Bupati kembali Agendakan Pantau Gemar mengaji

Kabag Kesra Pemkab Inhil, HM Arifin
Kabag Kesra Pemkab Inhil, HM Arifin

Tembilahan (detikriau.org) — Pantau gerakan magrib mengaji, dalam waktu dekat diagendakan Bupati Inhil, HM Wardan kembali akan melakukan kunjungan ke beberapa Masjid dan surau di Inhil.

Pernyataan ini disampaikan oleh Kabag Kesra Setdakab Inhil, Arifin saat ditemui detikriau.org diruang kerjanya, rabu (23/4/2014). Dikatakan Arifin, saat ini pihaknya sedang mempersiapkan segala hal terkait rencana kunjungan Bupati ini.
“Kita sedang susun jadwal. dalam waktu dekat. kalau tidak ada halangan, mungkin minggu ini,” Sampaikan Arifin
Gemar mengaji dicanangkan Bupati Inhil pada jum’at (17/1/2014) yang lalu. Sehari berselang, Bupati langsung melakukan peninjauan ke beberapa Masjid di seputaran Kota Tembilahan.
Dikatakan Bupati dalam kesempatan pantauan kala itu, Pemerintah Daerah serius melaksanakan program Maghrib Mengaji. Oleh karenaya Bupati akan terus menerus melakukan peninjauan ke Masjid dan Surau hingga program ini benar-benar membudaya di Kabupaten Indragiri Hilir dan gemuruh suara anak-anak mengaji kembali terdengar menggema saling bersahutan.
Bupati mengharapkan, dengan program Maghrib Mengaji ini, akan menambah minat warga masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir untuk mendatangi Masjid. “Jadi ke depan, Maghrib Mengaji ini hendaknya tidak hanya untuk anak-anak saja, namun untuk para orangtua juga”, harap Bupat saat itu. (dro/adv humas pemkab inhil)




Kesal Sama Pembantu, Rumah Rektor Unisi digerebek Warga

DSC04906Tembilahan (detikriau.org)- Rumah petinggi Universitas Islam Indragiri (Unisi) Tembilahan yang berada di Jalan Gunung Daek lorong Suka Jadi Tembilahan dikepung puluhan warga. Hal ini terjadi karena warga jengkel melihat ulah pembantu yang tinggal dirumah tersebut yang sudah kerap kali diketahui memasukan laki-laki pada malam hari dan keluar pada subuh.

Pengepungan puluhan warga yang geram ini terjadi kurang lebih pukul 21.00 hingga pukul 23.30 Wib, Selasa (22/4/14) Malam. Namun, sayangnya saat dilakukan pengeledahan sekira pukul 23.00 sang laki-laki sudah kabur lewat pintu belakang, diduga takut akan menjadi bulan-bulanan warga Gang Suka Jadi Tembilahan ini.
Menurut warga setempat, hal ini sudah sering terjadi dan ini yang kesekian kalinya. karena itu warga melakukan pengintaian aktifitas pasangan sejoli ini.
Saat dikonfirmasi Ketua RT 05 RW 13, Rusli Thalif mengatakan bahwa dirinya mendapatkan informasi dari warganya yang sudah berkumpul dihalaman rumah tersebut. “Saya dapat sms dari warga bahwa ada laki-laki masuk dengan perempuan dirumah Ibu Rektor,” sebut Rusli kepada detikriau.org Selasa (22/4/14) Malam Pukul 23.46 Wib.
Setelah menerima laporan tersebut, Ia langsung datang kelokasi dan menanyakan kebenaran kepada yang memberi informasi bahwa apa benar ada laki-laki dan perempuan. “Saya gedor-gedor, tak dibuka pintu sampai beberapa kali tak dibuka pintu,” ceritanya
Kata Rusli ada yang menyampaikan informasi tersebut (pengepungan, red) kepada anggota pemilik rumah, tak berapa lama kemudian datang kesitu (lokasi, red) anggota pemilik rumah tersebut dan kemudian menghubungi pemilik rumah yang saat ini berada di Pekanbaru
Setelah dilakukan komunikasi dengan pemilik rumah melalui anggotanya, ketua RT, beberapa warga dan polisi berpakaian preman dipersilahkan masuk untuk melakukan intrograsi kepada prempuan berambut panjang, berbaju coklat dan bercelana hitam yang terlihat pucat ini. usai dilakukan intrograsi terhadap prempuan yang tidak diketahui namanya ini barulah dilakukan penggeledah rumah tersebut oleh ketua RT, warga dan aparat kepolisian, namun hasilnya nihil, diduga laki-laki teman ‘kencan’-nya sudah melarikan diri melalui pintu belakang. “Lari lewat pintu belakang,” papar Ruslan
Menurut keterangan warga didepan rumah tersebut sang laki-laki sering datang pada saat malam hari dan pulang subuh hari. “Warga bilang sering datang, dan pulang kadang jam 2 atau jam 3,” imbuh Ketua RT ini
Anehnya lagi, ketua RT tidak tahu berapa lama dan siapa perempuan tersebut karena tidak pernah melapor atau dilaporkan kepada pihak RT setempat. “Tidak pernah dilaporkan kekita,” jelasnya
Pada saat kejadian ini, tampak beberpa anggota kepolisian yang menggunakan baju preman dan dinas untuk melakukan pengamanan.”Ya, laki-lakinya sudah kabur. Ada jejak kakinya,” kata salah seorang anggota kepolisian
Akhirnya, wanita yang menggunakan baju abu-abu celana coklat ini diatar pulang kerumah keluarganya oleh aparat kepolisian sambil menutup mukannya dengan jaket merahnya.(dro/AT)




DTPHP Inhil Kenalkan Budidaya Padi Pada Anak Usia Dini

padiTEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengenalkan rasa cinta terhadap anak usia dini akan pentingnya tanaman padi sebagai bahan pangan utama.

“Tanaman padi ini sangat perlu dikenalkan kepada anak usia dini. Agar generasi penerus mengenal secara utuh tanaman padi. Karena beras merupakan makanan pokok yang mereka santap sehari-hari,” ujar Kepala DTPHP Inhil, H Wiryadi Umar.
Selain sebagai upaya pengenalan kepada anak-anak usia dini. Areal persawahan menurut Wiryadi juga dapat dijadikan sebagai Agro Wisata khususnya kepada anak-anak. Ia berharap hal ini dapat dijadikan salah satu program disekolah. dengan pengenalan dini akan menumbuhkan kecintaan dan pemahaman anak-anak terhadap pengolahan produksi sumber pangan utama masyarakat sehari-hari
Pantauan lapangan, saat berada dilokasi tersebut, diwajah lugu anak-anak terpancar kegembiraan walau diterpa terik matahari. Mereka berkeliling di kawasan BBU Pekan arba dengan dipandu oleh petugas. Lewat pemandu mereka diperkenalkan betapa pentingnya sebutir beras.
“Kenapa anak-anak kita ajak turun langsung kesini. Supaya anak-anak itu merekam dalam memory mereka betapa pentingnya taman padi. Coba saja kita bayangkan bagaimana menjalani hidup tanpa padi.”Tandasnya.(dro/adv Pemkab Inhil)




Korban Longsor di Tanah Merah Dapatkan Bantuan Sembako dan Peralatan Dapur

H mansyur (45) warga korban tanah longsor saat menunjukan sejumlah bantuan yang di terimanya.
H mansyur (45) warga korban tanah longsor saat menunjukan sejumlah bantuan yang di terimanya.

Tanah Merah (detikriau.org) – Pasca bencana longsor yang menghacurkan tiga unit rumah dan menghanyutkan 4 rumah warga lainnya di Kelurahan Kuala Enok Kecamatan Tanah Merah Inhil beberapa waktu yang lalu, kini mendapat bantuan berupa sembako dan peralatan dapur dari Pemerintah Kabupaten Inhil

“Alhamdulillah, bantuan untuk kita dari pemerintah sudah ada,” kata H Mansyur Selasa (22/4/14) kepada detikriau.org melalui pesan elektroniknya
Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu para korban bencana ditengah kesulitan yang mereka alami
“Dengan adanya bantuan ini, kita sebagai korban tentunya sangat terasa terbantu,” ujarnya sambil mengucapkan terimakasih
Dikatakannya, saat ini Ia beserta keluarga terpaksa harus mengungsi sementara kerumah keluarga terdekat.
“Bangunan rumah belum bisa untuk ditempati kembali karena mengalami rusak berat, ya terpaksa untuk sementara waktu tinggal di rumah keluarga,” Tandasnya.
Sekedar mengingatkan, musibah tanah longsor yang menghanyutkan 3 unit rumah, 4 rusak berat dan 2 rusak ringan ini terjadi di RT I/ RW II Jalan H Arif Kelurahan Kuala Enok, Kecamatan Tanah Merah sekitar pukul 12.00 Wib, Ahad (20/4/14) kemaren. Akibat kejadian ini, 7 kepala keluarga yang terdiri dari 29 jiwa terpaksa dievakuasi ke rumah sanak keluarganya. (Ahmad Tarmizi)




Delapan Pemilik Kursi DPRD Provinsi Riau VII

dprd prov riauTembilahan (detikriau.org) — Berdasarkan hasil rekapitulasi perolehan suara pileg 2014 KPU Inhil, Delapan nama caleg ini hampir dipastikan menjadi pemilik sah kursi DPRD Provinsi Riau dari Dapil VII.

1. Septina Primawati Rusli, Golkar, raihan suara sebesar 26.480
2. Abdul Wahid, PKB, raihan suara 21.863
3. Sulastri, Golkar, raihan suara 16.829
4. Agus Triansyah, Demokrat, raihan suara 15.945
5. J Pasaribu, PDIP, raihan suara 8.264
6. Musyafak Asikin, PAN, raihan suara 6.301
7. M Arfah, PPP, raihan suara 5.131
8. Said Ismail, Nasdem, raihan suara 4.882
Partai Golkar berhasil meraup sebanyak 92.323 suara disusul partai PKB dengan 43.574 suara. selanjutnya, Demokrat dengan 35.188 suara, PDIP 26.980 suara, PPP 23.277 suara, PAN 22.820 suara dan Nasdem dengan 21.196 suara. (dro)




PKB Rajai Perebutan Suara DPRD inhil

pkbTembilahan (detikriau.org) — Dengan selisih sebanyak 2.260 suara dari partai perolehan suara terbanyak diurutan kedua, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dipastikan tampil sebagai partai teraras dalam perebutan jumlah suara.

 
 
Secara berturut-turut peringkat perolehan suara partai untuk DPRD Inhil adalah sebagai berikut:
1. PKB dengan perolehan suara sebanyak 53.331
2. Golkar 51.071
3. PDIP 31.337
4. PPP 30.330
5. Demokrat 29.987
6. PAN 28.114
7. Gerindra 25.636
8. Nasdem 19.998
9. PKS 19.675
10.PBB 18.986
11.Hanura 12.679
12.PKPI 7.775. (dro)