Ciptakan Pemilu Jurdil, KPU dan Panwaslu diminta Bekerja Lebih Profesional

jurdilTembilahan (detikriau.org) — Pemilu Jujur dan Adil masih perlu untuk dipertanyakan. Beberapa dugaan penyimpangan masih saja terjadi. KPU sebagai Penyelenggara dan Panwaslu selaku pengawas Pemilu diharapkan untuk lebih mampu bekerja profesional.
“Kita menemukan adanya beberapa kejanggalan yang patut diduga sebagai pelanggaran. Saya sudah sampaikan hal ini ke Panwaslu Inhil untuk segera disikapi,” Ujar Anggota DPRD Inhil dari Fraksi PKB, Herwanissitas kepada detikriau.org melalui sambungan selularnya, Selasa (8/4/2014)
Menurut penjelasan Herwanissitas yang kembali maju sebagai Calon Anggota Legislatif (Caleg) dari PKB pada dapil V ini, berdasarkan pantauan di lapangan oleh relawan dan simpatisannya di Desa Sungai Bela Kecamatan Kuindra, ditemukan lebih dari 300-an pemilih tidak dapat menyalurkan hak pilihnya pada pileg 9 April 2014 esok hari.
“Kita sudah periksa satu persatu, hasilnya, lebih dari 300 an pemilih tidak tercantum dalam DPT maupun daftar pemilihan tambahan. Padahal pada Pilbup Inhil yang lalu termasuk Pilgubri baik putaran pertama dan kedua, mereka terdaftar sebagai pemilih.” Sampaikan Sitas
Hal ini menurutnya patut untuk dipertanyakan dan ditindaklanjuti, apalagi ratusan pemilih yang tidak terdaftar ini terjadi hanya pada satu Desa.
Disamping persoalan tidak terdaftarnya 300 an pemilih, Herwanissitas juga menenggarai adanya ketidaknetralan petugas pemilu. KPPS dinilainya lebih berpihak kepada salah seorang caleg bahkan yang lebih menimbulkan tandatanya, ada petugas KPPS yang sama sekali tidak bisa baca tulis.
“Saya berharap laporan saya ke Panwaslu ini dapat ditindaklanjuti demi berjalannya pemilu yang jujur dan adil,” Pinta Sitas.
Diakhir kalimatnya, Ia mengaku sudah memberikan pernyataan dibeberapa media, baik cetak maupun elektronik termasuk kalangan NGO agar dapat bersama-sama mengawal jalannya proses pemilu. (dro)




Panwaslu Inhil: Caleg Golkar dan PKPI di Temukan lakukan Pelanggaran

kampanyeTembilahan (detikriau.org) — Panwaslu Kabupaten Indragiri Hilir menemukan dua pelanggaran dalam pelaksanaan sosialisasi pileg 2014. pelanggaran ini dilakukan oleh caleg Partai Golongan Karya (Golkar) dan PKPI.
Pernyataan ini disampaikan oleh Ketua panwaslu Inhil, Nely Weny Susanty melalui Divisi Hukum Penindakan Pelanggaran (HPP) Gulam Muhammad kepada detikriau.org Senin (7/4/2014) diruang kerjanya.
“Pelanggaran itu dilakukan oleh caleg dari PKPI dan Golkar,” Ujar gulam Muhammad Disampaikannya, berdasarkan temuan dari Panwascam di Kecamatan Mandah, salah seorang caleg PKPI kedapatan membagikan barang, berupa pakaian dan sejumlah uang kepada kelompok pemuda sebesar Rp 1 juta dan Ibu-Ibu PKK sebesar Rp 500 ribu. Namun temuan ini menurutnya tidak dapat ditindaklanjuti karena tidak memenuhi persyaratan kelengkapan dari pelapor serta batasan waktu.
Disamping pelanggaran oleh caleg PKPI, Panwaslu juga menemukan pelanggaran oleh caleg dari Partai Golkar. Dalam sosialisasi di Kecamatan GAS, dikatakan Gulam, caleg Golkar, diduga melibatkan PNS.
“Kita sudah memintakan kedua PNS untuk menyampaikan klarifikasi terkait keterlibatannya dalam sosialiasi itu. Pengakuan caleg, dirinya tidak pernah melibatkan PNS dan dibuktikan dengan SK tim kampanyenya.” tandas Gulam Muhammad. (Ahmad Tarmizi)




Sukseskan Pemilu, PLN Tembilahan Pasang Mesin Pembangkit Mobile di KPU Inhil

kpuTembilahan (detikriau.org) -PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Tembilahan mempersiapkan 1 unit mesin pembangkit mobile untuk difungsikan di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU). Hal ini dilakukan untuk mengsukseskan pemilihan umum (pemilu) legislatif yang akan dilaksanakan pada 9 April mendatang.
Hal tersebut disampaikan Meneger PLN Ranting Tembilahan Budi Warman kepada detikriau.org Senin (7/4/14) melalui telpon genggamnya. Dikataknnya, itu dilakukan untuk mengantisipasi jika terjadinya padam mendadak. “Hari ini kita pasang dan sudah bisa dimanfaatkan jika pasokan daya listrik PLN terputus,” sebut Budi.
Budi menyampaikan harapan dengan terpasangnya mesin pembangkit mobile ini dapat membantu kinerja KPU Inhil dan tidak sampai mengganggu aktifitas KPU jika terjadinya pemadaman mendadak. (Ahmad Tarmizi)




2014, PDAM TI Dapatkan 57 M Kucuran Dana

pdam tiTembilahan (detikriau.org)- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Indragir (TI) Tembilahan tahun ini mendapatkan kucuran dana sebanyak 57 Milyar untuk oprasional PDAM TI Tembilahan.
Hal tersebut diungkapkan Direktur PDAM TI, Kemas Yusferi kepada detikriau.org saat disambangi dikediamannya Minggu (6/4/14)
Malam. Dikatannya bahwa mengait dana hingga sebanyak itu bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan.
“Kita tahun ini mendapatkan bantuan dari APBN, APBD tingkat I, APBD tingkat II,” paparnya.
Dijelaskan Kemas lebih lanjut, bahwa dana dari APBN sebesar kurang lebih 28 M, APBD tingkat I kurang lebih sebesar 5 M dan APBD tingkat I sebesar 24 Milyar. Ia berharap dengan adanya dana sebanyak itu bisa memperbaiki kinerja PDAM TI dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat “Memuaskan pelanggan itu tiada batasnya,” imbuhnya.
Tak jarang Kemas juga mengaku mendapatkan pesan-pesan yang kurang mengenakan dari pelanggan-pelanggan namun semua itu dihadapinya dengan terbuka. “Yang memuji banyak dan yang memaki kita juga banyak,” tandasnya. (Ahmad Tarmizi)




H-2, KPU Inhil Telah Rampungkan Pendistribusian Logistik

suhaidiTEMBILAHAN (detikriau.org)- Menjelang pelaksanaan Pemilu Legislatif (Pileg) 9 April 2014 yang hanya tersisa 1 hari lagi, KPU Inhil akui telah rampungkan pendistribusian logistik pemilu.
“Semua keperluan yang dibutuhkan bagi pelaksanaan pemungutan suara nanti, sudah kita kirim dan sampai di Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS),” Sampaikan Ketua KPU Inhil, H Suhaidi, senin (7/4/2014).
Ditambahkannya, penyaluran ke seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) akan dilakukan esok, Selasa (8/4) dan diharapkan tidak ada lagi kendala yang ditemukan di dilapangan.
“Alhamdulillah, berkaitan dengan penyaluran logistik dan persiapan lainnya di TPS, hampir keseluruhan sudah selesai dan tuntas. Jadi, tinggal menunggu waktu pelaksanaan pemungutan suaranya saja,” terang Suhaidi
Suhaidi juga berharap agar seluruh masyarakat Inhil dapat menggunakan hak pilihnya dan tidak golput. Jadilah pahlawan demokrasi, dengan ikut memberikan hak suara sesuai hati nurani masing-masing,” imbuhnya.
Untuk diketahui, jumlah seluruh TPS pada pelaksanaan Pemilu Legislatif tahun 2014 ini adalah sebanyak 1.674 TPS yang tersebar di 236 desa dan kelurahan di Kabupaten Inhil. Sedangkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang terdaftar di KPU Kabupaten Inhil berjumlah sebanyak 492.254 orang.(dro)




Bupati dan Forkopimda Tinjau Persiapan Pileg

Bupati meninjau logistik pemilu di Kecamatan Tempuling. Foto: Way, Humas Pemkab Inhil
Bupati meninjau logistik pemilu di Kecamatan Tempuling. Foto: Way, Humas Pemkab Inhil

TEMBILAHAN (detikriau.org)-Menjelang pelaksanaan Pemilu Legislatif tahun 2014, Bupati HM Wardan beserta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kabupaten Indragiri Hilir melakukan peninjauan ke beberapa kecamatan, diantaranya Kecamatan Tembilahan, Tembilahan Hulu dan Tempuling, Senin (7/4).
Peninjauan tersebut, bertujuan untuk melihat secara langsung kesiapan penyaluran logistik dan hal-hal lainnya, yang menjadi tanggung jawab pihak panitia dan berkaitan langsung dengan kelancaran jalannya proses dan tahapan Pemilu Legislatif, yang akan dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia pada Rabu (9/4) besok.
Dikatakan Bupati, setelah dilakukan peninjauan dan pemantauan secara menyeluruh, terlihat panitia penyelenggara sudah melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Apalagi, berdasarkan laporan yang diterima sudah tidak ada kendala atau permasalahan yang ditemukan di lapangan.
“Rata-rata, semua kelengkapan untuk pelaksanaan Pileg sudah disalurkan oleh pihak panitia dan Tempat Pemungutan Suara (TPS) juga telah dipersiapkan dengan baik. Mudah-mudahan, seluruh persiapan yang dibutuhkan bisa selesai tepat waktu, sehingga tidak ada lagi kendala ketika proses pemungutan suara sampai selesai,” tutur Bupati, Wardan.
Selanjutnya, Mantan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau ini mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Inhil, untuk menggunakan hak pilihnya sesuai hati nurani, dengan mendatangi TPS-TPS yang ada di wilayah masing-masing.
Karena menurutnya, seluruh masyarakat memiliki tanggung jawab dalam menentukan langkah dan pembangunan ke depan, dengan memilih para wakil rakyat yang benar-benar akan memperjuangkan aspirasi masyarakat, yang dapat diwujudkan melalui partisipasi dan dukungan bagi kesuksesan pelaksaan Pileg 2014 ini.
“Kita harapkan seluruh masyarakat Inhil ikut memberikan suara dan hak pilihnya pada hari pemungutan suara nanti. Selain itu, kita juga berharap masyarakat dapat menjaga keamanan dan ketertiban, sehingga pesta demokrasi yang dilaksanakan di Kabupaten Inhil ini dapat berjalan dengan baik dan lancar,” imbuhnya.(Advetorial Pemkab Inhil)