Golkar Diusulkan Usung Calon Luar Partai. Nama Abraham Samad dinilai Potensial

nudirman munirJakarta (detikriau.org) — Politisi senior Partai Golkar, Nudirman Munir mengusulkan pada rapimnas yang dijadwalkan berlangsung pada minggu (18/5/2014) esok, Partai Golkar tidak mengusung pasangan calon dari internal pada Pemilu Presiden 2014.

hal ini disampaikan Nudirman dalam diskusi bertajuk “Kemana Partai Golkar Akan Berlabuh?” yang berlangsung di Jakarta, Jumat, (16/5/2014). Nudirman menyarankan partainya mendukung bakal calon dari luar partai Golkar. Syaratnya, kandidat yang didukung harus dipastikan bisa menandingi elektabilitas kandidat yang ada sekarang. Abraham Samad menjadi salah satu kandidat potensial yang disebut Nudirman.

Menurut Nudirman, elektabilitas Aburizal Bakrie, bakal calon presiden yang juga adalah Ketua Umum Partai Golkar ini tak memadai untuk mengantarkan kemenangan dalam Pemilu Presiden 2014.

“Ada masanya Golkar enggak mengusung kadernya sebagai capres, (seperti) pada periode (kepemimpinan) Akbar Tandjung. Kenapa Golkar hari tidak berani begitu lagi?” tantang Nudirman Munir, Jumat (16/5/2014) sebagaimana yang dikutip dari kompas.com.

Nudirman mengatakan pada masa Akbar memimpin partai, dukungan diberikan kepada pasangan Megawati Soekarnoputri dan Hasyim Muzadi bukan kepada kader partai.

Fakta yang tak disebutkan Nudirman, Partai Golkar “mengirimkan” Jusuf Kalla menjadi bakal calon wakil presiden mendampingi Susilo Bambang Yudhoyono saat partai berkoalisi mengusung pasangan Megawati dan Hasyim. Kemenangan SBY dan Kalla pada Pemilu 2004 itu kemudian mengantarkan Kalla menjadi Ketua Umum Partai Golkar pada periode sebelumnya.(dro)




Keutamaan Mengingat Kematian dan Bagaimana Caranya ?

matiAda beberapa hadist Rasulullah s.a.w yang menjelaskan keutamaan mengingat kematian itu, diantaranya;
1. “Perbanyakkanlah mengingat-ingat sesuatu yang melenyapkan segala macam kelezatan (kematian)”. (Diriwayatkan oleh Tirmidzi)

2. Mengingat kematian dapat melebur dosa dan berzuhud: “Perbanyaklah mengingat kematian, sebab yang sedemikian itu akan menghapuskan dosa dan menyebabkan timbulnya kezuhudan di dunia. (diriwayatkan oleh Ibnu Abiddunya)

3. Kematian sebagai penasehat pada diri sendiri: “Cukuplah kematian itu sebagai penasehat” (Diriwayatkan oleh Thabrani dan Baihaqi)

4. Orang yang tercerdik adalah orang yang terbanyak mengingat kepada kematian: “Secerdik-cerdiknya manusia iayalah yang terbanyak ingatnya kepada kematian serta terbanyak persiapannya untuk menghadapi kematian itu. Mereka itulah orang yang benar-benar cerdik dan mereka akan pergi ke alam baka dengan membawa kemuliaan dunia serta kemuliaan akhirat. (diriwayatkan oleh Ibnu Majah dan ibnu Abiddunya)

Abdullah bin Muthrif berkata: Kematian itu akan melenyapkan kenikmatan yang dirasakan oleh orang-orang yang yang diliputi oleh kenikmatan itu. Oleh sebab itu carilah kenikmatan yang tidak ada kematiannya yakni yang tidak ada habisnya.

Ketahuilah bahwa orang yang senantiasa berkecimpung dalam kemewahan keduniaan, yang tenggelam karena tertipu keindahannya serta yang amat mencintai kesyahwatan-kesyahwatan serta kesenangan-kesenangannya, pastilah terlupa hatinya mengingat akan kematian itu. Bahkan ia tidakakan mengingat sama sekali bahwa pada suatu ketika ia juga akan mati. Jikalau diingatkan oleh orang lainpun, ia akan membencinya dan malah lari dari nasihat yang baik itu. Golongan manusia yang semacam inilah yang disebut Allah Ta’ala dalam firmanNya:

“katakanlah bahwa sesungguhnya kematian yang kamu semua melarikan diri daripadanya itu, pasti akan menemui kamu. Kemudian kamu semua akan dikembalikan kepada dzat yang maha mengetahui segala yang ghaib seta yang nyata. Selanjutnya ia akan memberitahukan kepadamu semua apa-apa yang kamu lakukan“. (S Jumu’ah 8)

Seseorang yang mengingat kematian itu ada tiga macam keadaannya:

1. orang terperosok di dalam keduniaan
2. orang yang bertaubat,
3. orang yang menyadari terus menerus.

Golongan orang yang pertama yakni yang sudah terperosok kelembah keduniaan, lazimnya jarang sekali ia akan mengingat-ingat akan kematian itu. Kalaupun ia mengingatnya pada suatu saat, maka yang tampak ialah bagaimana jika ia sudah meninggal dunia, tentu harta bendanya tidak akan dibawanya serta. Jadilah ia akan betul-betul bersedih hati menemui kematian itu. ia menyedihkan hartanya yang banyak, sebab bagaimanapun juga pasti akan ditinggalkan. Orang semacam ini terus juga mencela kematian dan seolah-olah enggan untuk menghadapinya. Oleh sebab itu, jika ia ingat kepada kematian, tidaklah akan mendekatkan diri pada Allah Ta’ala melainkan makin jauh jua.

Golongan orang yang kedua ialah orang yang bertaubat. Ia kan memperbanyak ingatan akan kematian itu dengan tujuan agar timbul ketakutan dan ketaqwaan dalam qalbunya. dengan demikian dapatpula menyempurnakan ketaubatan yang dilakukannya.

Mengenai golongan orang yang ketiga adalah orang yang sadar dan mengetahui duduknya persoalan kematian itu. Ia senantiasa akan ingat dengan kematian dan dengan tabah akan menghadapi kedatangannya. Sebabnya ialah karena ia sadar pula bahwa saat kematian itu adalah merupakan saat yang sangat bahagia baginya, ia akan dapat bertemua dengan kekasihnya. Ingatlah bahwa seseorang yang mencintai sesuatu pasti tidak akan terlalai sedikitpun masa pertemuannya dengan siapa yang dikasihnya itu. Kekasih satu-satunya bagi orang yang demikian adalah Allah Subhanu wa Ta’ala.

Bagaimana Jalan Sebaiknya Untuk Mengingat-Ingat Kematian Itu ?

Jalan yang sebaik-baiknya untuk itu adalah dengan memperbanyak kenang-kenangan kepada kawan- kawan atau teman sepergaulan yang sudah terlebih dahulu meninggalkannya. Ingatlah mereka sebentar. Bagaimana kematian mereka itu dab bagaimana akhirnya tempat berdiam dibawah tanah.

Ingat pulalah sejenak rupa mereka-mereka itu, juga kedudukan dan jabatan mereka dikalangan masyarakat. Kenangkan pula bagaimana keadaannya sekarang. Tentunya kebagusan rupa dan kedudukan itu telah dilenyapkan oleh tanah yang menutupinya.

Bagian-bagian tubuhnya tentu sudah tercerai berai di dalam kubur mereka. Masjid dan majelispun akan berkurang karena ditinggalkan emreka itu. Bahkan bekas-bekas apapun dari mereka itu sudah tidak terdapat lagi. Selanjutnya hendaklan diresapkan kedalam hatinya bahwa ia adalah tidakberbeda sama sekali dengan kawan-kawan yang sudah terlebih dahulu berpulang. apa yang akan dialami oleh dirinya sendiri adalah sama dan tepat dengan apa yang dialami oleh mereka itu, akibatnyapun sama.

Nah, dengan pemikiran semacam itu secara terus menerus, terutama sekali saat memasuki kawasan kubur dan diwaktu membesuk orang sakit, pasti sedikit banyak akan mempengaruhi ingatannya kepada kematian yang pasti akan ditemuinya. Ingatan akan keamtian itu akan timbul kembali dalam kalbunya dan oleh karenanya akan berhasrat pula untuk membuat segala persiapan guna menyambut kedatangannya, bahkan mungkin dapat akan menjauhkan dirinya dari tipuan keduniaan.

Apabila disuatu saat dirinya amat terpesona dengan sesuatu benda duniawi, maka seyogyanya selalu mengingat-ingat kembali bahwa ia pasti akan tercerai berai dengan apa yang dicintainya itu. Ia pasti akan meninggalkannya atau benda itu yang akan meningalkannya terlebih dahulu. Apa yang dicintainya itu pasti tidak kekal berada di sisinya.

Terjadi sesuatu peristiwa yaitu Ibnu Muthi’ pada sjatu hari memandang rumahnya yang memang baik, indah dan elok sekali. Ia kagum pada keindahannya itu tetapi kemudian ia menangis. Setelahnya ia berkata, Ah andaikan tidak ada kematian, pasti aku akan mencintaimu dan gembira sekali memilikimu. Yah andaikan kita tidak memasuki liang kubur yang sempit, tentu mata kita akan terpesona selalu oleh harta duniawiah ini”. Sehabis berkata ini, ia meneruskan tangisnya lagi. Semoga Allah Ta’ala merahmati kita sekalian dan orang yang mulian ini.(dro)
Pustaka: Mau’izhatul Mukminin. Ringkasan dari ihya’ ‘Ulumuddin (karangan Imam Al Ghazali)




Sesuai Mekanisme, Dani M Nursalam Akan Jabat Ketua DPRD Inhil

Dani M Nursalam
Dani M Nursalam

Tembilahan (detikriau.org) — Sesuai mekanisme perundang-undangan yang berlaku, empat partai dengan perolehan kursi terbanyak akan menjadi unsur pimpinan Dewan. Jabatan ketua akan dipegang oleh caleg dengan perolehan suara tertinggi.

Didasarkan pada hasil Rapat Pleno penetapan kursi dan caleg terpilih, PKB berada diperingkat teratas dengan perolehan sebanyak 53.311 suara disusul Partai Golkar dengan 51.071 suara, PDI Perjuangan 31.337 suara dan PPP sebanyak 30.330 suara. Sedangkan caleg yang berhasil meraih suara tertinggi diraih oleh Ketua Dewan Tanfizs DPC PKB Inhil, Dani M Nursalam dengan perolehan sebanyak 6.105 suara.

Dikomfirmasi melalui sambungan telepon selularnya, Jum’at (16/5/2014), Dani mengaku siap mengemban amanah jika memang dipercaya oleh partainya untuk memegang jabatan sebagai Ketua DPRD Inhil.

“Alhamdulillah, berdasarkan hasil Rapat Pleno KPU Inhil, PKB tampil sebagai pemenang pemilu untuk kabupaten Inhil. kita memperoleh sebanyak 53.311 suara dengan perolehan 8 kursi di DPRD Inhil,” Ujar Dani menjawab Komfirmasi

Sedangkan proses pemilihan Ketua DPRD dari parpol pemenang, menurut Dani akan dilakukan melalui keputusan internal partai untuk menentukan kader yang akan dimandatkan menjadi Ketua DPRD.

“Jika ditunjuk, sebagai kader pastinya harus siap. Termasuk caleg-caleg PKB yang kemarin kita susun, itu semua yang memang benar-benar siap memegang amanah dan menerima mandat dari masyarakat, termasuk apabila ditugaskan untuk menjadi pimpinan dewan,” Tegas Dani. (dro)




Lakukan Pembinaan, Ketua TP PKK Telah Kunjungi 5 dari 20 Kecamatan di Inhil

Penyerahan Bantuan oleh Ibu Hj Zulaikha Wardan kepada Salah seorang Anggota PKK saat kunker di Kec. Tempuling
Penyerahan Bantuan oleh Ibu Hj Zulaikha Wardan kepada Salah seorang Anggota PKK saat kunker di Kec. Tempuling

Tembilahan (detikriau.org) — Ketua TP PKK kabupaten Inhil, Hj Zulaikah Wardan terus melakukan upaya pembinaan kepada seluruh kader TP PKK baik yang berada di Kabupaten, Kecamatan hingga Desa dan Kelurahan

“Kita sudah jadwalkan 20 kecamatan yang ada di Kabupaten Inhil ini untuk kita berikan pembinaan dan saat ini kita telah melakukan pembinaan di 5 kecamatan yaitu Tempuling, Gaung, Kemuning, Pulau Burung dan Enok,” ujar Istri Bupati Inhil ini.

Dalam setiap kunjungannya ke Kecamatan, Ia mengatakan bahwa seluruh TP PKK yang ada di kecamatan tersebut di berikan penjelasan secara lebih rinci mengenai peran PKK dalam masyarakat terutama 10 tugas pokok PKK.

”Harapan kita, setelah semua kader diberi pembekalan mereka dapat mengetahui tentang apa tugas yang harus mereka jalankan untuk menciptakan keluarga-keluarga sejahtera di Inhil ini,” kata wanita yang akrab disapa Ikha ini.

Dikatakannya pula pembinaan memang hanya dilakukan hingga ke Kecamatan dan TP PKK Kecamatanlah yang diminta untuk kembali melakukan pembinaan kepada setiap TP PKK di Desa dan Kelurahan di wilayah Kecamatan masing-masing.

”Belajar dari pengalaman sebelumnya, kebanyakan istri-istri camat ini berada di Ibukota Kabupaten bukan di Kecamatan maka itu saya sudah ingatkan kepada setiap anggota TP PKK di Kecamatan untuk menegur Ketua TP PKK nya jika jarang berada di tempat atau bila perlu langsung saja hubungi saya, biar saya yang kasih teguran,” tegasnya.(dro/adv humas pemkab inhil)




BKD Inhil Ajukan 435 Formasi CPNS 2014

setkabTembilahan(detikriau.org)-Badan Kepegawan Daerah (BKD) Inhil telah mengusulkan sebanyak 435 untuk mengisi formasi Calon Pegawai Negri Sipil (CPNS) 2014 untuk Kabupaten Inhil.

Hal tersebut disampaikan Kepala BKD kepada detikriau.org kemaren. Dikatakannya, pihak BKD Inhil sudah mengajukan formasi tersebut kurang lebih 1 bulan yang lalu.

“Benar, kita sudah mengajukan jumlah formasi CPNS 2014 Inhil ke Provinsi,” kata Drs H Syaifuddin MP.

dari jumlah sebanyak 435 formasi itu terdiri dari 167 Guru, 115 Tenaga kesehatan dan 153 Tenaga Teknis, dikatakannya lagi, ini sesuai dengan pengajuan SKPD terkait.

“Ini sesuai dengan permintaan SKPD terkait, bukan kita yang mengada-ada,” jawabnya.

Pengusulan CPNS ini disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing SKPD termasuk kuota yang ditetapkan Menpan.

“Seperti tahun-tahun sebelumnya, kitakan diberikan kuota setiap daerah-daerah oleh Menpan,” tendasnya. (Ahmad Tarmizi)




Oma Irama dan Ketua PB NU Said Aqil Siradj Gebuk Muhaimin Iskandar

128207_620JAKARTA – Cak Imin alias Muhaimin Iskandar, keponakan Gus Dur, yang sudah ‘berbai’at’ kepada PDIP dan Jokowi, harus menelan ‘jadam arab’, akibat perbuatannya yang menyerahkan ‘tubuh’ PKB kepada PDIP dan Jokowi dalam pilpres mendatang.

Tindakan dan langkah Cak Imin itu, mula-mula mendapatkan ‘gebukan’ dari Rhoma Irama, yang langsung hengkang dari PKB, dan melarang pendukungnya memberikan dukungan kepada Jokowi.

Berikutnya, sesudah mendapatkan ‘gebukan’ akibat kelakuan Cak Imin itu, sekarang tak tanggung-tanggung, Cak Imin mendapatkan ‘gebukan’ lagi dari Ketua PB NU, Siad Agil Siradj, di mana ‘bos’ NU itu terang-terangan mendukung pasangan Prabowo-Hatta.

Pernyataan yang begitu heboh itu, dinyatakan secara terbuka oleh Said Aqil Sirajd, Kamis, 15/5/2014. Dalam pernyataannya, “Warga NU bebas memilih siapa saja sebagai capres, tetapi saya pribadi mendukung Prabowo,” kata Said Aqil di sela cara pelantikan PCNU Kota Depok di Masjid Kubah Mas Depok, Jabar.

Selanjutnya, Aqil berpendapat, sebagai seorang purnawirawan jenderal bintang tiga, Prabowo mempunyai sikap tegas, berani, mempunyai wibawa untuk membawa bangsa Indonesia ke arah yang lebih baik lagi. Tentu, pribadi atau karakter Prabowo sangat berbeda dengan Jokowi, yang sudah didukung oleh Cak Imin.

“Beliau juga saya nilai merupakan sosok warga Indonesia yang tegas dan memikirkan rakyat kecil seperti petani, buruh, nelayan, dan lainnya, “ tambah Said Aqil. Persoalan kemandirian bangsa dan kedaulatan ekonomi juga menjadi bagian dariasan Said Aqil. “Jangan sampai bangsa Indonesia dikangkangi oleh para investor,” ujar dia.

Sebenarnya dukungan Said Aqil itu tidak mengejutkan. Desember tahun lalu, dukungan serupa pernah ditegaskan ketua PBNU itu kepada Prabowo. Alasannya, selain sebagaimana pernyataan serupa yang dinyatakan di Depok, Prabowo memiliki visi misi yang sama dengan PBNU.

“Kita mengharapkan pemimpin yang konsisten, tegas, sprotif, bersih, berani, nasionalis, religius. Sampai saat semua ini masih ada pada Prabowo,” kata Said, di Kantor PBNU, Jakarta, 17 Desember 2013. Pernyataan itu langsung diutarakan di hadapan Prabowo yang saat itu bersilaturahmi.

Oleh keluarga Gus Dur, baik Megawati maupun Muhaimin, dianggap pernah mengkhianati almarhum. Mega dalam urusan kepresidenan, dengan menyempal dan berhadapan dengan Gus Dur setelah almarhum mengeluarkan Dekrit Presiden yang tak pernah terlaksana. Sementara Muhaimin dianggap mendongkel Gus Dur dari kepemimpinan di PKB.

Tentu saja, meski signifikansi dampak dukungan Said Aqil kepada warga nahdliyin masih bisa diperdebatkan, dukungan itu menggerus andil PKB terhadap koalisi Jokowi. Setelah Rhoma mencabut dukungan kepada PKB karena kekecewaannya, manuver Said Aqil tersebut sejatinya menjadi masalah besar bagi Muhaimin.

Jelas, PDIP sebagai partai induk di koalisi layak mempertanyakan efektivitas dan andil PKB dalam kelompok mereka. Persoalan itu kian besar manakala Megawati—yang terus menegaskan posisi kuncinya sebagai pengambil keputusan memilih Jusuf Kalla sebagai cawapres.

Setidaknya, secara terang-terangan Ketua Lajnah Ta’lif wa Nasyr (Departemen Media dan Informasi Publik) PBNU, Khatibul Umam Wiranu, menyatakan akan ada banyak warga NU yang langsung memilih Prabowo, ujarnya.

Sebuah perubahan yang terjadi dikalangan tokoh-tokoh NU, sesudah melihat sosok Jokowi yang ‘misterius’ dan orang-orang yang dibelakangnya, yaitu ‘Asing dan A Seng’, yang ingin menguasai dan menjajah Indonesia. (voa-islam.com)