2014, Inhil Programkan 1 PAUD 1 Desa

Bupati Inhil HM.Wardan beriteraksi dengan salah seoang Anak Murid PaudTembilahan (detikriau.org) — Bertempat di Gedung Engku Kelana Tembilahan dilaksanakan Pelantikan Forum PAUD Kab. Inhil, yang di hadiri Direktur PAUDNI Pusat, Bupati, Wakil Bupati Inhil, Muspida Inhil, Sekda Kab. Inhil dan beberapa pejabat Eselon di Lingkungan Propinsi Riau dan PEMKAB Inhil. Sabtu (26/4/2014)

Sebelum di laksanakan pelantikan, Bupati Inhil HM Wardan meninjau pameran foto PAUD dan beriteraksi langsung dengan beberapa murid PAUD Inhil.
Dalam sambutannya Bupati mengatakan bahwa tahun 2014 ini sudah menganggarkan dan memprogramkan di Inhil tuntas 1 PAUD 1 Desa, hal ini di sejalankan dengan program Desa Maju Inhil Jaya dan ini merupakan sasaran pembangunan tingkat Dasar. Beliau menambahkan dengan di lantiknya Ibu – ibu sebagai bunda PAUD , di harapkan bisa menjadi motivasi untuk membangkitkan semangat ibu-ibu untuk memberikan pendidikan anak usia 0-6 Tahun.
Dalam sambutannya Direktur PAUDNI Pusat, Erman Syamsudin mengatakan tidak pernah di indonesia di lakukan pengukuhan Bunda PAUD seramai d Inhil Ini dan beliau menyarankan untuk di masukkan dalam rekor MURI. Pada acara pengukuhan forum PAUD ini ditutup dengan dogeng oleh Agus.(dro/adv humas pemkab inhil)




Pileg 2014, Pertarungan Politik Amplop

203759_785278_hajrianto_tohariJAKARTA – Praktik politik uang dalam pileg 9 April 2014 sudah dalam taraf yang cukup parah. Politisi senior dari Partai Golkar, Hajriyanto Y Thohari menyebut, pileg 2014 merupakan pertarungan politik amplop.

Indikasinya, para caleg yang secara kualitas personal mumpuni, dikalahkan dengan caleg-caleg berkantong tebal.

“Ada yang menyebut ini pertarungan politik amplop. Tapi menurut saya, itu salah satu faktor saja,” ujar Hajriyanto dalam diskusi bertema “Pemilu Bikin Pilu” di Jakarta, Sabtu (26/4).

Hajriyanto, caleg yang diperkirakan bakal gagal balik lagi ke Senayan itu, mengatakan, maraknya praktek kecurangan, seperti pencurian suara, yang diberitakan habis-habisan, akan berdampak serius.

Menurutnya, para anggota dewan citranya akan jeblok di mata rakyat. “Sebelum dilantik, mereka sudah mengalami deligitimasi. Ini sebelum mulai bekerja, sudah kehilangan trust,” ujarnya.

Karenanya, dia mendesak Bawaslu bertindak tegas, menindak para caleg curang dan menjatuhkan hukuman, sebelum pelantikan anggota dewan terpilih.(jpnn)




Wanita dan Remaja Inggris Berjihad di Suriah

2095455London – Sepuluh wanita Inggris dan dua remaja diduga meninggalkan Inggris untuk berjihad melawan Presiden Suriah Bashar al-Assad.

Kantor berita Perancis AFP mengabarkan Jumat (25/4/2014) sebagaimana yang dilansir inilah.com, dugaan itu diutarakan Shiraz Maher, kepala Pusat Studi Radikalisme Internasional di London. ‘’Sekitar 10 wanita Inggris ada di sana dan kebanyakan dari mereka menuju Suriah bersama suaminya,’’ tutur Shiraz Maher. ‘’Dua remaja dari Portsmouth, dua penduduk London dan lima lainnya dari berbagai kota di Inggris juga dilaporkan bergabung dengan pemberontak Suriah,’’ tulis harian Daily Mail.
Lebih lanjut, Shiraz Maher memperingatkan, mereka yang menuju ke Suriah akan bergabung dengan kelompok garis keras. Di antaranya kelompok Negara Islam Irak dan Suriah, sebuah sempalan kelompok al Qaeda yang ingin menggulingkan Assad dari tampuk pemerintahan Suriah. ‘’Mereka diyakini akan melakukan perang Jihad menggulingkan Assad, tapi bisa jadi bergabung dengan kelompok pemberontak lain,’’ kata Shiraz Maher.
Sedikitnya 600 warga Inggris telah berangkat untuk berperang di Suriah sejak perang saudara berkecamuk Maret 2011. Diperkirakan 20 wanita di antaranya terbunuh.(dro)




Erwiana Masuk Daftar 100 Orang Berpengaruh di Dunia

Majalah Time mengapresiasi keberaniannya menyuarakan hak

239301_erwiana-sulistyaningsih--tkw-korban-penganiayaan-di-hong-kong_663_382detikriau.org – TKW asal Ngawi, Erwiana Sulistyaningsih masuk dalam jajaran 100 orang berpengaruh di dunia versi majalah berita terkemuka, Time. Sayang, dia tidak bisa ikut menghadiri penghargaan itu di New York lantaran tidak memiliki biaya.

Dilansir dari harian South China Morning Post, Sabtu 26 April 2014, Perwakilan Serikat Pekerja Migran Filipina, Eman Villanueva, mengatakan Erwiana tidak ikut terbang ke Amerika Serikat, karena tidak mampu membeli tiket pesawat dan membiayai akomodasi hotel.
“Time tidak akan membiayai,” ujar Villanueva.
Kendati begitu, perempuan berusia 23 tahun tersebut merasa senang dapat dipilih Time sebagai salah satu dari 100 tokoh paling berpengaruh di dunia. Dia berharap dengan adanya pengakuan ini, maka Pemerintah RI dan dunia akan lebih memperhatikan situasi sulit yang dihadapi oleh para pekerja migran.
“Banyak pekerja dan buruh migran yang masih tertindas. Semoga, pemerintah dan Badan PBB dapat melindungi para pekerja itu sehingga mereka tidak akan lagi menjadi korban tindak kekerasan,” kata Erwiana.
Alasan Time memilih Erwiana, sebab dia berani berbicara ke publik dan kisahnya telah menarik perhatian dunia.
“Erwiana diancam akan dibunuh oleh majikannya apabila tidak melakukan tugasnya dengan baik. Tetapi dia tidak patah arang atau diam. Dia lantang bersuara melawan perempuan yang telah menyiksanya,” tulis Time.
Perempuan seperti Erwiana yang lantang bersuara lah, lanjut Time, yang mampu membuat perubahan.
Korban Penyiksaan
Kisah Erwiana menjadi sorotan publik global karena tindak penyiksaan di luar kemanusiaan yang diterima dari sang majikan, Law Wan-tung. Selama delapan bulan bekerja di Hong Kong, dia kerap menerima ragam tindak penyiksaan.
Law lalu mengirim Erwiana pulang dan meninggalkannya seorang diri di ruang tunggu Bandara Chek Lap Kok, dalam keadaan tubuh penuh luka.
Pada tanggal 7 April 2014 kemarin, Erwiana kembali ke Hong Kong untuk melakukan pemeriksaan medis menyeluruh terhadap fisiknya. Sidang perdana terhadap kasusnya akan digelar pada tanggal 29 April 2014.
Selain Erwiana, Time juga memilih berbagai tokoh inspirasional lainnya dalam jajaran sosok berpengaruh di dunia. Mereka antara lain Paus Fransiskus, Presiden Rusia, Vladimir Putin dan gadis remaja asal Pakistan, Malala Yousafzai.
Penghargaan serupa juga diberikan kepada mantan kontraktor CIA, Edward J. Snowden yang menghebohkan dunia karena mengungkap beragam tindak penyadapan yang dilakukan oleh AS dan sekutunya.(vivanews.com)



Koalisi Gerindra-PKS? Tunggu Satu Dua Hari Ini

prabowo subiantoJAKARTA  – Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) intens menjalin komunikasi dengan Partai Keadilan Sejahtera. Apakah kedua partai akan menjalin koalisi dalam pemilihan presiden mendatang?
“Koalisi (Gerindra-PKS)? Mungkin sekali. Tunggu sehari, dua hari. Sudah ada perkembangan,” kata Ketua Umum Partai Gerindra Suhardi di Jakarta, Sabtu (26/4/2014).
Gerindra terlihat aktif mendekati PKS. Setelah bertemu dengan Ketua Umum PKS, Anis Matta, Ketua Dewan Pembina Gerindra Prabowo Subianto juga telah bertemu dengan Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin.
“Koalisi dengan PKS? Mantap,” ujar Suhardi.
Sebelumnya diberitakan, Prabowo melakukan pembicaraan dengan Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin. Keduanya melakukan pertemuan di Bandung, Jawa Barat pada Rabu (23/4/2014) lalu.
“Ya, Pak Prabowo silaturahmi dengan Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin di Bandung,” kata Sekretaris Jenderal DPP Gerindra, Ahmad Muzani di kantor DPP Gerindra, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (25/4/2014).
Muzani menuturkan,  Prabowo dan Hilmi memiliki pandangan yang sama dalam menyelesaikan permasalahan negara. Menurutnya, Prabowo dan Hilmi memiliki alternatif yang dapat menjadi solusi untuk pemerintahan ke depan.
“Masalah bangsa itu adalah keprihatinan, kerawanan ketersedian pangan, kesejahteraan rakyat, ketersediaan enegi, kemampuan menyediakan ketersedian energi. Sebagai calon presiden, Pak Prabowo konsentrasi pada hal itu,” tuturnya.
Lebih jauh, Muzani mengatakan, meski sudah melakukan pembicaraan dengan PKS, partainya belum mendapat dukungan resmi. Menurutnya, PKS memiliki mekanisme internal dalam menentukan calon presidennya.
“Pertemuan Pak Prabowo dengan Ustaz Hilmi merupakan langkah yang baik. Hubungan kita sudah baik,” ucapnya.(kompas.com)

 
 
 




Rajin Minum Kopi Tekan Risiko Diabetes?

0902504shutterstock-52926367780x390detikriau.org — Kopi memang telah diketahui sebagai minuman yang bermanfaat karena kandungan antioksidannya. Sebuah studi berskala di Amerika Serikat bahkan baru-baru ini menemukan, kebiasaan minum kopi dapat mengurangi risiko diabetes melitus.

Studi yang melibatkan lebih dari 123.000 orang dewasa itu menemukan, orang yang minum kopi lebih dari satu cangkir dalam sehari selama empat tahun mengalami menurunan risiko diabetes. Kesimpulan tersebut didapat melalui perbandingan dengan kelompok lainnya yang minum kopi kurang dari itu.
“Sepertinya ada pengaruh dosis kopi yang dikonsumsi dengan penurunan risiko diabetes,” ujar ketua penelitian Frank Hu, profesor nutrisi dan epidemiologi di Harvard School of Public Health.
Menurut studi tersebut, semakin banyak konsumsi kopi semakin menurun risiko diabetes yang dihadapi seseorang. Minum kopi tiga hingga lima cangkir kopi dalam sehari dapat menurunkan risiko diabetes tipe 2 secara signifikan.
Kendati demikian, tidak semua orang bisa minum kopi dalam jumlah yang sangat banyak dalam sehari. Pasalnya, kafein dalam kopi merupakan stimulan yang membuat orang tetap terjaga, waspada, dan membuat jantung berdebar-debar.
“Sulit untuk menentukan komponen apa dalam kopi yang dapat menurunkan risiko diabetes tipe 2. Namun kombinasi dari antioksidan dan nutrisi pada kopi mungkin yang paling berperan,” kata Hu.
Studi yang dipublikasi dalam jurnal Diabetologia tersebut menunjukkan adanya hubungan antara dosis kopi dan penurunan risiko diabetes. Meskipun, hubungan tersebut bukanlah hubungan sebab-akibat.
Studi sebelumnya pada binatang dan sejumlah kecil kelompok orang dewasa menunjukkan, tidak ada hubungan antara kopi dan penurunan resistensi insulin. Diketahui, resistensi insulin merupakan tanda-tanda dari diabetes.
Hu menegaskan, kopi dapat menjadi bagian dari pola makan yang sehat, namun untuk mencegah terjadinya diabetes tipe 2, maka itu bukan segalanya. “Orang harus menjaga berat badannya tetap ideal dan aktif secara fisik,” katanya.(kompas.com)