliki prosentase yang lebih kecil di bawah 10%.
Dia menjelaskan minat publik memilih Prabowo dilatarbelakangi oleh penilaian terhadap figurnya. Sebab publik menilai Prabowo memiliki strong leadership, jujur dan bersih, berkomitmen memenuhi janji.
Selain itu sosok Prabowo dinilai mampu memberantas korupsi, mampu mengatasi permasalahan ekonomi, mampu mensejahterakan rakyat, dan mampu menjaga stabilitas keamanan dan pertahanan nasional yang selama ini dilihat sangat lemah.
Irwan mengatakan tingkat keterpilihan Prabowo juga didasari atas harapan yang besar yakni Prabowo bisa mengembalikan martabat bangsa Indonesia.
“Hal ini dapat juga diartikan bahwa rakyat Indonesia sebenarnya memiliki rasa nasionalisme yang tinggi, meskipun ekonomi tidak terlalu baik. Jika martabat bangsa dihina, rakyat Indonesia juga tidak terima,” ungkapnya.
Penilaian ini disebabkan atas kerinduan publik terhadap kebesaran Indonesia pada era kepemimpinan Soekarno dan Soeharto. Dua masa itu Indonesia cukup terpandang di dunia internasional.
“Sosok Prabowo saat ini dianggap masyarakat memiliki kesamaan dalam menjaga martabat Indonesia,” tambahnya.
Dalam survei INES juga menyebut jika tingkat elektabilitas Partai Gerindra berada di posisi teratas seperti capresnya.
Partai Gerindra memiliki eletabilitas paling tinggi sebesar 25,1%, disusul PDIP sebesar 21,1%, kemudian Golkar 18,9%, Partai Demokrat berhasil naik menjadi 7,2%, kemudian Hanura 7,2%.
Sedangkan partai yang berbasis Islam yang lolos electoral threshold yaitu PKS dan PPP masing-masing mencapai 4,7% dan 3,6%. Partai NasDem sebagai partai debutan baru berhasil lolos dengan 4,1%.
Hasil survei yang dilakukan selama periode 14-21 April 2014 dengan jumlah responden sebesar 6.588 orang yang diambil dari seluruh Indonesia.
Teknik pengambilan data dilakukan dengan wawancara melalui kuesioner. Tingkat kepercayaan hasil survei ini sebesar 95% dengan margin of error sebesar +/- 1,21%. (*)
Sumber: http://nasional.inilah.com/read/detail/2087701/ines-klaim-elektabilitas-prabowo-lewati-jokowi#.UzmWraJF-XQ




Jokowi Harus Berani Akui Kekurangan Selama Jadi Gubernur

2127515-kjp-780x390JAKARTA—Pakar komunikasi politik dari Universitas Pelita Harapan, Emrus Sihombing, mengatakan, Gubernur DKI Jakarta, yang juga bakal calon presiden dari PDI Perjuangan, Joko Widodo (Jokowi), harus berani mengakui kesalahannya selama memimpin Ibu Kota. Mengakui kesalahan, menurut Emrus, salah satu bukti dan tolok ukur jika Jokowi ingin disebut negarawan. Ia menanggapi temuan Indonesia Corruption Watch yang menyebutkan penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) yang digagas Jokowi tidak tepat sasaran, serta pembelian bus transjakarta tak beres. 

“Sejauh itu base on data dan fakta harusnya akui saja. Jokowi harus berani mengakui kesalahannya, itulah leadership dan negarawan,” kata Emrus, saat dihubungi, Senin (31/3/2014) malam.
Menurut Emrus, wajar jika ada pihak yang mengungkapkan kelemahan Jokowi. Emrus juga meminta publik tak menutup mata terhadap hasil kerja Jokowi selama memimpin Ibu Kota lebih dari setahun ini. Ia berharap, kecintaan publik kepada Jokowi tak lantas harus membuatnya bersih dari kritik.
“Elektabilitas dan popularitas Jokowi tinggi, tapi dia manusia juga yang enggak sempurna. Kalau ada fakta, akui saja kesalahannya dan jangan seperti kebakaran jenggot,” ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, Indonesian Coruption Watch (ICW) menemukan hampir seperlima penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) yang digagas Jokowi tidak tepat sasaran. ICW menilai hal ini terjadi karena pemberian KJP tidak sesuai dengan kriteria penerima KJP sebagaimana ditetapkan dalam petunjuk teknis. Dari total 405.000 penerima KJP tahun 2013, yang meleset sebanyak 19,4 persen.
Temuan ICW ini melalui pemantauan KJP pada tahun 2013 dengan metode citizen report cards (CRC). Pemantauan dilaksanakan mulai 3 Februari hingga 17 Maret 2014 dengan jumlah responden 650 orang. Adapun margin of error sekitar 4-5 persen dan tingkat kebenaran 95 persen.
Sumber: http://indonesiasatu.kompas.com/read/2014/03/31/1928430/jokowi.harus.berani.akui.kekurangan.selama.jadi.gubernur?utm_source=WP&utm_medium=box&utm_campaign=Kknwp



Kata Manager, Kekurangan daya dan kerusakan jaringan penyebab PLN Rayon Tembilahan kerap mati

lilinTembilahan (detikriau.org) – manajer PLN Rayon Tembilahan, Budi Warman menyatakan bahwa kerapnya terjadi pemadaman listrik secara mendadak dalam beberapa waktu belakangan ini disebabkan adanya kerusakan beberapa atribut penghubung. Pihaknya sedang melakukan upaya perbaikan.
“Pemadaman yang kita lakukan dalam beberapa minggu belakangan ini disebabkan beberapa kendala seperti kerusakan jaringan penghubung serta proses perbaikan yang sedang kita lakukan”. Sampaikan Budi Warman melalu sambungan selularnya kepada detikriau.org, Senin (31/3/2014)
Menurutnya, titik kerusakan jaringan penghubung tersebut terjadi dijalan Jendral Sudirman Tembilahan kota serta di jalan lintas provinsi parit 4 kecamatan Tembilahan Hulu
“Sabtu (29/3) Malam ada gangguan di Mesin Parit 4 Tembilahan Hulu termasuk gangguan jaringan yang cukup parah. Makanya pemadaman berlangsung agak lama,” paparnya
Pada saat yang sama ia juga menyebutkan bahwa kendala yang selama ini terjadi juga disebabkan tingginya tingkat volume listrik yang dibutuhkan masyarakat yang sudah tidak sesuai dengan persediaan kapasitas yang ada.
“saya berharap masyarakat bisa mengerti dan bisa mengurangi pemakaian listrik pada malam harinya”. Sebutnya sambil berharap setelah dilakukan perbaikan kedepannya tidak akan ada lagi masalah. (Ahmad Tarmizi)




Pasokan Air PDAM Kerap Tersendat dan Keruh

keruhTembilahan (detikriau.org) -Pelanggan perusahaan daerah air minum (PDAM) Tirta Indragiri mengeluh, dalam beberapa hari belakngan ini, pasokan air yang didistribusikan ke rumah mereka keruh dan kotor bahkan disebagian tempat air pasokan PDAM tidak lancar.
Manto (40) salah seorang pelanggan PDAM Tirta Indragiri (TI) di kota Tembilahan menyebutkan bahwa keruhnya air pasokan PDAM ini membuat ia merasa kecewa apalagi pasokan air juga kerap tersendat. pada bulan-bulan sebelumnya rekening bulanan yang harus dia bayar dikisaran Rp 20-30 ribu. Namun disaat sekarang justru naik menjadi Rp 60-70 ribu.
“Harusnya kalau pasokan air tak lancar kan tagihannya murah. Ini malah naik lebih dari 100 persen, saya jadi heran mengapa bisa seperti ini” katanya kepada detikriau.org, Ahad (31/3)
Manto juga mengatakan, pasokan air di rumahnya bukan hanya tidak lancar tetapi juga sangat keruh sehingga tidak bisa dipergunakan untuk mandi dan mencuci.
“Kalau agak terasa asin tidak masalah, maklum lagi musim kemarau. namun kalau kotor mau dijadikan apa. Ini jelas-jelas sangat merugikan kami sebagai pelanggan,” kesalnya.
Bukan hanya Manto, Fatimah, pelanggan PDAM TI yang tinggal dipinggiran bantaran sungai parit 11 Kecamatan Tembilahan Hulu juga mengeluhkan hal yang senada. Menjadi pelanggan PDAM menurutnya untuk mendapatkan kualitas air yang lebih baik untuk kebutuhan rumah tangga sehari-hari.
“belakangan kualitas air tidak lebih dari air sungai. kalau sekedar air sungai, kita bisa ambil langsung aja, nggak perlu bayar. Ini harus jadi perhatian pengelola PDAM agar masyarakat tidak terus mengeluh,” Kritik Manto
Untuk bisa mempergunakan air PDAM menurut Fatimah ia terpaksa harus mendiamkan terlebih dahulu. paling tidak satu malam. esoknya air baru bisa dipergunakan. “setelah diendapkan, didasar bak sangat jelas terlihat tumpukan kotoran. bak juga jadi cepat kotor dan berlendir.” Pungkas Fatimah. (dro)